Mayoritas Bangsa Indonesia adalah penduduk Indonesia yang Muslim. Kaum 
Muslimin Indonesia ini ternyata tidak memahami Al-Dinu al-Islam sebagai 
Siroth al-Mustaqiim (Jalan/hidup Yang Lurus) tetapi memahaminya sebagai 
suatu kepercayaan/agama yang terpisah dari jatining urip. Secara universal 
kepercayaan dan agama diterima sebagai tatacara upacara pemujaan terhadap 
yang dianggap menyebabkan kebahagiaan hidup dan pemberi kekayaan. Dan 
kepercayaan/agama beruanglingkup hanya di masjid-masjid, gereja-gereja, 
candi, kelentheng, sanggar pamujan, upacara-upacara spiritual kelompok, dll 
tempat yang dianggap suci/keramat termasuk di kuburan.

Apabila kita baca Al-Quran dari Al-Fatehah hingga Al-Naas secara 
ayat-per-ayat dan kata-per-kata ditambah dasar-dasar Sirah kehidupan 
rasulullah Muhammad saw dengan mempergunakan sudut pandangan basic 
kesejarahan dan sosio-anthropologi akan kita temukan penyebab dasar mengapa 
Muhammad bin Abdullah bin Abdulmuthalib dipilih sebagai utusan Allah. Dari 
titik tolak demikian kita akan mampu mengangkat inti pandangan rasulullah 
Muhammad saw yang berusaha dengan keras menyelamatkan kaum-nya (keluarga dan 
bangsanya) dari badai-topan perkembangan masyarakat yang bakal melanda dunia 
semenanjung Arab yang didiami Bangsa Arab, hususnya Makkah sebagai pusat 
persinggahan para pedagang yang sedang naik daun dalam arus perdagangan 
Timur-Barat dan Utara-Selatan pada abad ke-6 hitungan tahun Gregorian.

Para 'ulama Muslimin Indonesia tidak bersedia menerima realitas sejarah ini 
karena sudah kadung bergenerasi menerima dogma dan doktrin 
kepercayaan/keagamaan sebagai hak-patent para ahli teologi selama ratusan 
ribu tahun sejarah pemikiran manusia yang dididikkan melalui pusat-pusat 
pendidikan teologis dengan gelar-gelar PhD. Cobalah perbandingkan konsepsi 
tuhan Al-Quranu al-Karim dengan konsep-konsep tuhan kepercayaan/keagamaan 
lainnya. Akan jelas sekali tuntutan konsep ketuhanan Al-Quran seperti 
tuntutan pemahaman para ilmuwan kealaman atas mulabuka kelahiran alamsemesta 
(baca kuliah umum SW Hawking di Berkeley UCLA USA dan pandangan para sarjana 
kealaman lainnya). Dari ferifikasi akademik dan realitas sejarah masyarakat 
manusia yang terus berkembang mengikuti Al-Dinu al-Islam (Al-Dinu al-Islam 
adalah hukum alamsemesta) kita akan sampai kepada kesimpulan bahwa kaum 
Muslimin harus berani belajar langsung dari kehidupan kesehariannya sendiri 
dengan menjadikan ayat-ayat Al-Quran sebagai PETUNJUK dalam memecahkan dan 
memahami persoalan keruwetan hidupnya, menemukan pemecahan yang diKEHENDAKI 
oleh Allah swt (bukan yang saya kehendaki) dan menjadikannya sebagai jalan 
keluar dari kesulitan hidup kesehariannya. Di Indonesia yang memegang 
peranan penting dalam merubah sistim dan struktur masyarakat secara mendasar 
dan mengatap adalah kaum Muslimin Indonesia di mana mayoritasnya adalah awam 
yang tak berpendidikan atau hanya berpendidikan dasar dengan pendapatan yang 
terrendah. Kaum elite Muslimin tidak akan mampu merubah masyarakat agraris 
ke masyarakat industri tanpa mendapatkan dukungan penuh kaum Muslimin 
mayoritas.

Dewasa ini sangat dibutuhkan agar kaum Muslimin melek Al-Dinu al-Islam 
sebagai SATU-SATUNYA JALAN HIDUP yang sesuai dengan hukum-hukum perkembangan 
kemasyarakatan dan hukum-hukum alamsemesta. Termasuk sesuai dengan fitrohnya 
manusia yang dididik Allah swt untuk dapat menjadi halifatan fii al-ardzhi - 
wakil Allah swt di Bumi. Pendidikan ini sudah mulai berlangsung semenjak 
pisahnya gen Chimpanse dari gen Hominid dan saat ini masih terus berlangsung 
hingga tercapai kelahiran halifatan fii al-ardzhi. Kemelekan ini hanya 
mungkin apabila kaum Muslimin mempelajari Al-Quranu al-Karim dengan 
referensi ilmu pengetahaun kealaman dan kemasyarakatan (ilmu kealaman dan 
humanoria).

Semoga berguna wa bii Allahi taufiqu wa al-hidayah wassalam,
A.M

----- Original Message ----- 
From: "Dewa Gede Permana" <[email protected]>
To: <[email protected]>
Sent: Sunday, January 24, 2010 3:12 PM
Subject: Re: [Is-lam] Pemerintah Tidak Punya Uang untuk Anak Jalanan?


> Serasa tambah sesak dada nih setelah mbaca tulisan pak Marconi... :(
>
> Sepertinya bangsa ini telah melakukan pembiaran thd kesalahan sejarah yg 
> turun-temurun, bahkan cenderung enggan untuk menelisik kembali awal-mula 
> perjalanan sebagai bangsa untuk kembali kepada jatidiri bangsa yg pernah 
> mandiri dan berdaulat.
>
> Kalimat dlm pembukaan UUD'45 : "Atas berkat rahmat Allah yg maha Kuasa 
> serta dengan berbudi-pekerti yang luhur, berkepribadian kebangsaan yang 
> bebas..." sdh terlupakan oleh kita. Kita ndak tahu berterima kasih, ndak 
> tahu bersyukur, lupa pada apa yg diucapkan diawalnya, sehingga seperti 
> seorang kusir buta, main slonong boy, yg tak tahu arah dlm mengendalikan 
> kuda tunggangan.
>
> Jika melihat kejadian2 belakangan yg semakin mengarah pada kekacauan 
> politik, ketidakadilan, kepura-puraan, dlsb, maka apakah memang harus dgn 
> tsunami besar utk menyadarkan bangsa ini ? saya juga tidak tahu. Kita 
> harus tetap dlm keadaan mawas diri, menjaga laku pikiran dan perbuatan utk 
> tetap dgn itikad baik serta dgn ketulusan hati dalam mengerjakan segala 
> aktifitas.
>
>
> -----Original Message-----
> From: [email protected] 
> [mailto:[email protected]] On Behalf Of A. Marconi
> Sent: Sunday, January 24, 2010 7:56 PM
> To: [email protected]
> Subject: Re: [Is-lam] Pemerintah Tidak Punya Uang untuk Anak Jalanan?
>
> Di jaman perang kemerdekaan 1945-1948 ada olok-olok dari penduduk pedesaan
> terhadap tentara/lasykar yang menjaga perbatasan daerah Republik Indonesia
> dengan daerah pendudukan NICA (Nederlnds-Indische Centraal Administratie),
> nama bagi pemerintah kolonial bayangan yang diresmikan oleh Pemerintah
> Kerajaan Belanda, sebagai "tukang catut nganggo binkap". Kata "binkap"
> berasal dari kata Bhs Belanda "beenkap" yang tegesnya: sepatu bertutup
> gares, sekarang dikenal sebagai model sepatu laars. Jaman perang 
> kemerdekaan
> yang berhak menerima sepatu laars hanyalah opsir-opsir saja sedang 
> prajurit
> dapat sepatu "mati" atau sepatu yang berbobot berat, sehingga para 
> prajurit
> lebih suka memakai alas kaki ban mobil a'la yang dipakai para gerilya
> Vietcong di tahun 60,70-an. Pada jaman itu tukang catut (spekulan ekonomi,
> politik dan kekuasaan) yang memiliki sedikit keberanian untuk ikut perang
> bisa mendapat tempat dalam satuan tentara dan lasykar sebagai
> komandan-komandan dan opsir-opsir. Tentu banyak juga anak-anak Bangsa yang
> serius dan jujur demi membela kemerdekaan yang diprokalamsikan maju
> bertempur dalam satuan tentara dan lasykar.
>
> Tukang-tukang catut tersebut ahirnya dengan dukungan ex-KL/KNIL yang
> diintegrasikan kedalam TNI dan berkat pembersihan "kaum kiri" dari TNI di
> tahun 1947 berhasil melakukan coup de'tat 30 September 1965 yang sudah
> pernah dicoba semenjak 1946, 1952, 1956 (coup militer terhadap kekuasaaan
> daerah). Kambing hitam yang paling gampang "dibenarkan" adalah PKI yang
> selalu berontak terhadap kekuasaan kolonial Belanda dan Jepang.
>
> Jadi jangan heran dan bingung apabila keadaan negara RI seperti apa yang
> sama-sama kita saksikan ini. Jika menyakan  apa yang harus diperbuat 
> dewasa
> ini, bertanyalah kepada Bangsa Indonesia yang sedang menderita. Maukah
> mereka merubah keadaan dirinya atau tidak. "Innallaha layughoyyiru ma bii
> kaumin hatta yughoyyiru ma bii anfusihim"
>
>
> ----- Original Message ----- 
> From: "Bango Samparan" <[email protected]>
> To: <[email protected]>
> Sent: Saturday, January 23, 2010 23:24 PM
> Subject: Re: [Is-lam] Pemerintah Tidak Punya Uang untuk Anak Jalanan?
>
>
>> Lha iyo mas, terus piye menurut sampean, apa yang harus kita berbuat? Di
>> omongi, dirasani, dikritik, yo pancet wae. Opo yo kudu dikeplaki tho yo?
>>
>> Salam hangat
>> B. Samparan
>>
>>
>> --- On Fri, 1/22/10, Dewa Gede Permana <[email protected]> wrote:
>>
>>> From: Dewa Gede Permana <[email protected]>
>>> Subject: Re: [Is-lam] Pemerintah Tidak Punya Uang untuk Anak Jalanan?
>>> To: [email protected]
>>> Date: Friday, January 22, 2010, 7:51 PM
>>>
>>>
>>>
>>>
>>>
>>>
>>>
>>>
>>>
>>>
>>>
>>>
>>>
>>>
>>>
>>>
>>> Tambah satu lagi dunk,
>>> pembuatan pagar istana merdeka sekitar
>>> rp. 30 milyar…. he..he..
>>>
>>> Pemakaian uang negara kayaknya
>>> kog ghoib bener ya, tanpa ba-bi-bu
>>> tau2 dah keluar aja.
>>>
>>> Ini negri dah kebanyakan mistik
>>> dan tukang sulapnya… J
>>>
>>> Dgn 15 – 16 jt harusnya bisa
>>> merakit pc utk spesialis gaming klas
>>> High-End dgn kualitas sangat handal.
>>>
>>>
>>>
>>>
>>>
>>>
>>>
>>> From: [email protected]
>>> [mailto:[email protected]] On Behalf
>>> Of Saidi
>>>
>>> Sent: Friday, January 22, 2010 2:01 PM
>>>
>>> To: [email protected]
>>>
>>> Subject: Re: [Is-lam] Pemerintah Tidak Punya Uang
>>> untuk Anak Jalanan?
>>>
>>>
>>>
>>>
>>>
>>>
>>>
>>>
>>>
>>> ironis....
>>>
>>>
>>>
>>>
>>>
>>>
>>>
>>>
>>> -----
>>> Original Message -----
>>>
>>>
>>>
>>>
>>>
>>> From:
>>> AFR
>>>
>>>
>>>
>>>
>>>
>>> To: [email protected]
>>>
>>>
>>>
>>>
>>>
>>>
>>> Sent: Friday, January 22,
>>> 2010 11:14 AM
>>>
>>>
>>>
>>>
>>>
>>> Subject: Re: [Is-lam]
>>> Pemerintah Tidak Punya Uang untuk Anak Jalanan?
>>>
>>>
>>>
>>>
>>>
>>>
>>>
>>>
>>>
>>>
>>>
>>>
>>>
>>> gaya
>>> hidup penyelenggara negara ini oportunis memang. nggak
>>> punya jiwa tawadhu',
>>>
>>>
>>>
>>>
>>>
>>> sederhana
>>> & hemat. DPR saja dikasih komputer seharga
>>> 16jt pdhl nggak butuh
>>> sgitu
>>>
>>>
>>>
>>>
>>>
>>> mahal
>>> utk tugas evaluator kinerja pemerintah/lembaga
>>> pemerintah.
>>>
>>>
>>>
>>>
>>>
>>>
>>>
>>>
>>>
>>>
>>>
>>>
>>>
>>>
>>>
>>>
>>>
>>> salam,
>>>
>>>
>>>
>>>
>>>
>>> Fahru
>>>
>>>
>>>
>>>
>>>
>>> --- 
>>>
>>>
>>>
>>>
>>>
>>> Komputer Rp
>>> 16 Juta untuk Anggota DPR Terlalu
>>> Mahal
>>>
>>> Irwan
>>> Nugroho -
>>> detikNews
>>>
>>>
>>>
>>>
>>>
>>> Jakarta - Anggota Dewan
>>> Perwakilan Rakyat (DPR) mendapatkan fasilitas komputer
>>> senilai Rp 16,05 juta
>>> per unit. Harga komputer itu dinilai terlalu mahal dan
>>> merupakan pemborosan
>>> uang negara.
>>>
>>>
>>>
>>> "Saya kira itu sebuah pemborosan besar. Inilah
>>> lemahnya siatem pengawasan
>>> di DPR, sehingga banyak terjadi potensi mark up," kata
>>> Peneliti Hukum dan
>>> Politik Anggaran Indonesia Budget Center (IBC), Roy Salam,
>>> kepada detikcom, Jumat
>>> (22/1/2010).
>>>
>>>
>>>
>>> Sebelumnya, Ketua DPR Marzuki Alie menyatakan, harga
>>> komputer itu masih simpang
>>> siur, ada yang bilang Rp 15 juta, ada yang bilang Rp 20
>>> juta. Yang jelas, komputer
>>> itu sudah ada di meja masing-masing anggota.
>>>
>>>
>>>
>>> Dalam dokumen yang diperoleh Roy, total komputer yang
>>> diadakan Sekretariat
>>> Jenderal DPR tersebut berjumlah 687 unit dengan anggaran
>>> sebesar Rp 11,03
>>> miliar. Dana itu merupakan anggaran definitif Setjen tahun
>>> 2009.
>>>
>>>
>>>
>>> Dijelaskan Roy, harga personal computer (PC) dengan
>>> spesifikasi tercangggih
>>> saat ini paling-paling hanya Rp 5 juta. Jadi menurutnya ada
>>> pembengkakan dana
>>> sebesar Rp 11 juta per unitnya.
>>>
>>>
>>>
>>> "Rp 11 juta kalikan saja dengan 687 sudah berapa? Itu
>>> adalah pembengkakan
>>> yang luar biasa," terangnya.
>>>
>>>
>>>
>>> Lagi pula, lanjut Roy, kerja-kerja di ruangan anggota DPR
>>> tidak memerlukan
>>> komputer dengan teknologi canggih. Seorang sekretaris
>>> anggota Dewan hanya
>>> memakai komputer untuk mengetik, membuat jadwal, membuat
>>> presentasi, dan
>>> mencari materi melalui internet.
>>>
>>>
>>>
>>> "Dan kadang cuma digunakan untuk chatting saja,"
>>> sindir Roy.
>>>
>>>
>>>
>>> Roy berpendapat, daripada membeli yang baru sebaiknya
>>> Setjen meng-upgrade
>>> komputer lama yang masih bisa dipakai. Dengan begitu, uang
>>> yang dikeluarkan
>>> cuma untuk biaya pemeliharaan dan itu jauh lebih ringan.
>>>
>>>
>>>
>>> "Jadi hal-hal seperti ini harus diperhatikan BPK untuk
>>> mengudit serius
>>> anggaran di DPR. Karena setahu saya BPK sering tidak
>>> memberi audit yang
>>> komprehensif, sehingga seringkali kejadian yang sama selalu
>>> berulang,"
>>> tandasnya. (irw/nrl)
>>>
>>>
>>>
>>>
>>>
>>>
>>>
>>>
>>>
>>>
>>>
>>>
>>>
>>>
>>>
>>>
>>>
>>>
>>>
>>>
>>>
>>>
>>> From: Saidi
>>> <[email protected]>
>>>
>>> To: [email protected]
>>>
>>> Sent: Fri, January 22, 2010 10:39:25 AM
>>>
>>> Subject: Re: [Is-lam] Pemerintah Tidak Punya Uang
>>> untuk Anak Jalanan?
>>>
>>>
>>>
>>> lagu lama itu mah pak... udah gak heran....
>>>
>>>
>>>
>>> ----- Original Message ----- 
>>>
>>> From: "A Nizami" <[email protected]>
>>>
>>> To: "Is-lam" <[email protected]>
>>>
>>> Sent: Friday, January 22, 2010 9:24 AM
>>>
>>> Subject: [Is-lam] Pemerintah Tidak Punya Uang untuk Anak
>>> Jalanan?
>>>
>>>
>>>
>>>
>>>
>>> > Assalamu'alaikum wr wb,
>>>
>>> >
>>>
>>> > Di FB, pak Eddy melihat di TV One
>>>
>>> > seorang pembicara menyatakan bahwa pembinaan anak
>>> jalanan tidak dapat
>>>
>>> > dilanjutkan karena tidak tersedia biaya. Yang jelas di
>>> Jakarta saja
>>>
>>> > 4.000 lebih anak jalanan berkeliaran di jalan. Belum
>>> lagi di kota-kota
>>>
>>> > besar lainnya. Mereka rentan terhadap kejahatan
>>> Sodomi/Perkosaan,
>>>
>>> > Pembunuhan, dan sebagainya.
>>>
>>> >
>>>
>>> > Kalau untuk mobil mewah Rp 1,3 milyar, kenaikan gaji
>>> pejabat yang
>>>
>>> > sebenarnya sudah tinggi, membail out para Bankir
>>> (tahun 1998 sampai RP
>>>
>>> > 600 trilyun!) pemerintah selalu punya uang. Kalau
>>> perlu berhutang
>>>
>>> > hingga rp
>>>
>>> > 1600 trilyun lebih.
>>>
>>> >
>>>
>>> > Tapi untuk rakyat kecil selalu tidak ada uang. Padahal
>>> uang rakyat itu
>>>
>>> > harusnya untuk fakir miskin lebih dulu.
>>>
>>> >
>>>
>>> > “Dan berikanlah kepada keluarga-keluarga yang dekat
>>> akan haknya, kepada
>>>
>>> > orang miskin dan orang yang dalam perjalanan dan
>>> janganlah kamu
>>>
>>> > menghambur-hamburkan (hartamu) secara boros.
>>>
>>> > Sesungguhnya pemboros-pemboros itu adalah
>>> saudara-saudara syaitan dan
>>>
>>> > syaitan itu
>>>
>>> > adalah sangat ingkar kepada Tuhannya.” [Al
>>> Israa’:26-27]
>>>
>>> >
>>>
>>> > Lihat foto-foto anak jalanan di:
>>>
>>> >
>>> http://kabarislam.wordpress.com/2010/01/22/pemerintah-tidak-punya-uang-untuk-anak-jalanan
>>>
>>> >
>>>
>>> >
>>> http://infoindonesia.wordpress.com/2010/01/06/mobil-mewah-pejabat-rp-13-milyar-dan-jutaan-rakyat-yang-kelaparan
>>>
>>> >
>>>
>>> >
>>> http://infoindonesia.wordpress.com/2009/11/05/gaji-raksasa-pejabat-pemerintah-dan-swasta-vs-kemiskinan-rakyat
>>>
>>> >
>>>
>>> > Sumber Foto:
>>>
>>> >
>>>
>>> >
>>> http://adianfuadi.wordpress.com/2009/09/11/kemarin-hari-ini-dan-esok-mereka-tetap-di-jalanan/anakjalanan-15
>>>
>>> >
>>>
>>> > http://pedulianakjalanan.blogspot.com
>>>
>>> >
>>>
>>> >
>>> http://pincurantujuah.wordpress.com/2009/06/02/anak-anak-rajawali
>>>
>>> >
>>>
>>> >
>>>
>>> > ===
>>>
>>> > Belajar Islam sesuai Al Qur'an dan Hadits
>>>
>>> > http://media-islam.or.id
>>>
>>> >
>>>
>>> >
>>>
>>> >
>>>
>>> > Lebih aman saat online. Upgrade ke
>>> Internet Explorer 8
>>> baru dan lebih
>>>
>>> > cepat yang dioptimalkan untuk Yahoo! agar Anda merasa
>>> lebih aman. Gratis.
>>>
>>> > Dapatkan IE8 di sini!
>>>
>>> > http://downloads.yahoo.com/id/internetexplorer/
>>>
>>> > _______________________________________________
>>>
>>> > Is-lam mailing list
>>>
>>> > [email protected]
>>>
>>> >
>>> http://server03.abangadek.com/cgi-bin/mailman/listinfo/is-lam
>>>
>>> >
>>>
>>>
>>>
>>>
>>>
>>>
>>>
>>> _______________________________________________
>>>
>>> Is-lam mailing list
>>>
>>> [email protected]
>>>
>>> http://server03.abangadek.com/cgi-bin/mailman/listinfo/is-lam
>>>
>>>
>>>
>>>
>>>
>>>
>>>
>>>
>>>
>>>
>>>
>>>
>>>
>>>
>>>
>>>
>>> _______________________________________________
>>>
>>> Is-lam mailing list
>>>
>>> [email protected]
>>>
>>> http://server03.abangadek.com/cgi-bin/mailman/listinfo/is-lam
>>>
>>>
>>>
>>>
>>>
>>>
>>>
>>>
>>>
>>>
>>> -----Inline Attachment Follows-----
>>>
>>> _______________________________________________
>>> Is-lam mailing list
>>> [email protected]
>>> http://server03.abangadek.com/cgi-bin/mailman/listinfo/is-lam
>>>
>>
>>
>>
>> _______________________________________________
>> Is-lam mailing list
>> [email protected]
>> http://server03.abangadek.com/cgi-bin/mailman/listinfo/is-lam
>>
>
> _______________________________________________
> Is-lam mailing list
> [email protected]
> http://server03.abangadek.com/cgi-bin/mailman/listinfo/is-lam
>
> _______________________________________________
> Is-lam mailing list
> [email protected]
> http://server03.abangadek.com/cgi-bin/mailman/listinfo/is-lam
> 

_______________________________________________
Is-lam mailing list
[email protected]
http://server03.abangadek.com/cgi-bin/mailman/listinfo/is-lam

Kirim email ke