Rekans, Wah ini gara-gara kang Dude nulis sabut kelapa, jadi terpancing untuk promosi pemanfaatan buah kelapa.
Tentang batok kelapa, saya mau bagi info teori pengolahan batok kelapa . . Batok kelapa asalan dapat menjadi bahan bakar pengganti kayu, dan berupa tepung merupakan bahan baku obat nyamuk bakar. Batok kelapa asalan dapat menjadi bahan baku kerajinan industri kreatif, a.l. frame foto, ornament kap lampu, ornament furniture, etc. Batok kelapa dapat diproses secara pirolisis (membakar dirinya sendiri dalam tangki kedap udara) menjadi arang batok kelapa, yang berupa asalan menjadi bahan bakar untuk bakar sate, ayam, ikan, etc. Proses pirolisis ini menghasilkan produk sampingan, a.l. tar, asap cair, yg dapat diproses lebih lanjut dan bermanfaat sebagai anti hama, anti rayap, pupuk herbal, etc. Arang batok kelapa asalan dihancurkan /dihaluskan dan dibentuk /dicetak sesuai kebutuhan, a.l. kubus, hexagon, sarang tawon, etc, sebagai bahan baku briket dengan kadar karbon tinggi (lebih dari 80%), untuk bahan bakar padat tanpa asap (barbeque), dan limbah abunya ramah lingkungan. Karbon aktif (activated carbon) merupakan proses lanjutan dari tepung arang batok kelapa, yang dipanaskan s/d 1000 derajat Celcius dalam tangki kedap udara. Karbon aktif dapat berfungsi sebagai filter partikel /mikroba tertentu bahan fluida gas dan/atau cair. Kalau diare kita dianjurkan minum Norit (produk farmasi bahan baku karbon aktif). Karbon aktif digunakan pada Instalasi Pengolahan Limbah (IPAL), dan penyaringan gas alam tertentu, fliter pada proses pengolahan produk bahan makanan tertentu, dan satu material proses penyaringan air minum mandiri, etc. Harga pasaran ? estimasi harga arang batok asalan di Lampung sekitar Rp. 1500,-/kg, harga export USD 300/ton, harga export arang briket sekitar USD 600/ton, harga export activated carbon sekitar USD 1000/ton. Boleh jadi profil harga tsb indikasi kekuatan pasar. Perlu diperhitungkan masing-masing proses produksi basis batok kelapa tsb memiliki rendemen tergantung aplikasi teknologi & biaya proses pengolahan. Pemanfaatan produk sampingan (by products) basis batok kelapa dapat menekan biaya produksi dan sekaligus memperbesar margin profit. Kata kuncinya adalah industri terpadu (integrated cluster industry) basis buah kelapa. Produk lain basis buah kelapa, a.l. minyak kelapa (lebih sehat dari minyak sawit), air kelapa sebagai pengganti cairan infus (isotonic), ampas kelapa untuk pakan ternak, sabut kelapa untuk geotextile, grodan (media tanaman), tambang, etc. Kepulauan Indonesia memiliki areal tanaman produksi kelapa 3,98 juta Ha terluas di dunia tersebar di seluruh pelosok nusantara (92% perkebunan kelapa milik petani), maka bahan baku kelapa tersedia melimpah belum dimanfaatkan optimal. Nyaris semua bagian Pohon Kelapa dapat kita manfaatkan, maka disebut Tree of Life, dan lambang pramuka adalah tunas kelapa, punya filosofi kelak bermanfaat bagi nusa bangsa. Insya Allah. Tantangan utama adalah belum ada dukungan pemerintah & perbankan, regulasi, politik, dan belum ada keberpihakan & pemberdayaan pada petani, khususnya produsen kelapa. Perdagangan internasional ? . . tau ah gelap . . Semoga uraian singkat ini bermanfaat dan jauh dari maksud menggurui. Salam, Dodiek --- On Sat, 21/8/10, [email protected] <[email protected]> wrote: From: [email protected] <[email protected]> Subject: [indonesia] Re: Dari teman utk Bangsa ini < perlu kerja keras To: [email protected] Date: Saturday, 21 August, 2010, 8:48 AM Boleh tanya? Industri apa saja yg perlu arang batok/karbon aktif sampai 1 juta ton d china? Apakah d indonesia tdk bs bangun sendiri industri tsb? Shg arang batok/karbon aktif dr negeri ini bs bermanfaat d negeri sendiri, shg ada proses nilai tambah dan kita tdk jd negeri yg suka jual bahan mentah yg hny mnguntungkan negara lain. Apakah ada tantangan d politik kebijakan industrinya? Salam, Nurcholid Sent from my BlackBerry® powered by Sinyal Kuat INDOSATFrom: Dodiek EL <[email protected]> Sender: [email protected]: Fri, 20 Aug 2010 15:52:43 -0700 (PDT)To: <[email protected]>ReplyTo: [email protected] Subject: [indonesia] Dari teman utk Bangsa ini < perlu kerja keras he . . he . . he . . habis kupas sabut kelapa > ketemu batok kelapa . . nah ini keras betul . . ato ada maksud lain ? saya dah lama ndak ngikuti berita sabut kelapa . . kabarnya China butuh 1 juta ton arang batok dan/atau karbon aktif per tahun . . wuih peluang besar atuh . . Alhamdulillah kabar saya baik dan sedikit sibuk internal . . fyi, anak mantu Ari kerja di Kenya (telco) sejak Agustus ini, dekat dengan Sudan yaa . . anda pulang kampung ? Sampai jumpa . . Wassl, Dodiek --- On Fri, 20/8/10, dudi mulyadi <[email protected]> wrote: From: dudi mulyadi <[email protected]> Subject: [indonesia] Bls: Dari teman utk Bangsa ini < perlu kerja keras To: [email protected] Date: Friday, 20 August, 2010, 3:01 PM Iya om Dod, kita perlu kerja keras juga perlu keras biar bisa kerja. Iya kan ? Maksudnya bukan keras tapi tegas biar bisa kerja dengan tenang..... he..he Kumaha damang om Dod ?. Masih minat mesin pengurai sabutnya ?, buat di Lampung. Kalau masih minat silah japri saja Salam Dudi Dari: Dodiek EL <[email protected]> Kepada: [email protected] Terkirim: Jum, 20 Agustus, 2010 14:50:52 Judul: [indonesia] Dari teman utk Bangsa ini < perlu kerja keras Rekans, Saya harap kita tidak terlena dengan pujian dari tetangga jiran, dan tetap waspada tidak perlu ikut menari karena tabuhan gamelan mereka . . Swasembada padi memang penting, tapi lebih penting lagi adalah pemenuhan asupan 4 sehat lima sempurna bagi seluruh lapisan masyarakat bangsa Indonesia. Masih sering kita membaca berita balita menderita gizi buruk dan lainnya, sarana & prasarana pendidikan belum memenuhi standar nasional, etc. Import susu 70% kebutuhan nasional, import gula pasir & rafinasi, import garam, import kedelai, import daging sapi . . :( Sensus penduduk Mei 2010 menyatakan populasi penduduk Indonesia mencapai 238 juta jiwa, dibandingkan tahun 2000 hanya 205 juta jiwa, atau tumbuh naik 1,5 % per tahun ! Nah, kita dapat prediksi populasi tahun 2020 ? tahun 2050 ? . . meledak euy . . Sejak sekarang kita harus melakukan sesuatu untuk menyelamatkan generasi penerus, a.l. terobosan kebijakan & regulasi, aplikasi teknologi terkini & tepat guna, memberikan insentif & pemberdayaan bagi masyarakat yang perlu dibantu . . MERDEKA ! Salam, Dodiek --- On Fri, 20/8/10, s.Rahardjo <[email protected]> wrote: From: s.Rahardjo <[email protected]> Subject: [indonesia] Re: [alumni-ipb] Dari teman utk Bangsa ini To: [email protected] Date: Friday, 20 August, 2010, 10:18 AM Dari tetangga sebelah Dari teman: Suatu pagi, kami menjemput seseorg klien di bandara. Org itu sdh tua, kisaran 60 thn. Si Bpk adl pengusaha asal Singapura, dgn logat bicara gaya melayu & english, beliau menceritakan pengalaman2 hidupnya kpd kami yg msh muda. Beliau berkata, "Ur country is so rich!" Ah biasa banget denger kata2 itu. Tapi tunggu dulu... "Indonesia doesn't need the world, but the world needs Indonesia," lanjutnya. "Everything can be found here in Indonesia, U don't need the world." "Mudah saja, Indonesia paru2 dunia. Tebang saja hutan di kalimantan, dunia pasti kiamat. Dunia yg butuh Indonesia! Singapura is nothing, we can't be rich without Indonesia.. 500.000 org Indonesia berlibur ke Singapura tiap bulan.. Bisa terbayang uang yg masuk ke kami, apartemen2 terbaru kami yg beli org2 Indonesia, ga peduli harga selangit, laku keras. Lihatlah RS kami, org Indonesia semua yg berobat. Trus, kalian tau bgmna kalapnya pemerintah kami ketika asap hutan Indonesia masuk? Ya, bener2 panik. Sangat terasa, we are nothing. Kalian tau kan kalo Agustus kmrn dunia krisis beras. Termasuk di Singapura dan Malaysia? Kalian di Indonesia dgn mudah dpt beras.. Liatlah negara kalian, air bersih di mana2, liatlah negara kami, air bersih pun kami beli dari Malaysia. Saya ke Kalimantan pun dlm rangka bisnis, krn pasirnya mengandung permata. Terliat glitter kalo ada matahari bersinar. Penambang jual cuma Rp 3.000/kg ke pabrik china, si pabrik jual kembali seharga Rp 30.000/kg. Saya liat ini sbg peluang.. Kalian sadar tidak kalo negara2 lain selalu takut meng-embargo Indonesia?! Ya, karena negara kalian memiliki segalanya. Mereka takut kalau kalian menjadi mandiri, makanya tidak di embargo. Harusnya KALIANLAH YG MENG-EMBARGO DIRI KALIAN SENDIRI. Belilah pangan dr petani2 kita sendiri, belilah tekstil garmen dr pabrik2 sendiri.. Tak perlu impor klo bs produk sendiri. Jika kalian bs mandiri, bisa MENG-EMBARGO DIRI SENDIRI, INDONESIA WILL RULE THE WORLD!! PLEAS BROADCAST :) Powered by Dept. Statistika FMIPA IPB _ -----Inline Attachment Follows----- No virus found in this outgoing message. Checked by AVG - www.avg.com Version: 9.0.851 / Virus Database: 271.1.1/3081 - Release Date: 08/19/10 13:35:00
