Buat saya yang hanya bisa bertemu keluarga seminggu sekali selama maksimal 2 hari di week-end, terasa sekali efek positifnya terutama dari sisi ekonomis misalnya mencari tiket termurah namun tetap nyaman :p selain itu lebih menghargai peran internet yang bisa menghubungkan kami melalui webcam (tapi masih tetap marah-marah kalau internet connection jelek :D) + makin sering berharap spy banyak perubahan positif di bandara soekarno-hatta, sukur-sukur bisa menyamai changi seperti mimpi Dirut Garuda untuk menyamai SQ, dan pasrah saja kalau perubahan yang diharapkan jalannya seperti siput tapi sedikit saja perubahan positif sudah membuat gembira luar biasa.
Contohnya, suatu week-end pulang dari tugas overseas dengan badan cape, setelah lewat imigrasi malah jadi bingung harus ambil koper di line berapa. Tidak ada informasi sama sekali dan petugas yang ditanya juga tidak bisa jawab sedangkan ground-staff airline juga tidak terlihat. Bolak-balik 20 menit akhirnya baru ketemu dan bukan cuma saya seorang yang marah. Minggu depannya, sudah ada perubahan baik, setelah lewat imigrasi sudah ada layar TV yang memberikan informasi koper suatu airline bisa diambil di line berapa. Wah, senangnya bukan main dan setelah melihat ada di line tertentu segera menuju ke sana. Tunggu punya tunggu, kok koper kami tidak ada yang keluar dan membuat bingung penumpang + ground staff. Akhirnya ground staff menemukan koper-koper kami ada di line lain. Uggghhhh, membuat kesenangan berkurang saja belum lagi koper yang lama keluarnya, belt yang berjalan lambat + ada yang merokok sambil menunggu koper. Betul-betul saat itu kalau sedang pegang botol air mineral bisa saya lempar ke orang itu. Waktu akhirnya koper terlihat, langsung bersyukur lagi koper tidak hilang atau tersesat ke tempat lain. Pengalaman saya yang menyenangkan dan tidak menyenangkan biasanya dialami di bandara atau pelabuhan. 2010/7/2 R. Heru Hendarto <[email protected]> > > Bagaimana dengan pengalaman rekan-rekan, rasa-rasanya cukupkah trip > dua tiga hari memberi suatu efek positif yang luar biasa bagi diri > kita masing2 dan bisa diaplikasikan ke tempat kerja atau ke kehidupan > sebenarnya? [Non-text portions of this message have been removed]
