Rekans,

Dampak S&P menurunkan rating kredit USA 1 notch dari triple A ke AA+,
kemaren dan hari ini bursa diguncang badai sell off. Hari ini saja index dow
turun sampai 5.5%, penurunan terbesar ke-6 dalam sejarah.

Yang menjadi permasalahan sekarang, akankah kedepan dunia dilanda resesi
kembali ? Yang artinya, kedua berturut turut sejak Lehman shock di tahun 2008.
Melihat kondisi hutang pemerintah Amrik yang menggelembung melampaui GDP
mereka. Yang mana hal ini sulit diselesaikan dalam waktu dekat. Dan juga kondisi tingkat pengangguran mereka yang masih bertengger diatas 9% walaupun trilyunan dollar stimulus sudah digelontorkan Obama, rasanya resesi kedua bakal melanda
dunia.

Apalagi negara negara Eropa barat, kelompok PIIGS (Portugal, Irlandia, Itali, Greek dan Spain) terjangkit penyakit ekonomi yang sama. Praktis "engine" ekonomi dunia tinggal China dan kelompok BRIC saja. Masalahnya, China punya masalah tersendiri. Lebih dari 1 trilyun dollar mereka belanjakan untuk membeli surat hutang negeri paman sam, yang prospeknya suram alias bakal terdepresiasi nilainya. Pada gilirannya, mereka akan terbebani oleh turunnya nilai investasi dalam bentuk surat hutang tsb.

Jepang yang baru bangkit dari musibah gempa, saya kira tidak bisa berperan banyak. Karena pada dasarnya ekonomi mereka lebih berat ke ekspor daripada menyerap impor dari negara lain. Bahkan ibarat pepatah, negeri samurai ini bakal "Sudah jatuh tertimpa
tangga" pula.

Itulah gambaran buram ekonomi dunia yang bakal kita lewati di tahun tahun kedepan.
Mudah mudaham sih tidak terjadi....


Wassalam.
Ach. Chamdani Eka

--
Berlombalah dalam karya, bersinergi, terapkan kaidah ilmu/teknologi serta
kasih sayang dan manfaat untuk seisi alam, demi kebahagiaan dunia dan akhirat.

Info pengelolaan milis Indonesia next better :
http://pub.nextbetter.net/files/milist-indonesia-info.txt

Kirim email ke