Sebelum S3 nya terkumpul sudah kabur duluan ke LN ... wong industrinya yg
butuh juga tidak pernah kunjung tiba :-(

Ini kan seperti ayam telor ... mana yg harus duluan? Nyatanya yg 500 S3 ini
juga tidak termanfaatkan di industri dalam negeri bukan?

salam,

-ai-


2010/9/21 <[email protected]>

>  You chose to allow [email protected] even though this message
> failed authentication
> Click to 
> disallow<https://www.boxbe.com/anno?tc=4918459186_1530641157&action=authfail&set=false>|
>  [image:
> Boxbe] <https://www.boxbe.com/overview>
>
> Tetapi jangan cuma punya2an ijazah S3 tetapi mutu pemikiran tetap cuma D3
> ya ...
> Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung
> Teruuusss...!
>
> -----Original Message-----
> From: Mohammad Andri Budiman <[email protected]>
> Sender: [email protected]: Mon, 20 Sep 2010 17:32:58
> To: <[email protected]>
> Reply-To: [email protected]
> Subject: [indonesia] 100 Ribu Orang Harus Lulus S3, Jika Tidak?
>
> Rekan-rekan yth.,
>
> Judul berita di atas memang menarik, namun saya ingin menggarisbawahi
> pernyataan Kepala BKPM yang berikut ini saja:
>
> "Ini kan sosialisasi kepentingan investasi, karena 80 persen penanaman
> modal masih di Pulau Jawa."
>
> Melihat angka "Pareto-alike" di atas tentu saja membuat miris hati --
> kecuali bagi segelintir pihak yang masih tidak menyadari pentingnya
> pemindahan ibukota ke luar Jawa.
>
> Salam,
> CA
>
> Source: http://bit.ly/cx3oUe
>
> --begins--
> 100 Ribu Orang Harus Lulus S3, Jika Tidak?
>
> Senin, 20 September 2010 - 16:44 wib
>
> BANDUNG - Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) menargetkan sebanyak
> 75 ribu hingga 100 ribu orang dapat lulus dan mendapatkan ijazah studi
> S3 dalam jangka waktu selama 25 tahun ke depan. Pasalnya, apabila hal
> ini tidak bisa terealisasikan maka Indonesia tidak akan bisa bersaing
> dengan negara lain karena tidak mempunyai sumber daya manusia (SDM)
> yang berkualitas.
>
> “Karena kalau kita lihat investment roadmap kita, fase pertama early
> quick wins, fase kedua infrastruktur, fase ketiga industrialisasi
> skala besar,yang bisa ditopang apabila produksi lulusan S3 kita besar,
> sementara pada saat ini lulusan S3 kita baru 5.000 orang, sedangkan
> China 20.000 orang,” kata Kepala BKPM Gita Wirjawan di Bandung,
> kemarin.
>
> Menurutnya, keterlibatan kaum intelektual seperti mahasiswa sangat
> penting, terutama dalam mensosialisasikan investasi di luar Pulau
> Jawa.
>
> “Ini kan sosialisasi kepentingan investasi, karena 80 persen penanaman
> modal masih di Pulau Jawa. Mahasiswa harus berperanlah untuk
> kepentingan kita dalam mendistribusikan penanaman modal keluar Jawa.
> Kedua, tentunya kita ada basic interest untuk merekrut murid-murid
> yang berbakat supaya bisa masuk ke pemerintah,” ujarnya.
>
> Gita menuturkan, para mahasiswa tersebut harus bisa meratakan
> investasi di dalam dan luar Pulau jawa. “Hal tersebut tidak disadari
> bahwa kurva sangat Jawa sentrik. Kita mulai dari awareness. Semakin
> banyak kaum intelektual seperti mahasiswa  yang tahu untuk
> mendistribusikan penanaman modal. Mulai dari kesadaran mereka bahwa
> ini timpang. Dan mungkin di tahap keduanya, kita bisa berdiskusi
> bagaimana caranya meratakan investasi,” paparnya.
> (Sandra Karina/Koran SI) (rhs)
> --ends--
>
> --
> Sent from my mobile device
>
> --
> Berlombalah dalam karya, bersinergi, terapkan kaidah ilmu/teknologi serta
> kasih sayang dan manfaat untuk seisi alam, demi kebahagiaan dunia dan
> akhirat.
>
> Info pengelolaan milis Indonesia next better :
> http://pub.nextbetter.net/files/milist-indonesia-info.txt
>
>

Kirim email ke