Marhaban ya ramadhan...
Ada pesan sponsor neh brur.... ojo menuhankan puasa ya. Jadi kalo nanti ada
yg nggak puasa trus buka warung, trus jadi ngiler... ya jangan dibubarin itu
warung... salah sendiri kenapa kog bisa ngiler... :) Karena lagi ujian ya
terima aja brur. Ojo menuntut toleransi ke pihak luar (orang lain), tapi
berikan toleransi itu ke orang lain. Perkara nanti itu menyakitkan... ya
trimo aja, berarti itu adlh sinyal bhw kite blom ikhlas dlm men-toleransi,
makanye kite disuruh berpuasa. Ikhlas itu maksute habis, kosong, tiada
susah, tiada senang, tiada ganjalan.... gak ada rasa apa-apa. Jadi PUASA itu
latihan muPUs rASA, sampai entek! balik seperti rasa-rasa bayi sebelum lahir
yg masih belum tersentuh rasa-rasa duniawi.

:)
Salam hangat


-----Original Message-----
From: [email protected]
[mailto:[email protected]] On Behalf Of Bango Samparan
Sent: 21 Agustus 2009 8:05
To: [email protected]
Subject: Re: [Is-lam] Sesi Muslim di Kolam Renang Inggris --c|

Wah, tumben nih nulis sampai berbusa-busa =))

Sering-sering donk, biar kita kagak kangen.

Untuk semua, met memasuki Ramadhon, saling berdoa, semoga kesabaran selalu
melimpah kepada kita semua, di sini dan di mana-mana.

Salam hangat
B. Samparan


--- On Fri, 8/21/09, Harry Sufehmi <[email protected]> wrote:

> From: Harry Sufehmi <[email protected]>
> Subject: Re: [Is-lam] Sesi Muslim di Kolam Renang Inggris --c|
> To: [email protected]
> Date: Friday, August 21, 2009, 7:05 AM
> On 8/20/09, AFR <[email protected]>
> wrote:
> > soal perkembangan Islam di negeri 'sampah' sekalipun,
> itu sunatullah yg
> > mesti terjadi. dan itu hal lain
> > dgn ghirah bgmana ummat ini mesti menghadapi
> kedhaliman mereka. jangan
> > sampai jadikan berita
> > surga itu melemahkan kewaspadaan
> 
> Ya, na'udzubillah .... jangan sampai ini membuat kita
> terlena.
> 
> Saya menyaksikan sendiri "perkembangan" Islam di negeri
> "sampah" (hm,
> apa tidak ada kata lain yang lebih jelek lagi ??? 
> :-)  tersebut.
> 
> Yang saya temukan adalah :
> 
> (1) Mereka mengaku bahwa mereka muslim, dan menceramahi
> saya mengenai
> hebatnya Islam.
> 
> Tapi, mereka bermabuk-mabukan bersama kawan-kawannya sesama
> muslim di pub.
> 
> (2) Mereka memanggi saya brother, memeluk saya, mencium
> pipi saya kiri-kanan.
> Lalu mereka mencuri uang saya. Ketika saya sedang sangat
> membutuhkannya.
> 
> (3) Mereka mengaku muslim - tapi tidak sholat.
> 
> (4) Mereka mengaku muslim DAN merasa sombong karenanya.
> (padahal tidak sholat)
> Sampai mengata-ngatai orang lain sebagai "white trash",
> dst.
> 
> (5) Ada satu yang sholatnya sangat taat. Dia rajin
> menceramahi saya
> mengenai berbagai hal seputar Islam. Dia mengata-ngatai
> "orang kafir
> sialan itu", bagaimana mereka amat sangat benci kepada
> muslim,
> bagaimana kita muslim adalah umat yang paling mulia di
> seluruh
> permukaan bumi ini.
> 
> Lalu ketika kami menghadapi krisis, dia melanggar janjinya
> kepada
> saya. Sampai saya nyaris merugi ribuan poundsterling
> karenanya.
> 
> Ketika masalah sudah berhasil saya atasi dan sudah usai,
> lalu dia
> muncul lagi dengan muka malu-malu kepada saya. Dengan gugup
> dia
> berusaha meremehkan insiden besar yang baru terjadi
> tersebut. Ya,
> alih-alih membantu saya yang masih tertatih-tatih untuk
> bangkit dari
> krisis tersebut, dia malah terus berusaha untuk
> menyelamatkan dirinya
> sendiri. Seharusnya, ketika itu saya marah besar &
> mencaci makinya.
> Namun, saya sambut saja dia dengan tangan terbuka, senyum
> & sapa.
> 
> Tapi, seumur hidup saya tentu tidak akan mempercayai dia
> lagi untuk
> hal-hal yang penting  :-)
> 
> Orang ini jelas adalah yang dikatakan Allah swt di Quran :
> "...lalai
> dalam sholatnya". Ibadahnya boleh saja luar biasa,
> sholatnya jauh
> lebih banyak daripada saya, dst. Tapi, semuanya itu tidak
> membekas.
> Tidak ada hasilnya.
> 
> 
> Kalau perkembangan umat Islam seperti beberapa contoh yang
> saya
> sebutkan diatas, saya kira kita sama sekali tidak
> memerlukan yang
> demikian   :-)
> 
> 
> 
> > yah  .. ada kias yg bunyinya "susu sebelunggu
> rusak oleh setetes tuba ... ",
> > ada juga kias antagonisnya itu bahwa "setetes air tebu
> tak akan halalkan
> > secangkir tuak". --> kias kedua itulah kira-kira yg
> tepat utk Mr Brian Haw.
> >
> > kita ummat terbaik ini yg sdh bisa memilah mana dzimni
> (dilindungi), mana
> > harb (dimusuhi)
> > maka "show off"-nya si Mr tidak ada apa-apanya.
> 
> "show off" ?  :-)
> 
> Cuma pamer ?
> 
> 8 tahun terpisah dari keluarga ?  Dari orang-orang
> yang dia sayangi ?
> 
> Untuk membela nasib orang-orang yang bahkan tidak pernah
> dia lihat mukanya ?
> 
> Saya bingung deh bagaimana lagi mau
> menjelaskannya....   :-)   gila
> bener, 8 tahun tersiksa begitu dibilang cuma "show off". He
> he ....
> kalau begitu cobalah sampeyan "show off" seperti itu. Kuat
> ndak? :-)
> 
> Tidak usah jauh-jauh, jangan ke Amerika atau Inggris. Di
> depan gedung
> MPR saja. Konsisten terus, selama 8 tahun. 96 bulan. 3000
> hari, terus
> menerus melakukan protes terhadap kezaliman.
> 
> Sanggupkah kita melakukan "show off" yang sedemikian
> ISTIQOMAH (ini
> poin utamanya, konsisten)  untuk menolak kezaliman ?
> 
> Ayo dong, mosok kalah sama si K-A-F-I-R  Brian Haw
> ini   ....  :-)
> Kan ini cuma "show off" yang "tidak ada
> apa-apanya"   :-)
> 
> 
> 
> > kafir tetaplah kafir bahwa
> > makin dalam.
> > makna kalimat "khatamallahu 'alaa qulubihim .. "
> mengandung pengertian bhw
> > sebaik-baiknya
> > perilaku mereka, yg kafir tetaplah dlm kekafiran.
> >
> > adanya hadist yg mensiratkan bhw 'bujukan' mereka
> mampu giring kamu yg
> > hingga masuk
> > lubang biawak pun kamu tak menyadari, maka boleh jadi
> si Mr itu penghuni
> > sarang biawak dgn
> > keyakinan agamanya. apa kita bisa terkecoh sikap dgn
> kebaikan mereka??
> 
> Nampaknya inti dari tulisan saya sebelumnya tidak berhasil
> saya
> sampaikan dengan baik.
> 
> Saya coba sekali lagi :
> 
> Tidak semua orang kafir itu adalah musuh Islam.
> Tidak semua orang kafir itu membenci muslim / Islam.
> Tidak semua orang kafir itu hanya pura-pura baik kepada
> kita.
> dst, dst.
> 
> Secara ringkas - generalisasi itu pasti salah.
> 
> Kalau SEMUA orang kafir itu adalah musuh Islam, tentu
> Rasulullah saw
> adalah yang pertama kali akan membasmi mereka SEMUA.
> 
> Apakah beliau melakukan itu? Tidak kan?
> Apakah kita akan melakukan yang beliau tidak lakukan?
> Na'udzubillah min dzalik.
> 
> Anda sendiri sudah menyebut istilah "dhimmi". Itu adalah
> pengakuan
> bahwa tidak semua non-muslim itu sama.
> 
> Di email ini Anda menunjukkan sikap paranoid. Yang
> diperintahkan oleh
> Rasulullah saw itu adalah waspada. Waspada dengan paranoid
> itu berbeda
> - paranoid itu sudah mulai menjurus ke sikap
> berlebih-lebihan.
> Sikap berlebih-lebihan jelas harus kita hindari.
> 
> 
> 
> > keras mungkin sikap/prinsip itu, tapi ya mungkin itu
> yg mesti kita waspadai.
> > ada yg 'komplain'
> > dgn pernyataan itu? ya gak pa-pa. wong referensnya
> menurut perspektif Islam.
> > sekalipun mungkin
> > org menilai itu 'nisbi', Islam tak mengenal kata
> relatif soal kebenaran.
> 
> Betul sekali, dalam Islam sudah jelas mana yang benar dan
> mana yang salah.
> 
> Yang sering tidak jelas / keliru itu adalah MANUSIA yang
> menTAFSIRkannya.
> 
> 
> Anyway, saya terus terang amat heran dengan sikap kita yang
> senang
> menggeneralisir seperti ini. Kalau kafir, maka PASTI "benci
> kepada
> umat Islam".
> 
> Padahal, kita sendiri marah-marah kalau digeneralisir bahwa
> "semua
> orang Islam itu teroris"  :-)
> 
> Piye iki ?
> 
> Islam menuntut kita untuk adil.
> 
> Yang jahat, ya kita bilang jahat. Kalau baik, ya kita
> bilang baik.
> 
> Kita justru sering terbalik. Yang baik malah kita tuding
> jahat.
> Yang jahat, seperti kemarin ini ada segerombolan Ulama
> (yang meminta
> bekas penjahat terbesar di negeri ini untuk menjadi pejabat
> lagi) --
> malah kita bilang baik.
> 
> Piye iki ?
> 
> Harap berlaku adil.
> 
> Zaman dahulu, seorang Yahudi saja pernah dimenangkan oleh
> hakim yang
> muslim bahkan dari Ali ra sekalipun.
> Di zaman itu, semua itu dilandaskan terhadap fakta &
> bukti. Bukan cuma
> sangkaan-sangkaan  belaka.
> 
> Zaman Nabi & sahabat adalah zaman keemasan Islam,
> dimana keadilan bisa
> didapatkan oleh siapa saja.
> 
> =========================
> Kalau muslim / non-muslim tersebut berlaku jahat, ya sebut
> saja jahat.
> Kalau muslim / non-muslim tersebut berlaku baik, ya sebut
> saja baik.
> =========================
> 
> Apakah ini sudah amat sangat demikian susahnya untuk
> dilakukan sekarang .....  ?
> 
> (menarik nafas dalam-dalam..........)
> 
> 
> 
> Salam, HS
> 
> 
> 
> 
> > atw mungkin ada yg berpendapat sikap si kafir Mr BH
> itu gambaran ayat
> > kejadian yg lebih kokoh
> > dari al-Baqarah:120??? monggo saja ...
> > ---
> >
> > kawans,
> > sering ya kita itu mencak-mencak soal pemberitaan
> sepihak kaum kafir bgmana
> > mereka membuat
> > alasan pembenaran pembantaian kaum Muslim oleh
> kalangan yahudi & nasrani di
> > mana-mana.
> > namun kita juga sering terlena, terkecoh &
> terkebiri karena 'senang' berita
> > pencitraan perkembangan
> > Islam di surganya kaum kafir di as, eropa .. dstnya
> juga.
> >
> > apakah kita sadar bhw itu juga bagian dari intrik
> yahudi utk melenakan ummat
> > Islam agar tdk terjadi
> > pembalasan dan sesegera mungkin menghapus ingatan atas
> pembunuhan brutal yg
> > mereka lakukan
> > hingga saat ini? mereka juga tahu dimana pun kita
> bertemu Muslim, mereka
> > adlh saudara seaqidah
> > maka berita itulah yg mereka angkat. itulah cerdiknya
> yahudi, cerdik
> > mengkubuli ummat dunia.
> >
> > perhatikan bgmana org JIL bisa berkata bangsa Israel
> itu ramah, sopan &
> > baik? sandiwara yahudi
> > atw begonya org JIL? --> kedua-duanya!! perhatikan
> bgmn sekelompok jama'ah
> > pesantren diundang
> > & tinggal di satu pertinggalan kafir di as.
> harmonis, itulah kesan yg mereka
> > bawa. itu sandiwara atw
> > dongeng nyata? sementara kurikulum pesantren dicurigai
> bermuatan pelajaran
> > teroris & harus dirubah.
> > amat bodoh sekali kalau kita tidak membaca hal itu dgn
> jeli, apa yg mereka
> > mau sebenarnya.
> >
> > soal perkembangan Islam di negeri 'sampah' sekalipun,
> itu sunatullah yg
> > mesti terjadi. dan itu hal lain
> > dgn ghirah bgmana ummat ini mesti menghadapi
> kedhaliman mereka. jangan
> > sampai jadikan berita
> > surga itu melemahkan kewaspadaan hingga kita tidak
> tahu mana musuh mana
> > kawan.
> > bertasbih saja yg bisa kita lakukan soal itu ...
> >
> >
> > salam,
> > Fahru
> >
> >
> > ________________________________
> > From: Harry Sufehmi <[email protected]>
> > To: [email protected]
> > Sent: Thursday, August 20, 2009 1:00:07 AM
> > Subject: Re: [Is-lam] Sesi Muslim di Kolam Renang
> Inggris
> >
> > Ini dia salah satu "kafirin laknatullah" yang
> "kebencian yahudi &
> > nasrani thd Islam itu sangat nyata dan abadi" :
> >
> >
http://www.independent.co.uk/news/uk/politics/3000-days-and-counting-the-lon
ely-life-of-brian-1773813.html?action=Popup&ino=10
> >
> > Lihat sebuah pin kuning di topinya?
> > Apa tulisannya ?
> >
> > Ya - "Keep my muslim neighbours SAFE"
> > Jangan sakiti tetangga muslim saya.
> >
> > Brian Haw, seorang Nasrani (tepatnya, Evangelical
> Christian), telah
> > berdemonstrasi  selama lebih dari 8 tahun untuk
> membela hak-hak rakyat
> > Irak dan Afghanistan.
> >
> > Selama 8 tahun dia tinggal di depan gedung parlemen
> Inggris. Hidup
> > hanya ala kadarnya, sering kena kekerasan dari
> orang-orang yang tidak
> > suka (hidungnya sudah patah 3 kali); orang cacat ini
> tidur di tenda
> > yang bocor, dan hanya bisa mandi 1 kali seminggu.
> > Namun ini tidak menggoyahkah azamnya untuk menentang
> kezaliman
> > terhadap umat Islam.
> >
> > Sudah saatnya kita mulai memahami ayat & hadits
> dengan lebih tepat.
> > Kalau hanya memahami secara tertulis berbagai ayat,
> seperti QS 2:120,
> > apa adanya begitu saja - tentu mustinya Nabi Muhammad
> saw sudah
> > membantai habis semua Nasrani & Yahudi sejak
> dulu.
> > Tapi, kenyataannya tidak demikian kan?
> >
> > Ada kebijaksanaan yang sangat dalam di seluruh aspek
> kehidupan
> > Rasulullah saw. Baik sekali jika kita bisa mulai
> mencoba menggalinya
> > lebih lanjut lagi.
> > Maka mudah-mudahan kemudian akhirnya Islam benar-benar
> bisa kembali
> > menjadi rahmat bagi alam semesta lagi.
> >
> >
> >
> > Salam, HS
> >
> > Brian Haw :
> >
http://www.independent.co.uk/news/uk/politics/3000-days-and-counting-the-lon
ely-life-of-brian-1773813.html
> >
> >
> > On 8/18/09, AFR <[email protected]>
> wrote:
> >> kalo yg saya posting kemarin ttg sikap bangsa
> prancis thd kaum Muslim,
> >> skrg
> >> inggris.
> >> lain ladang, lain belalang memang. inggris sedikit
> beda dgn prancis yg
> >> ibarat 13 vs 14. masa iya
> >> beda kostum di kolam saja dituduh mendorong
> perpecahan? dimana kaum
> >> kafirin
> >> laknatullah
> >> itu sembunyikan tuhan-tuhan toleransi, kesamaan
> ham yg selama ini
> >> dipuja-puja??
> >>
> >> kalo ada di antara org kafir dari kaum yahudi
> & nasrani masih punya jiwa
> >> jujur, apa hatinya masih
> >> terbuka ya bahwa kebencian yahudi & nasrani
> thd Islam itu sangat nyata dan
> >> abadi. di antara ummat
> >> Islam sendiri ada yg keras maunya main keras
> karena perlakuan sentimentil,
> >> ada yg pertengahan,
> >> ada pula yg lembek.
> >>
> >>
> >> a'udzubillahi min asyaithaani rajiim,
> >>
> >> Orang-orang Yahudi dan Nasrani tidak akan senang
> kepada kamu sehingga kamu
> >> mengikuti
> >> agama mereka. Katakanlah:"Sesungguhnya petunjuk
> Allah itulah petunjuk
> >> (yang
> >> sebenarnya)".
> >> Dan sesungguhnya jika kamu mengikuti kemauan
> mereka setelah pengetahuan
> >> datang kepadamu,
> >> maka Allah tidak lagi menjadi pelindung dan
> penolong bagimu.
> >> (al-Baqarah:120)
> >>
> >>
> >> salam,
> >> Fahru
> >> ---
> >>
> >> Sesi Muslim di Kolam Renang Inggris
> >>
> >> TOPNEWS.IN
> >> Pakaian renang wanita menutup tubuh
> >> CROYDON--Kolam
> >> renang di Inggris menerapkan aturan berpakaian
> Muslim. Sebuah gerakan
> >> yang digambarkan sebagai pemicu gesekan oleh
> anggota parlemen dari
> >> Partai Buruh.
> >>
> >> Fenomena itu bertentangan dengan perkembangan di
> >> Perancis, di mana minggu lalu seorang wanita
> diusir keluar dari kolam
> >> renang umum. Alasannya, Carole, 35 tahun, wanita
> yang diusir,
> >> mengenakan burkini, pakaian renang lengkap dengan
> penutup kepala, tunik
> >> dan celana panjang.
> >>
> >> Di bawah aturan, perenang di
> >> Inggris--termasuk non-Muslim--dilarang masuk ke
> kolam dengan pakaian
> >> renang biasa. Alih-alih, mereka mesti taat
> menggunakan aturan 'sopan'
> >> yang menganut budaya Islam. Wanita mesti menutupi
> tubuh dari leher
> >> hingga mata kaki, dan para lelaki, yang berenang
> di kolam terpisah,
> >> menutup bagian pusar hingga lutut.
> >>
> >> Namun kolam umum di seantero
> >> Inggris memberlakukan aturan hanya dalam jam
> tertentu, meski di
> >> beberapa kasus terasa lebih ketat. Dewan Croydon
> di London selatan
> >> misal, menyediakan satu setengah jam untuk wanita
> dan pria Muslim
> >> setiap Sabtu dan Minggu di Thornton Heath Leisure
> Centre.
> >>
> >> Informasi
> >> itu diumumkan lewat situs online resmi fasilitas.
> Selama sesi khusus
> >> Muslim, kostum renang pria harus menutup tubuh
> dari pusar hingga lutut
> >> dan wanita harus menutup dari leher ke mata kaki
> dan pergelangan kaki.
> >>
> >> Ada
> >> aturan serupa di Scunthorpe Leisure Centre,
> Lincolnshire Utara, di mana
> >> "pengguna harus mengikuti kode berpakaian untuk
> sesi tersebut (Kaus
> >> tanpa kerah dan celana pendek atau legging/celana
> ketat yang menutup di
> >> bawah lutut). Di fasilitas kolam renang Glasgow,
> North Woodside Leisure
> >> Centre, sesi khusus pria diorganisir oleh sebuah
> grup masjid lokal.
> >> Merujuk pada aturan, perenang harus mengenakan
> pakaian renang menutup
> >> pusar hingga lutut.
> >>
> >> Sementara di Oxford, pada kelas khusus
> >> wanita di Kolam Renang Blackbird Leys, yang diasuh
> pelatih Muslim,
> >> pakaian renang konvensional masih diijinkan.
> Hanya, untuk mendorong
> >> wanita Muslim belajar berenang, sebagian peserta
> mengenakan kostum
> >> 'sopan' tersebut.
> >>
> >> Mengingat diterapkan di Inggris, peraturan itu
> >> jelas menuai banyak kecaman. Tata cara berpakaian
> di kolam renang telah
> >> memicu reaksi kemarahan sejumlah kritikus yang
> mengatakan aturan
> >> mendorong perpecahan dan penolakan lebih lanjut
> antara Muslim dan
> >> non-Muslim, menempatkan ketegangan di hubungan
> sosial.
> >>
> >> Ian
> >> Cawsey, anggota parlemen dari Partai Buruh
> perwakilan Brig dan Goole,
> >> Lincolnshire Utara berkata," Tentu kolam renang
> punya aturan pakaian
> >> tersendiri, tapi tidak seharusnya berlebihan,".
> "Saya tidak melihat
> >> keuntungan kolam renang lokal menerapkan
> pengunjung memakai tipe
> >> pakaian tertentu yang hanya menguntungkan beberapa
> orang. Itu bukan
> >> integrasi apalagi kohesi," imbuhnya seperti yang
> dikutip oleh Telegraph,
> >> (17/8)
> >>
> >> Hal
> >> senada disampaikan anggota partai buruh lain, Anne
> Cryer yang mewakili
> >> Yorkhsire Barat, area dengan konsentrasi Muslim
> besar. "Sayangnya hal
> >> macam ini memiliki dampak negatif terhadap
> hubungan sosial,"
> >>
> >> Sesi
> >> renang khusus Muslim juga dilakukan di sejumlah
> sekolah-sekolah negeri
> >> penjuru Inggris. Di Sekolah Loxford, Ilford,
> London timur, sebuah
> >> organisasi Muslim mengatur sesi mingguan untuk
> pria Muslim, dengan
> >> peringatan "diwajibkan untuk menutup tubuh antara
> pusar hingga mata
> >> kaki,"
> >>
> >> "Mereka yang tidak menaati kode berpakaian di
> dalam kolam renang tidak
> >> diijinkan berenang,"
> >>
> >> Praktek
> >> menyelenggarakan sesi berenang khusus Muslim itu
> membuat non-Muslim
> >> justru menjauh. David Toube, 39 tahun dan
> putranya, Harry, 5 tahun,
> >> menolak masuk ke Clissold Leisure Centre, di
> Hackney, London timur,
> >> setelah diberi tahu jika sesi berenang Minggu pagi
> hanya untuk pria
> >> Muslim.
> >>
> >> Pejabat Dewan kota menyatakan kemudian bahwa staf
> telah
> >> membuat kesalahan dan kedua orang, yakni David dan
> putranya seharusnya
> >> tetap diijinkan masuk.
> >>
> >> Setelah mengetahui aturan itu diterapkan
> >> di kolam renang, warga Croydon, Alex Craig, 34
> tahun  berkomentar
> >> sinis. "Saya pikir konyol sekali dewan mendorong
> pemisahan macam ini di
> >> fasilitas milik umum,"
> >>
> >> "Jika Muslim ingin berenang maka mereka harus ikut
> dengan pakaian renang
> >> sopan mereka bersamaan dengan orang lain,"
> >>
> >> Sementara
> >> direktur Pusat Kohesi Sosial, Douglas Murray,
> mengutuk praktek
> >> tersebut. Ia berkata," Hal macam ini bersifat
> memicu gesekan,"
> >>
> >> "Non-Muslim
> >> akan melihat tuntutan ekstrimis sebagai contoh
> bagaimana Muslim
> >> menginginkan semua hal cocok dengan gaya hidup
> mereka, sementara tidak
> >> ada tuntutan semacam itu dari pemeluk Hindu, Budha
> atau Yahudi,"
> >>
> >> "Itu
> >> juga membuat Muslim moderat dalam posis sulit,
> salah jika mengatakan
> >> mereka tidak taat, hanya karena memilih tidak
> mengenakan pakaian renang
> >> semacam itu di kolam," imbuhnya.
> >>
> >> Sementara, Masjid Croydon dan
> >> Islamic Centre memuji aturan tersebut namun
> sekaligus menyatakan bahwa
> >> mereka sendiri tidak pernah meminta hal itu
> diberlakukan. Salah satu
> >> pemuka masjid Shuaib Yusaf berkomentar," Jika sesi
> khusus ditujukan
> >> kepada Muslim demi mendorong wanita Muslim datang,
> saya salut,
> >>
> >> Memang,
> >> dewan Croydon, yang mengenalkan aturan berpakaian
> Muslim pada 2006,
> >> mengklaim kata-kata di situs online mereka adalah
> kesalahan. Aturan
> >> berpakaian itu, menurut dewan, harus dianggap
> sebagai anjuran ketimbang
> >> tuntutan.
> >>
> >> Isi aturan dalam situs pun diubah dan
> menghilangkan
> >> acuan aturan berpakaian. Hanya saja, seorang
> petugas di pusat olahraga
> >> Croydon tersebut mengatakan, tata berpakaian itu
> masihlah wajib.
> >>
> >> Menanggapi
> >> itu, juru bicara dewan Council membela diri dari
> tudingan kebijakan
> >> pemisahan. "Kami mengapresiasi bahwa beberapa
> agama, seperti Islam,
> >> memiliki aturan ketat pemisahan dalam aktivitas,
> termasuk olah raga.
> >> Jadi sebagai respon permintaan dari komunitas
> lokal, kami menerapkan
> >> aturan sesi tersebut di Thornton Heath Leisure
> Centre."   itz
> >>
> >>
> >>
> > _______________________________________________
> > Is-lam mailing list
> > [email protected]
> > http://server03.abangadek.com/cgi-bin/mailman/listinfo/is-lam
> >
> >
> >
> >
> _______________________________________________
> Is-lam mailing list
> [email protected]
> http://server03.abangadek.com/cgi-bin/mailman/listinfo/is-lam
> 


      
_______________________________________________
Is-lam mailing list
[email protected]
http://server03.abangadek.com/cgi-bin/mailman/listinfo/is-lam

_______________________________________________
Is-lam mailing list
[email protected]
http://server03.abangadek.com/cgi-bin/mailman/listinfo/is-lam

Kirim email ke