Title: RE: [is-lam] DAHSYATNYA ZIKIR: BETAPA MUDAHNYA BERZIKIR ITU ...
Bismillaah, Ar-Rahmaan, Ar-Rahiim.
Dengan atas nama Allah, marilah kita berdo'a dan berusaha, semoga Allah memudahkan seluruh ibadah kita kepada-Nya dan menjadikan bermanfaat (mampu membimbing kita beramal saleh) seluruh ilmu yang telah dikaruniakan Allah kepada kita.
 
----- Original Message -----

-----Original Message-----
From: Eriko Wistaria Dwi [mailto:[EMAIL PROTECTED]

Seperti misalnya kita mempelajari ILMU EKONOMI (sebagai contoh) dimana kalau kita bagi secara umum ada yang namanya konsep ILMU EKONOMI KAPITALIS, konsep ILMU EKONOMI SOSIALIS dan konsep ILMU EKONOMI ISLAM. Yang sekarang 'berkuasa' secara mayoritas baik secara praktek maupun teori yang sering kita dapatkan pada kurikulum pendidikan kita mengarah kepada ILMU EKONOMI KAPITALIS yang apabila ILMU tersebut tertanam pada diri seseorang mengakibatkan terbentuknya kepribadian yang menganggap bahwa ILMU EKONOMI KAPITALIS adalah yang terbaik yang menyebabkan orang tsb bukannya menjadi dekat kepada ALLAH SWT akan tetapi malah semakin jauh dari NYA.

[Agus Safudi - HRD] Benar Mas Dwi, begitu juga dengan ilmu-ilmu lainnya seperti MBO, TPM/TQM, S. Chovey dengan 7 Habits, dll. Ditetapkannya target-target yang ketat pada seorang manusia, baik dia karyawan/pelaksana, ataupun sebagai employer dimana dalam kurun waktu tertentu menjadikan manusia sebagai robot-robot ekonomi, mesin-mesin efisiensi, sehingga akhirnya bisa menjadikan HATI manusia tersebut menjadi keras, tidak ada lagi sifat kasih & sayang, lemah lembut, akhirnya menjadikan manusia semakin jauh dengan-Nya, karena hati pun sudah tertutup, apalagi jika dia membenarkannya dan meyakininya bahwa dengan ilmu-ilmu itulah keberhasilan dan kesuksesan dunia bisa diraih.

ES-EM: Saya fikir kita harus luruskan dulu pengertian tentang ilmu itu sendiri. "SEMUA ILMU TIDAK BERASAL DARI MANA-MANA KECUALI DARI ALLAH". Jadi harus difahami bahwa tidak ada ilmu yang tidak berasal dari Allah. ilmu ekonomi kapitalis juga berasal dari Allah. Itu tersebut tetap baik selama digunakan dengan niat untuk beribadah kepada Allah dan tidak melanggar larangan-Nya dan tetap dalam jalur yang disenangi Allah. Yang menyebabkannya berbelok arah ke maksiat adalah orang yang menggunakannya karena telah ditipu oleh syetan yang selalu ingin menyesatkan manusia.

Kalo sudah seperti ini maka Alloh akan menyesatkan orang tersebut dengan ilmu-ilmu tersebut. Ini semua terjadi karena yang bersangkutan menjadikan HAWA NAFSU sebagai tuhannya.

ES-EM: Hawa nafsu tetap berjalan normal pada diri manusia, karena hawa nafsu memenag diciptakan Allah sebagai PERTAHANAN TUBUH, agar : berkembang biak, agar gemuk, agar kuat, dll. Namun demikian, hawa nafsu harus dikendalikan bukan dibiarkan bekerja sendiri. Jika hawa nafsu tidak kita kendalikan, maka akan datang syetan yang menjadi supirnya. Langkah terbaik adalah ASLAMTA FI HADANALLAH - pasrahkan kepada bimbingan Allah, yaitu dengan memohon perlindungan-Nya, memohon bimbingan-Nya setiap detik agar setiap nafas yang kita tarik dan hembuskan adalah untuk mengabdi (menjadi budak) Allah. Allah bilang "lakukan yang ini", kita langsung melakukannya. Allah bilang "jangan lakukan", kita langsung berhenti. Bila suatu saat Allah merengkuh kita dengan baju kita ke udara dan menaruhnya di suatu tempat untuk melakukan suatu tugas, maka jawaban kita adalah "siap, aku laksanakan" tanpa ada keluh kesah. Bahkan nabi dalam menasehatkan untuk bergantung kepada Allah ini adalah termasuk hal-hal yang sangat remeh, seperti tali sandar yang putus pun kita laporkan kepada Allah dan meminta gantinya yang lebih baik. Masya Allah.

Mohon maaf, terima kasih wa as-salaamun alaikum wa rahmatullahi wa barakatuh.

ES-EM MEDAN.

_______________________________________________
is-lam mailing list
[email protected]
http://milis.isnet.org/cgi-bin/mailman/listinfo/is-lam

Kirim email ke