Boleh tanya? Industri apa saja yg perlu arang batok/karbon aktif sampai 1 juta 
ton d china? 

Apakah d indonesia tdk bs bangun sendiri industri tsb? Shg arang batok/karbon 
aktif dr negeri ini bs bermanfaat d negeri sendiri, shg ada proses nilai tambah 
dan kita tdk jd negeri yg suka jual bahan mentah yg hny mnguntungkan negara 
lain.

Apakah ada tantangan d politik kebijakan industrinya?

Salam,
Nurcholid


Sent from my BlackBerry®
powered by Sinyal Kuat INDOSAT

-----Original Message-----
From: Dodiek EL <[email protected]>
Sender: [email protected]: Fri, 20 Aug 2010 15:52:43 
To: <[email protected]>
Reply-To: [email protected]
Subject: [indonesia] Dari teman utk Bangsa ini < perlu kerja keras

he . . he . . he . . habis kupas sabut kelapa > ketemu batok kelapa . . nah ini 
keras betul . . ato ada maksud lain ? saya dah lama ndak ngikuti berita sabut 
kelapa . . kabarnya China butuh 1 juta ton arang batok dan/atau karbon aktif 
per tahun . . wuih peluang besar atuh . . Alhamdulillah kabar saya baik dan 
sedikit sibuk internal . . fyi, anak mantu Ari kerja di Kenya (telco) sejak 
Agustus ini, dekat dengan Sudan yaa . . anda pulang kampung ? 
Sampai jumpa . . Wassl, Dodiek

--- On Fri, 20/8/10, dudi mulyadi <[email protected]> wrote:

From: dudi mulyadi <[email protected]>
Subject: [indonesia] Bls: Dari teman utk Bangsa ini < perlu kerja keras
To: [email protected]
Date: Friday, 20 August, 2010, 3:01 PM

Iya om Dod, kita perlu kerja keras juga perlu keras biar bisa kerja.
Iya kan ?

Maksudnya bukan keras tapi tegas biar bisa kerja dengan  tenang..... he..he
Kumaha damang om  Dod ?.
Masih minat mesin pengurai sabutnya ?, buat di Lampung.
Kalau masih minat silah japri saja

Salam
Dudi



Dari: Dodiek EL <[email protected]>
Kepada: [email protected]
Terkirim: Jum, 20 Agustus, 2010 14:50:52
Judul: [indonesia] Dari teman utk Bangsa ini < perlu kerja keras

Rekans, 
Saya harap kita tidak terlena dengan pujian dari tetangga jiran, dan tetap 
waspada tidak perlu ikut menari karena tabuhan gamelan mereka . . 
Swasembada padi memang penting, tapi lebih penting lagi adalah pemenuhan asupan 
4 sehat lima sempurna bagi seluruh lapisan masyarakat bangsa Indonesia. Masih 
sering kita membaca berita balita menderita gizi buruk dan lainnya, sarana & 
prasarana pendidikan belum memenuhi standar nasional, etc. Import susu 70% 
kebutuhan nasional, import gula pasir & rafinasi, import garam, import kedelai, 
import daging sapi . . :(
Sensus penduduk Mei 2010 menyatakan populasi penduduk Indonesia mencapai 238 
juta jiwa, dibandingkan tahun 2000 hanya 205 juta jiwa, atau tumbuh naik 1,5 % 
per tahun ! Nah, kita dapat prediksi populasi tahun 2020 ? tahun 2050 ? . . 
meledak euy . . 
Sejak sekarang kita harus melakukan sesuatu untuk menyelamatkan generasi 
penerus, a.l. terobosan kebijakan & regulasi, aplikasi teknologi terkini & 
tepat guna, memberikan insentif & pemberdayaan bagi masyarakat yang perlu 
dibantu . . 
MERDEKA ! 
Salam, Dodiek


--- On Fri, 20/8/10, s.Rahardjo <[email protected]> wrote:


From: s.Rahardjo <[email protected]>
Subject: [indonesia] Re: [alumni-ipb] Dari teman utk Bangsa ini
To: [email protected]
Date: Friday, 20 August, 2010, 10:18 AM


Dari tetangga sebelah

Dari teman: 

Suatu pagi, kami menjemput seseorg klien di bandara. Org itu sdh tua,
kisaran 60 thn. Si Bpk adl pengusaha asal Singapura, dgn logat bicara gaya
melayu & english, beliau menceritakan pengalaman2 hidupnya kpd kami yg msh
muda. 
Beliau berkata, "Ur country is so rich!" 
Ah biasa banget denger kata2 itu. Tapi tunggu dulu... "Indonesia doesn't
need the world, but the world needs Indonesia," lanjutnya. "Everything can
be found here in Indonesia, U don't need the world." 
"Mudah saja, Indonesia paru2 dunia. Tebang saja hutan di kalimantan, dunia
pasti kiamat. Dunia yg butuh Indonesia! Singapura is nothing, we can't be
rich without Indonesia.. 500.000 org Indonesia berlibur ke Singapura tiap
bulan.. Bisa terbayang uang yg masuk ke kami, apartemen2 terbaru kami yg
beli org2 Indonesia, ga peduli harga selangit, laku keras. Lihatlah RS kami,
org
 Indonesia semua yg berobat. Trus, kalian tau bgmna kalapnya pemerintah
kami ketika asap hutan Indonesia masuk? Ya, bener2 panik. Sangat terasa, we
are nothing. Kalian tau kan kalo Agustus kmrn dunia krisis beras. Termasuk
di Singapura dan Malaysia? Kalian di Indonesia dgn mudah dpt beras.. Liatlah
negara kalian, air bersih di mana2, liatlah negara kami, air bersih pun kami
beli dari Malaysia. Saya ke Kalimantan pun dlm rangka bisnis, krn pasirnya
mengandung permata. Terliat glitter kalo ada matahari bersinar. Penambang
jual cuma Rp 3.000/kg ke pabrik china, si pabrik jual kembali seharga Rp
30.000/kg. Saya liat ini sbg peluang.. Kalian sadar tidak kalo negara2 lain
selalu takut meng-embargo Indonesia?! Ya, karena negara kalian memiliki
segalanya. Mereka takut kalau kalian menjadi mandiri, makanya tidak di
embargo. Harusnya KALIANLAH YG MENG-EMBARGO DIRI KALIAN SENDIRI. Belilah
pangan dr petani2 kita sendiri, belilah
 tekstil garmen dr pabrik2 sendiri..
Tak perlu impor klo bs produk sendiri. Jika kalian bs mandiri, bisa
MENG-EMBARGO DIRI SENDIRI, INDONESIA WILL RULE THE WORLD!! 
PLEAS BROADCAST :) 



Powered by Dept. Statistika FMIPA IPB

_

-----Inline Attachment Follows-----



No virus found in this outgoing message.
Checked by AVG - www.avg.com
Version: 9.0.851 / Virus Database: 271.1.1/3081 - Release Date: 08/19/10 
13:35:00






Kirim email ke