Bagian mananya yang perlu diklarifikasi?

Salam hangat

B. Samparan

--- On Mon, 6/15/09, si Nung <[email protected]> wrote:

From: si Nung <[email protected]>
Subject: Re: [Is-lam] Hutang LN dan Linuxmint was Re: Ekstrimist Sudah Lari 
Dari Milis Ini? Atau Sudah Sadar
To: [email protected]
Date: Monday, June 15, 2009, 9:39 PM

On 14 Jun 2009 at 23:27, Bango Samparan wrote:

> Secara teoritis hutang LN memang nggak perlu
> dibayar kok mas, kalau kiamat rak selesai 
> 
> Yah, itulah Indonesia, di mana trend setter-nya
> adalah orang-orang berduit yang hobi
> ber-demonstration effect (bergaya hidup bak
> orang-orang kaya di negara maju). 

pak BoS,
minta tolong syarah/diterjemahkan artikel berikut terkait hutang LN segala 
macem :D

http://cetak.kompas.com/read/xml/2009/06/15/02504636/pendulum.rupiah.mencari.ekuilibrium

==

dikutip sbb :

Bila lalu lintas devisa tersebut memberikan saldo
positif, yang berarti lebih banyak devisa masuk
daripada devisa keluar, hal ini akan menambah
cadangan devisa (foreign reserve ) yang dikuasai bank
sentral. Situasi ini juga dapat digambarkan sebagai
"lebih banyak orang yang melepaskan dollar dan
ditukarkan menjadi rupiah" daripada sebaliknya. 

Selanjutnya, karena kombinasi antara permintaan
rupiah meningkat dan cadangan devisa yang semakin
besar, rupiah pun menguat. Begitulah mekanisme
fenomena penguatan kurs rupiah belakangan ini. Modal
asing banyak mengalir ke Indonesia sehingga cadangan
devisa Bank Indonesia kini mencapai 

58 miliar dollar AS atau yang tertinggi sepanjang
sejarah perekonomian Indonesia. Pertanyaannya,
mengapa terjadi euforia dana asing masuk ke Indonesia? 

Mengapa Indonesia favorit? 

Dalam dua pekan terakhir ini, saya bertemu para
pelaku ekonomi dan bisnis asing, mulai dari ekonom
JBIC Jepang, bankir berkebangsaan Inggris, hingga
ekonom dari IMF yang datang langsung dari Washington
DC untuk mengobservasi kondisi mutakhir perekonomian
Indonesia. Ternyata mereka sama-sama mencatat dua hal
positif, yakni stabilitas politik (pemilu yang begitu
damai) dan kinerja ekonomi yang impresif. 

...dst...

A TONY PRASETIANTONO 
Kepala Pusat Studi Ekonomi dan Kebijakan Publik UGM; 
Chief Economist Bank Negara Indonesia


==

tia

sinung


_______________________________________________
Is-lam mailing list
[email protected]
http://server03.abangadek.com/cgi-bin/mailman/listinfo/is-lam



      
_______________________________________________
Is-lam mailing list
[email protected]
http://server03.abangadek.com/cgi-bin/mailman/listinfo/is-lam

Kirim email ke