--- Harry Sufehmi <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> > *********** REPLY SEPARATOR *********** > On 30/08/2005 at 20:40 A Nizami wrote: > >Boleh. Allah dan Rasul sudah mencontohkan itu. > >Contohnya di Al Qur'an ditulis bahwa Fir'aun, Abu > >Lahab, dll sebagai kafir. > > > >Nabi juga mencap Abu Jahal sebagai kafir, > Musailamah > >sebagai pembohong, Abdullah sbg munafik. > > Rasulullah saw itu maksum, sehingga kalau mencap > seseorang kafir/munafik/dll, maka pasti benar. > Tidak boleh diragukan lagi. > > Tapi kalau kita ? > Takutnya, ada kesalahan, keawaman, khilaf, bias, > ketidaktahuan mengenai isi hati orang yang > sebenarnya, miskomunikasi, dll. Rasulullah harus jadi teladan bagi kita. Jika Allah dan Rasulnya melakukan itu, tentu kita harus mengikutinya. Para sahabat mau pun tabi'in dan tabi'it tabi'in juga melakukan itu. Misalnya dalam ilmu hadits, mereka menggolongkan para perawi sebagai yang terpercaya sampai kepada yang pembohong. Mengapa kita melakukan itu? Itu agar orang awam tidak tersesat karena para pembohong/orang sesat. Tentu saja kita tidak boleh sembarangan melakukan stempel tersebut. Kita harus mengkaji ucapan/tulisan orang yang akan kita stempel dengan Al Qur'an dan Hadits. Jika 1-2 kali mungkin karena khilaf. Tapi kalau terus-menerus serta diberitahu tidak mau insaf juga, ya kita harus berani mengatakan mereka munafik. Misalnya jika ada orang yang menyatakan semua agama sama benarnya. Ini jelas kafir karena bertentangan dgn ayat Al Qur'an: Sesungguhnya agama (yang diridhai) di sisi Allah hanyalah Islam. Tiada berselisih orang-orang yang telah diberi Al Kitab kecuali sesudah datang pengetahuan kepada mereka, karena kedengkian (yang ada) di antara mereka. Barangsiapa yang kafir terhadap ayat-ayat Allah maka sesungguhnya Allah sangat cepat hisab-Nya. [Ali Imran:19] Barangsiapa mencari agama selain agama Islam, maka sekali-kali tidaklah akan diterima (agama itu) daripadanya, dan dia di akhirat termasuk orang-orang yang rugi. [Ali Imron:85] Kalau sudah dijelaskan masih berpendapat bahwa semua agama sama benarnya sambil ceramah ke sana kemari serta menulis di koran2 atau buku, apa tidak pantas kalau kita menyebutnya munafik karena mengingkari ayat Allah? Demikian pula yang membolehkan nikah beda agama: "Laki-laki yang berzina tidak mengawini melainkan perempuan yang berzina, atau perempuan yang musyrik; dan perempuan yang berzina tidak dikawini melainkan oleh laki-laki yang berzina atau laki-laki musyrik, dan yang demikian itu diharamkan atas oran-orang yang mukmin" [An Nuur:3] "Hai orang-orang yang beriman, apabila datang berhijrah kepadamu perempuan-perempuan yang beriman, maka hendaklah kamu uji (keimanan) mereka. Allah lebih mengetahui tentang keimanan mereka;maka jika kamu telah mengetahui bahwa mereka (benar-benar) beriman maka janganlah kamu kembalikan mereka kepada (suami-suami mereka) orang-orang kafir. Mereka tiada halal bagi orang-orang kafir itu dan orang-orang kafir itu tiada halal pula bagi mereka. Dan berikanlah kepada (suami suami) mereka, mahar yang telah mereka bayar. Dan tiada dosa atasmu mengawini mereka apabila kamu bayar kepada mereka maharnya. Dan janganlah kamu tetap berpegang pada tali (perkawinan) dengan perempuan-perempuan kafir; dan hendaklah kamu minta mahar yang telah kamu bayar; dan hendaklah mereka meminta mahar yang telah mereka bayar. Demikianlah hukum Allah yang ditetapkanNya di antara kamu. Dan Allah Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana." [Al Mumtahanah:10] Agama Islam bukanlah agama Rabbaniyah yang menganut sistem kependetaan. Tiap diri kita bertanggung-jawab atas perbuatan kita masing2. Kita tidak boleh taqlid mengikuti sesuatu tanpa dalil yang jelas. Sebaliknya jika kita telah menemukan dalilnya di Al Qur'an, kita harus mengikutinya (Al Baqarah:2) Wassalam > Wassalam, > Harry > > _______________________________________________ > is-lam mailing list > [email protected] > http://milis.isnet.org/cgi-bin/mailman/listinfo/is-lam > Ingin belajar Islam? Mari bergabung milis Media Dakwah Kirim email ke: [EMAIL PROTECTED] __________________________________________________ Do You Yahoo!? Tired of spam? Yahoo! Mail has the best spam protection around http://mail.yahoo.com _______________________________________________ is-lam mailing list [email protected] http://milis.isnet.org/cgi-bin/mailman/listinfo/is-lam
