Hukum Menyingkat Salam dengan ASS WR WB 6 Maret 08 oleh Abu Umar
Oleh: Asy Syaikh Wasiyullah Abbas (Ulama Masjidil Haram, pengajar di Ummul Qura) Soal: Banyak orang yang menulis salam dengan menyingkatnya, seperti dalam Bahasa Arab mereka menyingkatnya dengan s+- r+-b+. Dalam bahasa Inggris mereka menyingkatnya dengan "ws wr wb" (dan dalam bahasa Indonesia sering dengan "ass wr wb" - pent). Apa hukum masalah ini? Jawab: Tidak boleh untuk menyingkat salam secara umum dalam tulisan, sebagaimana tidak boleh pula menyingkat shalawat dan salam atas Nabi kita shallallahu `alaihi wasallam. Tidak boleh pula menyingkat yang selain ini dalam pembicaraan. Diterjemahkan dari www.bakkah.net untuk http://ulamasunnah.wordpress.com -- A. Yahya Sjarifuddin ------------------------------------------------------------------ - Milis Masjid Ar-Royyan, Perum BDB II, Sukahati, Cibinong 16913 - - Website http://www.arroyyan.com ; Milis jamaah[at]arroyyan.com - Diriwayatkan dari Anas bin Malik radhiyalaahu anhu ia berkata: Rasulullah Shalallaahu alaihi wasalam biasa bernafas tiga kali sewaktu minum. (HR. Muttafaq alaih) Yaitu bernafas di luar gelas. Beliau melarang bernafas di dalam gelas sewaktu minum dan beliau juga melarang meniup minuman. (Sebagaimana yang disebutkan dalam HR. At-Tirmidzi)

