Achmad Chamdani Eka P. wrote:
Kalau berbicara mengenai hal yang berhubungan dengan materi, boleh lahnah, selama ini menganalisa, menjustifikasi yang satu ini selalu dari sudut pandang logika yang "mendukung" pendapat pribadi [baca: sejalan]. jadinya tiap orang bebaslah mengeluarkan pendapatnya. so, mana yang harus diikuti? Untuk menjembatani, hal itu tentunya haruslah ada yang menyoroti dari sudut ghaib tersebut [baca: yang benar itu, lho..!]. Sharing dong, kesesatan yang satu ini melulu berdasarkan dalil alquran dan al hadits! --
--
Berlombalah dalam karya, bersinergi, terapkan kaidah ilmu/teknologi serta
kasih sayang dan manfaat untuk seisi alam, demi kebahagiaan dunia dan akhirat.
Info pengelolaan milis Indonesia next better :
http://pub.nextbetter.net/files/milist-indonesia-info.txt
Yours Affectionately, Yadi
Supriadi Wendy |
Title: Yours Affectionatelly,
- [indonesia] Re: Kebenaran paradoks-relatif akhyar
- [indonesia] Re: Kebenaran paradoks-relatif Achmad Chamdani Eka P.
- [indonesia] Re: Kebenaran paradoks-relatif YADI supriadi wendy
- [indonesia] Re: Kebenaran paradoks-relatif akhyar
