Iya om Dod, kita perlu kerja keras juga perlu keras biar bisa kerja.
Iya kan ?

Maksudnya bukan keras tapi tegas biar bisa kerja dengan  tenang..... he..he
Kumaha damang om  Dod ?.
Masih minat mesin pengurai sabutnya ?, buat di Lampung.
Kalau masih minat silah japri saja

Salam
Dudi






________________________________
Dari: Dodiek EL <[email protected]>
Kepada: [email protected]
Terkirim: Jum, 20 Agustus, 2010 14:50:52
Judul: [indonesia] Dari teman utk Bangsa ini < perlu kerja keras


Rekans, 
Saya harap kita tidak terlena dengan pujian dari tetangga jiran, dan tetap 
waspada tidak perlu ikut menari karena tabuhan gamelan mereka . . 

Swasembada padi memang penting, tapi lebih penting lagi adalah pemenuhan asupan 
4 sehat lima sempurna bagi seluruh lapisan masyarakat bangsa Indonesia. Masih 
sering kita membaca berita balita menderita gizi buruk dan lainnya, sarana & 
prasarana pendidikan belum memenuhi standar nasional, etc. Import susu 70% 
kebutuhan nasional, import gula pasir & rafinasi, import garam, import kedelai, 
import daging sapi . . :(
Sensus penduduk Mei 2010 menyatakan populasi penduduk Indonesia mencapai 238 
juta jiwa, dibandingkan tahun 2000 hanya 205 juta jiwa, atau tumbuh naik 1,5 % 
per tahun ! Nah, kita dapat prediksi populasi tahun 2020 ? tahun 2050 ? . . 
meledak euy . . 

Sejak sekarang kita harus melakukan sesuatu untuk menyelamatkan generasi 
penerus, a.l. terobosan kebijakan & regulasi, aplikasi teknologi terkini & 
tepat 
guna, memberikan insentif & pemberdayaan bagi masyarakat yang perlu dibantu . . 

MERDEKA ! 
Salam, Dodiek


--- On Fri, 20/8/10, s.Rahardjo <[email protected]> wrote:


>From: s.Rahardjo <[email protected]>
>Subject: [indonesia] Re: [alumni-ipb] Dari teman utk Bangsa ini
>To: [email protected]
>Date: Friday, 20 August, 2010, 10:18 AM
>
>
>Dari tetangga sebelah
>
>Dari teman: 
>
>Suatu pagi, kami menjemput seseorg klien di bandara. Org itu sdh tua,
>kisaran 60 thn. Si Bpk adl pengusaha asal Singapura, dgn logat bicara gaya
>melayu & english, beliau menceritakan pengalaman2 hidupnya kpd kami yg msh
>muda. 
>Beliau berkata, "Ur country is so rich!" 
>Ah biasa banget denger kata2 itu. Tapi tunggu dulu... "Indonesia doesn't
>need the world, but the world needs Indonesia," lanjutnya. "Everything can
>be found here in Indonesia, U don't need the world." 
>"Mudah saja, Indonesia paru2 dunia. Tebang saja hutan di kalimantan, dunia
>pasti kiamat. Dunia yg butuh Indonesia! Singapura is nothing, we can't be
>rich without Indonesia.. 500.000 org Indonesia berlibur ke Singapura tiap
>bulan.. Bisa terbayang uang yg masuk ke kami, apartemen2 terbaru kami yg
>beli org2 Indonesia, ga peduli harga selangit, laku keras. Lihatlah RS kami,
>org  Indonesia semua yg berobat. Trus, kalian tau bgmna kalapnya pemerintah
>kami ketika asap hutan Indonesia masuk? Ya, bener2 panik. Sangat terasa, we
>are nothing. Kalian tau kan kalo Agustus kmrn dunia krisis beras. Termasuk
>di Singapura dan Malaysia? Kalian di Indonesia dgn mudah dpt beras.. Liatlah
>negara kalian, air bersih di mana2, liatlah negara kami, air bersih pun kami
>beli dari Malaysia. Saya ke Kalimantan pun dlm rangka bisnis, krn pasirnya
>mengandung permata. Terliat glitter kalo ada matahari bersinar. Penambang
>jual cuma Rp 3.000/kg ke pabrik china, si pabrik jual kembali seharga Rp
>30.000/kg. Saya liat ini sbg peluang.. Kalian sadar tidak kalo negara2 lain
>selalu takut meng-embargo Indonesia?! Ya, karena negara kalian memiliki
>segalanya. Mereka takut kalau kalian menjadi mandiri, makanya tidak di
>embargo. Harusnya KALIANLAH YG MENG-EMBARGO DIRI KALIAN SENDIRI. Belilah
>pangan dr petani2 kita sendiri, belilah  tekstil garmen dr pabrik2 sendiri..
>Tak perlu impor klo bs produk sendiri. Jika kalian bs mandiri, bisa
>MENG-EMBARGO DIRI SENDIRI, INDONESIA WILL RULE THE WORLD!! 
>PLEAS BROADCAST :) 
>
>
>
>Powered by Dept. Statistika FMIPA IPB
>
>_
>
>-----Inline Attachment Follows-----
>
>
>
>No virus found in this outgoing message.
>Checked by AVG - www.avg.com
>Version: 9.0.851 / Virus Database: 271.1.1/3081 - Release Date: 08/19/10 
>13:35:00
> 


Kirim email ke