Ampun deh, hampir 30 menitan mata minus 2,5 nih mlototin huruf-huruf pada
uber2an... cukup sampe chp 3 aja, mata puedes abiss, dah gitu pake bahasa
kulon progo lagi. :)
 
Manna tambah versi, tambah canggih, tambah perfeksionis plus narsis
sekaligus bengis.
Ketika budak telah bermetamorfosis menjadi tuhan...
Ketika ruang kesalahan dan bilik pemaafan telah terkunci...

Seketika itu pula saya akan berteriak (sambil berkacak pinggang memelas
tentunya): 
"Mr G. would u pull your power cord, plizzzz....?!"

Jadi mendingan hidup biasa-biasa aja, dekat sekaligus tidak dekat,
tarik-ulur layangan tapi gak putus tali.

:))
Wassalam

-----Original Message-----
From: [email protected] [mailto:[email protected]]
On Behalf Of Harry Sufehmi
Sent: Monday, February 09, 2009 8:35 PM
To: [email protected]
Subject: Re: [is-lam] Pak Marda, PKS Memang Okay, tapi

2009/2/9 Dewa Gede Permana <[email protected]>
> Hari ini sobari priyanta membuat ulasan (prediksi) sedikit gambaran ttg
DPR
> periode depan, cenderung pesimistik, tak lebih baik dari periode sekarang,
> bahkan malah akan lebih kental dagang-sapi nya. Namun positifnya (menurut
> beliau) adalah semakin besarnya porsi keterlibatan generasi muda untuk
duduk
> di senayan. Lagi-lagi ini penyandaran pada data statistik yg mati saya
kira.
> Saya jadi inget "age-ing" nya mas Harry kemaren; lho tuwo-tuwo kalo memang
> tajir ya gak pa-pa, muda-muda kalo mblegedhes ya malah lebih cepet ancur
> tha. Jadi kesimpulan sementara ini ya masih burem, surem, dan runyem.
>
> Swear, saya jejingkrakan denger istilah sampeyan ini: "comberan politik",
> hi-hi-hi... comberan... bagus, bagus...

Ha ha, saya juga nyengir membaca istilah itu. Sudah masuk ke dalam
kosakata pribadi saya  ;-)

Melenceng sedikit, barusan saya membaca novel mini berjudul "Manna".
Ditulis oleh pendiri HowStuffWorks.com, Marshall Brain  - pada awalnya
banyak berfokus ke teknologi, namun di akhirnya menyampaikan banyak
ide brilian mengenai (salah satu bentuk) masyarakat yang ideal.

Manna sekarang menjadi novel sosial favorit saya.

Novel ini bisa dibaca gratis di http://MarshallBrain.com/manna1.htm
Enjoy.



Salam, HS


> :))
> Salam jorkis.
>
>
> -----Original Message-----
> From: [email protected]
[mailto:[email protected]]
> On Behalf Of Bango Samparan
> Sent: Monday, February 09, 2009 2:49 PM
> To: [email protected]
> Subject: Re: [is-lam] Pak Marda, PKS Memang Okay, tapi
>
> Wah, kalau kabar-kabur itu seperti itu saya belum pernah juga bisa
> mengkonfirmasi.
>
> BTW, masuk ke dunia politik memang susah sekali. Oleh karena itu, meski
saya
> sering mengkritik, saya sekaligus juga menaruh hormat pada rekan-rekan PKS
> yang berani menerjuni comberan politik.
>
> Melihat pengalaman di banyak negara yang mayoritas penduduknya muslim,
> partai politik yang murni mengusung Islam sebagai solusi biasanya memang
> minoritas, sebab standar moralnya memang sangat tinggi. Oleh kerena itu
> ketika ada PKS, saya juga berpikir seperti itu. Minoritas nggak apa-apa,
> tetapi mizan-nya terjaga. Waktu jua (Allah tentunya), yang akan
> membesarkannya. Kaum muslimin itu menang karena menjaga mizan, bukan
karena
> mengkompromikan mizan untuk mendapatkan dukungan orang banyak.
>
> Salam hangat
> B. Samparan
_______________________________________________
Is-lam mailing list
[email protected]
http://milis.isnet.org/cgi-bin/mailman/listinfo/is-lam

_______________________________________________
Is-lam mailing list
[email protected]
http://milis.isnet.org/cgi-bin/mailman/listinfo/is-lam

Kirim email ke