Salam

Jazakallah... semoga beliau sekeluarga dikaruniakan kemuliaan dunia dan
akhirat, semoga Allah SWT memampukan kita untuk mencontohnya, amiin

Wassalam

On Sun, November 7, 2010 1:31 am, menik sumasroh wrote:
> subhanallah...... terimakasih postingannya
>
> --- Pada Sab, 6/11/10, Mohammad Andri Budiman <[email protected]>
> menulis:
>
>
>> Dari: Mohammad Andri Budiman <[email protected]>
>> Judul: [indonesia] Fw: Eko Pratomo Suyatno, Siapa Dia?
>> Kepada: [email protected]
>> Tanggal: Sabtu, 6 November, 2010, 7:25 AM
>> ---------- Forwarded message
>> ----------
>> From: Muhammad Ruslailang <[email protected]>
>> Date: Sat, 6 Nov 2010 03:00:09 +0000
>> Subject: [milis kuyasipil euy] Eko Pratomo Suyatno, siapa
>> dia? To: BUGINESE Milis <[email protected]>,
>> Kuyasipil milis
>> <[email protected]>,
>> Milis IA ITB Jkt
>> <[email protected]>,
>> Milis PMCPGN
>> <[email protected]>,
>> Milis Blogor <[email protected]>,
>> ICAS Milis <[email protected]>
>>
>>
>>
>> http://adriannugraha.wordpress.com/2010/01/08/patut-dijadikan-anutan-ni
>> h-biar-bahagia-dunia-akhirat/
>>
>>
>> Patut dijadikan anutan nih, biar bahagia dunia akhirat
>>
>>
>> Januari 8, 2010 10:05 am
>>
>>
>> 
>>
>> Eko Pratomo Suyatno, siapa yang tidak kenal lelaki
>> bersahaja ini? Namanya sering muncul di koran, televisi, di buku-buku
>> investasi dan keuangan. Dialah salah seorang dibalik kemajuan industri
>> reksadana di Indonesia dan juga seorang pemimpin dari sebuah perusahaan
>> investasi reksadana besar di negeri ini.
>>
>> Dalam posisinya seperti sekarang ini, boleh jadi kita
>> beranggapan bahwa pria ini pasti super sibuk dengan segudang jadwal padat.
>> Tapi
>> dalam note ini saya tidak akan menyoroti kesuksesan beliau sebagai
>> eksekutif. Karena ada sisi kesehariannya yang luar biasa!!!!
>>
>> Usianya sudah tidak terbilang muda lagi, 60 tahun. Orang
>> bilang sudah senja bahkan sudah mendekati malam, tapi Pak Suyatno masih
>> bersemangat merawat istrinya yang sedang sakit. Mereka menikah sudah
>> lebih 32 tahun. Dikaruniai 4 orang anak.
>>
>> Dari isinilah awal cobaan itu menerpa, saat istrinya
>> melahirkan anak yang ke empat. tiba-tiba kakinya lumpuh dan tidak bisa
>> digerakkan. Hal itu terjadi selama 2 tahun, menginjak tahun ke tiga
>> seluruh tubuhnya menjadi lemah bahkan terasa tidak bertulang, lidahnyapun
>>  sudah tidak bisa digerakkan lagi.
>>
>> Setiap hari sebelum berangkat kerja Pak Suyatno sendirian
>> memandikan, membersihkan kotoran, menyuapi dan mengangkat istrinya ke
>> tempat tidur. Dia letakkan istrinya di depan TV agar istrinya tidak
>> merasa kesepian. Walau istrinya sudah tidak dapat bicara tapi selalu
>> terlihat senyum. Untunglah tempat berkantor Pak Suyatno tidak terlalu
>> jauh dari kediamannya, sehingga siang hari dapat pulang untuk menyuapi
>> istrinya makan siang.
>>
>> Sorenya adalah jadwal memandikan istrinya, mengganti
>> pakaian dan selepas maghrib dia temani istrinya nonton televisi sambil
>> menceritakan apa saja yg dia alami seharian. Walaupun istrinya hanya bisa
>> menanggapi lewat tatapan matanya, namun begitu bagi Pak Suyatno
>> sudah cukup menyenangkan. Bahkan terkadang diselingi dengan menggoda
>> istrinya setiap berangkat tidur. Rutinitas ini dilakukan Pak Suyatno
>> lebih kurang 25 tahun. Dengan penuh kesabaran dia merawat istrinya bahkan
>> sambil membesarkan ke 4 buah hati mereka. Sekarang anak- anak mereka
>> sudah dewasa, tinggal si bungsu yg masih kuliah.
>>
>> Pada suatu hari…saat seluruh anaknya berkumpul di rumah
>> menjenguk ibunya– karena setelah anak-anak mereka menikah dan tinggal
>> bersama keluarga masing-masing– Pak Suyatno memutuskan dirinyalah yang
>> merawat ibu mereka karena yang dia inginkan hanya satu ‘agar semua
>> anaknya dapat berhasil’.
>>
>> Dengan kalimat yang cukup hati-hati, anak yang sulung
>> berkata:
>>
>>
>> “Pak kami ingin sekali merawat ibu, semenjak kami kecil melihat bapak
>> merawat ibu tidak ada sedikitpun keluhan keluar dari bibir
>> bapak……bahkan bapak tidak ijinkan kami menjaga ibu.” Sambil air
>> mata si sulung berlinang.
>>
>> “Sudah keempat kalinya kami mengijinkan bapak menikah lagi, kami rasa
>> ibupun akan mengijinkannya, kapan bapak menikmati masa tua bapak, dengan
>> berkorban seperti ini, kami sudah tidak tega melihat bapak, kami janji
>> akan merawat ibu sebaik-baik secara bergantian”. Si Sulung melanjutkan
>> permohonannya.
>>
>> ”Anak-anakku…Jikalau perkawinan dan hidup di dunia ini hanya untuk
>> nafsu, mungkin bapak akan menikah lagi, tapi ketahuilah dengan adanya ibu
>> kalian di sampingku itu sudah lebih dari cukup,dia telah melahirkan
>> kalian….*sejenak kerongkongannya tersekat*… kalian yang selalu
>> kurindukan hadir di dunia ini dengan penuh cinta yang tidak satupun dapat
>> dihargai dengan apapun. Coba kalian tanya ibumu apakah dia menginginkan
>> keadaanya seperti ini ?? Kalian menginginkan bapak bahagia, apakah bathin
>> bapak bisa bahagia meninggalkan ibumu dengan keadaanya seperti sekarang,
>> kalian menginginkan bapak yang masih diberi Tuhan kesehatan dirawat oleh
>> orang lain, bagaimana dengan ibumu yang masih sakit.” Pak Suyatno
>> menjawab hal yang sama sekali tidak diduga anak-anaknya
>>
>> Sejenak meledaklah tangis anak-anak Pak Suyatno, merekapun
>> melihat butiran-butiran kecil jatuh di pelupuk mata Ibu Suyatno..dengan
>> pilu ditatapnya mata suami yang sangat dicintainya itu……
>>
>> Sampailah akhirnya Pak Suyatno diundang oleh salah satu
>> stasiun TV swasta untuk menjadi nara sumber dan merekapun mengajukan
>> pertanyaan kepada Pak Suyatno kenapa mampu bertahan selama 25 tahun
>> merawat Istrinya yg sudah tidak bisa apa-apa….disaat itulah
>> meledak tangisnya dengan tamu yang hadir di studio kebanyakan kaum
>> perempuanpun tidak sanggup menahan haru.
>>
>> Disitulah Pak Suyatno bercerita : “Jika manusia di dunia
>> ini mengagungkan sebuah cinta dalam perkawinannya, tetapi tidak mau
memberi
>> waktu, tenaga, pikiran, perhatian itu adalah kesia-siaan. Saya memilih
>> istri saya menjadi pendamping hidup saya, dan sewaktu dia sehat diapun
>> dengan sabar merawat saya, mencintai saya dengan hati dan bathinnya bukan
>> dengan mata, dan dia memberi saya 4 anak yang lucu-lucu..Sekarang saat
>> dia sakit karena berkorban untuk cinta kami bersama… dan itu merupakan
>> ujian bagi saya, apakah saya dapat memegang komitmen untuk mencintainya
>> apa adanya. Sehatpun belum tentu saya mencari penggantinya apalagi dia
>> sakit…” Sambil menangis
>>
>> ” Setiap malam saya bersujud dan menangis dan saya hanya dapat
>> bercerita kepada Allah di atas sajadah..dan saya yakin hanya kepada Allah
>> saya percaya untuk menyimpan dan mendengar rahasia saya…”BAHWA CINTA
>> SAYA KEPADA ISTRI, SAYA SERAHKAN SEPENUHNYA KEPADA
>> ALLAH”.
>>
>>
>> Dear my friends, that’s a true story from someone who
>> taugh me about the important of investment three years ago. I wish i
>> could be someone like him…to give all attention to family..i believe
>> family is our precious thing..more than money or gold.
>>
>> Ditulis oleh adriannugraha
>>
>>
>>
>> salama'
>>
>> http://daengrusle.wordpress.com
>> FB/Gtalk: [email protected]
>> YM/twitter: daengrusle
>>
>>
>> kalau tak mampu ganti pemimpin lebay, jadilah pemimpi saja®
>>
>> --
>> Sent from my mobile device
>>
>>
>> --
>> Berlombalah dalam karya, bersinergi, terapkan kaidah
>> ilmu/teknologi serta kasih sayang dan manfaat untuk seisi alam, demi
>> kebahagiaan dunia dan akhirat.
>>
>> Info pengelolaan milis Indonesia next better :
>> http://pub.nextbetter.net/files/milist-indonesia-info.txt
>>
>>
>
>
>
> --
> Berlombalah dalam karya, bersinergi, terapkan kaidah ilmu/teknologi serta
> kasih sayang dan manfaat untuk seisi alam, demi kebahagiaan dunia dan
> akhirat.
>
> Info pengelolaan milis Indonesia next better :
> http://pub.nextbetter.net/files/milist-indonesia-info.txt
>
>


-- 
I Nyoman P. Aryantha
*SITH-ITB(http://www.sith.itb.ac.id/mgb)
*Pusat Ilmu Hayati ITB (http://www.hayati.itb.ac.id)

+62-81573825693



--
Berlombalah dalam karya, bersinergi, terapkan kaidah ilmu/teknologi serta
kasih sayang dan manfaat untuk seisi alam, demi kebahagiaan dunia dan akhirat.

Info pengelolaan milis Indonesia next better :
http://pub.nextbetter.net/files/milist-indonesia-info.txt

Kirim email ke