Setuju sekali dengan Pak Julius bahwa banyak daerah potensi wisata Indonesia 
yang nggak muncul di brosur-brosur keluaran pemerintah. Saya usul bagaimana 
kalau kita membuat leaflet sederhana tentang tempat-tempat menarik di Indonesia 
berisi foto dan informasi seperti transportasi umum menuju lokasi tersebut. 
(tanpa mengiklankan agen wisata tertentu). 

Jika ada yang memfasilitasi, mungkin kita bisa saling menyumbang foto, tulisan 
dan ada yang melayout. Saya dgn senang hati menerjemahkan ke Bahasa Inggris dan 
patungan biaya cetak. Lalu leaflet sederhana ini  (mungkin tidak perlu dicetak 
melainkan diprint warna saja di rumah/kantor masing-masing) bisa dititipkan ke 
teman-teman yang akan ke luar negeri.

Siapa tahu bisa sedikit menarik wisatawan asing dan mendukung kampanye 
Indonesia is Dangerously Beautiful. Lewat leaflet sederhana ini kita jelaskan 
what is dangerously beautiful about Indonesia...

Salam,
Intan

--- On Wed, 12/16/09, Aris <[email protected]> wrote:

From: Aris <[email protected]>
Subject: RE: [indobackpacker] Pandangan orang Asing
To: [email protected]
Cc: [email protected]
Date: Wednesday, December 16, 2009, 8:02 AM







 



  


    
      
      
      Saya setuju dengan Opini nya Mas Yulius,  tentang Pandangan orang asing

tentang indonesia begitu buruk.

Tahun ini, di akhir penghujung taun, kalau boleh share saya nenami turist

asing asal US, UK, GB, FR, CZEK, RU, FL, BE, AU, MY, KR



Ketika datang ke indonesia, mereka umumnya terheran-heran, apa yang mereka

baca di media bertolak belakang dengan Apa yang mereka lihat ketika datang

ke Indonesia.  Tapi, tak semuanya benar..

Saya pernah juga temani turis yang mau lihat sisi lain Indonesia, POOR...

agak beresiko, tapi ya inilah indonesia, walaupun kebanyakan

Saya lebih banyak membawa turist asing ke desa2x, karena saya bisa bilang

100% bebas Crowded, 100% quite, 100% bebas dari kejaran penjaja Barang

Souvenier dan tawaran trip2x murah...hehe!  

Kebanyakan yang saya bawa, mereka akan Komplain ketika visit Borobudur +

Prambanan kalau di Jawa,... word titipanya just say "No Thank You" walaupun

tetap di kejar2x.....  (polisi Pariwisata, mestinya tugasnya ngatur tentang

ini...hehehe" , jangan Cuma nongkrong doang"



Indonesia terkenal dengan Tour paling murah di dunia, karena kompetisi

sesama pekerja pariwisata saling merusak! Dan saling mematikan..

Berujung pada Para pekerja yang akhirnya di bayar dengan Upah yang sangat

Rendah, malah lebih rendah dari Tukang cuci Mobil..



Beberapa daerah memang tidak selalu aman utk Travelling di indonesia,

contohnya. BUKU LP, menulis, perjalanan ke Tangkahan anda harus berjuang

melawan CALO di terminal Medan, walaupun selepas itu, anda akan di sambut

sangat Ramah!



Begitu juga... ada di beberapa tempat lain, contoh.. kalau ke NTT, anda juga

akan di buntuti preman, nggak peduli turist Lokal atau Asing, Orang lokal

juga di Mangsa!



Travelling di Java, kalau memilih Private Tour, anda bebas dari uwelan2n,

tapi kalau Naik Bus, saya melihat Orang Jawa sudah mulai menghilangkan

Budaya Teposaliro.. . mereka tak peduli lagi IBU + anak bayi yang gendong,

harus berdiri di BUS selama perjalanan missal Jakarta YOGYA- SBY... di musim

liburan sekolah!



Nah, cerita tentang Pandangan asing tentang Indonesia, ini kesalahan

terbesar di Kawan2x PERS, karena Jumlah berita buruk yang cetak  atau

publish, terlalu banyak di bandingkan Jumlah tentang Kebaikan dan keramahan

juga tentang Budaya dan Hidupan Damai di Indonesia.



Saya biasanya jelaskan ke turist, Media terlalu membesarkan2x berita buruk,

ini yang di kutip media2x di Negara mereka, makanya bacaan yang mereka baca

pun... isianya BOM Meledak, Banjir Bandang, GEmpa BUMI, ... padahal gempa di

Padang, seolah2x Indonesia keseluruhannya kena Gempa!    (saya sempat sampai

turist membatalkan datang, hanya karena BOM di Jakarta, walaupun saya

jelaskan.. we are not visiting Jakarta, because our trip will visit some eco

village..hehehe) ... untung, di recommended sama turist yang pernah saya

bawa, jadinya dia tetap datang.... dan mereka percaya, Indonesia tak seperti

di Media Cetak atau TV, atau Koran Online.



Let' go Kenali Indonesia dalam sisi Positif...dan kedamainnya. ..



Salam

ARIS



-----Original Message-----

From: indobackpacker@ yahoogroups. com [mailto:indobackpacker@ yahoogroups. com]

On Behalf Of wily julius



Subject: [indobackpacker] Pandangan orang Asing



Malam ini saya menemani orang seorang teman dari Bangladesh. Dia sudah

berkeliling ke 16 negara. selama ini menurutnya Indonesia ini negara yang

dipenuhi oleh orang radikal. karena dia hanya melihat melalui pemberitaan

pers. ternyata saat saya bawa keliling Jakarta, dia sangat terpesona dengan

keramahan orang Indonesia. saya jelaskan padanya orang garis keras,

sangat-sangat sedikit di Indonesia. Mayoritas rakyat Indonesia sangat ramah

& welcome terhadap orang asing.

saya jelaskan juga, jika dia ingin mencicipi makanan aneh-aneh seperti aneka

masakan dari ular, buaya, tikus (paniki) dll. bisa dicoba di Indonesia

(kebetulan dia bukan Muslim). Muslim Indonesia sangat menghargai perbedaan

itu, mereka tidak masalah dengan makanan 'terlarang' (haram bagi orang

Islam) yang disantap oleh

 orang dari golongan agama lain.

Selain itu

 saya katakan apa yang kamu ketahui dari brosur, hanyalah sebagian kecil

dari Indonesia. banyak bagian Indah dari negeri ini yang tidak pernah ada

dalam brosur yang dikeluarkan pemerintah. 

Dia sangat tertarik mendengar semua hal itu. dia mengatakn akan memberitakan

hal ini kepada kawan-kawan dari berbagai negara. sekian berita dari saya....

trims Willy



[Non-text portions of this message have been removed]



------------ --------- --------- ------





    
     

    
    


 



  






      

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke