Mas AFR,

Sebenarnya saya tertarik untuk menjawabnya, tapi gaya pertanyaan anda ibarat
seorang GOEROE (maaf pernah ini saya tuliskan doeloe, seorang GOEROE dengan
bertolak pinggang bertanya pada muridnya) apakah anda AFR seorang GOEROE
(sengaja dipakai ejaan lama, karena itu adalah gaya GOEROE zaman dulu, tapi
GURU zaman sekarang tidak begitu lagi, tentu guru yang terlahir jadi guru,
bukan guru karena tak ada dapat kerja lain maka ngelamar jadi guru). Nah
kalau pertnyaan anda itu manis dan sopan tentu akan dijawab. Berbuat sopan
dan santun itu adalha berpahala dan sebenarnya sudah diajarkan dari rumah.
Salam kompak selalu.

 

Alkhori M

Alkhor Community

Qatar

  _____  

From: [email protected] [mailto:[email protected]]
On Behalf Of AFR
Sent: Friday, May 01, 2009 6:11 AM
To: [email protected]
Subject: Re: [is-lam] Khataman Nabiyin, La Nabiya Ba'dahu, lanjutan2

 

Alkhori:

1. Muhammad SAW sebagai nabi terakhir, apakah setelah itu tidak ada lagi
wahyu yang turun kepada manusia atau jika bukan wahyu mungkin level yang
rendah dari wahyu, yang biasa diterima oleh para wali?

 

 

dua pertanyaan saja ...

 

1. sampeyan (alkhori) ngartikan wahyu itu spt apa dulu? 

 

2. apa maksudnya adlh memungkinkan ada ayat baru yg 

akan turun lagi lewat perantara si fulan karena ada yg 

kurang lengkap dlm Qur'an & hadist?

---

 

kalo pertanyaan 2 sampeyan jawab: iya --> secara qath'i itu salah!

skrg tergantung sampeyan, tolong jelaskan jabarkan pertanyaan 1.

 

 

salam,

Fahru

  _____  

From: Alkhori M <[email protected]>
To: [email protected]
Sent: Friday, May 1, 2009 9:37:31 AM
Subject: [is-lam] Khataman Nabiyin, La Nabiya Ba'dahu, lanjutan2

KHATAMAN NABIYIN, LA NABIYA BA'DAHU, lanjutan2.

Dalam Ushul Fiqih, jika sudah jelas kalimat/ wahyu yang disampaikan, arti
tersebut tidak boleh diabandon. KHATAMAN NABIYIN, LA NABIYA BA'DAHU artinya
sudah tetap dan harus digunakan sebagai argumentasi utama. Artinya KHATAMAN
NABIYIN, LA NABIYA BA'DAHU adalah Muhammad SAW adalah nabi terakhir dan
tidak ada lagi nabi setelah beliau TITIK. Arti dan pemahaman itu tidak boleh
dikurang dan tidak boleh ditambah, karena kalimat tsb sudah gamblang
artinya. Tapi tentu ada arti derivative-nya, nah inilah yang akan diulaskan
dan diperhalus apa saja yang relevan sebagai bukti bahwa Muhammad SAW adalah
sebagai nabi terkahir yang lebih indah dan mudah dilhat dari sudut sebab
akibat.

1.      Bukti Muhammad SAW sebagai nabi terakhir, dengan kemajuan IT
sekarang ini, maka informasi dalam sekejap bisa menyebar kemana-mana, jadi
ajaran adhienul islam dengan sangat mudah diakses oleh ummat manusia,
sehingga kesinambungan ajaran adhienul islam bisa terus on and on diterima
manusia
2.      Muhammad SAW sebagai nabi terakhir, dibuktikan dengan ayat "hari ini
kusempurnakan agamamu ." yang berarti kita kita tidak diminta lagi untuk
meng-expansikan Islam, tapi lebih diutamakan untuk menjaga/ melestarikan
Islam dalam artian Islam itu harus dijaga kemurnian ajaranya. Karena dalam
setiap ajaran agama terdapat proses yang terus berlanjut dalam dua wilayah
yang besar yaitu PEMBARUAN & PEMURNIAN AGAMA. (disini agak kesulitan saya
dalam mengungkapan apa kalimat yang tepat, insya allah nanti direvised)
3.      Muhammad SAW sebagai nabi terakhir, apakah setelah itu tidak ada
lagi wahyu yang turun kepada manusia atau jika bukan wahyu mungkin level
yang rendah dari wahyu, yang biasa diterima oleh para wali?

Insya Allah bersambung, salam kompak selalu.

 

Alkhori M

Alkhor Community

Qatar

 

KHATAMAN NABIYIN , LA NABIYA BA'DAHU

 

Kalau judul diatas hanya diterjemahkan secara TERSURAT, makanya muncul kasus
AHMADIYAH?

Tapi kalau mau jujur, memang mostly ummat Isalam memaknai KHATAMAN NABIYIN,
LA NABIYA BA'DAHU secara FIQIH saja. Maka dengan lantang mengatakan
AHMADIYAH kafir dan ramai-ramai minta Ahmadiyah dibubarkan.

 

Seandainya ummat yang sekarang ini dimisalkan lahir dizaman Rasulullah,
tentu mereka mereka inilah yang paling didepan untuk membunuh Rasulullah,
mengapa demikian? Tentu rekan-rekan dimilis ini sudah tahu jawabanya. Karena
pemahaman KHATAMAN NABIYIN, LA NABIYA BA'DAHU adalah dilihat secara
sederhana saja, padahal Allah telah memberikan aqal alias brain agar manusia
bisa berpikir dengan OTAK dan bukan mengedepankan OTOT untuk menyelesaikan
persoalan. Makanya wahyu yang pertama turun adalah IQRA' maknanya BACA atau
BELAJAR dan bukan sebaliknya untuk MENGHAJAR!!!

Adakah yang bisa menambahkan dengan bahasa sendiri arti dari KHATAMAN
NABIYIN, LA NABIYA BA'DAHU yang sesuai dengan ajaran Adhienul Islam?

Insya Allah bersambung, salam kompak selalu.

 

Alkhori M

Alkhor Community

Qatar

 

 

_______________________________________________
Is-lam mailing list
[email protected]
http://milis.isnet.org/cgi-bin/mailman/listinfo/is-lam

Kirim email ke