Emangnya core banking mandiri pakai Java ya ?

On 2/8/10, [email protected] <[email protected]> wrote:
> Ini orang IT yg bikin programnya payah.  Habis programer hebat bersertifikat
> internasional java lebih senang main milis dari pada bikin program:).
>
> Salam,
>
> -Irsal
> Coming up soon, http://www.dokterkita.net and http://www.kongkow.net
>
> -----Original Message-----
> From: Mohammad Andri Budiman <[email protected]>
> Date: Mon, 8 Feb 2010 16:38:05
> Subject: [indonesia] Dana Tabungan Bisa Minus 9 Triliun?
>
> Rekan-rekan yth.,
>
> Saya tidak tahu apa lagi yang salah di negara ini. Kisah di bawah
> menceritakan, Alimin yang hanya punya *Rp. 5 juta* di tabungan, kemudian -
> *for
> some mysterious reasons* - tiba-tiba *"naik" menjadi Rp. 13 triliun*, dan
> saat lainnya ternyata *ada "penarikan Rp. 22 triliun"* sehingga tabungannya
> menjadi *minus Rp. 9 triliun.
>
> **Two questions remain in my head:*
> -1. Sejak kapan seseorang bisa men-debet uang lebih daripada saldo?
> -2. Dan apakah bisa nantinya saldo minus tersebut "dipelintir" menjadi
> hutang si nasabah?
>
> Salam,
> CA
>
> Source:
> http://www.detiknews.com/read/2010/02/08/122507/1295059/10/kisah-alimin-rp-13-triliun-yang-kaya-sekaligus-miskin-mendadak
>
> --begins--
> Kisah Alimin 'Rp 13 Triliun' yang Kaya Sekaligus Miskin Mendadak
> Muhammad Nur Abdurrahman - detikNews
>
> dok detikcom
> Makassar - Alimin, terkejut bukan kepalang saat mengetahui dana tabungannya
> di Bank M melonjak pesat menjadi Rp 13 triliun. Dan dia lebih terkejut lagi
> karena tak lama kemudian tabungannya justru menjadi minus Rp 9 triliun.
>
> Alimin adalah petani sederhana di kota Pare-pare, Sulawesi Selatan. Tak
> hanya sederhana, dia juga gemar menabung. Sedikit demi sedikit, hasil kerja
> kerasnya disimpan di Bank M cabang Pare-pare.
>
> Sekitar November 2008, Alimin mendatangi kantor Bank M cabang Pare-pare.
> Dia
> berniat meminta print out tabungannya untuk mengetahui data terbaru jumlah
> tabungannya. Jantung Alimin mendadak berdegup keras saat melihat deretan
> angka di buku tabungannya.
>
> "Saldo tabungan saya tertulis Rp 13 triliun. Uang itu masuk pada tanggal 3
> November 2008. Padahal tabungan saya hanya sekitar Rp 5 juta," ungkap
> Alimin
> kepada detikcom melalui telepon, Senin (8/2/2010).
>
> Wajar memang bila jantung Alimin mendadak berdegup keras. Bagi dirinya yang
> cuma seorang petani, jumlah uang sebanyak itu di tabungannya adalah sangat
> tidak masuk di akal. Dia senang, bercampur bingung. Batinnya bertanya-tanya
> dari mana uang sebanyak itu? Bagaimana bisa dia kaya mendadak? Ini
> kenyataan
> atau cuma mimpi?
>
> Semua pertanyaan itu berkecamuk di benak pria berusia 43 tahun ini. Dia
> juga
> sempat bertanya ke anaknya, apakah mengirimkan uang ke dirinya sebanyak
> itu.
> Tentu saja sang anak menjawab dengan tegas, tidak!
>
> Keterkejutan Alimin ternyata tidak sampai di situ. Tiga hari kemudian dia
> kembali ke kantor Bank M. Dia ingin memastikan apakah uang sebanyak itu
> benar-benar ada di rekeningnya. Tapi kenyataan sebaliknya yang dia dapat.
>
> "Ternyata ada penarikan Rp 22 triliun. Jadi tabungan saya minus Rp 9
> triliun," ungkap Alimin.
>
> Menurut Alimin, saat itu dirinya langsung lemas. Kalau itu benar, bagaimana
> bisa dia membayar utang sedemikian besar. Sampai tujuh turunan keluarganya
> pun utang itu tidak akan lunas.
>
> Alimin akhirnya meminta penjelasan dari pihak Bank M. Dia memperoleh
> jawaban, bahwa itu semata-mata persoalan teknis. Alimin diminta tak perlu
> mengkhawatirkan hal tersebut. Dananya juga dijamin tidak hilang.
>
> Lalu mengapa Alimin baru mengungkapkan kasusnya tersebut sekarang ini?
> Menurut Alimin, hal itu terkait dengan maraknya kasus rekening nasabah
> sejumlah bank yang bermasalah belakangan ini. Dia khawatir, apa yang
> dialaminya sekitar 1 tahun lalu lebih itu menjadi persoalan bagi dirinya.
>
> "Memang selama ini tidak ada masalah dengan rekening saya. Saya juga tidak
> diminta membayar utang Rp 9 triliun. Saya cuma khawatir ada apa-apa
> nantinya. Saya ingin tahu dari mana uang itu, dan ke mana larinya, agar
> tidak jadi masalah di kemudian hari," ungkap Alimin.
> --ends--
>
>


-- 
- Irwan -

-- 
Berlombalah dalam karya, bersinergi, terapkan kaidah ilmu/teknologi serta
kasih sayang dan manfaat untuk seisi alam, demi kebahagiaan dunia dan akhirat.

Info pengelolaan milis Indonesia next better :
http://pub.nextbetter.net/files/milist-indonesia-info.txt

Kirim email ke