Hebat...ternyata posting renold paling tidak mengobati kekhawatiran kita akan program aksel ini. Sukses buat Renold deh, kuliah adalah tujuan utama, kegiatan kampus adalah pengasah jiwa dan mental.
Selamat beraktifitas di kampus UNPAD tercinta Tea, buat adik-adik KASMA yang lain, buktikan bahwa lulusan SMANSA adlah lulusan terbaik, bukan cuma sekedar otak encer, tapi juga gaul yang tokcer...
Semua butuh pengorbanan, betul seklai apa yang dibilang Renold.
Hidup ini penuh pilihan, bahkan untuk hidup sendiri kita berasal dari sel sperma yang pilihan. Tidak ada pilihan yang tidak beresiko, dan hanya orang bodohlah yang lari dari resiko.
Sukses buat Renold

RenOLD - <[EMAIL PROTECTED]> wrote:

assalamualaikum....wr...wb

sebelumnya saya berterima kasih ternyata keberadaan kelas akselerasi smu 1 padang mendapat perhatian yang serius dari alumni smansa....dan itulah yang sangat saya harapkan !!!!

kalau boleh memperkenalkan diri, saya adalah salah satu siswa akselerasi smansa angkatan pertama dan sekarang sudah n sedang kuliah di UNPAD tingkat 1(saya angkatan 2004).

sebelumnya saya tidak bermaksud untuk menggurui uda uni alumni, tetapi saya hanya ingin sharing n bertukar pikiran mengenai program akselerasi smansa.

oya, kalau saya berpendapat mengenai pro-kontra kelas akselerasi smansa, saya ingin mengeluarkan beberapa pendapat dan pengalaman saya selama 2 tahun menjalani program ini.

memang banyak pro dan kontra yang saya sendiri dengar sebagai siswa mengenai kelas ini, baik itu dari kalangan akademisi, sosial, ataupun kalangan awam. banyak orang mengatakan kelas akselerasi secara tidak langsung membatasi atau bahkan menghambat perkembangan kehidupan sosial siswanya. anak aksel kurang mampu berinteraksi dengan teman2 reguler lainnya, dengan uda uni angkatan atas, ataupun dengan adik2 kelas reguler lain. baik disebabkan oleh kondisi program yg membatasi secara tak langsung, ataupun doktrin yang telah tercipta dgn sendirinya ketika seorang anak menjalani program ini. TAPI, mnurut saya smuanya itu tidak langsung dapat dibenarkan, ketika masuk k smansa saya mulai mengenal ad nya program akselerasi, dan ketika itu pula saya mencari tau smua ttg program ini. untuk masuk k klas ini, saya menjalani banyak rangkaian test, mulai dari seleksi nem, test akademik, psikotest, ampe test2 non formal lainnya. mnurut saya akselerasi tidak membatasi siswa untuk mendapatkan social-life semasa sma, tidak pernah dilarang untuk menjadi pengurus osis/mpk atau aktif d ekskul lainnya. saya pada tahun pertama akselerasi alhamdulillah sempat menjadi pengurus OSIS/MPK. namun semua pilihan itu adalah trade off, atau selalu memiliki opportunity cost, ketika seorang siswa memutuskan untuk mengikuti program ini, brarti dia mengambil opportunity costs(OC). ketika saya mengambil program ini, berarti saya juga mengambil pilihan untuk mengurangi waktu untuk bermain, berinteraksi dgn tman rumah ataupun skolah, bahkan juga mengurangi jam tidur. dan mnurut saya OC merupakan satu hal yang wajar dan dapat dikelola/dapat diminimalisir. nah, ketika ini lah kecerdasan emosi dipergunakan. disamping syarat IQ, prgram ini juga mensyaratkan keseimbangan emosi siswa. banyak siswa smansa yang pada waktu itu memiliki IQ diatas syarat, namun tidak semua yang juga memiliki keseimbangan EQ. mnurut saya kecerdasan EQ ini;lah yang dibutuhkan untuk mengelola OC yang diakibatkan ketika seorang siswa mengambil pilihan untuk ikut akselerasi. EQ ini yang membantu saya ketika harus tetap berinteraksi dengan teman2, bergaul, dan berorganisasi. tapi memang jika dibandingkan dengan kelas reguler, siswa akselerasi memiliki lebih sedikit waktu untuk hal2 itu(social), dan itu mnurut saya memang sbuah kewajaran. sebuah pilihan !!!

dan juga ketika telah terjun ke dunia kampus, alhamdulillah saya pribadi tidak begitu mendapat masalah untuk berinteraksi dengan teman2 kuliah(walopun sebenarnya teman2 kuliah itu satu tahun lebih tua dari saya, dan seharusnya menjadi kakak kelas saya), begitu juga dengan berorganisasi. saat ini saya telah tergabung d beberapa organisasi di unpad, baik itu bem, hima, dan ukm2(unit kegiatan mahasiswa). 

namun memang tidak smua nya berjalan lancar sesuai kehendak. dan itu mnurut saya hanya sebuah trade off di dalam kehidupan.

oya, saya juga mohn maaf klo message sy ini terkesan  menggurui uda uni alumni. saya hanya bermaksud untuk membagi pengalaman, untuk memberi gambaran real mengenai program yg pernah saya alami ini.smoga program akselerasi smansa semakin baik dengan keberadaan uda uni alumni yang senantiasa memberikan attensinya.

wass

 

Send instant messages to your online friends http://uk.messenger.yahoo.com

Hemat bandwith. Hapus pesan yang tidak perlu. Subscribe milis: [EMAIL PROTECTED] Unsubscribe milis: [EMAIL PROTECTED]


Send instant messages to your online friends http://uk.messenger.yahoo.com

Hemat bandwith. Hapus pesan yang tidak perlu. Subscribe milis: [EMAIL PROTECTED] Unsubscribe milis: [EMAIL PROTECTED]




YAHOO! GROUPS LINKS




Kirim email ke