Wah, tumben nih nulis sampai berbusa-busa =))

Sering-sering donk, biar kita kagak kangen.

Untuk semua, met memasuki Ramadhon, saling berdoa, semoga kesabaran selalu 
melimpah kepada kita semua, di sini dan di mana-mana.

Salam hangat
B. Samparan


--- On Fri, 8/21/09, Harry Sufehmi <[email protected]> wrote:

> From: Harry Sufehmi <[email protected]>
> Subject: Re: [Is-lam] Sesi Muslim di Kolam Renang Inggris --c|
> To: [email protected]
> Date: Friday, August 21, 2009, 7:05 AM
> On 8/20/09, AFR <[email protected]>
> wrote:
> > soal perkembangan Islam di negeri 'sampah' sekalipun,
> itu sunatullah yg
> > mesti terjadi. dan itu hal lain
> > dgn ghirah bgmana ummat ini mesti menghadapi
> kedhaliman mereka. jangan
> > sampai jadikan berita
> > surga itu melemahkan kewaspadaan
> 
> Ya, na'udzubillah .... jangan sampai ini membuat kita
> terlena.
> 
> Saya menyaksikan sendiri "perkembangan" Islam di negeri
> "sampah" (hm,
> apa tidak ada kata lain yang lebih jelek lagi ??? 
> :-)  tersebut.
> 
> Yang saya temukan adalah :
> 
> (1) Mereka mengaku bahwa mereka muslim, dan menceramahi
> saya mengenai
> hebatnya Islam.
> 
> Tapi, mereka bermabuk-mabukan bersama kawan-kawannya sesama
> muslim di pub.
> 
> (2) Mereka memanggi saya brother, memeluk saya, mencium
> pipi saya kiri-kanan.
> Lalu mereka mencuri uang saya. Ketika saya sedang sangat
> membutuhkannya.
> 
> (3) Mereka mengaku muslim - tapi tidak sholat.
> 
> (4) Mereka mengaku muslim DAN merasa sombong karenanya.
> (padahal tidak sholat)
> Sampai mengata-ngatai orang lain sebagai "white trash",
> dst.
> 
> (5) Ada satu yang sholatnya sangat taat. Dia rajin
> menceramahi saya
> mengenai berbagai hal seputar Islam. Dia mengata-ngatai
> "orang kafir
> sialan itu", bagaimana mereka amat sangat benci kepada
> muslim,
> bagaimana kita muslim adalah umat yang paling mulia di
> seluruh
> permukaan bumi ini.
> 
> Lalu ketika kami menghadapi krisis, dia melanggar janjinya
> kepada
> saya. Sampai saya nyaris merugi ribuan poundsterling
> karenanya.
> 
> Ketika masalah sudah berhasil saya atasi dan sudah usai,
> lalu dia
> muncul lagi dengan muka malu-malu kepada saya. Dengan gugup
> dia
> berusaha meremehkan insiden besar yang baru terjadi
> tersebut. Ya,
> alih-alih membantu saya yang masih tertatih-tatih untuk
> bangkit dari
> krisis tersebut, dia malah terus berusaha untuk
> menyelamatkan dirinya
> sendiri. Seharusnya, ketika itu saya marah besar &
> mencaci makinya.
> Namun, saya sambut saja dia dengan tangan terbuka, senyum
> & sapa.
> 
> Tapi, seumur hidup saya tentu tidak akan mempercayai dia
> lagi untuk
> hal-hal yang penting  :-)
> 
> Orang ini jelas adalah yang dikatakan Allah swt di Quran :
> "...lalai
> dalam sholatnya". Ibadahnya boleh saja luar biasa,
> sholatnya jauh
> lebih banyak daripada saya, dst. Tapi, semuanya itu tidak
> membekas.
> Tidak ada hasilnya.
> 
> 
> Kalau perkembangan umat Islam seperti beberapa contoh yang
> saya
> sebutkan diatas, saya kira kita sama sekali tidak
> memerlukan yang
> demikian   :-)
> 
> 
> 
> > yah  .. ada kias yg bunyinya "susu sebelunggu
> rusak oleh setetes tuba ... ",
> > ada juga kias antagonisnya itu bahwa "setetes air tebu
> tak akan halalkan
> > secangkir tuak". --> kias kedua itulah kira-kira yg
> tepat utk Mr Brian Haw.
> >
> > kita ummat terbaik ini yg sdh bisa memilah mana dzimni
> (dilindungi), mana
> > harb (dimusuhi)
> > maka "show off"-nya si Mr tidak ada apa-apanya.
> 
> "show off" ?  :-)
> 
> Cuma pamer ?
> 
> 8 tahun terpisah dari keluarga ?  Dari orang-orang
> yang dia sayangi ?
> 
> Untuk membela nasib orang-orang yang bahkan tidak pernah
> dia lihat mukanya ?
> 
> Saya bingung deh bagaimana lagi mau
> menjelaskannya....   :-)   gila
> bener, 8 tahun tersiksa begitu dibilang cuma "show off". He
> he ....
> kalau begitu cobalah sampeyan "show off" seperti itu. Kuat
> ndak? :-)
> 
> Tidak usah jauh-jauh, jangan ke Amerika atau Inggris. Di
> depan gedung
> MPR saja. Konsisten terus, selama 8 tahun. 96 bulan. 3000
> hari, terus
> menerus melakukan protes terhadap kezaliman.
> 
> Sanggupkah kita melakukan "show off" yang sedemikian
> ISTIQOMAH (ini
> poin utamanya, konsisten)  untuk menolak kezaliman ?
> 
> Ayo dong, mosok kalah sama si K-A-F-I-R  Brian Haw
> ini   ....  :-)
> Kan ini cuma "show off" yang "tidak ada
> apa-apanya"   :-)
> 
> 
> 
> > kafir tetaplah kafir bahwa
> > makin dalam.
> > makna kalimat "khatamallahu 'alaa qulubihim .. "
> mengandung pengertian bhw
> > sebaik-baiknya
> > perilaku mereka, yg kafir tetaplah dlm kekafiran.
> >
> > adanya hadist yg mensiratkan bhw 'bujukan' mereka
> mampu giring kamu yg
> > hingga masuk
> > lubang biawak pun kamu tak menyadari, maka boleh jadi
> si Mr itu penghuni
> > sarang biawak dgn
> > keyakinan agamanya. apa kita bisa terkecoh sikap dgn
> kebaikan mereka??
> 
> Nampaknya inti dari tulisan saya sebelumnya tidak berhasil
> saya
> sampaikan dengan baik.
> 
> Saya coba sekali lagi :
> 
> Tidak semua orang kafir itu adalah musuh Islam.
> Tidak semua orang kafir itu membenci muslim / Islam.
> Tidak semua orang kafir itu hanya pura-pura baik kepada
> kita.
> dst, dst.
> 
> Secara ringkas - generalisasi itu pasti salah.
> 
> Kalau SEMUA orang kafir itu adalah musuh Islam, tentu
> Rasulullah saw
> adalah yang pertama kali akan membasmi mereka SEMUA.
> 
> Apakah beliau melakukan itu? Tidak kan?
> Apakah kita akan melakukan yang beliau tidak lakukan?
> Na'udzubillah min dzalik.
> 
> Anda sendiri sudah menyebut istilah "dhimmi". Itu adalah
> pengakuan
> bahwa tidak semua non-muslim itu sama.
> 
> Di email ini Anda menunjukkan sikap paranoid. Yang
> diperintahkan oleh
> Rasulullah saw itu adalah waspada. Waspada dengan paranoid
> itu berbeda
> - paranoid itu sudah mulai menjurus ke sikap
> berlebih-lebihan.
> Sikap berlebih-lebihan jelas harus kita hindari.
> 
> 
> 
> > keras mungkin sikap/prinsip itu, tapi ya mungkin itu
> yg mesti kita waspadai.
> > ada yg 'komplain'
> > dgn pernyataan itu? ya gak pa-pa. wong referensnya
> menurut perspektif Islam.
> > sekalipun mungkin
> > org menilai itu 'nisbi', Islam tak mengenal kata
> relatif soal kebenaran.
> 
> Betul sekali, dalam Islam sudah jelas mana yang benar dan
> mana yang salah.
> 
> Yang sering tidak jelas / keliru itu adalah MANUSIA yang
> menTAFSIRkannya.
> 
> 
> Anyway, saya terus terang amat heran dengan sikap kita yang
> senang
> menggeneralisir seperti ini. Kalau kafir, maka PASTI "benci
> kepada
> umat Islam".
> 
> Padahal, kita sendiri marah-marah kalau digeneralisir bahwa
> "semua
> orang Islam itu teroris"  :-)
> 
> Piye iki ?
> 
> Islam menuntut kita untuk adil.
> 
> Yang jahat, ya kita bilang jahat. Kalau baik, ya kita
> bilang baik.
> 
> Kita justru sering terbalik. Yang baik malah kita tuding
> jahat.
> Yang jahat, seperti kemarin ini ada segerombolan Ulama
> (yang meminta
> bekas penjahat terbesar di negeri ini untuk menjadi pejabat
> lagi) --
> malah kita bilang baik.
> 
> Piye iki ?
> 
> Harap berlaku adil.
> 
> Zaman dahulu, seorang Yahudi saja pernah dimenangkan oleh
> hakim yang
> muslim bahkan dari Ali ra sekalipun.
> Di zaman itu, semua itu dilandaskan terhadap fakta &
> bukti. Bukan cuma
> sangkaan-sangkaan  belaka.
> 
> Zaman Nabi & sahabat adalah zaman keemasan Islam,
> dimana keadilan bisa
> didapatkan oleh siapa saja.
> 
> =========================
> Kalau muslim / non-muslim tersebut berlaku jahat, ya sebut
> saja jahat.
> Kalau muslim / non-muslim tersebut berlaku baik, ya sebut
> saja baik.
> =========================
> 
> Apakah ini sudah amat sangat demikian susahnya untuk
> dilakukan sekarang .....  ?
> 
> (menarik nafas dalam-dalam..........)
> 
> 
> 
> Salam, HS
> 
> 
> 
> 
> > atw mungkin ada yg berpendapat sikap si kafir Mr BH
> itu gambaran ayat
> > kejadian yg lebih kokoh
> > dari al-Baqarah:120??? monggo saja ...
> > ---
> >
> > kawans,
> > sering ya kita itu mencak-mencak soal pemberitaan
> sepihak kaum kafir bgmana
> > mereka membuat
> > alasan pembenaran pembantaian kaum Muslim oleh
> kalangan yahudi & nasrani di
> > mana-mana.
> > namun kita juga sering terlena, terkecoh &
> terkebiri karena 'senang' berita
> > pencitraan perkembangan
> > Islam di surganya kaum kafir di as, eropa .. dstnya
> juga.
> >
> > apakah kita sadar bhw itu juga bagian dari intrik
> yahudi utk melenakan ummat
> > Islam agar tdk terjadi
> > pembalasan dan sesegera mungkin menghapus ingatan atas
> pembunuhan brutal yg
> > mereka lakukan
> > hingga saat ini? mereka juga tahu dimana pun kita
> bertemu Muslim, mereka
> > adlh saudara seaqidah
> > maka berita itulah yg mereka angkat. itulah cerdiknya
> yahudi, cerdik
> > mengkubuli ummat dunia.
> >
> > perhatikan bgmana org JIL bisa berkata bangsa Israel
> itu ramah, sopan &
> > baik? sandiwara yahudi
> > atw begonya org JIL? --> kedua-duanya!! perhatikan
> bgmn sekelompok jama'ah
> > pesantren diundang
> > & tinggal di satu pertinggalan kafir di as.
> harmonis, itulah kesan yg mereka
> > bawa. itu sandiwara atw
> > dongeng nyata? sementara kurikulum pesantren dicurigai
> bermuatan pelajaran
> > teroris & harus dirubah.
> > amat bodoh sekali kalau kita tidak membaca hal itu dgn
> jeli, apa yg mereka
> > mau sebenarnya.
> >
> > soal perkembangan Islam di negeri 'sampah' sekalipun,
> itu sunatullah yg
> > mesti terjadi. dan itu hal lain
> > dgn ghirah bgmana ummat ini mesti menghadapi
> kedhaliman mereka. jangan
> > sampai jadikan berita
> > surga itu melemahkan kewaspadaan hingga kita tidak
> tahu mana musuh mana
> > kawan.
> > bertasbih saja yg bisa kita lakukan soal itu ...
> >
> >
> > salam,
> > Fahru
> >
> >
> > ________________________________
> > From: Harry Sufehmi <[email protected]>
> > To: [email protected]
> > Sent: Thursday, August 20, 2009 1:00:07 AM
> > Subject: Re: [Is-lam] Sesi Muslim di Kolam Renang
> Inggris
> >
> > Ini dia salah satu "kafirin laknatullah" yang
> "kebencian yahudi &
> > nasrani thd Islam itu sangat nyata dan abadi" :
> >
> > http://www.independent.co.uk/news/uk/politics/3000-days-and-counting-the-lonely-life-of-brian-1773813.html?action=Popup&ino=10
> >
> > Lihat sebuah pin kuning di topinya?
> > Apa tulisannya ?
> >
> > Ya - "Keep my muslim neighbours SAFE"
> > Jangan sakiti tetangga muslim saya.
> >
> > Brian Haw, seorang Nasrani (tepatnya, Evangelical
> Christian), telah
> > berdemonstrasi  selama lebih dari 8 tahun untuk
> membela hak-hak rakyat
> > Irak dan Afghanistan.
> >
> > Selama 8 tahun dia tinggal di depan gedung parlemen
> Inggris. Hidup
> > hanya ala kadarnya, sering kena kekerasan dari
> orang-orang yang tidak
> > suka (hidungnya sudah patah 3 kali); orang cacat ini
> tidur di tenda
> > yang bocor, dan hanya bisa mandi 1 kali seminggu.
> > Namun ini tidak menggoyahkah azamnya untuk menentang
> kezaliman
> > terhadap umat Islam.
> >
> > Sudah saatnya kita mulai memahami ayat & hadits
> dengan lebih tepat.
> > Kalau hanya memahami secara tertulis berbagai ayat,
> seperti QS 2:120,
> > apa adanya begitu saja - tentu mustinya Nabi Muhammad
> saw sudah
> > membantai habis semua Nasrani & Yahudi sejak
> dulu.
> > Tapi, kenyataannya tidak demikian kan?
> >
> > Ada kebijaksanaan yang sangat dalam di seluruh aspek
> kehidupan
> > Rasulullah saw. Baik sekali jika kita bisa mulai
> mencoba menggalinya
> > lebih lanjut lagi.
> > Maka mudah-mudahan kemudian akhirnya Islam benar-benar
> bisa kembali
> > menjadi rahmat bagi alam semesta lagi.
> >
> >
> >
> > Salam, HS
> >
> > Brian Haw :
> > http://www.independent.co.uk/news/uk/politics/3000-days-and-counting-the-lonely-life-of-brian-1773813.html
> >
> >
> > On 8/18/09, AFR <[email protected]>
> wrote:
> >> kalo yg saya posting kemarin ttg sikap bangsa
> prancis thd kaum Muslim,
> >> skrg
> >> inggris.
> >> lain ladang, lain belalang memang. inggris sedikit
> beda dgn prancis yg
> >> ibarat 13 vs 14. masa iya
> >> beda kostum di kolam saja dituduh mendorong
> perpecahan? dimana kaum
> >> kafirin
> >> laknatullah
> >> itu sembunyikan tuhan-tuhan toleransi, kesamaan
> ham yg selama ini
> >> dipuja-puja??
> >>
> >> kalo ada di antara org kafir dari kaum yahudi
> & nasrani masih punya jiwa
> >> jujur, apa hatinya masih
> >> terbuka ya bahwa kebencian yahudi & nasrani
> thd Islam itu sangat nyata dan
> >> abadi. di antara ummat
> >> Islam sendiri ada yg keras maunya main keras
> karena perlakuan sentimentil,
> >> ada yg pertengahan,
> >> ada pula yg lembek.
> >>
> >>
> >> a'udzubillahi min asyaithaani rajiim,
> >>
> >> Orang-orang Yahudi dan Nasrani tidak akan senang
> kepada kamu sehingga kamu
> >> mengikuti
> >> agama mereka. Katakanlah:"Sesungguhnya petunjuk
> Allah itulah petunjuk
> >> (yang
> >> sebenarnya)".
> >> Dan sesungguhnya jika kamu mengikuti kemauan
> mereka setelah pengetahuan
> >> datang kepadamu,
> >> maka Allah tidak lagi menjadi pelindung dan
> penolong bagimu.
> >> (al-Baqarah:120)
> >>
> >>
> >> salam,
> >> Fahru
> >> ---
> >>
> >> Sesi Muslim di Kolam Renang Inggris
> >>
> >> TOPNEWS.IN
> >> Pakaian renang wanita menutup tubuh
> >> CROYDON--Kolam
> >> renang di Inggris menerapkan aturan berpakaian
> Muslim. Sebuah gerakan
> >> yang digambarkan sebagai pemicu gesekan oleh
> anggota parlemen dari
> >> Partai Buruh.
> >>
> >> Fenomena itu bertentangan dengan perkembangan di
> >> Perancis, di mana minggu lalu seorang wanita
> diusir keluar dari kolam
> >> renang umum. Alasannya, Carole, 35 tahun, wanita
> yang diusir,
> >> mengenakan burkini, pakaian renang lengkap dengan
> penutup kepala, tunik
> >> dan celana panjang.
> >>
> >> Di bawah aturan, perenang di
> >> Inggris--termasuk non-Muslim--dilarang masuk ke
> kolam dengan pakaian
> >> renang biasa. Alih-alih, mereka mesti taat
> menggunakan aturan 'sopan'
> >> yang menganut budaya Islam. Wanita mesti menutupi
> tubuh dari leher
> >> hingga mata kaki, dan para lelaki, yang berenang
> di kolam terpisah,
> >> menutup bagian pusar hingga lutut.
> >>
> >> Namun kolam umum di seantero
> >> Inggris memberlakukan aturan hanya dalam jam
> tertentu, meski di
> >> beberapa kasus terasa lebih ketat. Dewan Croydon
> di London selatan
> >> misal, menyediakan satu setengah jam untuk wanita
> dan pria Muslim
> >> setiap Sabtu dan Minggu di Thornton Heath Leisure
> Centre.
> >>
> >> Informasi
> >> itu diumumkan lewat situs online resmi fasilitas.
> Selama sesi khusus
> >> Muslim, kostum renang pria harus menutup tubuh
> dari pusar hingga lutut
> >> dan wanita harus menutup dari leher ke mata kaki
> dan pergelangan kaki.
> >>
> >> Ada
> >> aturan serupa di Scunthorpe Leisure Centre,
> Lincolnshire Utara, di mana
> >> "pengguna harus mengikuti kode berpakaian untuk
> sesi tersebut (Kaus
> >> tanpa kerah dan celana pendek atau legging/celana
> ketat yang menutup di
> >> bawah lutut). Di fasilitas kolam renang Glasgow,
> North Woodside Leisure
> >> Centre, sesi khusus pria diorganisir oleh sebuah
> grup masjid lokal.
> >> Merujuk pada aturan, perenang harus mengenakan
> pakaian renang menutup
> >> pusar hingga lutut.
> >>
> >> Sementara di Oxford, pada kelas khusus
> >> wanita di Kolam Renang Blackbird Leys, yang diasuh
> pelatih Muslim,
> >> pakaian renang konvensional masih diijinkan.
> Hanya, untuk mendorong
> >> wanita Muslim belajar berenang, sebagian peserta
> mengenakan kostum
> >> 'sopan' tersebut.
> >>
> >> Mengingat diterapkan di Inggris, peraturan itu
> >> jelas menuai banyak kecaman. Tata cara berpakaian
> di kolam renang telah
> >> memicu reaksi kemarahan sejumlah kritikus yang
> mengatakan aturan
> >> mendorong perpecahan dan penolakan lebih lanjut
> antara Muslim dan
> >> non-Muslim, menempatkan ketegangan di hubungan
> sosial.
> >>
> >> Ian
> >> Cawsey, anggota parlemen dari Partai Buruh
> perwakilan Brig dan Goole,
> >> Lincolnshire Utara berkata," Tentu kolam renang
> punya aturan pakaian
> >> tersendiri, tapi tidak seharusnya berlebihan,".
> "Saya tidak melihat
> >> keuntungan kolam renang lokal menerapkan
> pengunjung memakai tipe
> >> pakaian tertentu yang hanya menguntungkan beberapa
> orang. Itu bukan
> >> integrasi apalagi kohesi," imbuhnya seperti yang
> dikutip oleh Telegraph,
> >> (17/8)
> >>
> >> Hal
> >> senada disampaikan anggota partai buruh lain, Anne
> Cryer yang mewakili
> >> Yorkhsire Barat, area dengan konsentrasi Muslim
> besar. "Sayangnya hal
> >> macam ini memiliki dampak negatif terhadap
> hubungan sosial,"
> >>
> >> Sesi
> >> renang khusus Muslim juga dilakukan di sejumlah
> sekolah-sekolah negeri
> >> penjuru Inggris. Di Sekolah Loxford, Ilford,
> London timur, sebuah
> >> organisasi Muslim mengatur sesi mingguan untuk
> pria Muslim, dengan
> >> peringatan "diwajibkan untuk menutup tubuh antara
> pusar hingga mata
> >> kaki,"
> >>
> >> "Mereka yang tidak menaati kode berpakaian di
> dalam kolam renang tidak
> >> diijinkan berenang,"
> >>
> >> Praktek
> >> menyelenggarakan sesi berenang khusus Muslim itu
> membuat non-Muslim
> >> justru menjauh. David Toube, 39 tahun dan
> putranya, Harry, 5 tahun,
> >> menolak masuk ke Clissold Leisure Centre, di
> Hackney, London timur,
> >> setelah diberi tahu jika sesi berenang Minggu pagi
> hanya untuk pria
> >> Muslim.
> >>
> >> Pejabat Dewan kota menyatakan kemudian bahwa staf
> telah
> >> membuat kesalahan dan kedua orang, yakni David dan
> putranya seharusnya
> >> tetap diijinkan masuk.
> >>
> >> Setelah mengetahui aturan itu diterapkan
> >> di kolam renang, warga Croydon, Alex Craig, 34
> tahun  berkomentar
> >> sinis. "Saya pikir konyol sekali dewan mendorong
> pemisahan macam ini di
> >> fasilitas milik umum,"
> >>
> >> "Jika Muslim ingin berenang maka mereka harus ikut
> dengan pakaian renang
> >> sopan mereka bersamaan dengan orang lain,"
> >>
> >> Sementara
> >> direktur Pusat Kohesi Sosial, Douglas Murray,
> mengutuk praktek
> >> tersebut. Ia berkata," Hal macam ini bersifat
> memicu gesekan,"
> >>
> >> "Non-Muslim
> >> akan melihat tuntutan ekstrimis sebagai contoh
> bagaimana Muslim
> >> menginginkan semua hal cocok dengan gaya hidup
> mereka, sementara tidak
> >> ada tuntutan semacam itu dari pemeluk Hindu, Budha
> atau Yahudi,"
> >>
> >> "Itu
> >> juga membuat Muslim moderat dalam posis sulit,
> salah jika mengatakan
> >> mereka tidak taat, hanya karena memilih tidak
> mengenakan pakaian renang
> >> semacam itu di kolam," imbuhnya.
> >>
> >> Sementara, Masjid Croydon dan
> >> Islamic Centre memuji aturan tersebut namun
> sekaligus menyatakan bahwa
> >> mereka sendiri tidak pernah meminta hal itu
> diberlakukan. Salah satu
> >> pemuka masjid Shuaib Yusaf berkomentar," Jika sesi
> khusus ditujukan
> >> kepada Muslim demi mendorong wanita Muslim datang,
> saya salut,
> >>
> >> Memang,
> >> dewan Croydon, yang mengenalkan aturan berpakaian
> Muslim pada 2006,
> >> mengklaim kata-kata di situs online mereka adalah
> kesalahan. Aturan
> >> berpakaian itu, menurut dewan, harus dianggap
> sebagai anjuran ketimbang
> >> tuntutan.
> >>
> >> Isi aturan dalam situs pun diubah dan
> menghilangkan
> >> acuan aturan berpakaian. Hanya saja, seorang
> petugas di pusat olahraga
> >> Croydon tersebut mengatakan, tata berpakaian itu
> masihlah wajib.
> >>
> >> Menanggapi
> >> itu, juru bicara dewan Council membela diri dari
> tudingan kebijakan
> >> pemisahan. "Kami mengapresiasi bahwa beberapa
> agama, seperti Islam,
> >> memiliki aturan ketat pemisahan dalam aktivitas,
> termasuk olah raga.
> >> Jadi sebagai respon permintaan dari komunitas
> lokal, kami menerapkan
> >> aturan sesi tersebut di Thornton Heath Leisure
> Centre."   itz
> >>
> >>
> >>
> > _______________________________________________
> > Is-lam mailing list
> > [email protected]
> > http://server03.abangadek.com/cgi-bin/mailman/listinfo/is-lam
> >
> >
> >
> >
> _______________________________________________
> Is-lam mailing list
> [email protected]
> http://server03.abangadek.com/cgi-bin/mailman/listinfo/is-lam
> 


      
_______________________________________________
Is-lam mailing list
[email protected]
http://server03.abangadek.com/cgi-bin/mailman/listinfo/is-lam

Kirim email ke