mas agung,

sebagian besar pertanyaan mas agung sudah ada di email saya yg pertama :
silahkan mengecheck disini :
- http://www.opensubscriber.com/message/[email protected]/3544636.html
- http://utdd-pmijateng.blogspot.com/
- http://www.pmiutdsby.org/darah.php
- http://rapi-nusantara.net/index2.php?option=com_content&do_pdf=1&id=117

silahkan baca2 dengan detil dulu sebelum reply panjang2 lebar..
kalau mau lebih detil itung2an financial nya,
langsung aja datang ke PMI, beres...

kata gus dur, gitu aja kok repot.. hehe





2009/5/10 <[email protected]>

>
>
>
> SEMANGAT PAGI DAN KABAR LUAR BIASA!
> Wuehehe...
> Tampaknya susah ya menempatkan 'the right thing on the right track' malah
> bias... Wong dibahas masalahnya adalah orang miskin yang harus tetap mbayar
> darah orang kok melenceng ke masalah mau dan gak mau membantu PMI. Ya kalau
> bicara membantu dan tidak membantu, nggak perlu dibahas lah, entar dikira
> somse bin jumawa binti takabur...
> Yang perlu didudukkan itu ya tadi, PMI ini sudah bangkotan bin tuwek keklek
> di bidang ini, dipimpin oleh berentet manusia terpilih yang kondang kacarita
> di seluruh antero republik ini, kok masalahnya dari jaman saya pake celana
> oto sampai pakai celana levi's masih aja sama: dana gak cukup...
> Tentu pertanyaannya khan Why? Ada lima yang bisa kita munculkan:
>
>    1. Sistem Prosedur yang ada?
>    2. Manusianya?
>    3. Struktur Organisasinya?
>    4. Metode Financialnya?
>    5. Socio-culturnya?
>
> That is the questions!
>
> Agung SARONO
> ---------------------
> Work Safe | Work Smart | Work Easy
> Manage Your Workplace
> Manage Your People
> Control Your Risk
> +62 852 85 85 85 80
>  
>



-- 
http://www.hanafi.web.id
http://www.mhanafi.info
http://tartarmok.multiply.com

Kirim email ke