Sebenarnya itu bukan pujian , tapi itu kenyataan :-)
Kecemasan juga datang dari orang Macam Thomas l Friedman , dalam buku
terbaru nya , Hot , Flat and Crowded ,
salah satu yang dia cemaskan adalah hanya Indonesia dan Brasil yang bisa
memenuhi kebutuhan bahan bakar nabati (BBN).
Karena itu konsep nya harus penuhi kebutuhan nasional terlebih dahulu ,
tidak perlu export , rakyat Indonesia bisa membeli juga..
selain itu yang harus dilakukan adalah menekan se-sedikit mungkin import
, macam impor gula , import garam , impor beras (kalau macam susu ,
macam daging sapi , macam kedelai , mungkin butuh lebih dari 10 tahun
lagi utk bisa mensubsitusi impor).
Dari jumlah penduduk sudah sangat jelas kebutuhan nya ,
misalnya , per hari orang akan makan beras paling tidak 100 - 300 gr ,
dari angka tersebut , sudah bisa diperkirakan kebutuhan per hari , per
bulan , per tahun .
dari angka tersebut sudah dapat diperkiran berapa kapasitas produksi
yang dibutuhkan untuk dapat memenuhi kebutuhan tersebut.
dari angkat tersebut sudah bisa diperkirakan berapa capital money yang
harus dipersiapkan untuk menjalankan proses tersebut dari hulu hilir
(dari pra penanaman hingga pasca panen)
Garam juga begitu , tiap hari rata-rata orang Indonesia makan tidak
kurang dari 5 gr garam
di Jawa barat saja masih kurang garam iodium dan separuh jumlah orang
jawa barat masih belum tersentuh garam iodium yang baik
http://www.republika.co.id/berita/breaking-news/nusantara/10/08/18/130698-produksi-garam-jabar-hanya-penuhi-sebagian-kebutuhan-masyarakat
apalagi sekarang tidak ada panen karena kasus climate change (masih
terjadi hujan)
Jadi masih banyak pemikiran-pemikiran yang dibutuhkan untuk memenuhi
kebutuhan bangsa ini ,
penuhi kebutuhan bangsa ini (tidak perlu export) , tidak boleh orang
tidak makan (sekarang masih banyak orng tidak makan)
Dodiek EL wrote:
Rekans,
Saya harap kita tidak terlena dengan pujian dari tetangga jiran, dan
tetap waspada tidak perlu ikut menari karena tabuhan gamelan mereka . .
Swasembada padi memang penting, tapi lebih penting lagi adalah
pemenuhan asupan 4 sehat lima sempurna bagi seluruh lapisan masyarakat
bangsa Indonesia. Masih sering kita membaca berita balita menderita
gizi buruk dan lainnya, sarana & prasarana pendidikan belum memenuhi
standar nasional, etc. Import susu 70% kebutuhan nasional, import gula
pasir & rafinasi, import garam, import kedelai, import daging sapi . . :(
Sensus penduduk Mei 2010 menyatakan populasi penduduk Indonesia
mencapai 238 juta jiwa, dibandingkan tahun 2000 hanya 205 juta jiwa,
atau tumbuh naik 1,5 % per tahun ! Nah, kita dapat prediksi populasi
tahun 2020 ? tahun 2050 ? . . meledak euy . .
Sejak sekarang kita harus melakukan sesuatu untuk menyelamatkan
generasi penerus, a.l. terobosan kebijakan & regulasi, aplikasi
teknologi terkini & tepat guna, memberikan insentif & pemberdayaan
bagi masyarakat yang perlu dibantu . .
MERDEKA !
Salam, Dodiek
--- On *Fri, 20/8/10, s.Rahardjo /<[email protected]>/* wrote:
From: s.Rahardjo <[email protected]>
Subject: [indonesia] Re: [alumni-ipb] Dari teman utk Bangsa ini
To: [email protected]
Date: Friday, 20 August, 2010, 10:18 AM
Dari tetangga sebelah
Dari teman:
Suatu pagi, kami menjemput seseorg klien di bandara. Org itu sdh tua,
kisaran 60 thn. Si Bpk adl pengusaha asal Singapura, dgn logat
bicara gaya
melayu & english, beliau menceritakan pengalaman2 hidupnya kpd
kami yg msh
muda.
Beliau berkata, "Ur country is so rich!"
Ah biasa banget denger kata2 itu. Tapi tunggu dulu... "Indonesia
doesn't
need the world, but the world needs Indonesia," lanjutnya.
"Everything can
be found here in Indonesia, U don't need the world."
"Mudah saja, Indonesia paru2 dunia. Tebang saja hutan di
kalimantan, dunia
pasti kiamat. Dunia yg butuh Indonesia! Singapura is nothing, we
can't be
rich without Indonesia.. 500.000 org Indonesia berlibur ke
Singapura tiap
bulan.. Bisa terbayang uang yg masuk ke kami, apartemen2 terbaru
kami yg
beli org2 Indonesia, ga peduli harga selangit, laku keras.
Lihatlah RS kami,
org Indonesia semua yg berobat. Trus, kalian tau bgmna kalapnya
pemerintah
kami ketika asap hutan Indonesia masuk? Ya, bener2 panik. Sangat
terasa, we
are nothing. Kalian tau kan kalo Agustus kmrn dunia krisis beras.
Termasuk
di Singapura dan Malaysia? Kalian di Indonesia dgn mudah dpt
beras.. Liatlah
negara kalian, air bersih di mana2, liatlah negara kami, air
bersih pun kami
beli dari Malaysia. Saya ke Kalimantan pun dlm rangka bisnis, krn
pasirnya
mengandung permata. Terliat glitter kalo ada matahari bersinar.
Penambang
jual cuma Rp 3.000/kg ke pabrik china, si pabrik jual kembali
seharga Rp
30.000/kg. Saya liat ini sbg peluang.. Kalian sadar tidak kalo
negara2 lain
selalu takut meng-embargo Indonesia?! Ya, karena negara kalian
memiliki
segalanya. Mereka takut kalau kalian menjadi mandiri, makanya tidak di
embargo. Harusnya KALIANLAH YG MENG-EMBARGO DIRI KALIAN SENDIRI.
Belilah
pangan dr petani2 kita sendiri, belilah tekstil garmen dr pabrik2
sendiri..
Tak perlu impor klo bs produk sendiri. Jika kalian bs mandiri, bisa
MENG-EMBARGO DIRI SENDIRI, INDONESIA WILL RULE THE WORLD!!
PLEAS BROADCAST :)
Powered by Dept. Statistika FMIPA IPB
_
-----Inline Attachment Follows-----
No virus found in this outgoing message.
Checked by AVG - www.avg.com
Version: 9.0.851 / Virus Database: 271.1.1/3081 - Release Date:
08/19/10 13:35:00
--
Berlombalah dalam karya, bersinergi, terapkan kaidah ilmu/teknologi serta
kasih sayang dan manfaat untuk seisi alam, demi kebahagiaan dunia dan akhirat.
Info pengelolaan milis Indonesia next better :
http://pub.nextbetter.net/files/milist-indonesia-info.txt