----- Original Message ----- From: "Hariyanto" <[EMAIL PROTECTED]> To: <[EMAIL PROTECTED]> Sent: Saturday, 25 January, 2003 5:26 PM Subject: Re: [Kelenteng] Nabi-nabi Tionghoa Bernubuat Tentang Kedatangan Messias
> Salam Tao, > > Saya kira pemuatan kembali posting pada milis ini perlu diikuti dengan > komentar atau arahan. > Untuk mencegah salah interprestasi / penafsiran terhadap isi posting yang > seakan akan umat Tao membenarkan atau mendukung isi ajaran Yesus. > Penyamaan apa yang diajarkan oleh Yesus dan oleh Nabi-Nabi Tao tidaklah > berarti ajaran Tao itu sama dengan ajaran Yesus. Walau sama sama mengajarkan > kebaikan atau kebenaran. Tetapi kebenaran atau kebaikan itu tetap ada > levelnya. Tidak bisa sama rata. > > Ngomong kasarnya : Jika Nabi A mengajarkan kebenaran dan kebaikan. > Lalu si Pak Sentot juga mengajarkan kebaikan kebenaran dan kebaikan. > Berarti Pak Sentot itu sama dengan Nabi A. > Ini adalah penyamaan yang tidak tepat pada levelnya. > > Demikian semoga kita tidak ikut mempromosikan aliran lain pada umat (Tao) > kita sendiri. Karena walaupun bagaimana tiap orang itu penalarannya tidak > sama. > Ada yang bisa mengerti atau memilah, ada yang kurang cepat mengerti ataupun > cepat tanggap, ada pula yang suka menerima apapun yang disodorkan tanpa > berpikir panjang. Ini tentu tidak baik bagi kita sendiri. > > Saya pribadi menganjurkan agar posting demikian tidak perlu diposting ulang > di milis demi kebaikan milis ini sendiri. > Kecuali dengan pengarahan atau arahan atau warning lebih dulu. > > Terima kasih > Hariyanto. > > ----- Original Message ----- > From: "Handoyo" <[EMAIL PROTECTED]> > To: <[EMAIL PROTECTED]> > Sent: Friday, 24 January, 2003 9:11 PM > Subject: [Kelenteng] Nabi-nabi Tionghoa Bernubuat Tentang Kedatangan Messias > > > Note: Artikel dibawah ini terdiri dari Bahasa Indonesia dan Bahasa Mandarin, > jika Anda hanya melihat Bahasa Indonesia dan ada beberapa bagian yang > seperti > huruf rusak, maka berarti komputer Anda tidak mendukung Bahasa Mandarin. > Untuk melihat Bahasa Mandarin-nya bisa langsung ke SiuTao.com, dengan direct > address di http://www.siutao.com/forums/viewtopic.php?t=161 > > =========================================================== > Nabi-nabi Tionghoa Bernubuat Tentang Kedatangan Messias > > 中国人的先知预告救世主 (耶稣基督)的降临 > > Zhongguo ren de xianzhi yugao Jiushizhu (Yesu Jidu) de jianglin > > oleh: Pdt Samuel Lie > > Suatu pembahasan yang unik mengenai nubuatan tentang kedatangan Messias > (Yesus > Kristus) yang dibuat oleh nabi-nabi purbakala bangsa Tionghoa. Fakta-fakta > yang membuktikan Tuhan Allah Pencipta semesta alam adalah sumber hikmat dan > inspirasi dari nabi-nabiNya sejak dari awal kejadian alam sampai akhir > zaman. > > Tiongkok Dalam Nubuatan Alkitab > > Rencana Keselamatan dari Allah mencakup seluruh dunia serta diuntukkan bagi > seluruh umat manusia. Selain itu, Alkitab mengatakan bahwa Rencana > Keselamatan Allah itu sudah ada sebelum dunia ini diciptakan. Sebelum > menciptakan dunia ini Allah yang Mahatahu sudah mengetahui apa yang akan > terjadi lama sebelumnya hal itu terjadi. Untuk membedakan diriNya dari > ilah-ilah palsu yang disembah bangsa-bangsa kafir, Tuhan Allah berkata bahwa > hanya Dialah yang mengetahui apa yang terjadi dari awal mulanya. > > Ingatlah hal-hal yang dahulu dari sejak purbakala, bahwasanya Akulah Allah > dan > tidak ada yang lain, Akulah Allah dan tidak ada yang seperti Aku, yang > memberitahukan dari mulanya hal yang kemudian dan dari zaman purbakala apa > yang belum terlaksana, yang berkata: Keputusan-Ku akan sampai, dan segala > kehendak-Ku akan Kulaksanakan. (Yesaya 46:9, 10) > > Rencana keselamatan Allah tidak terbatas hanya kepada bangsa Yahudi saja, > melainkan bagi semua umat manusia diseluruh muka bumi. Dengarkanlah apa > yang > Dia katakan mengenai hambaNya, Messias yang akan menjadi Juru Selamat semua > manusia . "Terlalu sedikit bagimu hanya untuk menjadi hamba-Ku, untuk > menegakkan suku-suku Yakub dan untuk mengembalikan orang-orang Israel yang > masih terpelihara. Tetapi Aku akan membuat engkau menjadi terang bagi > bangsa-bangsa supaya keselamatan yang dari pada-Ku sampai ke ujung bumi." > (Yesaya 49:6 > > Didalam ayat-ayat berikut ini kita melihat bagaimana Yesus itu sudah > ditentukan untuk menjadi Terang bagi setiap manusia yang terlahir keatas > dunia ini, tanpa memilih bulu. > > Berbicara mengenai Yohanes Pembaptis sebagai perintis untuk membuka jalan > bagi > Yesus sebagai Terang Dunia, Rasul Yohanes menuliskan: "Ia bukan terang itu, > tetapi ia harus memberi kesaksian tentang terang itu. Terang yang > sesungguhnya, yang menerangi setiap orang, sedang datang kedalam dunia. > "(Johanes 1:8,9) > > Didalam ayat berikut kita melihat bagaimana dikatakan bahwa berita > keselamatan disampai-kan keseluruh dunia bagi siapa saja yang mau > mendengarnya. > > "Jadi, iman timbul dari pendengaran, dan pendengaran oleh firman Kristus. > Tetapi aku bertanya: Adakah mereka tidak mendengarnya? Memang mereka telah > mendengarnya: 'Suara mereka sampai ke seluruh dunia, dan perkataan mereka > sampai ke ujung bumi.'"(Roma 10:17,18) > > Sayangnya tidak semua orang mau menerima kabar baik itu. Ayat 16 "Tetapi > tidak > semua orang menerima kabar baik itu." > > "Karena mata TUHAN menjelajah seluruh bumi untuk melimpahkan kekuatan-Nya > kepada mereka yang bersungguh hati terhadap Dia." (2 Tawarikh 16:9) > > Sementara anda membaca ayat-ayat diatas tadi, apakah yang timbul dalam > pikiran > anda? Apakah anda berpikir bahwa Allah tidak mau menyelamatkan semua orang > yang ada didalam dunia kalau Dia dapat lakukan itu. Tentu saja tidak, malah > Allah sangat ingin agar tidak ada satu pun yang binasa. > > Ada bangsa-bangsa lain yang sudah timbul sebelum bangsa Israel lahir ke > dunia. > Mereka adalah antara lain bangsa Mesir, Kasdim, Moabi, Heti, Median, > Pilistin, Asyria , dan tentu saja, bangsa Tionghoa, walaupun mereka itu > hidupnya terpisah jauh dibelahan dunia sebelah timur. Mengapa Tuhan Allah > tidak memilih seorang lain pada gantinya Abraham yang adalah orang Kasdim > asalnya? Jawabannya ialah, karena Dia tidak dapat menemukan seorang lain > yang hatinya lebih sempurna ditujukan kepada-Nya selain daripada Abraham, > dan > Tuhan sudah melihat dari permulaan bahwa pada saat Messiah sudah ditentukan > nanti, hanya keturunan Abrahamlah yang paling siap untuk menerima > Juruselamat > Dunia itu disekitar tahun 4 Sebelum Tarikh Masehi, walaupun hanya segelintir > kecil saja, sementara yang lainnya tidak siap untuk menerima Dia, bahkan > menolak kedatanganNya. > > Tetapi walaupun demikian itu bukan berarti Dia tidak mempunyai > saksi-saksiNya > diantara bangsa-bangsa yang lain, walaupun nama-nama mereka itu tidak > disebutkan dalam Alkitab. Namun dari ayat dibawah ini kita bisa melihat > bahwa Tuhan Allah bukan tidak mempunyai saksi-saksinya yang setia diantara > bangsa-bangsa lainnya. > > "Dalam zaman yang lampau Allah membiarkan semua bangsa menuruti jalannya > masing-masing, namun bukan Ia tidak menyatakan diri-Nya dengan berbagai > kebajikan"(Kisah Para Rasul 14:16,7) Dalam bahasa Inggrisnya (KJV) ayat ini > berbunyi... "in bygone generations (He) allowed all nations to walk in their > own ways. Nevertheless He did not leave Himself without witness....." (Acts > 14:15-17) "dalam generasi-generasi yang lampau Allah membiarkan semua bangsa > menuruti jalannya masing-masing, namun bukan Ia tanpa meninggalkan saksinya > diantara mereka" > > Dapatkah anda menyebutkan beberapa nama saksi-saksi Tuhan yang bukan orang > Yahudi? Adam, Habel, Henokh, Nuh....Itu adalah beberapa diantara > orang-orang > yang bukan bangsa Yahudi, mereka hidup sebelum bangsa Yahudi lahir kedunia, > tetapi mereka adalah saksi-saksi Tuhan yang setia. Ingat bahwa Alkitab > itu > adalah bukunya orang Yahudi. Semua penulisnya yang 45 orang itu tanpa > kekecualian adalah orang-orang Yahudi, sehingga tidak heran kalau mereka > hanya mencatat sejarah mengenai bangsanya saja. Namun demikian Alkitab ada > menyebutkan bahwa Tuhan Allah mempunyai banyak saksi-saksiNya atau umatNya > yang setia diantara bangsa-bangsa lain yang dianggap kafir oleh orang > Yahudi, > yang kata Yesus nanti akan mendapat kehormatan duduk makan sehidangan > bersama-sama dengan Abraham, Ishak dan Yakub di Sorga nanti. "Aku berkata > kepadamu: Banyak orang akan datang dari Timur dan Barat dan duduk makan > bersama-sama dengan Abraham, Ishak dan Yakub didalam Kerajaan Sorga." > (Matius 8:11). > > Menurut catatan sejarah bangsa Tionghoa, di Tiongkok sudah ada kerajaan pada > tahun 2205 STM. Ini tidaklah mustahil oleh karena para penyelidik Alkitab > sepakat bahwa Air Bah itu terjadi pada tahun 2348 STM, dan menara Babel > diperdirikan pada tahun 2247 STM, hanya sekitar seratus tahun kemudian. Dan > pada waktu itu Nimrod adalah merupakan seorang raja dari Kerajaan Babel yang > pertama. Selain itu mereka juga telah menemukan tulisan > kuno di tulang-belulang yang dinamakan "Jia Gu Wen" 甲骨文, dan ternyata dari > penemuan ini bahwa bangsa Tionghoa sudah mempunyai aksara mereka walaupun > masih sederhana, lebih dari 4000 tahun yang lalu. > > Untuk berabad-abad lamanya orang-orang Tionghoa dizaman lampau telah > menamakan > negeri mereka sebagai "Shen Zhou" (The Land of God), atau "Negeri Allah" > Selain itu sangatlah menarik untuk diketahui bahwa berbeda dengan > bangsa-bangsa lain seperti Mesir, Asur, Babilon, Persia, Yunani, Romawi dan > India, yang dalam penggalian barang-barang kuno mereka terdapat banyak > patung-patung atau ukiran dan lukisan yang merupakan orang-orang dalam > keadaan telanjang dan bersifat cabul, dipenggalian barang-barang kuno > Tiongkok tidak pernah diketemukan hal-hal yang seperti itu. Gambar-gambar > dan patung-patung yang bersifat porno hanya diketemukan kemudian karena > pengaruh dari bangsa-bangsa asing lainnya dan diimport dari luar Tiongkok. > > Orang-orang Tionghoa mengenal beberapa nama yang mereka anggap sebagai > orang-orang yang suci atau berstatus nabi pada pandangan mereka. Mereka ini > adalah guru-guru besar dan orang bijaksana yang dianggap sebagai orang suci. > Tiga diantaranya yang paling terkemuka adalah: Lao Zi 老子(570 STM), yang > dikenal sebagai pendiri dari Taoisme (Daoism). > > Kong Hu Tzu 孔子(Kong Zi 551 - 479 STM), merupakan seorang yang paling > dihormati > oleh bangsa Tionghoa, dan dianggap nabi yang besar, dan ucapan-ucapannya > sangat terkenal dan dihargakan. Pengikut-pengikutnya kemudian telah > mendirikan agama yang dinamakan agama Kong Hu Tzu atau Confucianism. > > Tokoh yang ketiga yang dianggap sebagai nabi ialah Mencius孟子(Meng Zi 372-289 > STM). Selain itu orang-orang Tionghoa juga menganggap Yao dan Shun sebagai > nabi-nabi yang hidup dizaman prasejarah Tiongkok yaitu sebelum tahun 2205 > STM, serta dua orang lainnya yaitu Raja Wen dan Bangsawan Zhou. Dengarkan > apa yang dikatakan oleh Lao Zi mengenai Dao 道JFT (Tao) yang diterjemahkan > dengan kedalam bahasa Indonesia sebagai "Firman" atau "Sabda", "Kebenaran" > atau Jalan. Bukankah sangat mengesankan bahwa didalam Alkitab Yesus juga > disebut sebagai Firman dan Jalan dan Kebenaran (The Word The Way, and the > Truth). Perhatikan ucapan berikut dari Lao Zi: > > Tengoklah, Dia tak dapat dilihat - Dia tak berwujud. Dengarkanlah, Dia tak > dapat didengar - Dia tanpa suara. Raihlah, Dia tak dapat dipegang -Dia tak > tersentuh. Ini adalah tiga hal yang tak dapat diuraikan: Sebab itu > ketiganya > itu menjadi satu. Tetaplah tinggal dengan Tao; Bergeraklah dengan waktu > sekarang. Mengenal awal permulaan zaman adalah intisari dari Tao. --The > Chinese Classics, Vol I, (Taipei: SMC Publishing, Inc., 1983), Confucian > Analects, Bk. IV, Ch. 14, p. 16 > > Perhatikan bahwa Tao (Dao - 道) pada zaman purba itu digambarkan oleh Lao Zi > sebagai Tiga hal yang tidak dapat diuraikan dan bergabung menjadi Satu! > kalau itu adalah tanpa wujud, bagaimana sampai Lao Zi dapat melihat, > mendengar dan mengetahuinya? Kelihatannya Lao Zi telah mengalami sesuatu > yang supranatural, diluar alami. > > Ketika rasul Paul berbicara mengenai khayal dan wahyu Tuhan, dia berkata, > "Aku > tahu tentang seorang Kristen; empat belas tahun yang lampau, entah didalam > tubuh, aku tidak tahu, entah di luar tubuh, aku tidak tahu, Allah yang > mengetahuinya... Orang itu tiba-tiba diangkat ke Firdaus dan ia mendengar > kata-kata yang tak terkatakan, yang tidak boleh diucapkan manusia." (2 > Korintus 12:2-4) Dapatkah anda melihat persamaannya yang dialamai oleh Lao > Zi > dan rasul Paul? > > Mari kita perhatikan lebih lanjut apa yang digambarkan oleh Lao Zi mengenai > Dao yang dilihatnya dalam khayal itu: > > Sesuatu yang misterius telah terjadi, Telah berada sebelumnya langit dan > bumi > didalam kesunyian dan kehampaan, Berdiri sendiri dan tidak pernah berubah, > tetap hadir dalam gerakan yang berputar. Mungkin Dia adalah asal mulanya > berjuta-juta benda, Aku tidak mengetahui namanya. Aku sebutkan saja Tao > (Firman atau Jalan), Karena tidak ada kata-kata yang lain yang dapat > kugunakan, Aku menamakannya "Yang Mahakuasa." -- Gia Fu Feng and Jane > English, Translation of Lao Zi, Tao Te Ching (Toronto: Vintage Books, Random > House, Inc. 1989), Ch. 25, p. 25. > > Sesudah memberikan namanya, Lao Zi melanjutkan uraiannya mengenai Firman > atau > Jalan yang Mahakuasa itu kepada pendengar-pendengarnya. > > Manusia mengikuti bumi, bumi mengikuti benda-benda langit; Benda-benda > langit > mengikuti Dao, Dao itu mengikuti jalanNya sendiri. -- > Ibid., Ch. 25, 27 > > Bandingkanlah ucapan "Dao mengikuti jalannya sendiri" dengan "AKU ADALAH > AKU" > (Keluaran 3:14) Kedua-dua ucapan ini menyatakan bahwa yang disebutkan itu > merupakan sesuatu atau oknum yang paling tinggi tidak ada yang melebihi > mereka. Jadi Dao dan "AKU ADALAH AKU" itu adalah merupakan Kekuasaan yang > tertinggi, yang mengikuti kemauan dan hukumNya sendiri. Kedua ucapan ini > sama, maksudnya ialah : Pembuat Hukum yang ada dengan sendirinya, tidak > diciptakan oleh siapa pun. > > Jadi kita dapat melihat dari ucapan Lao Zi dan Musa, Dao itu adalah Pencipta > dari segala sesuatu. Dao yang dituliskan dalam buku Klasik Tiongkok adalah > Allahnya Alkitab. Sekarang coba kita perhatikan bagaimana caranya Dao itu > menciptakan segala sesuatu. > > Langit dan bumi sudah diciptakan dari sesuatu. > Sesuatu yang datangnya dari yang tidak berwujud. > --Ibid., Ch. 40., p. 42. > > Sekarang bandingkan itu dengan ucapan rasul Paul dalam Iberani 11:3 "Karena > iman kita mengerti, bahwa alam semesta telah dijadikan oleh firman Allah, > sehingga apa yang kita lihat telah terjadi dari apa yang tida dapat kita > lihat." > > Dengan kata lain, Allah Pencipta itu telah menciptakan segala sesuatu bukan > dari bahan yang sudah ada sebelumnya. Sekarang dengarkan ucapan dari Lao Zi > yang paling terkenal dan seringkali disebutkan oleh orang-orang Tionghoa > tapi > paling penuh dengan misteri. > > Dao itu ada sebagai satu. Satu itu ada sebagai dua. > Dua ada sebagai tiga. Dan yang tiga itu menciptakan segala sesuatu. > -- Ibid., Ch. 42., p. 44. > > Orang Tionghoa sudah lama ingin mengetahui apa arti sebenarnya dari > ucapan-ucapan diatas itu dan sampai sekarang masih belum mendapatkan jawaban > yang memuaskan. Tetapi kalau kita membandingkannya dengan ayat-ayat yang > berikut ini, maka kita akan melihat bahwa jawabannya cukup jelas: > > "Pada mulanya adalah Firman: Firman itu bersama-sama dengan Allah dan Firman > itu adalah Allah. Ia pada mulanya bersama-sama dengan Allah. Segala sesuatu > dijadikan oleh Dia dan tanpa Dia tidak ada suatupun yang telah jadi dari > segala yang telah dijadikan. Dalam Dia ada hidup dan hidup itu adalah terang > manusia. (Johanes 1:1-4) > > "Mendekatlah kepada-Ku, dengarlah ini: Dari dahulu tidak pernah Aku berkata > dengan sembunyi dan pada waktu hal itu terjadi Aku ada di situ. Dan > sekarang, > TUHAN Allah mengutus Aku dengan Roh-Nya." (Yesaya 48:16)."Sebab ada tiga > yang > memberi kesaksian (didalam sorga: Bapa, firman dan Roh Kudus; dan ketiganya > adalah satu.)" (1 Johanes 5:7). > > Sekarang mari kita tinjau beberapa nubuatan yang telah dibuat oleh Lao Zi, > Confucius dan Mencius tentang kedatangan Messias. > > Nabi-nabi bangsa Tionghoa dari dahulu sudah menyebut-nyebutkan mengenai > "Orang > Suci", 圣人(Sheng Ren). Siapakah Orang Suci ini? Mungkinkah itu salah satu > dari nabi-nabi itu sendiri? Kong Hu Cu (Confucius) dianggap sebagai orang > bijaksana atau guru yang terbesar, tetapi dia tidak pernah membiarkan > murid-muridnya menyebutkan dia sebagai Orang Suci itu. Mencius mencatat > percakapannya dengan muridnya yang bernama Zi Gong: > > Zi Gong pernah bertanya kepada Confucius, katanya, "Guru, apakah anda Orang > Suci itu?" Confucius menjawab kepadanya, "Aku tidak mungkin akan mencapai > taraf Orang Suci itu. Aku belajar tanpa mencapai kepuasan dan aku mengajar > tanpa menjadi letih." Zi Gong berkata, "Anda belajar tanpa mencapai > kepuasan:--itu menunjukkan anda seorang yang bijaksana. Anda mengajar tanpa > menjadi letih:--itu menunjukkan anda seorang yang sangat penuh kebajikan. > Penuh kebajikan dan bijaksana:--Guru, kalau begitu andalah Orang Suci itu." > > Confucius menjawab, "Nah, sekarang anda mau meletakkan gelar Orang Suci itu > kepada diriku? Anda ini sedang ngawur."-- The Chinese Classics, Vol. I, The > Works of Mencius, Bk. II, Pt. I, Ch. II, 19, pp. 192 - 193. > > Dengarkanlah uraian tentang Orang Suci itu yang diberikan oleh Confucius: > > "Alangkah agungnya Jalan dari Orang Suci itu. Bagaikan air yang meluap, itu > memberikan kehidupan kepada semuanya dan Dia naik mencapai ketinggian > langit. > Keagungannya sempurna! Dia memenuhi ketigaratus hukum upacara, dan > ketigaribu hukum tingkah laku kerajaan. Semuanya itu menantikan Orang yang > Tepat, barulah itu digenapi. -- The Doctrine of the Mean, Ch. XXVII, p. 422. > > Bandingkanlah itu dengan ayat-ayat yang berikut ini: Hosea 8:12 > > ; Isaiah 42:21; Hebrews 1:3;Hebrews 10:5-7; Matthew 5:17. > > Sebab itu Orang Suci berkeliling berbuat tanpa aksi (action) mengajar tanpa > kata-kata, Menciptakan, namun tidak memiliki, Bekerja namun tidak mengambil > kredit bagi diriNya PekerjaanNya tuntas, namun tidak membanggakan diri. > Sebab itu karyanya kekal selamanya. -- Gia Fu Feng and Jane English, > Translation of Lao Tsu, Tao Te Ching, (Toronto: Vintage Books, Random House, > Inc., 1989) Ch. 2, p. 4. > > Bandingkanlah dengan Kolosi 1:16: "Karena didalam Dialah telah diciptakan > segala sesuatu, yang ada di sorga dan yang ada di bumi, yang kelihatan dan > yang tidak kelihatan, baik singgasana, maupun kerajaan, baik pemerintah, > maupun penguasa; segala sesuatu diciptakan oleh Dia dan untuk Dia." > > Yohanes 5:19 "Maka Yesus menjawab mereka, kataNya: 'Aku berkata kepadamu, > sesungguhnya Anak tidak dapat mengerjakan sesuatu dari diri-Nya sendiri, > jikalau tidak Ia melihat Bapa mengerjakannya; sebab apa yang dikerjakan > Bapa, > itu juga yang dikerjakan Anak.'" > > Iberani 5:9 "Dan sesudah Ia mencapai kesempurnaan-Nya, Ia menjadi pokok > keselamatan yang abadi bagi semua orang yang taat kepadaNya." > > 2 Petrus 1:11 "Dengan demikian kepada kamu akan dikaruniakan hak penuh untuk > memasuki Kerajaan kekal, yaitu Kerajaan Tuhan dan Juruselamat kita, Yesus > Kristus." > > Orang Suci itu menyediakan santapan rohani bagi yang bijaksana dan dengan > demikian mencapai seluruh umat manusia. Betapa indahnya saat penyajian > santapan rohani itu. --Wilhelm/Baynes, The I Ching or Book of Changes (New > York: Bolingen Foundation, Inc., 1967), Bk. III: The Commentaries, p. 521. > > Bandingkanlah ini dengan Yohanes 6:51 "Akulah roti hidup yang turun dari > sorga. Jikalau sesorang makan dari roti ini, ia akan hidup selama-lamanya, > dan roti yang Kuberikan itu ialah daging-Ku, yang akan Kuberikan untuk hidup > dunia."Johanes 4:14 "Tetapi barangsiapa minum air yang akan Kuberikan > kepadanya, akan menjadi mata air didalam dirinya, yang terus menerus > memancar > sampai kepada hidup yang kekal." > > Dari mula pertama sampai sekarang, namaNya tidak pernah hilang, supaya > Bapa > dari segala sesuatunya dapat dilihat. Dari siapakah aku dapat melihat peta > dari Bapa segala sesuatu itu? Dari padaNya. > > --Gia Fu Feng and Jane English, Translation of Lao Tsu, Tao Te Ching, Ch. > 3, p. 5. > > Bandingkan itu dengan Yohanes 14:9 "Kata Yesus kepadanya: :Telah sekian > lama > Aku bersama-sama kamu, Filipus, namun engkau tidak mengenal Aku? > Barangsiapa > telah melihat Aku, ia telah melihat Bapa; bagaimana engkau berkata: > Tunjukkanlah Bapa itu kepada kami." > > Kolose 1:15 "Ia adalah gambar Allah yang tidak kelihatan, yang sulung, lebih > utama dari segala yang diciptakan." > > Sebab itu untuk diangkat menjadi raja, dengan tiga pegawainya, Dan > dihadiahkan > dengan batu-batu permata dan sejumlah kuda, Tidaklah sebaik duduk dengan Dao > itu. Mengapa sampai Guru-guru purbakala begitu menghargakan Dao? Karena > kalau anda menjadi satu dengan Dao itu, Bila anda mencari, anda akan > menemukan; Apabila anda melakukan dosa, anda dapat diampuni. Itulah > sebabnya > setiap orang mengasihi Dao itu. --Gia Fu Feng and Jane English, Ch. 62, p. > 64. > > Bandingkanlah dengan Matius 6:33 "Tetapi carilah dahulu Kerajaan Allah dan > kebenarannya, maka semuanya itu akan ditambahkan kepadamu." > > Markus 2:10 "Tetapi supaya kamu tahu, bahwa di dunia ini Anak Manusia > mengampuni dosa." > > 1 Johanes 1:9 "Jika kita mengaku dosa kita, maka Ia adalah setia dan adil, > ehingga Ia akan mengampuni segala dosa kita dan menyucikan kita dari segala > kejahatan." > > Dao itu adalah rahasia dari jutaan benda, Dia adalah hartanya orang yang > baik > dan Pengantara (Pelindung) dari orang yang jahat. --Ibid. > > Kolose 2:2 "Supaya hati mereka terhibur dan mereka bersatu dalam kasih, > sehingga mereka memperoleh segala kekayaan dan keyakinan pengertian dan > mengenal rahasia Allah, yaitu Kristus." > > 1 Timotius 2:5 "Karena Allah itu esa dan esa pula Dia yang menjadi > pengantara > antara Allah dan manusia, yaitu manusia Kristus Yesus." > > 1 Johanes 2:1,2 "Anak-anakku, hal-hal ini kutuliskan kepada kamu, supaya > kamu > jangan berbuat dosa, namun jika seorang berbuat dosa, kita mempunuyai > seorang > pengantara pada Bapa yaitu Yesus Kristus, yang adil." > > Orang Suci itu tahu yang putih, Tetapi Dia menerima yang hitam. -- Ibid., > Ch. > 28, p. 30. > > Bandingkanlah dengan 2 Korintus 5:21 "Dia yang tidak mengenal dosa telah > dibuat-Nya menjadi dosa karena kita, supaya dalam Dia kita dibenarkan oleh > Allah." > > Didalam bahasa Tionghoa kata "kebenaran" itu adalah "yi" 義 yang dituliskan > sebagai berikut: "domba" 羊("yang") diatas : "Aku" 我 Sedangkan kata "Aku" > atau "wo" itu sendiri adalah gabungan dari "tangan" 手 atau "shou" dan > "tombak" 戈 ("ge"). Dengan kata lain, untuk menerima kebenaran itu atau > menjadi benar, "Aku" 我 orang berdosa ini (hitam) harus ditudungi oleh > "Domba"羊("yang") yang tak berdosa (putih), yang mengorbankan diriNya > menghapus dosa-dosaku, dan "aku"我("wo") inilah sebenarnya yang menyebabkan > kematian dari Domba itu. Akulah tangan yang memegang tombak untuk membunuh > "Domba" itu. Dosaku telah menyebabkan kematian dari Anak Domba Allah, untuk > memberikan "kebenaranNya" 義 ("yi") kepadaku. > > Sebab itulah Orang Suci itu memeluknya, dan memberikan teladan > untuk semua.-- Ibid., Ch. 22, p. 24. > > Bandingkanlah ini dengan Matius 11:29 "belajar-lah pada-Ku, karena Aku > lemah > lembut dan rendah hati" Dan Yohanes 13:12-15 "Sesudah Ia membasuh kaki > mereka, Ia mengenakan pakaianNya dan kembali ke tempatNya. Lalu Ia berkata > kepada mereka: 'Mengertikah kamu apa yang telah Kuperbuat kepdamu? Kamu > menyebut Aku Guru dan Tuhan, dan katamu itu tepat, sebab memang Akulah Guru > dan Tuhan. Jikalau Aku yang adalah Tuhan dan Gurumu, maka kamupun wajib > saling membasuh kakimu; sebab Aku telah memberikan suatu teladan kepada > kamu, > supaya kamu juga berbuat sama seperti yang telah Kuperbuat kepadamu." > > Kata "teladan"樣"yang" dalam bahasa Tionghoa adalah gabungan dari "pohon"木 > ("mu") ("Aku adalah pokok anggur"), "Domba"羊("yang") dan "air"水dengan > "setitik air" diatasnya menjadikan itu "kekal"永("yong") . Dengan kata lain > Teladan kita, Tuhan Yesus, adalah (pokok Anggur) , (Anak Domba Allah) , (Air > Kehidupan) dan adalah (Bapa Kekekalan)dan kalau kita mengikuti "teladanNya", > maka kita akan mendapat "kehidupan yang kekal". > > Tidak pernah membenarkan DiriNya sendiri, Dia tetap cemerlang. Dengan tanpa > menyombongkan Diri, Dia mendapat pengakuan. Tanpa membanggakan, Dia tidak > pernah goyah. Dia tidak pernah bersikeras, sebab itu tiada seorangpun yang > dapat mengalahkan Dia. -- Ibid., Ch. 22, p. 24. > > Bandingkan ini dengan Markus 11:27-33 "Lalu Yesus dan murid-muridNya tiba > pula > di Yerusalem. Ketika Yesus berajalan di halaman Bait allah, datanglah > kepadaNya imam-imam kepala, ahli-ahli Taurat dan tua-tua dan bertanya > kepadaNya: 'Dengan kuasa manakah Engkau melakukan hal-hal itu? Dan siapakah > yang memberikan kuasa itu kepadamu, sehingga Engkau melakukan hal-hal itu?' > Jawab Yesus kepada mereka: 'Aku akan mengajukan satu pertanyaan kepadamu. > Berikanlah Aku jawabnya, maka Aku akan mengatakan kepadamu dengan kuasa > manakah Aku melakukan hal-hal itu. Baptisan Yohanes itu , dari sorga atau > dari manusia? Berikanlah Aku jawabnya!' Mereka memperbincangkannya > diantara > mereka, dan berkata: 'Jikalau kita katakan: Dari sorga, Ia akan berkata: > Kalau begitu,mengapakah kamu tidak percaya kepadanya? Tetapi masakan kita > katakan: dari manusia!' Sebab mereka takut kepada orang banyak, karena > semua > orang menganggap bahwa Yohanes betul-betul seorang nabi. Lalu mereka > menjawab Jesus: 'Kami tidak tahu.' Maka kata Yesus kepada mereka: 'Jika > demikian, Aku juga tidak mengatakan kepadamu dengan kuasa manakah Aku > melakukan hal-hal itu.' > > Johanes 8:2-11 "Pagi-pagi benar Ia berada lagi di Bait Allah, dan seluruh > rakyaat datang kepada-Nya. Ia duduk dan mengajar mereka. Maka ahli-ahli > Taurat dan orang-orang Farisi membawa kepadaNya seorang perempuan yang > kedapatan berbuat zinah. Mereka menempatkan perempuan itu ditengah-tengah > lalu berkata kepada Yesus: 'Rabi, perempuan ini tertangkap basah ketika ia > ssedang berbuat zinah. Musa dalam hukum Taurat memerintahkan kita untuk > melempari perempuan-perempuan yang demikian . Apakah pendapat-Mu tentang > hal > itu?' Mereka mengatakan hal itu untuk mencobai Dia, supaya mereka > memperoleh > sesuatu untuk menyalahkan-Nya. Tetapi Yesus membungkuk lalu menulis dengan > jari-Nya di tanah. Dan ketika mereka terus-menerus bertanya kepada-Nya, > Iapun bangkit berdiri lalu berkata kepada mereka: 'Barangsiapa diantara kamu > tidak berdosa, hendaklah ia yang pertama melemparkan batu kepada perempuan > itu.' Lalu Ia membungkuk pula dan menulis ditanah. Tetapi setelah mereka > mendengar perkataan itu, pergilah mereka seorang demi seorang, mulai dari > yang tertua. Akhirnya tinggallah Yesus seorang diri dengan perempuan itu > yang tetap ditempatnya." > > Sebab itu Orang Suci itu baik dalam menyelamatkan semua orang, sehingga > tidak > ada satu pun yang diabaikan. Dia mengurus semuanya. Dan tidak meninggalkan > satu pun juga. -- Ibid., Ch. 27, p. 29. > > Bandingkan dengan Matius 10:29-31"Bukankah burung pipit dijual dua ekor > seduit? Namun seekorpun dari padanya tidak akan jatuh kebumi di luar > kehendak Bapamu. Dan kamu, rambut kepalamupun terhitung semuanya. Sebab > itu > janganlah kamu takut, karena kamu lebih berharga dari pada banyak burung > pipit." > > Petrus 3:9 "Tuhan tidak lalai menepati janjiNya, meskipun ada orang yang > menganggapnya sebagai kelalaian, tetapi Ia sabar terhadap kamu, karena Ia > menghendaki supaya jangan ada yang binasa, melainkan supaya semua berbalik > dan bertobat. " > > Orang yang menutup pintu dengan baik, menutupnya tanpa menggunakan kunci. > Namun demikian tak ada seorang pun yang dapat membukanya. Orang yang > membuat > simpul tali pengikat tanpa menggunakan tali, namun tak ada seorangpun yang > dapat menguraikannya. --Ibid. > > Bandingkan itu dengan Wahyu 3:7"Dan tuliskanlah kepada malaikat jemaat di > Filadelfia: Inilah firman dari yang Kudus, yang Benar, yang memegang kunci > Daud; apabila Ia membuka, tidak ada yang dapat menutup; apabila Ia menutup > tidak ada yang dapat membuka." > > Wahyu 3:20 "Lihat, Aku berdiri di muka pintu dan mengetok; jikalau ada > orang > yang mendengar suaraKu dan membukakan pintu, Aku akan masuk mendapatkannya > dan Aku makan bersama-sama dengan dia, dan ia bersama-sama dengan Aku."Hosea > 11:4 "Aku menarik mereka dengan tali kesetiaan, dengan ikatan kasih. Bagi > mereka Aku seperti orang yang mengangkat kuk dari tulang rahang mereka; Aku > membungkuk kepada mereka untuk memberi mereka makan." > > Tidak ada seorangpun diatas dunia ini yang dapat memenuhi semua ciri-ciri > mengenai Orang Suci yang diberikan oleh nabi-nabi Tiongkok purbakala ini, > kecuali Yesus Kristus, Sang Messiah. Ucapan yang diatas "Sebab itu Orang > Suci > itu baik dalam MENYELAMATKAN SEMUA ORANG", adalah suatu gema yang sangat > mengherankan dari Yohanes 3:16. Kalau anda membuka Kamus Inggris-Mandarin > (English-Chinese Dictionary) dan melihat disitu definisi dari kata > "Saviour", > maka anda akan menemukan kata-kata ini: Jiushizhu . "Jiushizhu" artinya > adalah "Tuhan Yang Menyelamatkan Dunia." Siapakah Tuhan satu-satunya yang > dapat menyelamatkan dunia? > > Hanya Yesus, Tuhan dan Pencipta dunia ini yang harga nyawaNya dapat menjadi > tebusan seluruh isi dunia! > > Saya harap pelajaran ini telah menguatkan iman anda terhadap Alkitab dan > memperbaharui kasih, pengabdian dan dedikasi anda kepada Juruselamat kita > Tuhan Yesus Kristus, Raja diatas segala raja-raja, dan Tuhan diatas segala > tuan, Pencipta semesta alam namun telah rela mengorbankan Dirinya untuk mati > sebagai Anak Domba Allah agar dapat menyelamatkan isi dunia! Dialah Orang > Suci yang dinubuatkan oleh nabi-nabi Tiongkok Purba itu, hanya sayang dan > menyedihkan karena mereka telah dibutakan oleh agama-agama asing dari negara > lain, sehingga mereka berpaling dari menyembah Shangdi dan Jiushizhu yang > sesungguhnya, yang mereka sebenarnya telah kenal lebih dahulu sebelum > berdirinya gereja Kristen. Adalah menjadi tugas kita untuk membawakan Injil > itu kembali kepada mereka, karena Tuhan Yesus berkata hanya setelah ¡°Injil > Kerajaan ini diberitakan diseluruh dunia menjadi kesaksian bagi semua bangsa > (termasuk bangsa Tionghoa) sesudah itu barulah tiba kesudahannya. > > Puji Tuhan karena walaupun regim Komunis selama lima puluh tahun lebih telah > berusaha untuk menghapuskan semua agama dari rakyat Tiongkok yang berjumlah > sekitar 1.3 milyard itu, mereka tidak berhasil dalam usaha itu. > Berjuta-juta > orang di Tiongkok sedang ditobatkan kepada Messiah, Tuhan Yesus Kristus yang > dinubuatkan para nabi Tiongkok Purbakala. > > PARA PENGINJIL REMAJA MENAKLUKKAN TIONGKOK > > Para remaja dan anak-anak sedang dipakai oleh Tuhan untuk mengabaran Injil > di > Tiongkok. Kesaksian yang berikut ini adalah mengenai gerakan penginjilan > yang sedang dipakai oleh Tuhan di Tiongkok. Orang-orang muda berjalan dari > satu desa ke desa lainnya untuk menyampaikan kabar Injil Keselamatan. Ini > adalah satu langkah dimuka dari para pasukan penjaga keamanan yang berusaha > menekan derap langkah kemajuan gerakan Injil yang sedang menjamur dengan > pesatnya di negeri itu. Detail dari pergerakan ini telah diperoleh ketika > seroang evangelist dari the American Healing mengunjungi Tiongkok untuk > mengamati situasi disana. Pada saat menghadiri suatu pertemuan rahasia > dengan pemimpin-pemimpin dari pergerakan gereja dibawah tanah disana, mereka > mendengarkan kesaksian yang diberikan oleh dua orang gadis belasan tahun > yang > menunjukkan ciri-ciri yang khas dari penginjil-penginjil muda disana. Kedua > gadis belasan tahun itu menceritakan bagaimana mereka meninggalkan rumah > mereka dua kali setahun untuk mengadakan penginjilan selama satu bulan penuh > setiap kalinya. who show typical characteristics of youth evangelists > there. > Dengan hanya bekal sekitar US$ 25.00 dikantong mereka untuk makanan dan > ongkos-ongkos perjalanan, merea bergerak dari satu kota kekota lainnya > mengabaran Injil sampai ada yang bertobat. Biasanya orang-orang yang > bertobat ini mengundang kedua penginjil remaja ini untuk tinggal dirumah > mereka. Mereka yang baru bertobat itu kemudian mengundang keluarga dan > kawan-kawan merea untu mendengarkan kabar Keselamatan didalam Yesus. > > Setelah satu gereja diperdirian di desa atau kota itu, kedua evangelist muda > itu melanjutkan perjalanan mereka ke desa yang lainnya. Seringkali mereka > harus berteduh dibawah pohon-pohon atau tidur diudara terbuka kalau mereka > tidak mendapat tempat yang lebih baik. Mereka menunjukkan kaki mereka yang > melepuh dan berdarah karena perjalanan mereka yang lalu yang berlangsung > selama 40 hari dimana mereka menyusur pinggiran kota yang tertentu. Selama > jangka waktu itu mereka berhasil memperdirikan 18 jemaat dengan jumlah > anggota rata-rata 40 masing-masingnya. > > Kedua evangelist muda itu juga membahagikan pengalaman mereka dimana banyak > mujizat telah terjadi pada waktu mereka berdoa. Salah seorang diantara > mereka menyaksikan bagaimana Tuhan rindu untuk melihat pengikut-pengikutNya > mengkhotbahkan pekabaran Injil-Nya dan menyaksikan bagaimana Yesus dapat > kerjaan apabila mereka mempunyai iman untuk melakukannya. Dalam salah satu > perjalanan mereka minggu yang sebelumnya, mereka telah tiba di satu tepi > pantai dan setelah berkhotbah dialam terbuka, ada 10,000 orang yang menerima > Kristus. Walaupun ada juga anak-anak lelaki yang berpartisipasi dalam > penginjilan, namun mereka biasanya mengirimkan lebih banyak anak-anak > perempuan kedaerah yang baru, karena orang-orang kampung lebih tidak curiga > melihat mereka daripada melihat sepasang anak lelaki memasuki desa atau kota > mereka. Walaupun laporan tentang mujizat-mujizat tetap bertambah, namun > tidak > ada seorangpun dari pemimpin-pemimpin gereja itu yang mengakui bahwa sukses > mereka itu adalah melalui usaha mereka sendiri. Pempimpin-pemimpin gereja > itu hanya mengatakan bahwa mereka semua adalah bersaudara didalam Yesus, dan > mereka bekerja bersama-sama bergandengan tangan untu kemuliaan Tuhan. > Seorang > dianara mereka berkata, "Banyak diantara kami yang disebut pemimpin hanyalah > mempunyai pendidikan sekolah dasar. Pendidikan kami sangat sedikit, > bagaimana mungkin kami dapat melakukan pekerjaan yang begitu besar? Kami > semua percaya bahwa sukses ini semuanya telah terjadi semata-mata karena > pekerjaan dari Roh Suci." > > Samuel Wang adalah seorang yang dahulunya adalah pemimpin gerakan Yoga dan > juga pemimpin dari Hari Krishna di Beijing. Pada suatu hari dia mendengar > siaran acara dari Adventist World Radio dalam bahasa Mandarin yang sangat > menarik perhatiannya. Setelah beberapa kali mendengarkan acara dari stasiun > radio itu, dia yakin bahwa Kristus adalah satu-satunya "TUHAN YANG > MENYELAMATKAN DUNIA" 救世主 (Jiushi Zhu) > > Samuel Wang kemudian telah dibaptiskan oleh Pendeta David Lin di sebuah bak > mandi dalam kamar disalah satu hotel di Beijing. Sekarang dia sangat giat > bekerja sebagai penginjil awam dan telah melakukan banyak seminar dan KKR di > beberapa negara. Dua tahun yang lalu bersama dengan Dr. Ethel Nelson, yang > telah menuliskan beberapa buku mengenai aksara Tionghoa mempunyai persamaan > yang mengagumkan dengan kisah Alkitab mengenai Penciptaan dan Rencana > Keselamatan, mereka telah mengadakan seminar di Baptist Church Auditorium > yang ada di Singapore. Mereka berdua telah mengarang buku yang berjudul "God > and the Ancient Chinese". Mereka telah mengundang saya ke Singapore untuk > bertemu dengan mereka disana dan meyakinkan kepada saya untuk menyebarkan > berita yang luar biasa ini dan membagikannya khusus kepada masyarakat > Tionghoa baik di Indonesia maupun di negara lainnya. Samuel Wang dan Dr. > Ethel Nelson telah membangkitkan semangat saya untuk menggali huruf-huruf > kuno Tiongkok lebih dalam dan melihat hubungannya dengan Injil Keselamatan. > Setelah melakukan beberapa seminar dan KKR di Indonesia, Singapore, Macau > ,Tiongkok, dan Australia. > > Perkara-perkara yang ajaib sedang terjadi di Tiongkok sekarang. Injil > sedang > giat dikabarkan dan mujizat-mujizat sedang terjadi. Ribuan dibaptiskan > setiap harinya. Roh Suci sedang bekerja dengan kuasa yang luar biasa > bagaikan api yang menjalar dan tak dapat dipadamkan. Dalam waktu yang > sangat > dekat pekerjaan pengabaran Injil ini akan diselesaikan dan kita akan > bersama-sama diangkat kedalam Kerajaan Tuhan kita Yesus Kristus, > bersama-sama > dengan mereka yang berada di Tiongkok yang telah diluputkan dari cengkeraman > Iblis dengan segala macam cara dan daya upayanya untuk tetap membelenggu > mereka. > > Bila ada yang ingin saya ajarkan bahan-bahan ini digereja mereka, tidak > perduli aliran apapun, untuk dapat menggunakannya dalam menarik lebih banyak > jiwa-jiwa dari kalangan Tionghoa kepada Kristus, saya akan sangat senang > hati > untuk menerima panggilan saudara. Tetaplah berdoa dan bantu seberapa dapat > usaha pengabaran Injil terhadap jiwa-jiwa yang indah di negeri Sinim > (Tiongkok) itu, dan yang telah bermukim di negeri kita sendiri. Kiranya > Tuhan melimpahkan berkatNya kepada anda sekalian. > > Dari saudaramu di dalam Tuhan kita Yesus Kristus. > > > Samuel Lie > > Pamphlet yang lain sehubungan dengan ini yang sedang dipersiapkan adalah: > 1. > "FAKTTA - Fenomena Aksara Kuno Tionghoa Teguhkan Alkitab." 2. "Nabi-nabi > Tiongkok Kuno Ramalkan Pengorbanan Kristus Untuk Menebus Umat Manusia". > > > > --------------------------------------------------------------------- > Milis Kelenteng - Quan Shui > URL: http://lists.quanshui.org > Posting, email: [EMAIL PROTECTED] > Subscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED] > Unsubscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED] > > > > ---------------------------------------------------------------------------- Ikuti polling TELKOM Memo 166 di www.plasa.com dan menangkan hadiah masing-masing Rp 250.000 tunai ---------------------------------------------------------------------------- --------------------------------------------------------------------- Milis Kelenteng - Quan Shui URL: http://lists.quanshui.org Posting, email: [EMAIL PROTECTED] Subscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED] Unsubscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED]
