|
Duh benar-benar tergugah hatiku nih
bro..mudah-mudahan pernyataan tersebut tidak ada sayapnya yah.? :)
Terus terang terimakasih tuk semua chit
chatnya disaat saya tidak ada disana..dan hal ini juga sudah saya tebak:) GR gak
sih gw???
Ke Lampung??? kenapa
tidak....yukkkkkkkkkkk...sama dgn postingan Bro Ade "paparafi" sebelumnya bahwa
saya dah kena deman turing nih semenjak turing pertama dulu
Insya Allah turing berikutnya tdk akan
absen deh
Salam Sportivitas, U can if U think U can
KaFC # 856 KHCC # 028
----- Original Message -----
Sent: Monday, May 29, 2006 1:19 PM
Subject: Re: [KHCC] Karisma Bercinta (
Diary Turing Perdana )
Dear,
Sosok bro Donal ini yang banyak dibicarakan saat
chit-chat di Bandung, setiap waktu setiap saat selalu membayangkan jika bro
berkumis seksi ini ikutan ke Bandung. Semua penasaran ingin liat sepatu baru,
ban baru, kumis baru dll dll.
Selanjutnya kita mau ke Lampung lho bro.
ikutan gak ? (=kompor turing mode on)
--- and --- KHCC =
Karisma_Honda Cinta Cintaan :-)
On 5/29/06, MCDON P
<[EMAIL PROTECTED]>
wrote:
Senang amat nih saya membaca
postinganya bro...seakan diri ini ada dalam cerita tersebut.
tapi apa daya karena status
kerjaan...saya harus masuk hari sabtu kemarin 1/2 hari, maaf yah guys tidak
bisa gabung kemarin sama ente-ente.
padahal dah getol amat nih mau nyoba
DURO 38 dah belain beli ke otista sama igu sewaktu libur hari kamis
kemarin:(.
ternyata perubahan tidak bisa
ditolak...niat mau ke bandung hanya ada dalam gigitan jari
saya:(.
maaf yah igu jgn kecewa donk
ahhhh....
love u alll
Salam Sportivitas, U can if U think U can
KaFC # 856 KHCC # 028
-----
Original Message -----
Sent:
Monday, May 29, 2006 12:08 PM
Subject:
[KHCC] Karisma Bercinta ( Diary Turing Perdana )
Dear Diary,
Hari ini
perjalanan panjang akan dimulai. Jadi mari kita bangun pagi meski mata tak
menutup semalaman ! Bangun setengah enam, mandi, sarapan, cek terakhir
kondisi si gendut, ok ...... mari kita menuju SPBU Rawamangun, tempat kopi
daratnya wong Primus yang lagi ditinggal ketumnya, 'Mbah Aries', yang lagi
serpis *bip* ( sensor ) dan tak kunjung kembali. Sisa-sisa hujan semalam,
cuma bikin kotor aja. Lampu merah setelah Coca Cola, terlihat bayangan jaket
milis persis di belakang. Begitu nengok, dapat senyum manis Mas Igu .....
semanis sayur asem. Akhirnya kita iring-iringan menuju SPBU dan menunggu
kehadiran Pak Mas Bro TOP ( Teddy OP ). Melihat ke jam, pukul 07.00 WIB
kurang 20 menit, beliau tak kunjung datang, kita sepakat untuk tancap ke TMP
Kalibata agar tidak ketinggalan kereta dan membuat ngaret acara.
Tiba
di TMP Kalibata, beberapa bro sudah terlihat di lokasi. Kok sepi ya ?
Katanya 30 motor-an yang siap ke Bandung. Tanya kanan, tanya kiri ....
terdengar beberapa kabar tak sedap soal ketidakhadiran peserta lain. Ada
yang alasannya jelas, ada yang kurang jelas, ada yang ngasal, ada yang
ketahuan boongnya, ada yang nyebelin, ada yang prihatin ...... Hmm ...... ya
sutralah ..... mari kita berangkat dengan peserta seadanya. Mas Bro Febil
yang didatangkan khusus ke TMP untuk scruut, sudah selesai mengecek semua
kendaraan. Tersiar kabar duka yang menimpa saudara-saudara kita di
Yogyakarta yang tertimpa musibah bencana alam. Mas Fajar Bumen memberitahu
kita, siapa yang punya keluarga di Yogya, barangkali perlu mengecek keadaan.
Informasi soal bencana ini masih simpang siur. Kita cuma mendengar, tak
sedikit yang meninggal. Semoga Tuhan YME menerima mereka di sisi-Nya. Semoga
keluarga yang ditinggalkan dan bangsa ini mampu melewati cobaan ini.
Pak Waketum membuka briefing singkat dan diakhiri dengan doa
bersama. Perjalanan panjang dimulai.
Diary sayang,
Perjalanan
menuju SPBU di daerah Cibubur berjalan lancar. Lalin tampak masih malu-malu
menampakkan keruwetan sehari-hari. Sembari membeli perbekalan berupa rokok
dan air mineral, kita santai sejenak. Perjalanan dilanjutkan kembali.
Menembus Jonggol, meraih Cikalong. Jalan mulus membuat adrenalin terpacu.
Jarum spidometer menunjuk angka 80 - 90 kpj. Kalo begini terus, jam 1 - 2
siang sudah hinggap ke Bandung nih. Tat tet tot .. tat tet tot .... ketemu
rombongan bikers lain berjaket biru. Entah dari mana. Di SPBU Cikalong, kita
melakukan pitstop kembali. Ini SPBU udah bagus, sepi, nyaman dan bersih
lagi. Pak Mas Bro Waketum sibuk kontek-kontek dengan Bro Theeo yang
dikabarkan tengah menyusul rombongan. Yang lain ngemil, selonjoran, ngecek
kondisi motor, minum, istirahat, ngobrol .... angin bertiup sepoi-sepoi
menambah romantis suasana.
We lost Bro Theeo ... Waketum menyiapkan
barisan untuk melakukan pengejaran. Takut Bro Theeo kegaruk razia sebelum
SPBU yang turun dengan kekuatan 2 mobil kijang. Kali ini treknya agak bumpy
dan memaksa sedikit menari-nari. Pengejaran dilakukan hingga daerah Cimahi,
namun belum ketemu. Suasana mulai macet dan sedikit memaksa kita bekerja
keras. Bis dan truk besar menyesaki jalanan dan tak mau mengalah meski sudah
diklakson. Rombongan melaju perlahan dan merayap. Akhirnya Waketum yang
mengejar Bro Theeo tampak di sisi jalan. Rombongan diarahkan ke Wahana-nya
Jawa Barat, Daya Adira. Sempat dicurigai satpam karena nekat nyelonong masuk
parkiran, tapi akhirnya malah disambut ramah. Ngapain nih ? Kok berhenti ?
Nunggu jemputan, katanya.
Tiga karisma dan satu Mio melesat masuk
parkiran. Bro Faried, Kang Rudi BHKC, Neng Novi dan Eka-KHAT datang
menjemput. Setelah salam-salaman, kita segera menuju Wisma Taruna, tempat
beristirahat. Eka memimpin jalan. Bau sampah beberapa kali menerpa. Bandung
tetap kusut lalu lintasnya. Pegal rasanya naik motor merayap-rayap
perlahan-lahan. Bokong mulai protes karena jok si gendut sudah mulai terasa
seperti papan yang tak berbusa. Sampai juga ke Wisma ! Barisan
diistirahatkan sambil menunggu makan. Makan siang bersama dilalui dengan
suasana keakraban. Bro Oniel yang sudah tiba sebelumnya di Bandung bersama
beberapa orang bro lainnya, selepas makan siang mulai berburu tempat
pencucian motor. Yang lain memilih ngobrol, mandi atau tidur. Waketum
menyampaikan bingkisan dari KHCC untuk Bro Faried, yang dianggap dari dulu
merupakan saudara di Bandung yang 'die harder' tulen, selalu ikut kegiatan
milis meski dilakukan cuma berdua bersama Bro Yudho.
Sore menjelang
malam, rombongan bersiap menuju lokasi KHAT melakukan kopi darat. Eka
kembali datang untuk menjemput dan mengantarkan. Suasana gaduh, riuh rendah,
macet di mana-mana, seolah tidak menjadi penghalang kegembiraan rakyat
Bandung ( atau rakyat Jakarta ya sebenarnya ... ) menghabiskan malam
panjang. Puluhan karisma dengan pengendaranya berjaket orange tampak
berkumpul. Welcome to Bandung, brother. Inilah Karisma Honda Automotive Team
! Waketum tampak berbincang-bincang dengan Ketum KHAT. Di sana bendera KHCC
juga terpasang. Tanda persaudaraan antara KHAT dan KHCC. Rasanya mengharu
biru .... mengingat masa-masa awal milis ini hingga sekarang menjadi KHCC
dan akhirnya bisa bersanding di Bandung dengan KHAT, kenang saya.
KHAT menawarkan kita untuk ke Lembang bersama. Susana gerimis
sedikit membuat hati gundah, namun kita coba saja. KHCC menempati barisan
depan setelah Road Captain dan petugas lainnya, sedangkan bro dari KHAT
mengawal dari belakang. Perjalanan dilalui dengan riuh rendah. Petugas
berusaha keras membuka jalan agar konvoi tidak terganggu. Tiba di sebuah
SPBU untuk mengisi bensin, hujan betulan mulai turun meski tak deras-deras
amat. Saat asyik mengenakan jas hujan, saya mendengar salah seorang bro KHAT
menginformasikan ke barisan bahwa perjalanan terpaksa dibatalkan dan
diputuskan untuk mengawal kami ke penginapan. Yah, rasanya tidak
memungkinkan juga untuk ke Lembang. Sayang sekali, but there's always next
time.
Tiba di penginapan, sebagian brother KHAT mengantar masuk ke
dalam sedangkan yang lain menunggu di luar. Salam perpisahan pun dilakukan.
KHAT meminta maaf jika penyambutan yang dilakukan terasa kurang dan
mengucapkan selamat beristirahat dan semoga perjalanan kembali besok
berlangsung dengan lancar. Jabat erat penuh persaudaraanpun dilakukan. Ah,
padahal kita baru berjumpa. Dibanding dengan mereka, mungkin kita masih
junior namun mereka tampak begitu hangat dan memperlakukan kami bak tamu
besar. Semoga kita bisa membalas mereka dan menjadi tuan rumah yang baik
bersama KaFC jika mereka berkunjung ke Jakarta. Setetes embun di kalbu ....
mengingat kini kita tidak lagi asing dan sendirian jika berada di Bandung.
All bikers are brother......
Karisma Jakarta dan Bandung, di hari
Sabtu ini bercinta. Begitu mesranya ....
Diary,
Badan terasa
letih, namun rasanya sayang menghabiskan waktu semalam dengan tidur.
Beberapa orang bro tampak sudah beristirahat, sedangkan yang lain memilih
ngobrol ngalor ngidul di depan. Bro Faried, Bro Yudho, Sist Novi tampak
setia menemani ngobrol hingga larut. Saat Sist Novi pamit untuk pulang,
tiba-tiba empat karisma masuk ke pelataran parkir. Bro KaFC dan AKaR (
Sigit, Kiky, Boky, Tukul ) yang kebetulan datang ke Bandung untuk membahas
sesuatu dengan KHAT, berkunjung dan menjenguk kita karena mengetahui KHCC
pun berada di Bandung. Weleh, yang dateng kategori sepuh semua :) Mereka
turut menghabiskan malam bersama kita, ngobrol ngalor ngidul, becanda,
ketawa-ketiwi sampe subuh. Sekitar pukul 3- 4 pagi, mereka pergi untuk
bermalam di rumah Eka.
Hari berganti .....
Meski tak cukup
tidur, namun badan sudah lumayan. Hari ini perjalanan kembali akan dimulai.
Dari pagi, aktivitas sudah dimulai. Ada yang cuci motor ( again ? hehehe
.... cinta mati gitu loh ), ngopi, jalan-jalan keliling Bandung, tidur lagi
........ Setelah sarapan dan bersiap, sekitar pukul 10.30 WIB barisan
berangkat untuk meninggalkan Bandung menuju Jakarta lewat Puncak. Bro Faried
dan Bro Mamat - KHAT mengantar kami. Memasuki Cianjur, jalan mulus nan sepi
kembali di hadapan dan menanti untuk dilahap. Hmm ...... mantab kali. Yuk.
Di daerah Puncak, tiba-tiba terlihat sebuah kecelakaan. Sebuah motor
terjatuh bersama pengendaranya, sepasang suami istri. Orang banyak
berkerumun. Agak panik karena pada saat kecelakaan itu terjadi, barisan
berada di sampingnya dan tengah bergerak. Wah, kita terlibat ? Ternyata
tidak. Motor terjatuh karena diseruduk mobil dan bukan senggolan dengan
kita. Lagi keadaan binun, sebuah Panther bergerak dan memberi klakson. Bro
Febil bersama keluarga tampak nyengir, hehehe .... ketemu juga kita, bro !
Kita berisitrahat tak lama sesudahnya. Masuk ke parkiran dengan
sudut tanjakan curam, buset. Untung karisma. Kuat nanjak gitu. Di sini
parkirnya mahal juga, dua ribu perak per motor. Beberapa bro membuka nasi
kotak dan mulai makan. Yang lain ngopi dan nyantai. Beberapa orang bro
tampak pula sholat. Kira-kira sejam-an, kita bersiap kembali untuk turun dan
menembus kemacetan panjang. Isi bensin terakhir di Cisarua, kembali menembus
macet hingga daerah Gadog, lelahnya ......... Memasuki propinsi Bogor,
kali ini bro Rudi melambaikan tangan dan berpisah. Menuju Depok, Waketum
melambaikan tangan dan berpisah. Barisan memasuki KSU dan pisah sebelum
berakhir. Saya bersama beberapa orang bro lain akhirnya ngumpul di sebuah
jembatan. Di sini kita berpisah dan saling salam-salaman untuk yang terakhir
kalinya. Menuju Jakarta, kondisi Depok sangat macet. Ada kemungkinan kita
terpisah sehingga kami memutuskan untuk berpisah di sini sebelumnya. Formasi
turing dihentikan, barisan hanya jalan beriringan. Lampu depan dan nyala
flasher mati.
Menembus kemacetan menuju Jakarta, dari beberapa
karisma yang tersisa hanya tinggal saya dan Mas Igu. Kami berpisah di
pertigaan sebelum perempatan Coca Cola. Pukul setengah enam sore, saya sudah
berada di rumah. Perjalanan ini akhirnya usai. Begitu menjejakkan kaki di
halaman rumah, tak urung si gendut pun saya cium ala Valentino Rossi. Thanks
....... ente sudah tersiksa digeber kecepatan tinggi berjam-jam, melibas
tanjakan dan turunan curam, menghadapi trek keriting dan rusak, cuaca panas
dan hujan ..... saya tersadar, that's why we love our karisma so much.
Tadinya mau langsung istirahat, tapi melihat kondisi si BAS nan kotor,
terpengaruh juga akhirnya ... ambil ember, sabun, sikat ...... cuci
lageeeeeeeeeeeeeeeee .....................
Buseeet.
----------------- On behalf of KHCC, we would
like say thanks to :
1. Tuhan YME, yang telah membiarkan segala
sesuatunya berjalan dengan lancar dan perlindungan-Nya yang
senantiasa. 2. KHCC Chapter Bandung : Bro Faried, Bro Yudho, Sist Novi.
Segelintir, tapi mengibarkan bendera KHCC di bumi parahyangan. 3.
Barudak KHAT, yang tak bisa disebutkan satu per satu, yang sudah menjadi
tuan rumah yang baik dan menerima kami dengan penuh kehangatan dan
persaudaraan. 4. Bro Sigit, Kiky, Boky, Tukul yang menyempatkan diri
datang dan menjenguk di penginapan. 5. Bro dan sist lain yang tidak bisa
kami sebutkan namanya, yang telah memberikan bantuan dan dukungan hingga
acara ini berjalan dengan baik dan lancar.
Ketika karisma bercinta,
yang ada hanya persaudaraan.....
-- Tok - # bebek sableng #
==================================================================== Mailing
List KHCC : [email protected] Website
KHCC : www.khcc.or.id
Hubungi
BOM : [EMAIL PROTECTED] Hubungi
Pengurus : [EMAIL PROTECTED]
Bacalah dan patuhilah Tata
Tertib milis ! "Terima kasih untuk bertutur kata layaknya seorang yang
terpelajar" ====================================================================
SPONSORED
LINKS
YAHOO! GROUPS LINKS
--
---Andry--- http://mod.blogsome.com/ http://ridesafe.iblogs.com/ -RIDE
SAFE RIDE SMART-
====================================================================
Mailing List KHCC : [email protected]
Website KHCC : www.khcc.or.id
Hubungi BOM : [EMAIL PROTECTED]
Hubungi Pengurus : [EMAIL PROTECTED]
Bacalah dan patuhilah Tata Tertib milis !
"Terima kasih untuk bertutur kata layaknya seorang yang terpelajar"
====================================================================
SPONSORED LINKS
YAHOO! GROUPS LINKS
|