dan utk CSO otorisasi yg mrk punya hanya sampai RP 2M, lebih besar dr itu hrs otorisasi kepala cabang dan utk triliun-an spt itu sih butuh otorisasi area manager atau bahkan yg lebih tinggi lg....
On 09/02/2010, [email protected] <[email protected]> wrote: > Bos..pemindahan dana antar bank bukan cuman ngerubah angka...tapi melalui > system clearing. Kalau memang ada pemindahan yg sangat besar pasti ada > signal krn nggak mungkin ada bank yg masih mampu bertahan dg pemidahan dana > yg sangat besar. > > Salam, > > -Irsal > Coming up soon, http://www.dokterkita.net and http://www.kongkow.net > > -----Original Message----- > From: Mohammad Andri Budiman <[email protected]> > Date: Tue, 9 Feb 2010 09:03:47 > To: <[email protected]> > Subject: [indonesia] Re: [Itb] Dana Tabungan Bisa Minus 9 Triliun? > > Abanganda Dr. Ir. Irsal, > > Sistem apapun di perbankan tentunya merupakan sistem yang *robust: strong > and sturdy*. Lalu kenapa bisa masuk kredit tak jelas? Dan setelah itu > didebet lagi? Apa rekening Bang Irsal cuman dijadikan *buffer *oleh para > *money > launderers*? :-p > > Salam, > CA > > 2010/2/8 <[email protected]> > >> Jangan2 pakai basic...atau malah fortran:). Indonesia memang suka >> membesar2kan berita. Saya sendiri pernah kemasukan uang di Bank Of >> America..tapi jumlahnya cuman ribuan dolar dan hanya beberapa jam. Jadi >> yg >> namanya manusia wajar punya kesalahan..yg penting systemnya dibikin alert >> sehinggan mampu mendeteksi kesalahan tsb. >> >> Salam, >> >> -Irsal >> Coming up soon, http://www.dokterkita.net and http://www.kongkow.net >> >> -----Original Message----- >> From: "M. Irwan Hrp" <[email protected]> >> Date: Mon, 8 Feb 2010 22:09:34 >> To: <[email protected]> >> Subject: [indonesia] Re: [Itb] Dana Tabungan Bisa Minus 9 Triliun? >> >> Emangnya core banking mandiri pakai Java ya ? >> >> On 2/8/10, [email protected] <[email protected]> wrote: >> > Ini orang IT yg bikin programnya payah. Habis programer hebat >> bersertifikat >> > internasional java lebih senang main milis dari pada bikin program:). >> > >> > Salam, >> > >> > -Irsal >> > Coming up soon, http://www.dokterkita.net and http://www.kongkow.net >> > >> > -----Original Message----- >> > From: Mohammad Andri Budiman <[email protected]> >> > Date: Mon, 8 Feb 2010 16:38:05 >> > Subject: [indonesia] Dana Tabungan Bisa Minus 9 Triliun? >> > >> > Rekan-rekan yth., >> > >> > Saya tidak tahu apa lagi yang salah di negara ini. Kisah di bawah >> > menceritakan, Alimin yang hanya punya *Rp. 5 juta* di tabungan, >> > kemudian >> - >> > *for >> > some mysterious reasons* - tiba-tiba *"naik" menjadi Rp. 13 triliun*, >> > dan >> > saat lainnya ternyata *ada "penarikan Rp. 22 triliun"* sehingga >> tabungannya >> > menjadi *minus Rp. 9 triliun. >> > >> > **Two questions remain in my head:* >> > -1. Sejak kapan seseorang bisa men-debet uang lebih daripada saldo? >> > -2. Dan apakah bisa nantinya saldo minus tersebut "dipelintir" menjadi >> > hutang si nasabah? >> > >> > Salam, >> > CA >> > >> > Source: >> > >> http://www.detiknews.com/read/2010/02/08/122507/1295059/10/kisah-alimin-rp-13-triliun-yang-kaya-sekaligus-miskin-mendadak >> > >> > --begins-- >> > Kisah Alimin 'Rp 13 Triliun' yang Kaya Sekaligus Miskin Mendadak >> > Muhammad Nur Abdurrahman - detikNews >> > >> > dok detikcom >> > Makassar - Alimin, terkejut bukan kepalang saat mengetahui dana >> tabungannya >> > di Bank M melonjak pesat menjadi Rp 13 triliun. Dan dia lebih terkejut >> lagi >> > karena tak lama kemudian tabungannya justru menjadi minus Rp 9 triliun. >> > >> > Alimin adalah petani sederhana di kota Pare-pare, Sulawesi Selatan. Tak >> > hanya sederhana, dia juga gemar menabung. Sedikit demi sedikit, hasil >> kerja >> > kerasnya disimpan di Bank M cabang Pare-pare. >> > >> > Sekitar November 2008, Alimin mendatangi kantor Bank M cabang >> > Pare-pare. >> > Dia >> > berniat meminta print out tabungannya untuk mengetahui data terbaru >> jumlah >> > tabungannya. Jantung Alimin mendadak berdegup keras saat melihat >> > deretan >> > angka di buku tabungannya. >> > >> > "Saldo tabungan saya tertulis Rp 13 triliun. Uang itu masuk pada >> > tanggal >> 3 >> > November 2008. Padahal tabungan saya hanya sekitar Rp 5 juta," ungkap >> > Alimin >> > kepada detikcom melalui telepon, Senin (8/2/2010). >> > >> > Wajar memang bila jantung Alimin mendadak berdegup keras. Bagi dirinya >> yang >> > cuma seorang petani, jumlah uang sebanyak itu di tabungannya adalah >> sangat >> > tidak masuk di akal. Dia senang, bercampur bingung. Batinnya >> bertanya-tanya >> > dari mana uang sebanyak itu? Bagaimana bisa dia kaya mendadak? Ini >> > kenyataan >> > atau cuma mimpi? >> > >> > Semua pertanyaan itu berkecamuk di benak pria berusia 43 tahun ini. Dia >> > juga >> > sempat bertanya ke anaknya, apakah mengirimkan uang ke dirinya sebanyak >> > itu. >> > Tentu saja sang anak menjawab dengan tegas, tidak! >> > >> > Keterkejutan Alimin ternyata tidak sampai di situ. Tiga hari kemudian >> > dia >> > kembali ke kantor Bank M. Dia ingin memastikan apakah uang sebanyak itu >> > benar-benar ada di rekeningnya. Tapi kenyataan sebaliknya yang dia >> > dapat. >> > >> > "Ternyata ada penarikan Rp 22 triliun. Jadi tabungan saya minus Rp 9 >> > triliun," ungkap Alimin. >> > >> > Menurut Alimin, saat itu dirinya langsung lemas. Kalau itu benar, >> bagaimana >> > bisa dia membayar utang sedemikian besar. Sampai tujuh turunan >> keluarganya >> > pun utang itu tidak akan lunas. >> > >> > Alimin akhirnya meminta penjelasan dari pihak Bank M. Dia memperoleh >> > jawaban, bahwa itu semata-mata persoalan teknis. Alimin diminta tak >> > perlu >> > mengkhawatirkan hal tersebut. Dananya juga dijamin tidak hilang. >> > >> > Lalu mengapa Alimin baru mengungkapkan kasusnya tersebut sekarang ini? >> > Menurut Alimin, hal itu terkait dengan maraknya kasus rekening nasabah >> > sejumlah bank yang bermasalah belakangan ini. Dia khawatir, apa yang >> > dialaminya sekitar 1 tahun lalu lebih itu menjadi persoalan bagi >> > dirinya. >> > >> > "Memang selama ini tidak ada masalah dengan rekening saya. Saya juga >> tidak >> > diminta membayar utang Rp 9 triliun. Saya cuma khawatir ada apa-apa >> > nantinya. Saya ingin tahu dari mana uang itu, dan ke mana larinya, agar >> > tidak jadi masalah di kemudian hari," ungkap Alimin. >> > --ends-- >> > >> > >> >> >> -- >> - Irwan - >> >> -- >> Berlombalah dalam karya, bersinergi, terapkan kaidah ilmu/teknologi serta >> kasih sayang dan manfaat untuk seisi alam, demi kebahagiaan dunia dan >> akhirat. >> >> Info pengelolaan milis Indonesia next better : >> http://pub.nextbetter.net/files/milist-indonesia-info.txt >> > > -- Emil Fakhruzi Rasyad +62 81 61 61 51 19 -- Berlombalah dalam karya, bersinergi, terapkan kaidah ilmu/teknologi serta kasih sayang dan manfaat untuk seisi alam, demi kebahagiaan dunia dan akhirat. Info pengelolaan milis Indonesia next better : http://pub.nextbetter.net/files/milist-indonesia-info.txt
