Abanganda Dr. Ir. Irsal,

Sistem apapun di perbankan tentunya merupakan sistem yang *robust: strong
and sturdy*. Lalu kenapa bisa masuk kredit tak jelas? Dan setelah itu
didebet lagi? Apa rekening Bang Irsal cuman dijadikan *buffer *oleh para *money
launderers*? :-p

Salam,
CA

2010/2/8 <[email protected]>

> Jangan2 pakai basic...atau malah fortran:).  Indonesia memang suka
> membesar2kan berita.  Saya sendiri pernah kemasukan uang di Bank Of
> America..tapi jumlahnya cuman ribuan dolar dan hanya beberapa jam.  Jadi yg
> namanya manusia wajar punya kesalahan..yg penting systemnya dibikin alert
> sehinggan mampu mendeteksi kesalahan tsb.
>
> Salam,
>
> -Irsal
> Coming up soon, http://www.dokterkita.net and http://www.kongkow.net
>
> -----Original Message-----
> From: "M. Irwan Hrp" <[email protected]>
> Date: Mon, 8 Feb 2010 22:09:34
> To: <[email protected]>
> Subject: [indonesia] Re: [Itb] Dana Tabungan Bisa Minus 9 Triliun?
>
> Emangnya core banking mandiri pakai Java ya ?
>
> On 2/8/10, [email protected] <[email protected]> wrote:
> > Ini orang IT yg bikin programnya payah.  Habis programer hebat
> bersertifikat
> > internasional java lebih senang main milis dari pada bikin program:).
> >
> > Salam,
> >
> > -Irsal
> > Coming up soon, http://www.dokterkita.net and http://www.kongkow.net
> >
> > -----Original Message-----
> > From: Mohammad Andri Budiman <[email protected]>
> > Date: Mon, 8 Feb 2010 16:38:05
> > Subject: [indonesia] Dana Tabungan Bisa Minus 9 Triliun?
> >
> > Rekan-rekan yth.,
> >
> > Saya tidak tahu apa lagi yang salah di negara ini. Kisah di bawah
> > menceritakan, Alimin yang hanya punya *Rp. 5 juta* di tabungan, kemudian
> -
> > *for
> > some mysterious reasons* - tiba-tiba *"naik" menjadi Rp. 13 triliun*, dan
> > saat lainnya ternyata *ada "penarikan Rp. 22 triliun"* sehingga
> tabungannya
> > menjadi *minus Rp. 9 triliun.
> >
> > **Two questions remain in my head:*
> > -1. Sejak kapan seseorang bisa men-debet uang lebih daripada saldo?
> > -2. Dan apakah bisa nantinya saldo minus tersebut "dipelintir" menjadi
> > hutang si nasabah?
> >
> > Salam,
> > CA
> >
> > Source:
> >
> http://www.detiknews.com/read/2010/02/08/122507/1295059/10/kisah-alimin-rp-13-triliun-yang-kaya-sekaligus-miskin-mendadak
> >
> > --begins--
> > Kisah Alimin 'Rp 13 Triliun' yang Kaya Sekaligus Miskin Mendadak
> > Muhammad Nur Abdurrahman - detikNews
> >
> > dok detikcom
> > Makassar - Alimin, terkejut bukan kepalang saat mengetahui dana
> tabungannya
> > di Bank M melonjak pesat menjadi Rp 13 triliun. Dan dia lebih terkejut
> lagi
> > karena tak lama kemudian tabungannya justru menjadi minus Rp 9 triliun.
> >
> > Alimin adalah petani sederhana di kota Pare-pare, Sulawesi Selatan. Tak
> > hanya sederhana, dia juga gemar menabung. Sedikit demi sedikit, hasil
> kerja
> > kerasnya disimpan di Bank M cabang Pare-pare.
> >
> > Sekitar November 2008, Alimin mendatangi kantor Bank M cabang Pare-pare.
> > Dia
> > berniat meminta print out tabungannya untuk mengetahui data terbaru
> jumlah
> > tabungannya. Jantung Alimin mendadak berdegup keras saat melihat deretan
> > angka di buku tabungannya.
> >
> > "Saldo tabungan saya tertulis Rp 13 triliun. Uang itu masuk pada tanggal
> 3
> > November 2008. Padahal tabungan saya hanya sekitar Rp 5 juta," ungkap
> > Alimin
> > kepada detikcom melalui telepon, Senin (8/2/2010).
> >
> > Wajar memang bila jantung Alimin mendadak berdegup keras. Bagi dirinya
> yang
> > cuma seorang petani, jumlah uang sebanyak itu di tabungannya adalah
> sangat
> > tidak masuk di akal. Dia senang, bercampur bingung. Batinnya
> bertanya-tanya
> > dari mana uang sebanyak itu? Bagaimana bisa dia kaya mendadak? Ini
> > kenyataan
> > atau cuma mimpi?
> >
> > Semua pertanyaan itu berkecamuk di benak pria berusia 43 tahun ini. Dia
> > juga
> > sempat bertanya ke anaknya, apakah mengirimkan uang ke dirinya sebanyak
> > itu.
> > Tentu saja sang anak menjawab dengan tegas, tidak!
> >
> > Keterkejutan Alimin ternyata tidak sampai di situ. Tiga hari kemudian dia
> > kembali ke kantor Bank M. Dia ingin memastikan apakah uang sebanyak itu
> > benar-benar ada di rekeningnya. Tapi kenyataan sebaliknya yang dia dapat.
> >
> > "Ternyata ada penarikan Rp 22 triliun. Jadi tabungan saya minus Rp 9
> > triliun," ungkap Alimin.
> >
> > Menurut Alimin, saat itu dirinya langsung lemas. Kalau itu benar,
> bagaimana
> > bisa dia membayar utang sedemikian besar. Sampai tujuh turunan
> keluarganya
> > pun utang itu tidak akan lunas.
> >
> > Alimin akhirnya meminta penjelasan dari pihak Bank M. Dia memperoleh
> > jawaban, bahwa itu semata-mata persoalan teknis. Alimin diminta tak perlu
> > mengkhawatirkan hal tersebut. Dananya juga dijamin tidak hilang.
> >
> > Lalu mengapa Alimin baru mengungkapkan kasusnya tersebut sekarang ini?
> > Menurut Alimin, hal itu terkait dengan maraknya kasus rekening nasabah
> > sejumlah bank yang bermasalah belakangan ini. Dia khawatir, apa yang
> > dialaminya sekitar 1 tahun lalu lebih itu menjadi persoalan bagi dirinya.
> >
> > "Memang selama ini tidak ada masalah dengan rekening saya. Saya juga
> tidak
> > diminta membayar utang Rp 9 triliun. Saya cuma khawatir ada apa-apa
> > nantinya. Saya ingin tahu dari mana uang itu, dan ke mana larinya, agar
> > tidak jadi masalah di kemudian hari," ungkap Alimin.
> > --ends--
> >
> >
>
>
> --
> - Irwan -
>
> --
> Berlombalah dalam karya, bersinergi, terapkan kaidah ilmu/teknologi serta
> kasih sayang dan manfaat untuk seisi alam, demi kebahagiaan dunia dan
> akhirat.
>
> Info pengelolaan milis Indonesia next better :
> http://pub.nextbetter.net/files/milist-indonesia-info.txt
>

Kirim email ke