On 15 Jun 2009 at 15:13, Bango Samparan wrote: > Bagian mananya yang perlu diklarifikasi?
mulai alinea satu dari kutipan pak BoS persepsi saya, hutang LN menambah cadangan devisa RI [?] setelah cadangan devisa RI meningkat, pengaruhnya apa ke WNI ? seberapa signifikan besaran cadangan devisa dipengaruhi incumbent ? atau ini adalah proses alamiah tanpa campur tangan birokrat manapun ? [di atas ini ter-inspirasi dari alineat sbb] | Dalam situasi krisis, konsumen cenderung membatalkan | atau menunda pembelian barang- barang sekunder | (mobil, elektronik, dan produk manufaktur lain), | tetapi tidak elastis mengonsumsi barang-barang primer | (hasil perkebunan dan pertambangan). Karena itulah, | Jepang, Korea, Taiwan, Hongkong, Singapura, Thailand, | dan Malaysia sangat terpukul. hebat pak gede di posting terdahulu yg sudah mendeteksi kebutuhan WNI yg masih sekitar perut ... he...he... ma'af nggladrah.... ngelantur kemana-mana ... sila dilanjut lan mboten sah ngaya njawabipun :D sinung > Salam hangat > > B. Samparan > > --- On Mon, 6/15/09, si Nung <[email protected]> wrote: > > From: si Nung <[email protected]> > Subject: Re: [Is-lam] Hutang LN dan Linuxmint was Re: Ekstrimist Sudah Lari > Dari Milis Ini? Atau Sudah Sadar > To: [email protected] > Date: Monday, June 15, 2009, 9:39 PM > > On 14 Jun 2009 at 23:27, Bango Samparan wrote: > > > Secara teoritis hutang LN memang nggak perlu > > dibayar kok mas, kalau kiamat rak selesai > > > > Yah, itulah Indonesia, di mana trend setter-nya > > adalah orang-orang berduit yang hobi > > ber-demonstration effect (bergaya hidup bak > > orang-orang kaya di negara maju). > > pak BoS, > minta tolong syarah/diterjemahkan artikel berikut terkait hutang LN segala > macem :D > > http://cetak.kompas.com/read/xml/2009/06/15/02504636/pendulum.rupiah.mencari.ekuilibrium > > == > > dikutip sbb : > > Bila lalu lintas devisa tersebut memberikan saldo > positif, yang berarti lebih banyak devisa masuk > daripada devisa keluar, hal ini akan menambah > cadangan devisa (foreign reserve ) yang dikuasai bank > sentral. Situasi ini juga dapat digambarkan sebagai > "lebih banyak orang yang melepaskan dollar dan > ditukarkan menjadi rupiah" daripada sebaliknya. > > Selanjutnya, karena kombinasi antara permintaan > rupiah meningkat dan cadangan devisa yang semakin > besar, rupiah pun menguat. Begitulah mekanisme > fenomena penguatan kurs rupiah belakangan ini. Modal > asing banyak mengalir ke Indonesia sehingga cadangan > devisa Bank Indonesia kini mencapai > > 58 miliar dollar AS atau yang tertinggi sepanjang > sejarah perekonomian Indonesia. Pertanyaannya, > mengapa terjadi euforia dana asing masuk ke Indonesia? > > Mengapa Indonesia favorit? > > Dalam dua pekan terakhir ini, saya bertemu para > pelaku ekonomi dan bisnis asing, mulai dari ekonom > JBIC Jepang, bankir berkebangsaan Inggris, hingga > ekonom dari IMF yang datang langsung dari Washington > DC untuk mengobservasi kondisi mutakhir perekonomian > Indonesia. Ternyata mereka sama-sama mencatat dua hal > positif, yakni stabilitas politik (pemilu yang begitu > damai) dan kinerja ekonomi yang impresif. > > ...dst... > > A TONY PRASETIANTONO > Kepala Pusat Studi Ekonomi dan Kebijakan Publik UGM; > Chief Economist Bank Negara Indonesia > > > == > > tia > > sinung _______________________________________________ Is-lam mailing list [email protected] http://server03.abangadek.com/cgi-bin/mailman/listinfo/is-lam
