Serasa tambah sesak dada nih setelah mbaca tulisan pak Marconi... :( Sepertinya bangsa ini telah melakukan pembiaran thd kesalahan sejarah yg turun-temurun, bahkan cenderung enggan untuk menelisik kembali awal-mula perjalanan sebagai bangsa untuk kembali kepada jatidiri bangsa yg pernah mandiri dan berdaulat.
Kalimat dlm pembukaan UUD'45 : "Atas berkat rahmat Allah yg maha Kuasa serta dengan berbudi-pekerti yang luhur, berkepribadian kebangsaan yang bebas..." sdh terlupakan oleh kita. Kita ndak tahu berterima kasih, ndak tahu bersyukur, lupa pada apa yg diucapkan diawalnya, sehingga seperti seorang kusir buta, main slonong boy, yg tak tahu arah dlm mengendalikan kuda tunggangan. Jika melihat kejadian2 belakangan yg semakin mengarah pada kekacauan politik, ketidakadilan, kepura-puraan, dlsb, maka apakah memang harus dgn tsunami besar utk menyadarkan bangsa ini ? saya juga tidak tahu. Kita harus tetap dlm keadaan mawas diri, menjaga laku pikiran dan perbuatan utk tetap dgn itikad baik serta dgn ketulusan hati dalam mengerjakan segala aktifitas. -----Original Message----- From: [email protected] [mailto:[email protected]] On Behalf Of A. Marconi Sent: Sunday, January 24, 2010 7:56 PM To: [email protected] Subject: Re: [Is-lam] Pemerintah Tidak Punya Uang untuk Anak Jalanan? Di jaman perang kemerdekaan 1945-1948 ada olok-olok dari penduduk pedesaan terhadap tentara/lasykar yang menjaga perbatasan daerah Republik Indonesia dengan daerah pendudukan NICA (Nederlnds-Indische Centraal Administratie), nama bagi pemerintah kolonial bayangan yang diresmikan oleh Pemerintah Kerajaan Belanda, sebagai "tukang catut nganggo binkap". Kata "binkap" berasal dari kata Bhs Belanda "beenkap" yang tegesnya: sepatu bertutup gares, sekarang dikenal sebagai model sepatu laars. Jaman perang kemerdekaan yang berhak menerima sepatu laars hanyalah opsir-opsir saja sedang prajurit dapat sepatu "mati" atau sepatu yang berbobot berat, sehingga para prajurit lebih suka memakai alas kaki ban mobil a'la yang dipakai para gerilya Vietcong di tahun 60,70-an. Pada jaman itu tukang catut (spekulan ekonomi, politik dan kekuasaan) yang memiliki sedikit keberanian untuk ikut perang bisa mendapat tempat dalam satuan tentara dan lasykar sebagai komandan-komandan dan opsir-opsir. Tentu banyak juga anak-anak Bangsa yang serius dan jujur demi membela kemerdekaan yang diprokalamsikan maju bertempur dalam satuan tentara dan lasykar. Tukang-tukang catut tersebut ahirnya dengan dukungan ex-KL/KNIL yang diintegrasikan kedalam TNI dan berkat pembersihan "kaum kiri" dari TNI di tahun 1947 berhasil melakukan coup de'tat 30 September 1965 yang sudah pernah dicoba semenjak 1946, 1952, 1956 (coup militer terhadap kekuasaaan daerah). Kambing hitam yang paling gampang "dibenarkan" adalah PKI yang selalu berontak terhadap kekuasaan kolonial Belanda dan Jepang. Jadi jangan heran dan bingung apabila keadaan negara RI seperti apa yang sama-sama kita saksikan ini. Jika menyakan apa yang harus diperbuat dewasa ini, bertanyalah kepada Bangsa Indonesia yang sedang menderita. Maukah mereka merubah keadaan dirinya atau tidak. "Innallaha layughoyyiru ma bii kaumin hatta yughoyyiru ma bii anfusihim" ----- Original Message ----- From: "Bango Samparan" <[email protected]> To: <[email protected]> Sent: Saturday, January 23, 2010 23:24 PM Subject: Re: [Is-lam] Pemerintah Tidak Punya Uang untuk Anak Jalanan? > Lha iyo mas, terus piye menurut sampean, apa yang harus kita berbuat? Di > omongi, dirasani, dikritik, yo pancet wae. Opo yo kudu dikeplaki tho yo? > > Salam hangat > B. Samparan > > > --- On Fri, 1/22/10, Dewa Gede Permana <[email protected]> wrote: > >> From: Dewa Gede Permana <[email protected]> >> Subject: Re: [Is-lam] Pemerintah Tidak Punya Uang untuk Anak Jalanan? >> To: [email protected] >> Date: Friday, January 22, 2010, 7:51 PM >> >> >> >> >> >> >> >> >> >> >> >> >> >> >> >> >> Tambah satu lagi dunk, >> pembuatan pagar istana merdeka sekitar >> rp. 30 milyar…. he..he.. >> >> Pemakaian uang negara kayaknya >> kog ghoib bener ya, tanpa ba-bi-bu >> tau2 dah keluar aja. >> >> Ini negri dah kebanyakan mistik >> dan tukang sulapnya… J >> >> Dgn 15 – 16 jt harusnya bisa >> merakit pc utk spesialis gaming klas >> High-End dgn kualitas sangat handal. >> >> >> >> >> >> >> >> From: [email protected] >> [mailto:[email protected]] On Behalf >> Of Saidi >> >> Sent: Friday, January 22, 2010 2:01 PM >> >> To: [email protected] >> >> Subject: Re: [Is-lam] Pemerintah Tidak Punya Uang >> untuk Anak Jalanan? >> >> >> >> >> >> >> >> >> >> ironis.... >> >> >> >> >> >> >> >> >> ----- >> Original Message ----- >> >> >> >> >> >> From: >> AFR >> >> >> >> >> >> To: [email protected] >> >> >> >> >> >> >> Sent: Friday, January 22, >> 2010 11:14 AM >> >> >> >> >> >> Subject: Re: [Is-lam] >> Pemerintah Tidak Punya Uang untuk Anak Jalanan? >> >> >> >> >> >> >> >> >> >> >> >> >> >> gaya >> hidup penyelenggara negara ini oportunis memang. nggak >> punya jiwa tawadhu', >> >> >> >> >> >> sederhana >> & hemat. DPR saja dikasih komputer seharga >> 16jt pdhl nggak butuh >> sgitu >> >> >> >> >> >> mahal >> utk tugas evaluator kinerja pemerintah/lembaga >> pemerintah. >> >> >> >> >> >> >> >> >> >> >> >> >> >> >> >> >> >> salam, >> >> >> >> >> >> Fahru >> >> >> >> >> >> --- >> >> >> >> >> >> Komputer Rp >> 16 Juta untuk Anggota DPR Terlalu >> Mahal >> >> Irwan >> Nugroho - >> detikNews >> >> >> >> >> >> Jakarta - Anggota Dewan >> Perwakilan Rakyat (DPR) mendapatkan fasilitas komputer >> senilai Rp 16,05 juta >> per unit. Harga komputer itu dinilai terlalu mahal dan >> merupakan pemborosan >> uang negara. >> >> >> >> "Saya kira itu sebuah pemborosan besar. Inilah >> lemahnya siatem pengawasan >> di DPR, sehingga banyak terjadi potensi mark up," kata >> Peneliti Hukum dan >> Politik Anggaran Indonesia Budget Center (IBC), Roy Salam, >> kepada detikcom, Jumat >> (22/1/2010). >> >> >> >> Sebelumnya, Ketua DPR Marzuki Alie menyatakan, harga >> komputer itu masih simpang >> siur, ada yang bilang Rp 15 juta, ada yang bilang Rp 20 >> juta. Yang jelas, komputer >> itu sudah ada di meja masing-masing anggota. >> >> >> >> Dalam dokumen yang diperoleh Roy, total komputer yang >> diadakan Sekretariat >> Jenderal DPR tersebut berjumlah 687 unit dengan anggaran >> sebesar Rp 11,03 >> miliar. Dana itu merupakan anggaran definitif Setjen tahun >> 2009. >> >> >> >> Dijelaskan Roy, harga personal computer (PC) dengan >> spesifikasi tercangggih >> saat ini paling-paling hanya Rp 5 juta. Jadi menurutnya ada >> pembengkakan dana >> sebesar Rp 11 juta per unitnya. >> >> >> >> "Rp 11 juta kalikan saja dengan 687 sudah berapa? Itu >> adalah pembengkakan >> yang luar biasa," terangnya. >> >> >> >> Lagi pula, lanjut Roy, kerja-kerja di ruangan anggota DPR >> tidak memerlukan >> komputer dengan teknologi canggih. Seorang sekretaris >> anggota Dewan hanya >> memakai komputer untuk mengetik, membuat jadwal, membuat >> presentasi, dan >> mencari materi melalui internet. >> >> >> >> "Dan kadang cuma digunakan untuk chatting saja," >> sindir Roy. >> >> >> >> Roy berpendapat, daripada membeli yang baru sebaiknya >> Setjen meng-upgrade >> komputer lama yang masih bisa dipakai. Dengan begitu, uang >> yang dikeluarkan >> cuma untuk biaya pemeliharaan dan itu jauh lebih ringan. >> >> >> >> "Jadi hal-hal seperti ini harus diperhatikan BPK untuk >> mengudit serius >> anggaran di DPR. Karena setahu saya BPK sering tidak >> memberi audit yang >> komprehensif, sehingga seringkali kejadian yang sama selalu >> berulang," >> tandasnya. (irw/nrl) >> >> >> >> >> >> >> >> >> >> >> >> >> >> >> >> >> >> >> >> >> >> >> From: Saidi >> <[email protected]> >> >> To: [email protected] >> >> Sent: Fri, January 22, 2010 10:39:25 AM >> >> Subject: Re: [Is-lam] Pemerintah Tidak Punya Uang >> untuk Anak Jalanan? >> >> >> >> lagu lama itu mah pak... udah gak heran.... >> >> >> >> ----- Original Message ----- >> >> From: "A Nizami" <[email protected]> >> >> To: "Is-lam" <[email protected]> >> >> Sent: Friday, January 22, 2010 9:24 AM >> >> Subject: [Is-lam] Pemerintah Tidak Punya Uang untuk Anak >> Jalanan? >> >> >> >> >> >> > Assalamu'alaikum wr wb, >> >> > >> >> > Di FB, pak Eddy melihat di TV One >> >> > seorang pembicara menyatakan bahwa pembinaan anak >> jalanan tidak dapat >> >> > dilanjutkan karena tidak tersedia biaya. Yang jelas di >> Jakarta saja >> >> > 4.000 lebih anak jalanan berkeliaran di jalan. Belum >> lagi di kota-kota >> >> > besar lainnya. Mereka rentan terhadap kejahatan >> Sodomi/Perkosaan, >> >> > Pembunuhan, dan sebagainya. >> >> > >> >> > Kalau untuk mobil mewah Rp 1,3 milyar, kenaikan gaji >> pejabat yang >> >> > sebenarnya sudah tinggi, membail out para Bankir >> (tahun 1998 sampai RP >> >> > 600 trilyun!) pemerintah selalu punya uang. Kalau >> perlu berhutang >> >> > hingga rp >> >> > 1600 trilyun lebih. >> >> > >> >> > Tapi untuk rakyat kecil selalu tidak ada uang. Padahal >> uang rakyat itu >> >> > harusnya untuk fakir miskin lebih dulu. >> >> > >> >> > “Dan berikanlah kepada keluarga-keluarga yang dekat >> akan haknya, kepada >> >> > orang miskin dan orang yang dalam perjalanan dan >> janganlah kamu >> >> > menghambur-hamburkan (hartamu) secara boros. >> >> > Sesungguhnya pemboros-pemboros itu adalah >> saudara-saudara syaitan dan >> >> > syaitan itu >> >> > adalah sangat ingkar kepada Tuhannya.” [Al >> Israa’:26-27] >> >> > >> >> > Lihat foto-foto anak jalanan di: >> >> > >> http://kabarislam.wordpress.com/2010/01/22/pemerintah-tidak-punya-uang-untuk-anak-jalanan >> >> > >> >> > >> http://infoindonesia.wordpress.com/2010/01/06/mobil-mewah-pejabat-rp-13-milyar-dan-jutaan-rakyat-yang-kelaparan >> >> > >> >> > >> http://infoindonesia.wordpress.com/2009/11/05/gaji-raksasa-pejabat-pemerintah-dan-swasta-vs-kemiskinan-rakyat >> >> > >> >> > Sumber Foto: >> >> > >> >> > >> http://adianfuadi.wordpress.com/2009/09/11/kemarin-hari-ini-dan-esok-mereka-tetap-di-jalanan/anakjalanan-15 >> >> > >> >> > http://pedulianakjalanan.blogspot.com >> >> > >> >> > >> http://pincurantujuah.wordpress.com/2009/06/02/anak-anak-rajawali >> >> > >> >> > >> >> > === >> >> > Belajar Islam sesuai Al Qur'an dan Hadits >> >> > http://media-islam.or.id >> >> > >> >> > >> >> > >> >> > Lebih aman saat online. Upgrade ke >> Internet Explorer 8 >> baru dan lebih >> >> > cepat yang dioptimalkan untuk Yahoo! agar Anda merasa >> lebih aman. Gratis. >> >> > Dapatkan IE8 di sini! >> >> > http://downloads.yahoo.com/id/internetexplorer/ >> >> > _______________________________________________ >> >> > Is-lam mailing list >> >> > [email protected] >> >> > >> http://server03.abangadek.com/cgi-bin/mailman/listinfo/is-lam >> >> > >> >> >> >> >> >> >> >> _______________________________________________ >> >> Is-lam mailing list >> >> [email protected] >> >> http://server03.abangadek.com/cgi-bin/mailman/listinfo/is-lam >> >> >> >> >> >> >> >> >> >> >> >> >> >> >> >> >> _______________________________________________ >> >> Is-lam mailing list >> >> [email protected] >> >> http://server03.abangadek.com/cgi-bin/mailman/listinfo/is-lam >> >> >> >> >> >> >> >> >> >> >> -----Inline Attachment Follows----- >> >> _______________________________________________ >> Is-lam mailing list >> [email protected] >> http://server03.abangadek.com/cgi-bin/mailman/listinfo/is-lam >> > > > > _______________________________________________ > Is-lam mailing list > [email protected] > http://server03.abangadek.com/cgi-bin/mailman/listinfo/is-lam > _______________________________________________ Is-lam mailing list [email protected] http://server03.abangadek.com/cgi-bin/mailman/listinfo/is-lam _______________________________________________ Is-lam mailing list [email protected] http://server03.abangadek.com/cgi-bin/mailman/listinfo/is-lam
