dear shifa,
turut berdukacita atas hangusnya tiket temanmu itu. tapi sebenarnya nggak susah 
kok urus visa australia, asalkan semua dokumennya lengkap. 

soalnya saya juga sempat mengalami dilema yg sama seperti temanmu itu. sudah 
membeli tiket promo ke melbourne sejak tahun lalu, dan sebulan yg lalu baru 
mengajukan permohonan visa. tadinya ngeri karena banyak yg cerita soal susahnya 
si kedutaan australia ini. tapi ternyata visa saya di-granted dalam waktu hanya 
3 hari. nggak tanggung2, saya dapat multiple visit visa yang berlaku selama 1 
tahun! 
hal yang sama juga terjadi pada teman saya. dia dengan mudah di-granted 
permohonan visa australia-nya, padahal track recordnya baru sampai ke singapore 
aja (ya walaupun hanya dapat single visit visa sih).

jadi mungkin temanmu itu memang kurang lengkap melampirkan dokumen2 saat 
pengajuan visa? yang penting adalah 2 hal: employment ties (untuk memastikan 
kita nggak akan cari kerja di aus) dan family ties. insyaallah dapat visa.

--- In [email protected], Dvi Shifa <dstuasi...@...> wrote:
>
> Temans,
> 
> kali ini kali kedua ketika seorang kawan menelepon saya dan menanyakan 
> perubahan rute pesawat Air Asia karena visa Australia-nya ditolak.
> Walaupun kawan saya tersebut menyatakan tidak keberatan kehilangan uang tiket 
> sekitar 4jutaan (Oh My God), tapi saya yang mendengarkan sontak terkejut.
> 
> Dalam pikiran saya, sungguh disesalkan begitu gampangnya orang terbuai dengan 
> promosi tiket murah yang ditawarkan budget airlines, tanpa mempertimbangkan 
> segala persiapan dibalik hal itu.
> 
> Kawan saya ini waktu itu membeli tiket untuk perjalanan ke KUL (Kuala Lumpur) 
> dan MEL (Melbourne, Australia). Tapi mereka begitu yakin akan mendapat visa. 
> 
> Padahal, sudah bukan rahasia umum lagi pemegang paspor hijau itu kalau mau 
> apply visa, selalu dipandang sebelah mata!!!� Apalagi kalau harus ke 
> negara-negara maju. Saya selalu mengingatkan, dan juga tentunya sudah menjadi 
> aturan umur dari rata-rata kedutaan besar asubg, bahwa jangan pernah membeli 
> tiket terlebih dahulu, karena tidak ada seorang pun yang bisa menjamin 
> permohonan visa kita akan dikabulkan. Pun ketika visa sudah ditangan, itu 
> bukan jaminan kita diperkenankan masuk ke negara mereka.
> 
> Kemudian, kawan saya bertanya bagaimana menyiasati hal ini? Ingin terbang 
> murah dengan budget airlines, waktu membeli tiket yang terbatas, bagaimana 
> kalau harus mengajukan permohonan visa terlebih dahulu?
> 
> Saran saya begini: 
> 
> 1. Tidak masalah mengajukan aplikasi visa beberapa bulan lebih cepat, saat 
> mengisi formulir aplikasi visa, di situ tercantum kolom untuk tanggal 
> keberangkatan dan kepulangan. Isi saja tanggalnya sesuai dengan yang tertera 
> pada periode tiket murah tersebut.
> 
> 2. Karena reservasi yang sudah pasti (confirmed reservations) harus 
> dicantumkan sebagai salah satu persyaratan permohonan visa, lakukan saja 
> reservasi melalaui travel agent mana saja, dengan airline apapun. Toh ini 
> hanya diperlukan untuk pengajuan visa.� Apabila permohonan visa dikabulkan 
> (rata-rata proses aplikasi sekitar 2 mingguan) dan Anda masih mendapatkan 
> tiket promo dari budget airlines, batalkan saja reservasi dari travel agent. 
> Sepanjang belum melewati time limit issue ticket, tidak ada biaya penalti 
> yang dikenakan travel agent.
> 
> 3.Pertimbangkan lagi kenyamanan menggunakan budget airlines untuk penerbangan 
> jarak jauh (sekitar 5 jam lebih), apakah sesuai harga yang dibayarkan dengan 
> pelayanan dalam pesawat (inflight service) yang diterima? Mengingat kita 
> tidak boleh membawa cairan lebih 100 ml kan?
> 
> 4. Bertanya ke mana-mana. Sekarang ini, pesawat-pesawat non-budget airlines, 
> sering menawarkan harga promo yang sangat kompetitif. Seperti 
> www.emirates.com dan www.qatarairways.com. 
> 
> 5. Rajin-rajin bertanya dan browse di internet sebelum memutuskan membeli 
> tiket promo budget airlines.� Bagi saya, be rational than regret.� Banyak 
> sekali trik marketing dari budget airlines, yang kalau tidak dicermati dan 
> dipahami sungguh-sungguh, akan sangat merugikan klien. 
> 
> Yah, semoga saja kita tidak akan sering mendengar cerita sedih seperti ini...
> 
> Salam
> Shifa
> 
> 
> 
> http://dvishifa.multiply.com
> 
> 
>       
> 
> [Non-text portions of this message have been removed]
>


Kirim email ke