*********** REPLY SEPARATOR *********** On 08/09/2005 at 08:46 [EMAIL PROTECTED] wrote: >Yg anti tahlilan itu mau menumpas "bid'ah" tsb melalui sektor budgeting, >krn kalo melalui sektor dalil mereka akan kewalahan untuk menumpasnya. Tapi >ternyata untuk menumpas melalui budgeting-pun sepertinya agak repot krn mas >Riko telah menemukan jalan keluarnya yaitu melalui 'manajemen budgeting of >tahlilan' yg telah anda jalankan tsb.
Mungkin ada baiknya sekali-sekali Anda bersilaturahmi ke daerah-daerah yang miskin, dan berbincang-bincang dengan keluarga yang baru mendapatkan musibah. Coba cari tahu bagaimana pengalaman mereka, apakah mengadakan tahlilan ? Bagaimana penanggulangan biayanya ? Dst. Solusi mas Riko itu bagus, tapi seperti yang saya katakan, kalau "ulama" / tokoh masyarakat-nya sendiri sudah tidak benar; rasanya sulit untuk di implementasikan. Kalau tahlilan demi gengsi, itu sih salah sendiri. Tapi masalah yang saya angkat adalah tahlilan yang DIPAKSA oleh lingkungan, termasuk oleh "ulama"-nya sendiri. Saya kira ada hikmahnya mengapa Rasulullah saw mengecam bid'ah. Wassalam, Harry _______________________________________________ is-lam mailing list [email protected] http://milis.isnet.org/cgi-bin/mailman/listinfo/is-lam
