Note: Artikel dibawah ini terdiri dari Bahasa Indonesia dan Bahasa Mandarin, 
jika Anda hanya melihat Bahasa Indonesia dan ada beberapa bagian yang seperti 
huruf rusak, maka berarti komputer Anda tidak mendukung Bahasa Mandarin.
Untuk melihat Bahasa Mandarin-nya bisa langsung ke SiuTao.com, dengan direct 
address di http://www.siutao.com/forums/viewtopic.php?t=161

===========================================================
Nabi-nabi Tionghoa Bernubuat Tentang Kedatangan Messias 

中国人的先知预告救世主 (耶稣基督)的降临 

Zhongguo ren de xianzhi yugao Jiushizhu (Yesu Jidu) de jianglin

oleh:  Pdt Samuel Lie 

Suatu pembahasan yang unik mengenai nubuatan tentang kedatangan Messias (Yesus 
Kristus) yang dibuat oleh nabi-nabi purbakala bangsa Tionghoa. Fakta-fakta 
yang membuktikan Tuhan Allah Pencipta semesta alam adalah sumber hikmat dan 
inspirasi dari nabi-nabiNya sejak dari awal kejadian alam sampai akhir zaman. 

Tiongkok Dalam Nubuatan Alkitab 

 Rencana Keselamatan dari Allah mencakup seluruh dunia serta diuntukkan bagi 
seluruh umat manusia. Selain itu, Alkitab mengatakan bahwa Rencana 
Keselamatan Allah itu sudah ada sebelum dunia ini diciptakan.  Sebelum 
menciptakan dunia ini Allah yang Mahatahu sudah mengetahui apa yang akan 
terjadi lama sebelumnya hal itu terjadi.  Untuk membedakan diriNya dari 
ilah-ilah palsu yang disembah bangsa-bangsa kafir, Tuhan Allah berkata bahwa 
hanya Dialah yang mengetahui apa yang terjadi dari awal mulanya. 

Ingatlah hal-hal yang dahulu dari sejak purbakala, bahwasanya Akulah Allah dan 
tidak ada yang lain, Akulah Allah dan tidak ada yang seperti Aku, yang 
memberitahukan dari mulanya hal yang kemudian dan dari zaman purbakala apa 
yang belum terlaksana, yang berkata: Keputusan-Ku akan sampai, dan segala 
kehendak-Ku akan Kulaksanakan. (Yesaya 46:9, 10) 

Rencana keselamatan Allah tidak terbatas hanya kepada bangsa Yahudi saja, 
melainkan bagi semua umat manusia diseluruh muka bumi.  Dengarkanlah apa yang 
Dia katakan mengenai hambaNya, Messias yang akan menjadi Juru Selamat semua 
manusia .  "Terlalu sedikit bagimu hanya untuk menjadi hamba-Ku, untuk 
menegakkan suku-suku Yakub dan untuk mengembalikan orang-orang Israel yang 
masih terpelihara.  Tetapi Aku akan membuat engkau menjadi terang bagi 
bangsa-bangsa supaya keselamatan yang dari pada-Ku sampai ke ujung bumi." 
(Yesaya 49:6 

 Didalam ayat-ayat berikut ini kita melihat bagaimana Yesus itu sudah 
ditentukan untuk menjadi Terang bagi setiap manusia yang terlahir keatas 
dunia ini, tanpa memilih bulu. 

Berbicara mengenai Yohanes Pembaptis sebagai perintis untuk membuka jalan bagi 
Yesus sebagai Terang Dunia, Rasul Yohanes menuliskan:  "Ia bukan terang itu, 
tetapi ia harus memberi kesaksian tentang terang itu.  Terang yang 
sesungguhnya, yang menerangi setiap orang, sedang datang kedalam dunia. 
"(Johanes 1:8,9) 

 Didalam ayat berikut kita melihat bagaimana dikatakan bahwa berita 
keselamatan disampai-kan keseluruh dunia bagi siapa saja yang mau 
mendengarnya. 

"Jadi, iman timbul dari pendengaran, dan pendengaran oleh firman Kristus.  
Tetapi aku bertanya: Adakah mereka tidak mendengarnya?  Memang mereka telah 
mendengarnya: 'Suara mereka sampai ke seluruh dunia, dan perkataan mereka 
sampai ke ujung bumi.'"(Roma 10:17,18) 

Sayangnya tidak semua orang mau menerima kabar baik itu. Ayat 16 "Tetapi tidak 
semua orang menerima kabar baik itu." 

"Karena mata TUHAN menjelajah seluruh bumi untuk melimpahkan kekuatan-Nya 
kepada mereka yang bersungguh hati terhadap Dia."   (2 Tawarikh 16:9)  

Sementara anda membaca ayat-ayat diatas tadi, apakah yang timbul dalam pikiran 
anda?  Apakah anda berpikir bahwa Allah tidak mau menyelamatkan semua orang 
yang ada didalam dunia kalau Dia dapat lakukan itu.  Tentu saja tidak, malah 
Allah sangat ingin agar tidak ada satu pun yang binasa. 

Ada bangsa-bangsa lain yang sudah timbul sebelum bangsa Israel lahir ke dunia. 
Mereka adalah antara lain bangsa Mesir, Kasdim, Moabi, Heti, Median, 
Pilistin, Asyria , dan tentu saja, bangsa Tionghoa, walaupun mereka itu 
hidupnya terpisah jauh dibelahan dunia sebelah timur.  Mengapa Tuhan Allah 
tidak memilih seorang lain pada gantinya Abraham yang adalah orang Kasdim 
asalnya?  Jawabannya ialah, karena Dia tidak dapat menemukan seorang lain 
yang hatinya lebih sempurna ditujukan kepada-Nya selain daripada Abraham, dan 
Tuhan sudah melihat dari permulaan bahwa pada saat Messiah sudah ditentukan 
nanti, hanya keturunan Abrahamlah yang paling siap untuk menerima Juruselamat 
Dunia itu disekitar tahun 4 Sebelum Tarikh Masehi, walaupun hanya segelintir 
kecil saja, sementara yang lainnya tidak siap untuk menerima Dia, bahkan 
menolak kedatanganNya. 

Tetapi walaupun demikian itu bukan berarti Dia tidak mempunyai saksi-saksiNya 
diantara bangsa-bangsa yang lain, walaupun nama-nama mereka  itu tidak 
disebutkan dalam Alkitab.  Namun dari ayat dibawah ini kita bisa melihat 
bahwa Tuhan Allah bukan tidak mempunyai saksi-saksinya yang setia diantara 
bangsa-bangsa lainnya.      

"Dalam zaman yang lampau Allah membiarkan semua bangsa menuruti jalannya 
masing-masing, namun bukan Ia tidak menyatakan diri-Nya dengan berbagai 
kebajikan"(Kisah Para Rasul 14:16,7) Dalam bahasa Inggrisnya (KJV) ayat ini 
berbunyi... "in bygone generations (He) allowed all nations to walk in their 
own ways.  Nevertheless He did not leave Himself without witness....." (Acts 
14:15-17) "dalam generasi-generasi yang lampau Allah membiarkan semua bangsa 
menuruti jalannya masing-masing, namun bukan Ia tanpa meninggalkan saksinya 
diantara mereka" 

Dapatkah anda menyebutkan  beberapa nama saksi-saksi Tuhan yang bukan orang 
Yahudi?  Adam, Habel, Henokh, Nuh....Itu adalah beberapa diantara orang-orang 
yang bukan bangsa Yahudi, mereka hidup sebelum bangsa Yahudi lahir kedunia, 
tetapi mereka adalah  saksi-saksi Tuhan yang setia.   Ingat bahwa Alkitab itu 
adalah bukunya orang Yahudi.  Semua penulisnya yang 45 orang itu tanpa 
kekecualian adalah orang-orang Yahudi, sehingga tidak heran kalau mereka 
hanya mencatat sejarah mengenai bangsanya saja. Namun demikian Alkitab ada 
menyebutkan bahwa Tuhan Allah mempunyai banyak saksi-saksiNya atau umatNya 
yang setia diantara bangsa-bangsa lain yang dianggap kafir oleh orang Yahudi, 
yang kata Yesus nanti akan mendapat kehormatan duduk makan sehidangan  
bersama-sama dengan Abraham, Ishak dan Yakub di Sorga nanti. "Aku berkata 
kepadamu: Banyak orang akan datang dari Timur dan Barat dan duduk makan 
bersama-sama dengan Abraham, Ishak dan Yakub didalam Kerajaan Sorga."  
(Matius 8:11). 

Menurut catatan sejarah bangsa Tionghoa, di Tiongkok sudah ada kerajaan pada 
tahun 2205 STM.  Ini tidaklah mustahil oleh karena para penyelidik Alkitab 
sepakat bahwa Air Bah itu terjadi pada tahun 2348 STM, dan menara Babel 
diperdirikan pada tahun 2247 STM, hanya sekitar seratus tahun kemudian.  Dan 
pada waktu itu Nimrod adalah merupakan seorang raja dari Kerajaan Babel yang 
pertama.  Selain itu mereka juga telah menemukan tulisan 
kuno di tulang-belulang yang dinamakan "Jia Gu Wen" 甲骨文, dan ternyata dari 
penemuan ini bahwa bangsa Tionghoa sudah mempunyai aksara mereka walaupun 
masih sederhana, lebih dari 4000 tahun yang lalu. 

Untuk berabad-abad lamanya orang-orang Tionghoa dizaman lampau telah menamakan 
negeri mereka sebagai "Shen Zhou" (The Land of God), atau "Negeri Allah"  
Selain itu sangatlah menarik untuk diketahui bahwa berbeda dengan 
bangsa-bangsa lain seperti Mesir, Asur, Babilon, Persia, Yunani, Romawi dan 
India, yang dalam penggalian barang-barang kuno mereka terdapat banyak 
patung-patung atau ukiran dan lukisan yang merupakan orang-orang dalam 
keadaan telanjang dan bersifat cabul, dipenggalian barang-barang kuno 
Tiongkok tidak pernah diketemukan hal-hal yang seperti itu.  Gambar-gambar 
dan patung-patung yang bersifat porno hanya diketemukan kemudian karena 
pengaruh dari bangsa-bangsa asing lainnya dan diimport dari luar Tiongkok. 

Orang-orang Tionghoa mengenal beberapa nama yang mereka anggap sebagai 
orang-orang yang suci atau berstatus nabi pada pandangan mereka.  Mereka ini 
adalah guru-guru besar dan orang bijaksana yang dianggap sebagai orang suci.  
Tiga diantaranya yang paling terkemuka adalah: Lao Zi  老子(570 STM), yang 
dikenal sebagai pendiri dari Taoisme (Daoism). 

Kong Hu Tzu 孔子(Kong Zi 551 - 479 STM), merupakan seorang yang paling dihormati 
oleh bangsa Tionghoa, dan dianggap nabi yang besar, dan ucapan-ucapannya 
sangat terkenal dan dihargakan.  Pengikut-pengikutnya kemudian telah 
mendirikan agama yang dinamakan agama Kong Hu Tzu atau Confucianism.  

Tokoh yang ketiga yang dianggap sebagai nabi ialah Mencius孟子(Meng Zi 372-289 
STM).  Selain itu orang-orang Tionghoa juga menganggap Yao dan Shun sebagai 
nabi-nabi yang hidup dizaman prasejarah Tiongkok yaitu sebelum tahun 2205 
STM, serta dua orang lainnya yaitu Raja Wen dan Bangsawan Zhou.  Dengarkan 
apa yang dikatakan oleh Lao Zi mengenai Dao 道JFT (Tao)  yang diterjemahkan 
dengan kedalam bahasa Indonesia sebagai "Firman" atau "Sabda", "Kebenaran" 
atau Jalan.  Bukankah sangat mengesankan bahwa didalam Alkitab Yesus juga 
disebut sebagai Firman dan Jalan dan Kebenaran (The Word  The Way, and the 
Truth). Perhatikan ucapan berikut dari Lao Zi: 

Tengoklah, Dia tak dapat dilihat - Dia tak berwujud.  Dengarkanlah, Dia tak 
dapat didengar - Dia tanpa suara.  Raihlah, Dia tak dapat dipegang -Dia tak 
tersentuh.  Ini adalah tiga hal yang tak dapat diuraikan: Sebab itu ketiganya 
itu menjadi satu. Tetaplah tinggal dengan Tao; Bergeraklah dengan waktu 
sekarang.  Mengenal awal permulaan zaman adalah intisari dari Tao. --The 
Chinese Classics, Vol I, (Taipei: SMC Publishing, Inc., 1983), Confucian 
Analects, Bk. IV, Ch. 14, p. 16     

Perhatikan bahwa Tao (Dao - 道) pada zaman purba itu digambarkan oleh Lao Zi 
sebagai Tiga hal yang tidak dapat diuraikan dan bergabung menjadi Satu!  
kalau itu adalah tanpa wujud, bagaimana sampai Lao Zi dapat melihat, 
mendengar dan mengetahuinya?  Kelihatannya Lao Zi telah mengalami sesuatu 
yang supranatural, diluar alami. 

Ketika rasul Paul berbicara mengenai khayal dan wahyu Tuhan, dia berkata, "Aku 
tahu tentang seorang Kristen; empat belas tahun yang lampau, entah didalam 
tubuh, aku tidak tahu, entah di luar tubuh, aku tidak tahu, Allah yang 
mengetahuinya... Orang itu tiba-tiba diangkat ke Firdaus dan ia mendengar 
kata-kata yang tak terkatakan, yang tidak boleh diucapkan manusia." (2 
Korintus 12:2-4) Dapatkah anda melihat persamaannya yang dialamai oleh Lao Zi 
dan rasul Paul? 

Mari kita perhatikan lebih lanjut apa yang digambarkan oleh Lao Zi mengenai 
Dao yang dilihatnya dalam khayal itu: 

Sesuatu yang misterius telah terjadi, Telah berada sebelumnya langit dan bumi 
didalam kesunyian dan kehampaan, Berdiri sendiri dan tidak pernah berubah, 
tetap hadir dalam gerakan yang berputar.  Mungkin Dia adalah asal mulanya 
berjuta-juta benda, Aku tidak mengetahui namanya.  Aku sebutkan saja Tao 
(Firman atau Jalan), Karena tidak ada kata-kata yang lain yang dapat 
kugunakan, Aku menamakannya "Yang Mahakuasa." --  Gia Fu Feng and Jane 
English, Translation of Lao Zi, Tao Te Ching (Toronto: Vintage Books, Random 
House, Inc. 1989), Ch. 25, p. 25. 

Sesudah memberikan namanya, Lao Zi melanjutkan uraiannya mengenai Firman atau 
Jalan yang Mahakuasa itu kepada pendengar-pendengarnya. 

Manusia mengikuti bumi, bumi mengikuti benda-benda langit;  Benda-benda langit 
mengikuti Dao, Dao itu mengikuti jalanNya sendiri.                    -- 
Ibid., Ch. 25, 27 

 Bandingkanlah ucapan "Dao mengikuti jalannya sendiri" dengan "AKU ADALAH AKU" 
(Keluaran 3:14) Kedua-dua ucapan ini menyatakan bahwa yang disebutkan itu 
merupakan sesuatu atau oknum yang paling tinggi tidak ada yang melebihi 
mereka.  Jadi Dao dan "AKU ADALAH AKU" itu adalah merupakan Kekuasaan yang 
tertinggi, yang mengikuti kemauan dan hukumNya sendiri.  Kedua ucapan ini 
sama, maksudnya ialah : Pembuat Hukum yang ada dengan sendirinya, tidak 
diciptakan oleh siapa pun. 

Jadi kita dapat melihat dari ucapan Lao Zi dan Musa, Dao itu adalah Pencipta 
dari segala sesuatu.  Dao yang dituliskan dalam buku Klasik Tiongkok adalah 
Allahnya Alkitab. Sekarang coba kita perhatikan bagaimana caranya Dao itu 
menciptakan segala sesuatu. 

Langit dan bumi sudah diciptakan dari sesuatu.                                         
          
Sesuatu yang datangnya dari yang tidak berwujud.                                       
                
--Ibid., Ch. 40., p. 42. 

Sekarang bandingkan itu dengan ucapan rasul Paul dalam Iberani 11:3 "Karena 
iman kita mengerti, bahwa alam semesta telah dijadikan oleh firman Allah, 
sehingga apa yang kita lihat telah terjadi dari apa yang tida dapat kita 
lihat." 

Dengan kata lain, Allah Pencipta itu telah menciptakan segala sesuatu bukan 
dari bahan yang sudah ada sebelumnya. Sekarang dengarkan ucapan dari Lao Zi 
yang paling terkenal dan seringkali disebutkan oleh orang-orang Tionghoa tapi 
paling penuh dengan misteri. 

Dao itu ada sebagai satu.  Satu itu ada sebagai dua.                                   
            
Dua ada sebagai tiga.  Dan yang tiga itu menciptakan segala sesuatu.            
-- Ibid., Ch. 42., p. 44. 

Orang Tionghoa sudah lama ingin mengetahui apa arti sebenarnya dari 
ucapan-ucapan diatas itu dan sampai sekarang masih belum mendapatkan jawaban 
yang memuaskan.  Tetapi kalau kita membandingkannya dengan ayat-ayat yang 
berikut ini, maka kita akan melihat bahwa jawabannya cukup jelas: 

"Pada mulanya adalah Firman: Firman itu bersama-sama dengan Allah dan Firman 
itu adalah Allah. Ia pada mulanya bersama-sama dengan Allah.  Segala sesuatu 
dijadikan oleh Dia dan tanpa Dia tidak ada suatupun yang telah jadi dari 
segala yang telah dijadikan. Dalam Dia ada hidup dan hidup itu adalah terang 
manusia.   (Johanes 1:1-4) 

"Mendekatlah kepada-Ku, dengarlah ini: Dari dahulu tidak pernah Aku berkata 
dengan sembunyi dan pada waktu hal itu terjadi Aku ada di situ. Dan sekarang, 
TUHAN Allah mengutus Aku dengan Roh-Nya." (Yesaya 48:16)."Sebab ada tiga yang 
memberi kesaksian (didalam sorga: Bapa, firman dan Roh Kudus; dan ketiganya 
adalah satu.)"   (1 Johanes 5:7). 

Sekarang mari kita tinjau beberapa nubuatan yang telah dibuat oleh Lao Zi, 
Confucius dan Mencius tentang kedatangan Messias.  

Nabi-nabi bangsa Tionghoa dari dahulu sudah menyebut-nyebutkan mengenai "Orang 
Suci", 圣人(Sheng Ren).  Siapakah Orang Suci ini?  Mungkinkah itu salah satu 
dari nabi-nabi itu sendiri?  Kong Hu Cu (Confucius) dianggap sebagai orang 
bijaksana atau guru yang terbesar, tetapi dia tidak pernah membiarkan 
murid-muridnya menyebutkan dia sebagai Orang Suci itu.  Mencius mencatat 
percakapannya dengan muridnya yang bernama Zi Gong:  

Zi Gong pernah bertanya kepada Confucius, katanya, "Guru, apakah anda Orang 
Suci itu?" Confucius menjawab kepadanya, "Aku tidak mungkin akan mencapai 
taraf Orang Suci itu.  Aku belajar tanpa mencapai kepuasan dan aku mengajar 
tanpa menjadi letih." Zi Gong berkata, "Anda belajar tanpa mencapai 
kepuasan:--itu menunjukkan anda seorang yang bijaksana.  Anda mengajar tanpa 
menjadi letih:--itu menunjukkan anda seorang yang sangat penuh kebajikan.  
Penuh kebajikan dan bijaksana:--Guru, kalau begitu andalah Orang Suci itu." 

Confucius menjawab, "Nah, sekarang anda mau meletakkan gelar Orang Suci itu 
kepada diriku?  Anda ini sedang ngawur."-- The Chinese Classics, Vol. I, The 
Works of Mencius, Bk. II, Pt. I, Ch. II, 19, pp. 192 - 193. 

Dengarkanlah uraian tentang Orang Suci itu yang diberikan oleh Confucius: 

"Alangkah agungnya Jalan dari Orang Suci itu.  Bagaikan air yang meluap, itu 
memberikan kehidupan kepada semuanya dan Dia naik mencapai ketinggian langit.  
Keagungannya sempurna!  Dia memenuhi ketigaratus hukum upacara, dan 
ketigaribu hukum tingkah laku kerajaan.  Semuanya itu menantikan Orang yang 
Tepat, barulah itu digenapi. -- The Doctrine of the Mean, Ch. XXVII, p. 422. 

Bandingkanlah itu dengan ayat-ayat yang berikut ini: Hosea 8:12 

; Isaiah 42:21; Hebrews 1:3;Hebrews 10:5-7; Matthew 5:17. 

Sebab itu Orang Suci berkeliling berbuat tanpa aksi (action) mengajar tanpa 
kata-kata, Menciptakan, namun tidak memiliki, Bekerja namun tidak mengambil 
kredit bagi diriNya PekerjaanNya tuntas, namun tidak membanggakan diri.  
Sebab itu karyanya kekal selamanya. -- Gia Fu Feng and Jane English, 
Translation of Lao Tsu, Tao Te Ching, (Toronto: Vintage Books, Random House, 
Inc., 1989) Ch. 2, p. 4. 

Bandingkanlah dengan Kolosi 1:16: "Karena didalam Dialah telah diciptakan 
segala sesuatu, yang ada di sorga dan yang ada di bumi, yang kelihatan dan 
yang tidak kelihatan, baik singgasana, maupun kerajaan, baik pemerintah, 
maupun penguasa; segala sesuatu  diciptakan oleh Dia dan untuk Dia." 

Yohanes 5:19  "Maka Yesus menjawab mereka, kataNya: 'Aku berkata kepadamu, 
sesungguhnya Anak tidak dapat mengerjakan sesuatu dari diri-Nya sendiri, 
jikalau tidak Ia melihat Bapa mengerjakannya; sebab apa yang dikerjakan Bapa, 
itu juga yang dikerjakan Anak.'" 

Iberani 5:9 "Dan sesudah Ia mencapai kesempurnaan-Nya, Ia menjadi pokok 
keselamatan yang abadi bagi semua orang yang taat kepadaNya." 

2 Petrus 1:11 "Dengan demikian kepada kamu akan dikaruniakan hak penuh untuk 
memasuki Kerajaan kekal, yaitu Kerajaan Tuhan dan Juruselamat kita, Yesus 
Kristus." 

Orang Suci itu menyediakan santapan rohani bagi yang bijaksana dan dengan 
demikian mencapai seluruh umat manusia.  Betapa indahnya saat penyajian 
santapan rohani itu.  --Wilhelm/Baynes, The I Ching or Book of Changes (New 
York: Bolingen Foundation, Inc., 1967), Bk. III: The Commentaries, p. 521. 

Bandingkanlah ini dengan Yohanes 6:51 "Akulah roti hidup yang turun dari 
sorga. Jikalau sesorang makan dari roti ini, ia akan hidup selama-lamanya, 
dan roti yang Kuberikan itu ialah daging-Ku, yang akan Kuberikan untuk hidup 
dunia."Johanes 4:14  "Tetapi barangsiapa minum air yang akan Kuberikan 
kepadanya, akan menjadi mata air didalam dirinya, yang terus menerus memancar 
sampai kepada hidup yang kekal." 

Dari mula pertama sampai sekarang, namaNya tidak pernah hilang,   supaya Bapa 
dari segala sesuatunya dapat dilihat. Dari siapakah aku dapat melihat peta 
dari Bapa segala sesuatu itu? Dari padaNya.              

 --Gia Fu Feng   and Jane English, Translation of Lao Tsu, Tao Te Ching, Ch. 
3, p. 5. 

Bandingkan itu dengan Yohanes 14:9 "Kata Yesus  kepadanya: :Telah sekian lama 
Aku bersama-sama kamu, Filipus, namun engkau tidak mengenal Aku?  Barangsiapa 
telah melihat Aku, ia telah melihat Bapa; bagaimana engkau berkata: 
Tunjukkanlah Bapa itu kepada kami." 

Kolose 1:15 "Ia adalah gambar Allah yang tidak kelihatan, yang sulung, lebih 
utama dari segala yang diciptakan." 

Sebab itu untuk diangkat menjadi raja, dengan tiga pegawainya, Dan dihadiahkan 
dengan batu-batu permata dan sejumlah kuda, Tidaklah sebaik duduk dengan Dao 
itu.  Mengapa sampai Guru-guru purbakala begitu menghargakan Dao? Karena 
kalau anda menjadi satu dengan Dao itu, Bila anda mencari, anda akan 
menemukan; Apabila anda melakukan dosa, anda dapat diampuni.  Itulah sebabnya 
setiap orang mengasihi Dao itu. --Gia Fu Feng and Jane English, Ch. 62, p. 
64. 

Bandingkanlah dengan Matius 6:33 "Tetapi carilah dahulu Kerajaan Allah dan 
kebenarannya, maka semuanya itu akan ditambahkan kepadamu." 

Markus 2:10 "Tetapi supaya kamu tahu, bahwa di dunia ini Anak Manusia 
mengampuni dosa." 

1 Johanes 1:9  "Jika kita mengaku dosa kita, maka Ia adalah setia dan adil, 
ehingga Ia akan mengampuni segala dosa kita dan menyucikan kita dari segala 
kejahatan." 

Dao itu adalah rahasia dari jutaan benda, Dia adalah hartanya orang yang baik 
dan Pengantara (Pelindung) dari orang yang jahat. --Ibid. 

Kolose 2:2 "Supaya hati mereka terhibur dan mereka bersatu dalam kasih, 
sehingga mereka memperoleh segala kekayaan dan keyakinan pengertian dan 
mengenal rahasia Allah, yaitu Kristus." 

1 Timotius 2:5  "Karena Allah itu esa dan esa pula Dia yang menjadi pengantara 
antara Allah dan manusia, yaitu manusia Kristus Yesus." 

1 Johanes 2:1,2  "Anak-anakku, hal-hal ini kutuliskan kepada kamu, supaya kamu 
jangan berbuat dosa, namun jika seorang berbuat dosa, kita mempunuyai seorang 
pengantara pada Bapa yaitu Yesus Kristus, yang adil." 

Orang Suci itu tahu yang putih, Tetapi Dia menerima yang hitam. -- Ibid., Ch. 
28, p. 30. 

Bandingkanlah dengan 2 Korintus 5:21  "Dia yang tidak mengenal dosa telah 
dibuat-Nya menjadi dosa karena kita, supaya dalam Dia kita dibenarkan oleh 
Allah." 

Didalam bahasa Tionghoa kata "kebenaran" itu adalah "yi" 義 yang dituliskan 
sebagai berikut: "domba" 羊("yang") diatas : "Aku"  我  Sedangkan kata "Aku" 
atau "wo" itu sendiri  adalah gabungan dari "tangan" 手 atau "shou"  dan 
"tombak" 戈 ("ge").  Dengan kata lain, untuk menerima kebenaran itu atau 
menjadi benar, "Aku" 我 orang berdosa ini (hitam) harus ditudungi oleh 
"Domba"羊("yang") yang tak berdosa (putih), yang mengorbankan diriNya 
menghapus dosa-dosaku, dan "aku"我("wo")  inilah sebenarnya yang menyebabkan 
kematian dari Domba itu.  Akulah tangan yang memegang tombak untuk membunuh 
"Domba" itu.  Dosaku telah menyebabkan kematian dari Anak Domba Allah, untuk 
memberikan "kebenaranNya" 義 ("yi")  kepadaku. 

            Sebab itulah Orang Suci itu memeluknya, dan memberikan teladan 
untuk semua.-- Ibid., Ch. 22, p. 24. 

Bandingkanlah ini dengan Matius 11:29 ­"belajar-lah pada-Ku, karena Aku lemah 
lembut dan rendah hati"  Dan Yohanes 13:12-15 "Sesudah Ia membasuh kaki 
mereka, Ia mengenakan pakaianNya dan kembali ke tempatNya.  Lalu Ia berkata 
kepada mereka: 'Mengertikah kamu apa yang telah Kuperbuat kepdamu?  Kamu 
menyebut Aku Guru dan Tuhan, dan katamu itu tepat, sebab memang Akulah Guru 
dan Tuhan. Jikalau Aku yang adalah Tuhan dan Gurumu, maka kamupun wajib 
saling membasuh kakimu; sebab Aku telah memberikan suatu teladan kepada kamu, 
supaya kamu juga berbuat sama seperti yang telah Kuperbuat kepadamu." 

Kata "teladan"樣"yang"  dalam bahasa Tionghoa adalah gabungan dari "pohon"木
("mu") ("Aku adalah pokok anggur"), "Domba"羊("yang") dan "air"水dengan 
"setitik air" diatasnya menjadikan itu "kekal"永("yong") .  Dengan kata lain 
Teladan kita, Tuhan Yesus, adalah (pokok Anggur) , (Anak Domba Allah) , (Air 
Kehidupan) dan adalah (Bapa Kekekalan)dan kalau kita mengikuti "teladanNya", 
maka kita akan mendapat "kehidupan yang kekal". 

Tidak pernah membenarkan DiriNya sendiri, Dia tetap cemerlang.  Dengan tanpa 
menyombongkan Diri, Dia mendapat pengakuan.  Tanpa membanggakan, Dia tidak 
pernah goyah.  Dia tidak pernah bersikeras, sebab itu tiada seorangpun yang 
dapat mengalahkan Dia.  -- Ibid., Ch. 22, p. 24. 

Bandingkan ini dengan Markus 11:27-33 "Lalu Yesus dan murid-muridNya tiba pula 
di Yerusalem.  Ketika Yesus berajalan di halaman Bait allah, datanglah 
kepadaNya imam-imam kepala, ahli-ahli Taurat dan tua-tua dan bertanya 
kepadaNya: 'Dengan kuasa manakah Engkau melakukan hal-hal itu?  Dan siapakah 
yang memberikan kuasa itu kepadamu, sehingga Engkau melakukan hal-hal itu?' 
Jawab Yesus kepada mereka: 'Aku akan mengajukan satu pertanyaan kepadamu.  
Berikanlah Aku jawabnya, maka Aku akan mengatakan kepadamu dengan kuasa 
manakah Aku melakukan hal-hal itu.  Baptisan Yohanes itu , dari sorga atau 
dari manusia?  Berikanlah Aku jawabnya!'  Mereka memperbincangkannya diantara 
mereka, dan berkata: 'Jikalau kita katakan: Dari sorga, Ia akan berkata: 
Kalau begitu,mengapakah kamu tidak percaya kepadanya?  Tetapi masakan kita 
katakan: dari manusia!'  Sebab mereka takut kepada orang banyak, karena semua 
orang menganggap bahwa Yohanes betul-betul seorang nabi.  Lalu mereka 
menjawab Jesus: 'Kami tidak tahu.'  Maka kata Yesus kepada mereka: 'Jika 
demikian, Aku juga tidak mengatakan kepadamu dengan kuasa manakah Aku 
melakukan hal-hal itu.' 

Johanes 8:2-11  "Pagi-pagi benar Ia berada lagi di Bait Allah, dan seluruh 
rakyaat datang kepada-Nya.  Ia duduk dan mengajar mereka.  Maka ahli-ahli 
Taurat dan orang-orang Farisi membawa kepadaNya seorang perempuan yang 
kedapatan berbuat zinah.  Mereka menempatkan perempuan itu ditengah-tengah 
lalu berkata kepada Yesus: 'Rabi, perempuan ini tertangkap basah ketika ia 
ssedang berbuat zinah.  Musa dalam hukum Taurat memerintahkan kita untuk 
melempari perempuan-perempuan yang demikian .  Apakah pendapat-Mu tentang hal 
itu?'  Mereka mengatakan hal itu untuk mencobai Dia, supaya mereka memperoleh 
sesuatu untuk menyalahkan-Nya.  Tetapi Yesus membungkuk lalu menulis dengan 
jari-Nya di tanah.  Dan ketika mereka terus-menerus bertanya kepada-Nya, 
Iapun bangkit berdiri lalu berkata kepada mereka: 'Barangsiapa diantara kamu 
tidak berdosa, hendaklah ia yang pertama melemparkan batu kepada perempuan 
itu.'  Lalu Ia membungkuk pula dan menulis ditanah.  Tetapi setelah mereka 
mendengar perkataan itu, pergilah mereka seorang demi seorang, mulai dari 
yang tertua.  Akhirnya tinggallah Yesus seorang diri dengan perempuan itu 
yang tetap ditempatnya." 

Sebab itu Orang Suci itu baik dalam menyelamatkan semua orang, sehingga tidak 
ada satu pun yang diabaikan.  Dia mengurus semuanya.  Dan tidak meninggalkan 
satu pun juga. -- Ibid., Ch. 27, p. 29. 

Bandingkan dengan Matius 10:29-31"Bukankah burung pipit dijual dua ekor 
seduit?  Namun seekorpun dari padanya tidak akan jatuh kebumi di luar 
kehendak Bapamu.  Dan kamu, rambut kepalamupun terhitung semuanya.  Sebab itu 
janganlah kamu takut, karena kamu lebih berharga dari pada banyak burung 
pipit."  

 Petrus 3:9  "Tuhan tidak lalai menepati janjiNya, meskipun ada orang yang 
menganggapnya sebagai kelalaian, tetapi Ia sabar terhadap kamu, karena Ia 
menghendaki supaya jangan ada yang binasa, melainkan supaya semua berbalik 
dan bertobat. " 

Orang yang menutup pintu dengan baik, menutupnya tanpa menggunakan kunci.  
Namun demikian tak ada seorang pun yang dapat membukanya.  Orang yang membuat 
simpul tali pengikat tanpa menggunakan tali, namun tak ada seorangpun yang 
dapat menguraikannya.     --Ibid. 

Bandingkan itu dengan Wahyu 3:7"Dan tuliskanlah kepada malaikat jemaat di 
Filadelfia:  Inilah firman dari yang Kudus, yang Benar, yang memegang kunci 
Daud; apabila Ia membuka, tidak ada yang dapat menutup; apabila Ia menutup 
tidak ada yang dapat membuka." 

Wahyu 3:20  "Lihat, Aku berdiri di muka pintu dan mengetok; jikalau ada orang 
yang mendengar suaraKu dan membukakan pintu, Aku akan masuk mendapatkannya 
dan Aku makan bersama-sama dengan dia, dan ia bersama-sama dengan Aku."Hosea 
11:4  "Aku menarik mereka dengan tali kesetiaan, dengan ikatan kasih.  Bagi 
mereka Aku seperti orang yang mengangkat kuk dari tulang rahang mereka; Aku 
membungkuk kepada mereka untuk memberi mereka makan." 

Tidak ada seorangpun diatas dunia ini yang dapat memenuhi semua ciri-ciri 
mengenai Orang Suci yang diberikan oleh nabi-nabi Tiongkok purbakala ini, 
kecuali Yesus Kristus, Sang Messiah. Ucapan yang diatas "Sebab itu Orang Suci 
itu baik dalam MENYELAMATKAN SEMUA ORANG", adalah suatu gema yang sangat 
mengherankan dari Yohanes 3:16.  Kalau anda membuka Kamus Inggris-Mandarin 
(English-Chinese Dictionary) dan melihat disitu definisi dari kata "Saviour", 
maka anda akan menemukan kata-kata ini: Jiushizhu .  "Jiushizhu" artinya 
adalah "Tuhan Yang Menyelamatkan Dunia."  Siapakah Tuhan satu-satunya yang 
dapat menyelamatkan dunia? 

Hanya Yesus, Tuhan dan Pencipta dunia ini yang harga nyawaNya dapat menjadi 
tebusan seluruh isi dunia! 

Saya harap pelajaran ini telah menguatkan iman anda terhadap Alkitab dan 
memperbaharui kasih, pengabdian dan dedikasi anda kepada Juruselamat kita 
Tuhan Yesus Kristus, Raja diatas segala raja-raja, dan Tuhan diatas segala 
tuan, Pencipta semesta alam namun telah rela mengorbankan Dirinya untuk mati 
sebagai Anak Domba Allah agar dapat menyelamatkan isi dunia!  Dialah Orang 
Suci yang dinubuatkan oleh nabi-nabi Tiongkok Purba itu, hanya sayang dan 
menyedihkan karena mereka telah dibutakan oleh agama-agama asing dari negara 
lain, sehingga mereka berpaling dari menyembah Shangdi dan Jiushizhu yang 
sesungguhnya, yang mereka sebenarnya telah kenal lebih dahulu sebelum 
berdirinya gereja Kristen.  Adalah menjadi tugas kita untuk membawakan Injil 
itu kembali kepada mereka, karena Tuhan Yesus berkata hanya setelah ¡°Injil 
Kerajaan ini diberitakan diseluruh dunia menjadi kesaksian bagi semua bangsa 
(termasuk bangsa Tionghoa) sesudah itu barulah tiba kesudahannya.  

Puji Tuhan karena walaupun regim Komunis selama lima puluh tahun lebih telah 
berusaha untuk menghapuskan semua agama dari rakyat Tiongkok yang berjumlah 
sekitar 1.3 milyard itu, mereka tidak berhasil dalam usaha itu.  Berjuta-juta 
orang di Tiongkok sedang ditobatkan kepada Messiah, Tuhan Yesus Kristus yang 
dinubuatkan para nabi Tiongkok Purbakala. 

PARA PENGINJIL REMAJA MENAKLUKKAN TIONGKOK 

Para remaja dan anak-anak sedang dipakai oleh Tuhan untuk mengabaran Injil di 
Tiongkok.  Kesaksian yang berikut ini adalah mengenai gerakan penginjilan 
yang sedang dipakai oleh Tuhan di Tiongkok. Orang-orang muda berjalan dari 
satu desa ke desa lainnya untuk menyampaikan kabar Injil Keselamatan.  Ini 
adalah satu langkah dimuka dari para pasukan penjaga keamanan yang berusaha 
menekan derap langkah kemajuan gerakan Injil yang sedang menjamur dengan 
pesatnya di negeri itu. Detail dari pergerakan ini telah diperoleh ketika 
seroang evangelist dari the American Healing mengunjungi Tiongkok untuk 
mengamati situasi disana.  Pada saat menghadiri suatu pertemuan rahasia 
dengan pemimpin-pemimpin dari pergerakan gereja dibawah tanah disana, mereka 
mendengarkan kesaksian yang diberikan oleh dua orang gadis belasan tahun yang 
menunjukkan ciri-ciri yang khas dari penginjil-penginjil muda disana.  Kedua 
gadis belasan tahun itu menceritakan bagaimana mereka meninggalkan rumah 
mereka dua kali setahun untuk mengadakan penginjilan selama satu bulan penuh 
setiap kalinya.  who show typical characteristics of youth evangelists there. 
Dengan hanya bekal sekitar US$ 25.00 dikantong mereka untuk makanan dan 
ongkos-ongkos perjalanan, merea bergerak dari satu kota kekota lainnya 
mengabaran Injil sampai ada yang bertobat.  Biasanya orang-orang yang 
bertobat ini mengundang kedua penginjil remaja ini  untuk tinggal dirumah 
mereka.  Mereka yang baru bertobat itu kemudian mengundang keluarga dan 
kawan-kawan merea untu mendengarkan kabar Keselamatan didalam Yesus. 

Setelah satu gereja diperdirian di desa atau kota itu, kedua evangelist muda 
itu melanjutkan perjalanan mereka ke desa yang lainnya.  Seringkali mereka 
harus berteduh dibawah pohon-pohon atau tidur diudara terbuka kalau mereka 
tidak mendapat tempat yang lebih baik.  Mereka menunjukkan kaki mereka yang 
melepuh dan berdarah karena perjalanan mereka yang lalu yang berlangsung 
selama 40 hari dimana mereka menyusur pinggiran kota yang tertentu.  Selama 
jangka waktu itu mereka berhasil memperdirikan 18 jemaat dengan jumlah 
anggota rata-rata 40 masing-masingnya. 

Kedua evangelist muda itu juga membahagikan pengalaman mereka dimana banyak 
mujizat telah terjadi pada waktu mereka berdoa.  Salah seorang diantara 
mereka menyaksikan bagaimana Tuhan rindu untuk melihat pengikut-pengikutNya 
mengkhotbahkan pekabaran Injil-Nya dan menyaksikan bagaimana Yesus dapat 
kerjaan apabila mereka mempunyai iman untuk melakukannya. Dalam salah satu 
perjalanan mereka minggu yang sebelumnya, mereka telah tiba di satu tepi 
pantai dan setelah berkhotbah dialam terbuka, ada 10,000 orang yang menerima 
Kristus.  Walaupun ada juga anak-anak lelaki yang berpartisipasi dalam 
penginjilan, namun mereka biasanya mengirimkan lebih banyak anak-anak 
perempuan kedaerah yang baru, karena orang-orang kampung lebih tidak curiga 
melihat mereka daripada melihat sepasang anak lelaki memasuki desa atau kota 
mereka. Walaupun laporan tentang mujizat-mujizat tetap bertambah, namun tidak 
ada seorangpun dari pemimpin-pemimpin gereja itu yang mengakui bahwa sukses 
mereka itu adalah melalui usaha mereka sendiri.  Pempimpin-pemimpin gereja 
itu hanya mengatakan bahwa mereka semua adalah bersaudara didalam Yesus, dan 
mereka bekerja bersama-sama bergandengan tangan untu kemuliaan Tuhan. Seorang 
dianara mereka berkata, "Banyak diantara kami yang disebut pemimpin hanyalah 
mempunyai pendidikan sekolah dasar.  Pendidikan kami sangat sedikit, 
bagaimana mungkin kami dapat melakukan pekerjaan yang begitu besar?  Kami 
semua percaya bahwa sukses ini semuanya telah terjadi semata-mata karena 
pekerjaan dari Roh Suci."  

Samuel Wang adalah seorang yang dahulunya adalah pemimpin gerakan Yoga dan 
juga pemimpin dari Hari Krishna di Beijing.  Pada suatu hari dia mendengar 
siaran acara dari Adventist World Radio dalam bahasa Mandarin yang sangat 
menarik perhatiannya.  Setelah beberapa kali mendengarkan acara dari stasiun 
radio itu, dia yakin bahwa Kristus adalah satu-satunya "TUHAN YANG 
MENYELAMATKAN DUNIA" 救世主 (Jiushi Zhu) 

Samuel Wang kemudian telah dibaptiskan oleh Pendeta David Lin di sebuah bak 
mandi dalam kamar disalah satu hotel di Beijing. Sekarang dia sangat giat 
bekerja sebagai penginjil awam dan telah melakukan banyak seminar dan KKR di 
beberapa negara.  Dua tahun yang lalu bersama dengan Dr. Ethel Nelson, yang 
telah menuliskan beberapa buku mengenai aksara Tionghoa mempunyai persamaan 
yang mengagumkan dengan kisah Alkitab mengenai Penciptaan dan Rencana 
Keselamatan, mereka telah mengadakan seminar di Baptist Church Auditorium 
yang ada di Singapore. Mereka berdua telah mengarang buku yang berjudul "God 
and the Ancient Chinese".   Mereka telah mengundang saya ke Singapore untuk 
bertemu dengan mereka disana dan meyakinkan kepada saya untuk menyebarkan 
berita yang luar biasa ini dan membagikannya  khusus kepada masyarakat 
Tionghoa baik di Indonesia maupun di negara lainnya. Samuel Wang dan Dr. 
Ethel Nelson telah membangkitkan semangat saya untuk menggali huruf-huruf 
kuno Tiongkok lebih dalam dan melihat hubungannya dengan Injil Keselamatan.  
Setelah melakukan beberapa seminar dan KKR di Indonesia, Singapore,  Macau 
,Tiongkok, dan Australia. 

 Perkara-perkara yang ajaib sedang terjadi di Tiongkok sekarang.  Injil sedang 
giat dikabarkan dan mujizat-mujizat sedang terjadi.  Ribuan dibaptiskan 
setiap harinya.  Roh Suci sedang bekerja dengan kuasa yang luar biasa 
bagaikan api yang menjalar dan tak dapat dipadamkan.  Dalam waktu yang sangat 
dekat pekerjaan pengabaran Injil ini akan diselesaikan dan kita akan 
bersama-sama diangkat kedalam Kerajaan Tuhan kita Yesus Kristus, bersama-sama 
dengan mereka yang berada di Tiongkok yang telah diluputkan dari cengkeraman 
Iblis dengan segala macam cara dan daya upayanya untuk tetap membelenggu 
mereka. 

Bila ada yang ingin saya ajarkan bahan-bahan ini digereja mereka, tidak 
perduli aliran apapun, untuk dapat menggunakannya dalam menarik lebih banyak 
jiwa-jiwa dari kalangan Tionghoa kepada Kristus, saya akan sangat senang hati 
untuk menerima panggilan saudara. Tetaplah berdoa dan bantu seberapa dapat 
usaha pengabaran Injil terhadap jiwa-jiwa yang indah di negeri Sinim 
(Tiongkok) itu, dan yang telah bermukim di negeri kita sendiri.  Kiranya 
Tuhan melimpahkan berkatNya kepada anda sekalian. 

Dari saudaramu di dalam Tuhan kita Yesus Kristus. 
 

Samuel Lie 

Pamphlet yang lain  sehubungan dengan ini yang sedang dipersiapkan adalah: 1. 
"FAKTTA - Fenomena Aksara Kuno Tionghoa Teguhkan Alkitab."  2. "Nabi-nabi 
Tiongkok Kuno Ramalkan Pengorbanan Kristus Untuk Menebus Umat Manusia". 



---------------------------------------------------------------------
Milis Kelenteng - Quan Shui
URL: http://lists.quanshui.org
Posting, email: [EMAIL PROTECTED]
Subscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED]
Unsubscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED]

Kirim email ke