saya berpendapat kurang jelas visi dan misi peraturan itu tuh ... rencana kongkritnya maunya ke mana sih? Dan apa manfaat bagi petani? Kalau petaninya dijadikan pegawai negeri yang dijamin hidupnya, dijamin pendidikan anak-anaknya, masih bisa dimengerti kalau pemerintah mau mengatur sampai begitu. Memangnya kalau sudah diberi izin, kemudian kalau menghadapi masalah atau kesulitan, pemerintah mau turun tangan membantu? Dana bisa diturunkan tetapi sampainya ke petani masih diragukan ..... bagaimana aspek pemasarannya lagian ... sudah begitu cuma nambah pekerjaan administratip buat Bupati, harus tambah orang buat periksa sampai bikin izin, berarti kemungkinan tambah koruptor ....
=============================== HATI-HATI adalah sahabat sejati: (1) teliti, (2) tertib urutan, dan (3) pahami masalah sebelum melangkah =============================== ________________________________ From: Ipung <[email protected]> To: [email protected]; [email protected]; Dwi Astuti <[email protected]>; Hira Jhamtani <[email protected]>; IA ITB <[email protected]>; [email protected]; Hanim TWN <[email protected]>; lidya inawati <[email protected]>; Sri Nuryati <[email protected]>; Sri Widiastuti <[email protected]>; Bina Desa <[email protected]>; IKA Bindes <[email protected]>; Nuruddin <[email protected]>; [email protected]; Agro Indonesia <[email protected]>; agung biocert <[email protected]>; Betti Alisjahbana <[email protected]>; Baskara PUSdEP <[email protected]>; [email protected]; C.Dwihastarini <[email protected]>; catur PPLH <[email protected]>; chalid muhammad <[email protected]>; Bina Desa <[email protected]>; Bung Faiz <[email protected]> Sent: Mon, April 19, 2010 10:13:02 AM Subject: [indonesia] Rejinm neolib di pertanian Satu lagi peraturan yang memperlihatkan watak Neolib dari rejim SBY. Tuntas sudah transformasi rejim pertanian kita menjadi rejim neolib, tak ada lagi institusi negara yang melindungi kepentingan petani kita. Setelah sebelumnya beberapa petani jagung terjerat oleh UU Sistem Budidaya Tanaman dan UU Perlindungan Varietas Tanamam, kali ini muncul PerMen yang mendorng petani ke dalam jurang keterpurukan......pupus sudah mimpi kita untuk menjadi negara agraris yang mandiri atas pangan bagi bangsanya sendiri....tuntas sudah kedaulatan petani kita diserahkan ke pasar bebas untuk dimangsa demi kepintangan kapitalisme global... http://cetak.kompas.com/read/xml/2010/04/19/03484878/menanam.komoditas.harus.izin.bupati -- Berlombalah dalam karya, bersinergi, terapkan kaidah ilmu/teknologi serta kasih sayang dan manfaat untuk seisi alam, demi kebahagiaan dunia dan akhirat. Info pengelolaan milis Indonesia next better : http://pub.nextbetter.net/files/milist-indonesia-info.txt
