Ass. Ww
Penyingkatan dimaksudkan untuk simbol penulisan tetapi tidak untuk
menyingkatkan pengucapannya.
Ass. Ww tidak dibaca "ASS W W", tetapi para pembaca akan tetap membaca
Assalamu'alaikum Warohmatullahi Wabarakatuh.
Penyingkatan itu juga biasa digunakan dalam sms dan untuk keperluan praktis
yang lain dimana banyak simbol penyingkatan digunakan agar banyak pesan
dapat diterima dengan ruang yang pendek. Yang jelas niat anda akan
mempengaruhi hasil pekerjaan anda. Seluruh rangkaian peringatan saya
menggunakan Ass. Ww dan masalah ini tidak mengurangi arti penting dari isi
rangkaian peringatan itu. Jadi jawaban tersebut masih dapat diperdebatkan.
Wassalam.
Djarot
alamat email: [EMAIL PROTECTED]
Achmad Yahya
Sjarifuddin
<[EMAIL PROTECTED] To
> [email protected]
cc
05/02/2008 10:18 [EMAIL PROTECTED]
AM Subject
[Ar-Royyan-7647] Hukum Menyingkat
Salam dengan ASS WR WB
Please respond to
[EMAIL PROTECTED]
om
Hukum Menyingkat Salam dengan ASS WR WB
6 Maret 08 oleh Abu Umar
Oleh: Asy Syaikh Wasiyullah Abbas
(Ulama Masjidil Haram, pengajar di Ummul Qura)
Soal:
Banyak orang yang menulis salam dengan menyingkatnya, seperti
dalam Bahasa Arab mereka menyingkatnya dengan s+- r+-b+. Dalam
bahasa Inggris mereka menyingkatnya dengan "ws wr wb" (dan dalam
bahasa Indonesia sering dengan "ass wr wb" - pent). Apa hukum
masalah ini?
Jawab:
Tidak boleh untuk menyingkat salam secara umum dalam tulisan,
sebagaimana tidak boleh pula menyingkat shalawat dan salam atas
Nabi kita shallallahu `alaihi wasallam. Tidak boleh pula
menyingkat yang selain ini dalam pembicaraan.
Diterjemahkan dari www.bakkah.net untuk http://ulamasunnah.wordpress.com
-- A. Yahya Sjarifuddin
------------------------------------------------------------------
- Milis Masjid Ar-Royyan, Perum BDB II, Sukahati, Cibinong 16913 -
- Website http://www.arroyyan.com ; Milis jamaah[at]arroyyan.com -
Diriwayatkan dari Anas bin Malik radhiyalaahu anhu ia berkata: Rasulullah
Shalallaahu alaihi wasalam biasa bernafas tiga kali sewaktu minum. (HR.
Muttafaq alaih) Yaitu bernafas di luar gelas. Beliau melarang bernafas di
dalam gelas sewaktu minum dan beliau juga melarang meniup minuman.
(Sebagaimana yang disebutkan dalam HR. At-Tirmidzi)
------------------------------------------------------------------
- Milis Masjid Ar-Royyan, Perum BDB II, Sukahati, Cibinong 16913 -
- Website http://www.arroyyan.com ; Milis jamaah[at]arroyyan.com -
Diriwayatkan dari Anas bin Malik radhiyalaahu anhu ia berkata: Rasulullah
Shalallaahu alaihi wasalam biasa bernafas tiga kali sewaktu minum. (HR.
Muttafaq alaih) Yaitu bernafas di luar gelas. Beliau melarang bernafas di dalam
gelas sewaktu minum dan beliau juga melarang meniup minuman. (Sebagaimana yang
disebutkan dalam HR. At-Tirmidzi)