Ini dia salah satu "kafirin laknatullah" yang "kebencian yahudi &
nasrani thd Islam itu sangat nyata dan abadi" :

http://www.independent.co.uk/news/uk/politics/3000-days-and-counting-the-lonely-life-of-brian-1773813.html?action=Popup&ino=10

Lihat sebuah pin kuning di topinya?
Apa tulisannya ?

Ya - "Keep my muslim neighbours SAFE"
Jangan sakiti tetangga muslim saya.

Brian Haw, seorang Nasrani (tepatnya, Evangelical Christian), telah
berdemonstrasi  selama lebih dari 8 tahun untuk membela hak-hak rakyat
Irak dan Afghanistan.

Selama 8 tahun dia tinggal di depan gedung parlemen Inggris. Hidup
hanya ala kadarnya, sering kena kekerasan dari orang-orang yang tidak
suka (hidungnya sudah patah 3 kali); orang cacat ini tidur di tenda
yang bocor, dan hanya bisa mandi 1 kali seminggu.
Namun ini tidak menggoyahkah azamnya untuk menentang kezaliman
terhadap umat Islam.

Sudah saatnya kita mulai memahami ayat & hadits dengan lebih tepat.
Kalau hanya memahami secara tertulis berbagai ayat, seperti QS 2:120,
apa adanya begitu saja - tentu mustinya Nabi Muhammad saw sudah
membantai habis semua Nasrani & Yahudi sejak dulu.
Tapi, kenyataannya tidak demikian kan?

Ada kebijaksanaan yang sangat dalam di seluruh aspek kehidupan
Rasulullah saw. Baik sekali jika kita bisa mulai mencoba menggalinya
lebih lanjut lagi.
Maka mudah-mudahan kemudian akhirnya Islam benar-benar bisa kembali
menjadi rahmat bagi alam semesta lagi.



Salam, HS

Brian Haw : 
http://www.independent.co.uk/news/uk/politics/3000-days-and-counting-the-lonely-life-of-brian-1773813.html


On 8/18/09, AFR <[email protected]> wrote:
> kalo yg saya posting kemarin ttg sikap bangsa prancis thd kaum Muslim, skrg
> inggris.
> lain ladang, lain belalang memang. inggris sedikit beda dgn prancis yg
> ibarat 13 vs 14. masa iya
> beda kostum di kolam saja dituduh mendorong perpecahan? dimana kaum kafirin
> laknatullah
> itu sembunyikan tuhan-tuhan toleransi, kesamaan ham yg selama ini
> dipuja-puja??
>
> kalo ada di antara org kafir dari kaum yahudi & nasrani masih punya jiwa
> jujur, apa hatinya masih
> terbuka ya bahwa kebencian yahudi & nasrani thd Islam itu sangat nyata dan
> abadi. di antara ummat
> Islam sendiri ada yg keras maunya main keras karena perlakuan sentimentil,
> ada yg pertengahan,
> ada pula yg lembek.
>
>
> a'udzubillahi min asyaithaani rajiim,
>
> Orang-orang Yahudi dan Nasrani tidak akan senang kepada kamu sehingga kamu
> mengikuti
> agama mereka. Katakanlah:"Sesungguhnya petunjuk Allah itulah petunjuk (yang
> sebenarnya)".
> Dan sesungguhnya jika kamu mengikuti kemauan mereka setelah pengetahuan
> datang kepadamu,
> maka Allah tidak lagi menjadi pelindung dan penolong bagimu.
> (al-Baqarah:120)
>
>
> salam,
> Fahru
> ---
>
> Sesi Muslim di Kolam Renang Inggris
>
> TOPNEWS.IN
> Pakaian renang wanita menutup tubuh
> CROYDON--Kolam
> renang di Inggris menerapkan aturan berpakaian Muslim. Sebuah gerakan
> yang digambarkan sebagai pemicu gesekan oleh anggota parlemen dari
> Partai Buruh.
>
> Fenomena itu bertentangan dengan perkembangan di
> Perancis, di mana minggu lalu seorang wanita diusir keluar dari kolam
> renang umum. Alasannya, Carole, 35 tahun, wanita yang diusir,
> mengenakan burkini, pakaian renang lengkap dengan penutup kepala, tunik
> dan celana panjang.
>
> Di bawah aturan, perenang di
> Inggris--termasuk non-Muslim--dilarang masuk ke kolam dengan pakaian
> renang biasa. Alih-alih, mereka mesti taat menggunakan aturan 'sopan'
> yang menganut budaya Islam. Wanita mesti menutupi tubuh dari leher
> hingga mata kaki, dan para lelaki, yang berenang di kolam terpisah,
> menutup bagian pusar hingga lutut.
>
> Namun kolam umum di seantero
> Inggris memberlakukan aturan hanya dalam jam tertentu, meski di
> beberapa kasus terasa lebih ketat. Dewan Croydon di London selatan
> misal, menyediakan satu setengah jam untuk wanita dan pria Muslim
> setiap Sabtu dan Minggu di Thornton Heath Leisure Centre.
>
> Informasi
> itu diumumkan lewat situs online resmi fasilitas. Selama sesi khusus
> Muslim, kostum renang pria harus menutup tubuh dari pusar hingga lutut
> dan wanita harus menutup dari leher ke mata kaki dan pergelangan kaki.
>
> Ada
> aturan serupa di Scunthorpe Leisure Centre, Lincolnshire Utara, di mana
> "pengguna harus mengikuti kode berpakaian untuk sesi tersebut (Kaus
> tanpa kerah dan celana pendek atau legging/celana ketat yang menutup di
> bawah lutut). Di fasilitas kolam renang Glasgow, North Woodside Leisure
> Centre, sesi khusus pria diorganisir oleh sebuah grup masjid lokal.
> Merujuk pada aturan, perenang harus mengenakan pakaian renang menutup
> pusar hingga lutut.
>
> Sementara di Oxford, pada kelas khusus
> wanita di Kolam Renang Blackbird Leys, yang diasuh pelatih Muslim,
> pakaian renang konvensional masih diijinkan. Hanya, untuk mendorong
> wanita Muslim belajar berenang, sebagian peserta mengenakan kostum
> 'sopan' tersebut.
>
> Mengingat diterapkan di Inggris, peraturan itu
> jelas menuai banyak kecaman. Tata cara berpakaian di kolam renang telah
> memicu reaksi kemarahan sejumlah kritikus yang mengatakan aturan
> mendorong perpecahan dan penolakan lebih lanjut antara Muslim dan
> non-Muslim, menempatkan ketegangan di hubungan sosial.
>
> Ian
> Cawsey, anggota parlemen dari Partai Buruh perwakilan Brig dan Goole,
> Lincolnshire Utara berkata," Tentu kolam renang punya aturan pakaian
> tersendiri, tapi tidak seharusnya berlebihan,". "Saya tidak melihat
> keuntungan kolam renang lokal menerapkan pengunjung memakai tipe
> pakaian tertentu yang hanya menguntungkan beberapa orang. Itu bukan
> integrasi apalagi kohesi," imbuhnya seperti yang dikutip oleh Telegraph,
> (17/8)
>
> Hal
> senada disampaikan anggota partai buruh lain, Anne Cryer yang mewakili
> Yorkhsire Barat, area dengan konsentrasi Muslim besar. "Sayangnya hal
> macam ini memiliki dampak negatif terhadap hubungan sosial,"
>
> Sesi
> renang khusus Muslim juga dilakukan di sejumlah sekolah-sekolah negeri
> penjuru Inggris. Di Sekolah Loxford, Ilford, London timur, sebuah
> organisasi Muslim mengatur sesi mingguan untuk pria Muslim, dengan
> peringatan "diwajibkan untuk menutup tubuh antara pusar hingga mata
> kaki,"
>
> "Mereka yang tidak menaati kode berpakaian di dalam kolam renang tidak
> diijinkan berenang,"
>
> Praktek
> menyelenggarakan sesi berenang khusus Muslim itu membuat non-Muslim
> justru menjauh. David Toube, 39 tahun dan putranya, Harry, 5 tahun,
> menolak masuk ke Clissold Leisure Centre, di Hackney, London timur,
> setelah diberi tahu jika sesi berenang Minggu pagi hanya untuk pria
> Muslim.
>
> Pejabat Dewan kota menyatakan kemudian bahwa staf telah
> membuat kesalahan dan kedua orang, yakni David dan putranya seharusnya
> tetap diijinkan masuk.
>
> Setelah mengetahui aturan itu diterapkan
> di kolam renang, warga Croydon, Alex Craig, 34 tahun  berkomentar
> sinis. "Saya pikir konyol sekali dewan mendorong pemisahan macam ini di
> fasilitas milik umum,"
>
> "Jika Muslim ingin berenang maka mereka harus ikut dengan pakaian renang
> sopan mereka bersamaan dengan orang lain,"
>
> Sementara
> direktur Pusat Kohesi Sosial, Douglas Murray, mengutuk praktek
> tersebut. Ia berkata," Hal macam ini bersifat memicu gesekan,"
>
> "Non-Muslim
> akan melihat tuntutan ekstrimis sebagai contoh bagaimana Muslim
> menginginkan semua hal cocok dengan gaya hidup mereka, sementara tidak
> ada tuntutan semacam itu dari pemeluk Hindu, Budha atau Yahudi,"
>
> "Itu
> juga membuat Muslim moderat dalam posis sulit, salah jika mengatakan
> mereka tidak taat, hanya karena memilih tidak mengenakan pakaian renang
> semacam itu di kolam," imbuhnya.
>
> Sementara, Masjid Croydon dan
> Islamic Centre memuji aturan tersebut namun sekaligus menyatakan bahwa
> mereka sendiri tidak pernah meminta hal itu diberlakukan. Salah satu
> pemuka masjid Shuaib Yusaf berkomentar," Jika sesi khusus ditujukan
> kepada Muslim demi mendorong wanita Muslim datang, saya salut,
>
> Memang,
> dewan Croydon, yang mengenalkan aturan berpakaian Muslim pada 2006,
> mengklaim kata-kata di situs online mereka adalah kesalahan. Aturan
> berpakaian itu, menurut dewan, harus dianggap sebagai anjuran ketimbang
> tuntutan.
>
> Isi aturan dalam situs pun diubah dan menghilangkan
> acuan aturan berpakaian. Hanya saja, seorang petugas di pusat olahraga
> Croydon tersebut mengatakan, tata berpakaian itu masihlah wajib.
>
> Menanggapi
> itu, juru bicara dewan Council membela diri dari tudingan kebijakan
> pemisahan. "Kami mengapresiasi bahwa beberapa agama, seperti Islam,
> memiliki aturan ketat pemisahan dalam aktivitas, termasuk olah raga.
> Jadi sebagai respon permintaan dari komunitas lokal, kami menerapkan
> aturan sesi tersebut di Thornton Heath Leisure Centre."   itz
>
>
>
_______________________________________________
Is-lam mailing list
[email protected]
http://server03.abangadek.com/cgi-bin/mailman/listinfo/is-lam

Kirim email ke