Hal ini rasanya kagak nyambung..., karena Messias yang dimaksud adalah untuk
kalangan bangsa Yahudi layaknya orang Jawa yang dari dulu selalu menantikan
ratu adil atau Satria Piningit. Messias itu berarti juru selamat seperti
juga
umpamanya juru mudi, juru masak, juru ketik. Disini yang dimaksud dengan
juru adalah tenaga ahli.

Kagak nyambungnya dimana ? Bangsa Yahudi semenjak diselamatkan oleh Juru
Selamat mereka yang pertama Moses dari penjajahan bangsa Qibti (Mesir) yang
dikenal dengan istilah exodus dari Mesir mengungsi ke Semenanjung Sinai
menuju tanah Palestina, hidup terlunta-lunta dan penuh kekerasan dalam usaha
mereka merebut Palestina hingga beberapa masa (dalam hitungan ratusan tahun)
hingga datang Juru Selamat kedua David yang memimpin 12 suku bangsa Yahudi.
Kerajaan bangsa Yahudi ini menjadi lemah setelah wafatnya Solomon anak David
terpecah menjadi dua kerajaan. Sebelah selatan bernama kerajaan Yehuda dan
di Utara bernama Israel, kemudian oleh karena perseteruan sesama mereka
hingga bangsa ini dengan mudah dihancurkan oleh pemberontakan bangsa
Felistin dan bangsa Yebus yang dahulu tanah mereka derebut oleh bangsa
Yahudi.

Berturut-turut kemudian mereka dikuasai bangsa Babylonia (Iraq), Persia
(Iran) Yunani dan terakhir oleh Romawi, yang mengakibatkan asimilasi
generasi
dan kepercayaan. Akibatnya bangsa Yahudi ini hancur berantakan dan
kehilangan identitas, bahkan akhirnya bangsa Yahudi ini tidak mengerti
bahasa
ibunya sendiri hingga diberi kemerdekaan oleh Inggris akhir perang dunia ke
II.

Maka tidak heranlah sepanjang zaman hancurnya bangsa ini, mereka
mengharapkan kedatangan Messias (Juru Selamat atau Juru Penolong) seperti
Moses dan David.

Jadi tidak ada hubungannya sama sekali Messias dengan bangsa China, apalagi
kalau dikaitkan dengan Juru Selamat versi Kristus. Kristus diharapkan dapat
menyelamatkan bangsa Yahudi dari penjajahan Romawi (kemudian istilahnya
dipelesetkan menjadi menyelamatkan dosa manusia), tapi sayang perjuangan
beliau sendiri tidak selamat dari fitnahan bangsa Yahudi sendiri.

Mereka yang berusaha menjaring orang Tionghoa untuk diselamatkan
sebenarnya salah kaprah dan tidak tahu sejarah atau pura-pura tidak tahu
yang penting perpuluhannya nambah, karena Yesus sendiri menolak untuk
menerima pengikut/menolong dari kalangan yang bukan Yahudi.

"TOEN DE VROUW VAN KANAAN TOT CHRISTUS KWAN,
HEM OM SMEHENDE HAAR DOCHTER TE GENEZEN,
WAT ZEI HIJ ROEN ? MAAR HIJ ANT WOORDENDE,
ZEIDE: "IK BEN NIET GEZENDEN DAN TEOT DE VERLOREN
SCHAPEN VAN HUIS ISRAEKA"

----- Original Message -----
From: "Handoyo" <[EMAIL PROTECTED]>
To: <[EMAIL PROTECTED]>
Sent: Thursday, January 30, 2003 7:49 AM
Subject: Re: [Kelenteng] Nabi-nabi Tionghoa Bernubuat Tentang Kedatangan
Messias


Dibawah ini beberapa balasan dari Tempat Diskusi Tao.

=====================================================
By: Leon08
Posted: Wed Jan 29, 2003 3:15 pm
Post subject: Ngapain mesti bernubuat untuk Mesias ?
Sumber: Tempat Diskusi SiuTao.com
URL: http://siutao.com/forums/

Kayanya nabi2 Tionghoa kuno kurang kerjaan harus bernubuat segala. Setahu
saya
nabi2 Tionghoa kuno engga berminat untuk bernubuat, ajaran mereka ga ada
yang
mengatakan akan datang siapa dan kapan kiamat. Kalaupun bernubuat pastilah
yang dinubuatkan itu al. Meng Tsu, Chuang Tsu, Chang Tao Ling, Kwan In Tiang
(Kwan Kong), Hua To, dan si jenius .......

Kalau ditemukan kata2 dalam Alkitab yang sesuai dengan Tao Te Ching ini
berarti bahwa banyak nabi2 yang disebut dalam Alkitab tersebut mencoba untuk
menafsirkan arti dari Tao Te Ching tersebut atau mereka menemukan sesuatu
yang ternyata sesuai dengan kata2 dalam Tao Te Ching. Jadi, lihatlah betapa
agungnya Tao, sampai nabi2 (dalam Alkitab) menyetujuinya dan bahkan
tafsirannya pun di tuliskan dalam Alkitab (banyak contoh2nya yg ditulis oleh
pdt Sammy Lie) untuk bekal anak cucu mereka agar bisa berjalan sesuai dengan
Tao. Sayangnya banyak yang keblinger, memutar balik fakta.

Contoh:

Sammy:
Didalam bahasa Tionghoa kata "kebenaran" itu adalah "yi" 義 yang dituliskan
sebagai berikut: "domba" 羊("yang") diatas : "Aku" 我 Sedangkan kata "Aku"
atau
"wo" itu sendiri adalah gabungan dari "tangan" 手 atau "shou" dan "tombak" 戈
("ge"). Dengan kata lain, untuk menerima kebenaran itu atau menjadi benar,
"Aku" 我 orang berdosa ini (hitam) harus ditudungi oleh ...........

Leon:
Bukankah ini berarti bahwa untuk menerima kebenaran itu atau menjadi benar,
"Aku" orang berdosa ini harus ditombak oleh tanganku sendiri seperti aku
menombak domba itu, atau dengan kata lain, kita sendiri dengan tubuh sendiri
yang dapat mengeluarkan kita dari lumpur dosa, tiada orang lain yang dapat
menolong kita. Dosaku telah menyebabkan kematian dari domba2 lainnya,
jadikanlah ini nasihat untuk mendapatkan kebenaran Tao" 義 ("yi").

Dan lain-lain, males ah, jadi debat kusir. Intinya, jangan mudah dibohongin
.........


Salam Tao,
Leon08

============================================================
By: dhammawan
Posted: Wed Jan 29, 2003 7:47 pm
Post subject: Salesmanship no yahud
Sumber: Tempat Diskusi SiuTao.com
URL: http://siutao.com/forums/

Inilah hebatnya mereka....selalu maju selangkah dalam salesmanship agama
....
Rupa-rupanya sekarang ini sedang terjadi usaha untuk menjerat kaum Tionghoa
yang pengetahuan agamanya pas-pasan agar menjadi Kristen.

Bayangkan apabila Tiongkok yang berpenduduk 2 milyar jiwa lebih itu bisa
mayoritas Kristen, tentu mereka akan lebih mudah dipengaruhi agar kegiatan
politiknya pro-barat. Dengan demikian sebenarnya mereka sedang mengkhianati
bangsanya sendiri. Amin.

=========================================================
By: SHAN MAO
Posted: Thu Jan 30, 2003 12:19 am
Post subject: Siapa bilang.
Sumber: Tempat Diskusi SiuTao.com
URL: http://siutao.com/forums/

Hallo Leon08,
Saya setuju dengan anda, malahan Sammy itu nggak tahu malu sengaja
menyelewengkan arti kata2 MANDARIN hanya untuk mencocokan dengan maksud
jahatnya.
Coba lihat huruf YI, siapa bilang artinya kebenaran! ngawur sekali dia!
Kebenaran = CEN LI, sedangkan YI adalah "keadilan" , ini bisa dilihat dari
CIEN DI CE huruf YI, kan seperti dua buah pedang (X) yang saling bersilangan
demi keadilan ( ` ), huruf YI ini sering dipakai dalam YI QI = rasa
kesetiaan
/ solidaritas; CI YI = arti sebuah kata; ZI BEN ZHU YI = kapitalisme dsb.
Jadi nggak ada yang diterjemahkan sebagai kebenaran, karena Sammy nggak
ngerti
apa arti sebenarnya huruf YI, maka apapun yang ditulis selanjutnya ya pasti
bohong !!!!!.....
Lalu kita lihat lagi huruf YANG, siapa bilang itu artinya teladan! (Dasar
jahanam!), arti huruf "YANG" adalah: rupa, bentuk, contoh. misalnya dipakai
dalam kata "Yang Pin" = contoh barang = sample, ini dipakai untuk benda
mati,
kalau teladan bahasa MANDARINnya adalah Pang (Pang Sang Yu Ming) Yang, jadi
justru Pang itulah arti Teladan yang sesungguhnya. Yang lebih lucu Sammy
bilang lambang MU berarti anggur (Emangnya kakekmu yang ngajari demikian,
setiap lambang MU pasti anggur??!! ), nih saya ajari lebih baik Sammy pakai
lambang BHU dari kata BHU DAU aja lebih cocok.
Dari contoh2 diatas aja kita sudah tahu kalau Sammy itu bohong besar,
selanjutnya semua tulisannya ya sudah jelas nggak bisa dipercaya lagi
.......
ha... ha... ha.
Kita semua tahu Jin Zhe Huang Tie, dan tahu kerajaannya di daerah Shan Shi
dengan pasukan keramiknya yang sangat terkenal itu (PING MA YONG), mosok
zamannya sama dengan kelahiran LAU CE, emangnya sudah edan si Samseng Lee
ini..... , ya mudah2an masih diberi kesempatan untuk bertobat seperti sdr
Rachmat Hidayat itu!
Salam hangat TAO.

==================================================================
On Friday 24 January 2003 22:11, you wrote:
Note: Artikel dibawah ini terdiri dari Bahasa Indonesia dan Bahasa Mandarin,
jika Anda hanya melihat Bahasa Indonesia dan ada beberapa bagian yang
seperti
huruf rusak, maka berarti komputer Anda tidak mendukung Bahasa Mandarin.
Untuk melihat Bahasa Mandarin-nya bisa langsung ke SiuTao.com, dengan direct
address di http://siutao.com/forums/viewtopic.php?t=8

===========================================================
Nabi-nabi Tionghoa Bernubuat Tentang Kedatangan Messias

中国人的先知预告救世主 (耶稣基督)的降临

Zhongguo ren de xianzhi yugao Jiushizhu (Yesu Jidu) de jianglin

oleh:  Pdt Samuel Lie

Suatu pembahasan yang unik mengenai nubuatan tentang kedatangan Messias
 (Yesus Kristus) yang dibuat oleh nabi-nabi purbakala bangsa Tionghoa.
 Fakta-fakta yang membuktikan Tuhan Allah Pencipta semesta alam adalah
sumber
 hikmat dan inspirasi dari nabi-nabiNya sejak dari awal kejadian alam sampai
 akhir zaman.

Tiongkok Dalam Nubuatan Alkitab

 Rencana Keselamatan dari Allah mencakup seluruh dunia serta diuntukkan bagi
seluruh umat manusia. Selain itu, Alkitab mengatakan bahwa Rencana
Keselamatan Allah itu sudah ada sebelum dunia ini diciptakan.  Sebelum
menciptakan dunia ini Allah yang Mahatahu sudah mengetahui apa yang akan
terjadi lama sebelumnya hal itu terjadi.  Untuk membedakan diriNya dari
ilah-ilah palsu yang disembah bangsa-bangsa kafir, Tuhan Allah berkata bahwa
hanya Dialah yang mengetahui apa yang terjadi dari awal mulanya.

Ingatlah hal-hal yang dahulu dari sejak purbakala, bahwasanya Akulah Allah
 dan tidak ada yang lain, Akulah Allah dan tidak ada yang seperti Aku, yang
 memberitahukan dari mulanya hal yang kemudian dan dari zaman purbakala apa
 yang belum terlaksana, yang berkata: Keputusan-Ku akan sampai, dan segala
 kehendak-Ku akan Kulaksanakan. (Yesaya 46:9, 10)

Rencana keselamatan Allah tidak terbatas hanya kepada bangsa Yahudi saja,
melainkan bagi semua umat manusia diseluruh muka bumi.  Dengarkanlah apa
yang
Dia katakan mengenai hambaNya, Messias yang akan menjadi Juru Selamat semua
manusia .  "Terlalu sedikit bagimu hanya untuk menjadi hamba-Ku, untuk
menegakkan suku-suku Yakub dan untuk mengembalikan orang-orang Israel yang
masih terpelihara.  Tetapi Aku akan membuat engkau menjadi terang bagi
bangsa-bangsa supaya keselamatan yang dari pada-Ku sampai ke ujung bumi."
(Yesaya 49:6

 Didalam ayat-ayat berikut ini kita melihat bagaimana Yesus itu sudah
ditentukan untuk menjadi Terang bagi setiap manusia yang terlahir keatas
dunia ini, tanpa memilih bulu.

Berbicara mengenai Yohanes Pembaptis sebagai perintis untuk membuka jalan
 bagi Yesus sebagai Terang Dunia, Rasul Yohanes menuliskan:  "Ia bukan
terang
 itu, tetapi ia harus memberi kesaksian tentang terang itu.  Terang yang
sesungguhnya, yang menerangi setiap orang, sedang datang kedalam dunia.
"(Johanes 1:8,9)

 Didalam ayat berikut kita melihat bagaimana dikatakan bahwa berita
keselamatan disampai-kan keseluruh dunia bagi siapa saja yang mau
mendengarnya.

"Jadi, iman timbul dari pendengaran, dan pendengaran oleh firman Kristus.
Tetapi aku bertanya: Adakah mereka tidak mendengarnya?  Memang mereka telah
mendengarnya: 'Suara mereka sampai ke seluruh dunia, dan perkataan mereka
sampai ke ujung bumi.'"(Roma 10:17,18)

Sayangnya tidak semua orang mau menerima kabar baik itu. Ayat 16 "Tetapi
 tidak semua orang menerima kabar baik itu."

"Karena mata TUHAN menjelajah seluruh bumi untuk melimpahkan kekuatan-Nya
kepada mereka yang bersungguh hati terhadap Dia."   (2 Tawarikh 16:9)

Sementara anda membaca ayat-ayat diatas tadi, apakah yang timbul dalam
 pikiran anda?  Apakah anda berpikir bahwa Allah tidak mau menyelamatkan
 semua orang yang ada didalam dunia kalau Dia dapat lakukan itu.  Tentu saja
 tidak, malah Allah sangat ingin agar tidak ada satu pun yang binasa.

Ada bangsa-bangsa lain yang sudah timbul sebelum bangsa Israel lahir ke
 dunia. Mereka adalah antara lain bangsa Mesir, Kasdim, Moabi, Heti, Median,
 Pilistin, Asyria , dan tentu saja, bangsa Tionghoa, walaupun mereka itu
 hidupnya terpisah jauh dibelahan dunia sebelah timur.  Mengapa Tuhan Allah
 tidak memilih seorang lain pada gantinya Abraham yang adalah orang Kasdim
 asalnya?  Jawabannya ialah, karena Dia tidak dapat menemukan seorang lain
 yang hatinya lebih sempurna ditujukan kepada-Nya selain daripada Abraham,
 dan Tuhan sudah melihat dari permulaan bahwa pada saat Messiah sudah
 ditentukan nanti, hanya keturunan Abrahamlah yang paling siap untuk
menerima
 Juruselamat Dunia itu disekitar tahun 4 Sebelum Tarikh Masehi, walaupun
 hanya segelintir kecil saja, sementara yang lainnya tidak siap untuk
 menerima Dia, bahkan menolak kedatanganNya.

Tetapi walaupun demikian itu bukan berarti Dia tidak mempunyai
saksi-saksiNya
diantara bangsa-bangsa yang lain, walaupun nama-nama mereka  itu tidak
disebutkan dalam Alkitab.  Namun dari ayat dibawah ini kita bisa melihat
bahwa Tuhan Allah bukan tidak mempunyai saksi-saksinya yang setia diantara
bangsa-bangsa lainnya.

"Dalam zaman yang lampau Allah membiarkan semua bangsa menuruti jalannya
masing-masing, namun bukan Ia tidak menyatakan diri-Nya dengan berbagai
kebajikan"(Kisah Para Rasul 14:16,7) Dalam bahasa Inggrisnya (KJV) ayat ini
berbunyi... "in bygone generations (He) allowed all nations to walk in their
own ways.  Nevertheless He did not leave Himself without witness....." (Acts
14:15-17) "dalam generasi-generasi yang lampau Allah membiarkan semua bangsa
menuruti jalannya masing-masing, namun bukan Ia tanpa meninggalkan saksinya
diantara mereka"

Dapatkah anda menyebutkan  beberapa nama saksi-saksi Tuhan yang bukan orang
Yahudi?  Adam, Habel, Henokh, Nuh....Itu adalah beberapa diantara
orang-orang
yang bukan bangsa Yahudi, mereka hidup sebelum bangsa Yahudi lahir kedunia,
tetapi mereka adalah  saksi-saksi Tuhan yang setia.   Ingat bahwa Alkitab
itu
adalah bukunya orang Yahudi.  Semua penulisnya yang 45 orang itu tanpa
kekecualian adalah orang-orang Yahudi, sehingga tidak heran kalau mereka
hanya mencatat sejarah mengenai bangsanya saja. Namun demikian Alkitab ada
menyebutkan bahwa Tuhan Allah mempunyai banyak saksi-saksiNya atau umatNya
yang setia diantara bangsa-bangsa lain yang dianggap kafir oleh orang
Yahudi,
yang kata Yesus nanti akan mendapat kehormatan duduk makan sehidangan
bersama-sama dengan Abraham, Ishak dan Yakub di Sorga nanti. "Aku berkata
kepadamu: Banyak orang akan datang dari Timur dan Barat dan duduk makan
bersama-sama dengan Abraham, Ishak dan Yakub didalam Kerajaan Sorga."
(Matius 8:11).

Menurut catatan sejarah bangsa Tionghoa, di Tiongkok sudah ada kerajaan pada
tahun 2205 STM.  Ini tidaklah mustahil oleh karena para penyelidik Alkitab
sepakat bahwa Air Bah itu terjadi pada tahun 2348 STM, dan menara Babel
diperdirikan pada tahun 2247 STM, hanya sekitar seratus tahun kemudian.  Dan
pada waktu itu Nimrod adalah merupakan seorang raja dari Kerajaan Babel yang
pertama.  Selain itu mereka juga telah menemukan tulisan
kuno di tulang-belulang yang dinamakan "Jia Gu Wen" 甲骨文, dan ternyata dari
penemuan ini bahwa bangsa Tionghoa sudah mempunyai aksara mereka walaupun
masih sederhana, lebih dari 4000 tahun yang lalu.

Untuk berabad-abad lamanya orang-orang Tionghoa dizaman lampau telah
 menamakan negeri mereka sebagai "Shen Zhou" (The Land of God), atau "Negeri
 Allah" Selain itu sangatlah menarik untuk diketahui bahwa berbeda dengan
bangsa-bangsa lain seperti Mesir, Asur, Babilon, Persia, Yunani, Romawi dan
India, yang dalam penggalian barang-barang kuno mereka terdapat banyak
patung-patung atau ukiran dan lukisan yang merupakan orang-orang dalam
keadaan telanjang dan bersifat cabul, dipenggalian barang-barang kuno
Tiongkok tidak pernah diketemukan hal-hal yang seperti itu.  Gambar-gambar
dan patung-patung yang bersifat porno hanya diketemukan kemudian karena
pengaruh dari bangsa-bangsa asing lainnya dan diimport dari luar Tiongkok.

Orang-orang Tionghoa mengenal beberapa nama yang mereka anggap sebagai
orang-orang yang suci atau berstatus nabi pada pandangan mereka.  Mereka ini
adalah guru-guru besar dan orang bijaksana yang dianggap sebagai orang suci.
Tiga diantaranya yang paling terkemuka adalah: Lao Zi  老子(570 STM), yang
dikenal sebagai pendiri dari Taoisme (Daoism).

Kong Hu Tzu 孔子(Kong Zi 551 - 479 STM), merupakan seorang yang paling
 dihormati oleh bangsa Tionghoa, dan dianggap nabi yang besar, dan
 ucapan-ucapannya sangat terkenal dan dihargakan.  Pengikut-pengikutnya
 kemudian telah mendirikan agama yang dinamakan agama Kong Hu Tzu atau
 Confucianism.

Tokoh yang ketiga yang dianggap sebagai nabi ialah Mencius孟子(Meng Zi 372-289
STM).  Selain itu orang-orang Tionghoa juga menganggap Yao dan Shun sebagai
nabi-nabi yang hidup dizaman prasejarah Tiongkok yaitu sebelum tahun 2205
STM, serta dua orang lainnya yaitu Raja Wen dan Bangsawan Zhou.  Dengarkan
apa yang dikatakan oleh Lao Zi mengenai Dao 道JFT (Tao)  yang diterjemahkan
dengan kedalam bahasa Indonesia sebagai "Firman" atau "Sabda", "Kebenaran"
atau Jalan.  Bukankah sangat mengesankan bahwa didalam Alkitab Yesus juga
disebut sebagai Firman dan Jalan dan Kebenaran (The Word  The Way, and the
Truth). Perhatikan ucapan berikut dari Lao Zi:

Tengoklah, Dia tak dapat dilihat - Dia tak berwujud.  Dengarkanlah, Dia tak
dapat didengar - Dia tanpa suara.  Raihlah, Dia tak dapat dipegang -Dia tak
tersentuh.  Ini adalah tiga hal yang tak dapat diuraikan: Sebab itu
ketiganya
itu menjadi satu. Tetaplah tinggal dengan Tao; Bergeraklah dengan waktu
sekarang.  Mengenal awal permulaan zaman adalah intisari dari Tao. --The
Chinese Classics, Vol I, (Taipei: SMC Publishing, Inc., 1983), Confucian
Analects, Bk. IV, Ch. 14, p. 16

Perhatikan bahwa Tao (Dao - 道) pada zaman purba itu digambarkan oleh Lao Zi
sebagai Tiga hal yang tidak dapat diuraikan dan bergabung menjadi Satu!
kalau itu adalah tanpa wujud, bagaimana sampai Lao Zi dapat melihat,
mendengar dan mengetahuinya?  Kelihatannya Lao Zi telah mengalami sesuatu
yang supranatural, diluar alami.

Ketika rasul Paul berbicara mengenai khayal dan wahyu Tuhan, dia berkata,
 "Aku tahu tentang seorang Kristen; empat belas tahun yang lampau, entah
 didalam tubuh, aku tidak tahu, entah di luar tubuh, aku tidak tahu, Allah
 yang mengetahuinya... Orang itu tiba-tiba diangkat ke Firdaus dan ia
 mendengar kata-kata yang tak terkatakan, yang tidak boleh diucapkan
 manusia." (2 Korintus 12:2-4) Dapatkah anda melihat persamaannya yang
 dialamai oleh Lao Zi dan rasul Paul?

Mari kita perhatikan lebih lanjut apa yang digambarkan oleh Lao Zi mengenai
Dao yang dilihatnya dalam khayal itu:

Sesuatu yang misterius telah terjadi, Telah berada sebelumnya langit dan
bumi
didalam kesunyian dan kehampaan, Berdiri sendiri dan tidak pernah berubah,
tetap hadir dalam gerakan yang berputar.  Mungkin Dia adalah asal mulanya
berjuta-juta benda, Aku tidak mengetahui namanya.  Aku sebutkan saja Tao
(Firman atau Jalan), Karena tidak ada kata-kata yang lain yang dapat
kugunakan, Aku menamakannya "Yang Mahakuasa." --  Gia Fu Feng and Jane
English, Translation of Lao Zi, Tao Te Ching (Toronto: Vintage Books, Random
House, Inc. 1989), Ch. 25, p. 25.

Sesudah memberikan namanya, Lao Zi melanjutkan uraiannya mengenai Firman
atau
Jalan yang Mahakuasa itu kepada pendengar-pendengarnya.

Manusia mengikuti bumi, bumi mengikuti benda-benda langit;  Benda-benda
 langit mengikuti Dao, Dao itu mengikuti jalanNya sendiri.
 -- Ibid., Ch. 25, 27

 Bandingkanlah ucapan "Dao mengikuti jalannya sendiri" dengan "AKU ADALAH
 AKU" (Keluaran 3:14) Kedua-dua ucapan ini menyatakan bahwa yang disebutkan
 itu merupakan sesuatu atau oknum yang paling tinggi tidak ada yang melebihi
 mereka.  Jadi Dao dan "AKU ADALAH AKU" itu adalah merupakan Kekuasaan yang
 tertinggi, yang mengikuti kemauan dan hukumNya sendiri.  Kedua ucapan ini
 sama, maksudnya ialah : Pembuat Hukum yang ada dengan sendirinya, tidak
 diciptakan oleh siapa pun.

Jadi kita dapat melihat dari ucapan Lao Zi dan Musa, Dao itu adalah Pencipta
dari segala sesuatu.  Dao yang dituliskan dalam buku Klasik Tiongkok adalah
Allahnya Alkitab. Sekarang coba kita perhatikan bagaimana caranya Dao itu
menciptakan segala sesuatu.

Langit dan bumi sudah diciptakan dari sesuatu.
Sesuatu yang datangnya dari yang tidak berwujud.
--Ibid., Ch. 40., p. 42.

Sekarang bandingkan itu dengan ucapan rasul Paul dalam Iberani 11:3 "Karena
iman kita mengerti, bahwa alam semesta telah dijadikan oleh firman Allah,
sehingga apa yang kita lihat telah terjadi dari apa yang tida dapat kita
lihat."

Dengan kata lain, Allah Pencipta itu telah menciptakan segala sesuatu bukan
dari bahan yang sudah ada sebelumnya. Sekarang dengarkan ucapan dari Lao Zi
yang paling terkenal dan seringkali disebutkan oleh orang-orang Tionghoa
tapi
paling penuh dengan misteri.

Dao itu ada sebagai satu.  Satu itu ada sebagai dua.
Dua ada sebagai tiga.  Dan yang tiga itu menciptakan segala sesuatu.
-- Ibid., Ch. 42., p. 44.

Orang Tionghoa sudah lama ingin mengetahui apa arti sebenarnya dari
ucapan-ucapan diatas itu dan sampai sekarang masih belum mendapatkan jawaban
yang memuaskan.  Tetapi kalau kita membandingkannya dengan ayat-ayat yang
berikut ini, maka kita akan melihat bahwa jawabannya cukup jelas:

"Pada mulanya adalah Firman: Firman itu bersama-sama dengan Allah dan Firman
itu adalah Allah. Ia pada mulanya bersama-sama dengan Allah.  Segala sesuatu
dijadikan oleh Dia dan tanpa Dia tidak ada suatupun yang telah jadi dari
segala yang telah dijadikan. Dalam Dia ada hidup dan hidup itu adalah terang
manusia.   (Johanes 1:1-4)

"Mendekatlah kepada-Ku, dengarlah ini: Dari dahulu tidak pernah Aku berkata
dengan sembunyi dan pada waktu hal itu terjadi Aku ada di situ. Dan
sekarang,
TUHAN Allah mengutus Aku dengan Roh-Nya." (Yesaya 48:16)."Sebab ada tiga
yang
memberi kesaksian (didalam sorga: Bapa, firman dan Roh Kudus; dan ketiganya
adalah satu.)"   (1 Johanes 5:7).

Sekarang mari kita tinjau beberapa nubuatan yang telah dibuat oleh Lao Zi,
Confucius dan Mencius tentang kedatangan Messias.

Nabi-nabi bangsa Tionghoa dari dahulu sudah menyebut-nyebutkan mengenai
 "Orang Suci", 圣人(Sheng Ren).  Siapakah Orang Suci ini?  Mungkinkah itu
salah
 satu dari nabi-nabi itu sendiri?  Kong Hu Cu (Confucius) dianggap sebagai
 orang bijaksana atau guru yang terbesar, tetapi dia tidak pernah membiarkan
 murid-muridnya menyebutkan dia sebagai Orang Suci itu.  Mencius mencatat
 percakapannya dengan muridnya yang bernama Zi Gong:

Zi Gong pernah bertanya kepada Confucius, katanya, "Guru, apakah anda Orang
Suci itu?" Confucius menjawab kepadanya, "Aku tidak mungkin akan mencapai
taraf Orang Suci itu.  Aku belajar tanpa mencapai kepuasan dan aku mengajar
tanpa menjadi letih." Zi Gong berkata, "Anda belajar tanpa mencapai
kepuasan:--itu menunjukkan anda seorang yang bijaksana.  Anda mengajar tanpa
menjadi letih:--itu menunjukkan anda seorang yang sangat penuh kebajikan.
Penuh kebajikan dan bijaksana:--Guru, kalau begitu andalah Orang Suci itu."

Confucius menjawab, "Nah, sekarang anda mau meletakkan gelar Orang Suci itu
kepada diriku?  Anda ini sedang ngawur."-- The Chinese Classics, Vol. I, The
Works of Mencius, Bk. II, Pt. I, Ch. II, 19, pp. 192 - 193.

Dengarkanlah uraian tentang Orang Suci itu yang diberikan oleh Confucius:

"Alangkah agungnya Jalan dari Orang Suci itu.  Bagaikan air yang meluap, itu
memberikan kehidupan kepada semuanya dan Dia naik mencapai ketinggian
langit.
Keagungannya sempurna!  Dia memenuhi ketigaratus hukum upacara, dan
ketigaribu hukum tingkah laku kerajaan.  Semuanya itu menantikan Orang yang
Tepat, barulah itu digenapi. -- The Doctrine of the Mean, Ch. XXVII, p. 422.

Bandingkanlah itu dengan ayat-ayat yang berikut ini: Hosea 8:12

; Isaiah 42:21; Hebrews 1:3;Hebrews 10:5-7; Matthew 5:17.

Sebab itu Orang Suci berkeliling berbuat tanpa aksi (action) mengajar tanpa
kata-kata, Menciptakan, namun tidak memiliki, Bekerja namun tidak mengambil
kredit bagi diriNya PekerjaanNya tuntas, namun tidak membanggakan diri.
Sebab itu karyanya kekal selamanya. -- Gia Fu Feng and Jane English,
Translation of Lao Tsu, Tao Te Ching, (Toronto: Vintage Books, Random House,
Inc., 1989) Ch. 2, p. 4.

Bandingkanlah dengan Kolosi 1:16: "Karena didalam Dialah telah diciptakan
segala sesuatu, yang ada di sorga dan yang ada di bumi, yang kelihatan dan
yang tidak kelihatan, baik singgasana, maupun kerajaan, baik pemerintah,
maupun penguasa; segala sesuatu  diciptakan oleh Dia dan untuk Dia."

Yohanes 5:19  "Maka Yesus menjawab mereka, kataNya: 'Aku berkata kepadamu,
sesungguhnya Anak tidak dapat mengerjakan sesuatu dari diri-Nya sendiri,
jikalau tidak Ia melihat Bapa mengerjakannya; sebab apa yang dikerjakan
Bapa,
itu juga yang dikerjakan Anak.'"

Iberani 5:9 "Dan sesudah Ia mencapai kesempurnaan-Nya, Ia menjadi pokok
keselamatan yang abadi bagi semua orang yang taat kepadaNya."

2 Petrus 1:11 "Dengan demikian kepada kamu akan dikaruniakan hak penuh untuk
memasuki Kerajaan kekal, yaitu Kerajaan Tuhan dan Juruselamat kita, Yesus
Kristus."

Orang Suci itu menyediakan santapan rohani bagi yang bijaksana dan dengan
demikian mencapai seluruh umat manusia.  Betapa indahnya saat penyajian
santapan rohani itu.  --Wilhelm/Baynes, The I Ching or Book of Changes (New
York: Bolingen Foundation, Inc., 1967), Bk. III: The Commentaries, p. 521.

Bandingkanlah ini dengan Yohanes 6:51 "Akulah roti hidup yang turun dari
sorga. Jikalau sesorang makan dari roti ini, ia akan hidup selama-lamanya,
dan roti yang Kuberikan itu ialah daging-Ku, yang akan Kuberikan untuk hidup
dunia."Johanes 4:14  "Tetapi barangsiapa minum air yang akan Kuberikan
kepadanya, akan menjadi mata air didalam dirinya, yang terus menerus
memancar
sampai kepada hidup yang kekal."

Dari mula pertama sampai sekarang, namaNya tidak pernah hilang,   supaya
Bapa
dari segala sesuatunya dapat dilihat. Dari siapakah aku dapat melihat peta
dari Bapa segala sesuatu itu? Dari padaNya.

 --Gia Fu Feng   and Jane English, Translation of Lao Tsu, Tao Te Ching, Ch.
3, p. 5.

Bandingkan itu dengan Yohanes 14:9 "Kata Yesus  kepadanya: :Telah sekian
lama
Aku bersama-sama kamu, Filipus, namun engkau tidak mengenal Aku?
Barangsiapa
telah melihat Aku, ia telah melihat Bapa; bagaimana engkau berkata:
Tunjukkanlah Bapa itu kepada kami."

Kolose 1:15 "Ia adalah gambar Allah yang tidak kelihatan, yang sulung, lebih
utama dari segala yang diciptakan."

Sebab itu untuk diangkat menjadi raja, dengan tiga pegawainya, Dan
 dihadiahkan dengan batu-batu permata dan sejumlah kuda, Tidaklah sebaik
 duduk dengan Dao itu.  Mengapa sampai Guru-guru purbakala begitu
 menghargakan Dao? Karena kalau anda menjadi satu dengan Dao itu, Bila anda
 mencari, anda akan menemukan; Apabila anda melakukan dosa, anda dapat
 diampuni.  Itulah sebabnya setiap orang mengasihi Dao itu. --Gia Fu Feng
and
 Jane English, Ch. 62, p. 64.

Bandingkanlah dengan Matius 6:33 "Tetapi carilah dahulu Kerajaan Allah dan
kebenarannya, maka semuanya itu akan ditambahkan kepadamu."

Markus 2:10 "Tetapi supaya kamu tahu, bahwa di dunia ini Anak Manusia
mengampuni dosa."

1 Johanes 1:9  "Jika kita mengaku dosa kita, maka Ia adalah setia dan adil,
ehingga Ia akan mengampuni segala dosa kita dan menyucikan kita dari segala
kejahatan."

Dao itu adalah rahasia dari jutaan benda, Dia adalah hartanya orang yang
baik
dan Pengantara (Pelindung) dari orang yang jahat. --Ibid.

Kolose 2:2 "Supaya hati mereka terhibur dan mereka bersatu dalam kasih,
sehingga mereka memperoleh segala kekayaan dan keyakinan pengertian dan
mengenal rahasia Allah, yaitu Kristus."

1 Timotius 2:5  "Karena Allah itu esa dan esa pula Dia yang menjadi
 pengantara antara Allah dan manusia, yaitu manusia Kristus Yesus."

1 Johanes 2:1,2  "Anak-anakku, hal-hal ini kutuliskan kepada kamu, supaya
 kamu jangan berbuat dosa, namun jika seorang berbuat dosa, kita mempunuyai
 seorang pengantara pada Bapa yaitu Yesus Kristus, yang adil."

Orang Suci itu tahu yang putih, Tetapi Dia menerima yang hitam. -- Ibid.,
Ch.
28, p. 30.

Bandingkanlah dengan 2 Korintus 5:21  "Dia yang tidak mengenal dosa telah
dibuat-Nya menjadi dosa karena kita, supaya dalam Dia kita dibenarkan oleh
Allah."

Didalam bahasa Tionghoa kata "kebenaran" itu adalah "yi" 義 yang dituliskan
sebagai berikut: "domba" 羊("yang") diatas : "Aku"  我  Sedangkan kata "Aku"
atau "wo" itu sendiri  adalah gabungan dari "tangan" 手 atau "shou"  dan
"tombak" 戈 ("ge").  Dengan kata lain, untuk menerima kebenaran itu atau
menjadi benar, "Aku" 我 orang berdosa ini (hitam) harus ditudungi oleh
"Domba"羊("yang") yang tak berdosa (putih), yang mengorbankan diriNya
menghapus dosa-dosaku, dan "aku"我("wo")  inilah sebenarnya yang menyebabkan
kematian dari Domba itu.  Akulah tangan yang memegang tombak untuk membunuh
"Domba" itu.  Dosaku telah menyebabkan kematian dari Anak Domba Allah, untuk
memberikan "kebenaranNya" 義 ("yi")  kepadaku.

            Sebab itulah Orang Suci itu memeluknya, dan memberikan teladan
untuk semua.-- Ibid., Ch. 22, p. 24.

Bandingkanlah ini dengan Matius 11:29 ­"belajar-lah pada-Ku, karena Aku
lemah
lembut dan rendah hati"  Dan Yohanes 13:12-15 "Sesudah Ia membasuh kaki
mereka, Ia mengenakan pakaianNya dan kembali ke tempatNya.  Lalu Ia berkata
kepada mereka: 'Mengertikah kamu apa yang telah Kuperbuat kepdamu?  Kamu
menyebut Aku Guru dan Tuhan, dan katamu itu tepat, sebab memang Akulah Guru
dan Tuhan. Jikalau Aku yang adalah Tuhan dan Gurumu, maka kamupun wajib
saling membasuh kakimu; sebab Aku telah memberikan suatu teladan kepada
kamu,
supaya kamu juga berbuat sama seperti yang telah Kuperbuat kepadamu."

Kata "teladan"樣"yang"  dalam bahasa Tionghoa adalah gabungan dari "pohon"木
("mu") ("Aku adalah pokok anggur"), "Domba"羊("yang") dan "air"水dengan
"setitik air" diatasnya menjadikan itu "kekal"永("yong") .  Dengan kata lain
Teladan kita, Tuhan Yesus, adalah (pokok Anggur) , (Anak Domba Allah) , (Air
Kehidupan) dan adalah (Bapa Kekekalan)dan kalau kita mengikuti "teladanNya",
maka kita akan mendapat "kehidupan yang kekal".

Tidak pernah membenarkan DiriNya sendiri, Dia tetap cemerlang.  Dengan tanpa
menyombongkan Diri, Dia mendapat pengakuan.  Tanpa membanggakan, Dia tidak
pernah goyah.  Dia tidak pernah bersikeras, sebab itu tiada seorangpun yang
dapat mengalahkan Dia.  -- Ibid., Ch. 22, p. 24.

Bandingkan ini dengan Markus 11:27-33 "Lalu Yesus dan murid-muridNya tiba
 pula di Yerusalem.  Ketika Yesus berajalan di halaman Bait allah, datanglah
 kepadaNya imam-imam kepala, ahli-ahli Taurat dan tua-tua dan bertanya
 kepadaNya: 'Dengan kuasa manakah Engkau melakukan hal-hal itu?  Dan
siapakah
 yang memberikan kuasa itu kepadamu, sehingga Engkau melakukan hal-hal itu?'
 Jawab Yesus kepada mereka: 'Aku akan mengajukan satu pertanyaan kepadamu.
 Berikanlah Aku jawabnya, maka Aku akan mengatakan kepadamu dengan kuasa
 manakah Aku melakukan hal-hal itu.  Baptisan Yohanes itu , dari sorga atau
 dari manusia?  Berikanlah Aku jawabnya!'  Mereka memperbincangkannya
 diantara mereka, dan berkata: 'Jikalau kita katakan: Dari sorga, Ia akan
 berkata: Kalau begitu,mengapakah kamu tidak percaya kepadanya?  Tetapi
 masakan kita katakan: dari manusia!'  Sebab mereka takut kepada orang
 banyak, karena semua orang menganggap bahwa Yohanes betul-betul seorang
 nabi.  Lalu mereka menjawab Jesus: 'Kami tidak tahu.'  Maka kata Yesus
 kepada mereka: 'Jika demikian, Aku juga tidak mengatakan kepadamu dengan
 kuasa manakah Aku melakukan hal-hal itu.'

Johanes 8:2-11  "Pagi-pagi benar Ia berada lagi di Bait Allah, dan seluruh
rakyaat datang kepada-Nya.  Ia duduk dan mengajar mereka.  Maka ahli-ahli
Taurat dan orang-orang Farisi membawa kepadaNya seorang perempuan yang
kedapatan berbuat zinah.  Mereka menempatkan perempuan itu ditengah-tengah
lalu berkata kepada Yesus: 'Rabi, perempuan ini tertangkap basah ketika ia
ssedang berbuat zinah.  Musa dalam hukum Taurat memerintahkan kita untuk
melempari perempuan-perempuan yang demikian .  Apakah pendapat-Mu tentang
hal
itu?'  Mereka mengatakan hal itu untuk mencobai Dia, supaya mereka
memperoleh
sesuatu untuk menyalahkan-Nya.  Tetapi Yesus membungkuk lalu menulis dengan
jari-Nya di tanah.  Dan ketika mereka terus-menerus bertanya kepada-Nya,
Iapun bangkit berdiri lalu berkata kepada mereka: 'Barangsiapa diantara kamu
tidak berdosa, hendaklah ia yang pertama melemparkan batu kepada perempuan
itu.'  Lalu Ia membungkuk pula dan menulis ditanah.  Tetapi setelah mereka
mendengar perkataan itu, pergilah mereka seorang demi seorang, mulai dari
yang tertua.  Akhirnya tinggallah Yesus seorang diri dengan perempuan itu
yang tetap ditempatnya."

Sebab itu Orang Suci itu baik dalam menyelamatkan semua orang, sehingga
tidak
ada satu pun yang diabaikan.  Dia mengurus semuanya.  Dan tidak meninggalkan
satu pun juga. -- Ibid., Ch. 27, p. 29.

Bandingkan dengan Matius 10:29-31"Bukankah burung pipit dijual dua ekor
seduit?  Namun seekorpun dari padanya tidak akan jatuh kebumi di luar
kehendak Bapamu.  Dan kamu, rambut kepalamupun terhitung semuanya.  Sebab
itu
janganlah kamu takut, karena kamu lebih berharga dari pada banyak burung
pipit."

 Petrus 3:9  "Tuhan tidak lalai menepati janjiNya, meskipun ada orang yang
menganggapnya sebagai kelalaian, tetapi Ia sabar terhadap kamu, karena Ia
menghendaki supaya jangan ada yang binasa, melainkan supaya semua berbalik
dan bertobat. "

Orang yang menutup pintu dengan baik, menutupnya tanpa menggunakan kunci.
Namun demikian tak ada seorang pun yang dapat membukanya.  Orang yang
membuat
simpul tali pengikat tanpa menggunakan tali, namun tak ada seorangpun yang
dapat menguraikannya.     --Ibid.

Bandingkan itu dengan Wahyu 3:7"Dan tuliskanlah kepada malaikat jemaat di
Filadelfia:  Inilah firman dari yang Kudus, yang Benar, yang memegang kunci
Daud; apabila Ia membuka, tidak ada yang dapat menutup; apabila Ia menutup
tidak ada yang dapat membuka."

Wahyu 3:20  "Lihat, Aku berdiri di muka pintu dan mengetok; jikalau ada
orang
yang mendengar suaraKu dan membukakan pintu, Aku akan masuk mendapatkannya
dan Aku makan bersama-sama dengan dia, dan ia bersama-sama dengan Aku."Hosea
11:4  "Aku menarik mereka dengan tali kesetiaan, dengan ikatan kasih.  Bagi
mereka Aku seperti orang yang mengangkat kuk dari tulang rahang mereka; Aku
membungkuk kepada mereka untuk memberi mereka makan."

Tidak ada seorangpun diatas dunia ini yang dapat memenuhi semua ciri-ciri
mengenai Orang Suci yang diberikan oleh nabi-nabi Tiongkok purbakala ini,
kecuali Yesus Kristus, Sang Messiah. Ucapan yang diatas "Sebab itu Orang
Suci
itu baik dalam MENYELAMATKAN SEMUA ORANG", adalah suatu gema yang sangat
mengherankan dari Yohanes 3:16.  Kalau anda membuka Kamus Inggris-Mandarin
(English-Chinese Dictionary) dan melihat disitu definisi dari kata
"Saviour",
maka anda akan menemukan kata-kata ini: Jiushizhu .  "Jiushizhu" artinya
adalah "Tuhan Yang Menyelamatkan Dunia."  Siapakah Tuhan satu-satunya yang
dapat menyelamatkan dunia?

Hanya Yesus, Tuhan dan Pencipta dunia ini yang harga nyawaNya dapat menjadi
tebusan seluruh isi dunia!

Saya harap pelajaran ini telah menguatkan iman anda terhadap Alkitab dan
memperbaharui kasih, pengabdian dan dedikasi anda kepada Juruselamat kita
Tuhan Yesus Kristus, Raja diatas segala raja-raja, dan Tuhan diatas segala
tuan, Pencipta semesta alam namun telah rela mengorbankan Dirinya untuk mati
sebagai Anak Domba Allah agar dapat menyelamatkan isi dunia!  Dialah Orang
Suci yang dinubuatkan oleh nabi-nabi Tiongkok Purba itu, hanya sayang dan
menyedihkan karena mereka telah dibutakan oleh agama-agama asing dari negara
lain, sehingga mereka berpaling dari menyembah Shangdi dan Jiushizhu yang
sesungguhnya, yang mereka sebenarnya telah kenal lebih dahulu sebelum
berdirinya gereja Kristen.  Adalah menjadi tugas kita untuk membawakan Injil
itu kembali kepada mereka, karena Tuhan Yesus berkata hanya setelah ¡°Injil
Kerajaan ini diberitakan diseluruh dunia menjadi kesaksian bagi semua bangsa
(termasuk bangsa Tionghoa) sesudah itu barulah tiba kesudahannya.

Puji Tuhan karena walaupun regim Komunis selama lima puluh tahun lebih telah
berusaha untuk menghapuskan semua agama dari rakyat Tiongkok yang berjumlah
sekitar 1.3 milyard itu, mereka tidak berhasil dalam usaha itu.
Berjuta-juta
orang di Tiongkok sedang ditobatkan kepada Messiah, Tuhan Yesus Kristus yang
dinubuatkan para nabi Tiongkok Purbakala.

PARA PENGINJIL REMAJA MENAKLUKKAN TIONGKOK

Para remaja dan anak-anak sedang dipakai oleh Tuhan untuk mengabaran Injil
di
Tiongkok.  Kesaksian yang berikut ini adalah mengenai gerakan penginjilan
yang sedang dipakai oleh Tuhan di Tiongkok. Orang-orang muda berjalan dari
satu desa ke desa lainnya untuk menyampaikan kabar Injil Keselamatan.  Ini
adalah satu langkah dimuka dari para pasukan penjaga keamanan yang berusaha
menekan derap langkah kemajuan gerakan Injil yang sedang menjamur dengan
pesatnya di negeri itu. Detail dari pergerakan ini telah diperoleh ketika
seroang evangelist dari the American Healing mengunjungi Tiongkok untuk
mengamati situasi disana.  Pada saat menghadiri suatu pertemuan rahasia
dengan pemimpin-pemimpin dari pergerakan gereja dibawah tanah disana, mereka
mendengarkan kesaksian yang diberikan oleh dua orang gadis belasan tahun
yang
menunjukkan ciri-ciri yang khas dari penginjil-penginjil muda disana.  Kedua
gadis belasan tahun itu menceritakan bagaimana mereka meninggalkan rumah
mereka dua kali setahun untuk mengadakan penginjilan selama satu bulan penuh
setiap kalinya.  who show typical characteristics of youth evangelists
there.
Dengan hanya bekal sekitar US$ 25.00 dikantong mereka untuk makanan dan
ongkos-ongkos perjalanan, merea bergerak dari satu kota kekota lainnya
mengabaran Injil sampai ada yang bertobat.  Biasanya orang-orang yang
bertobat ini mengundang kedua penginjil remaja ini  untuk tinggal dirumah
mereka.  Mereka yang baru bertobat itu kemudian mengundang keluarga dan
kawan-kawan merea untu mendengarkan kabar Keselamatan didalam Yesus.

Setelah satu gereja diperdirian di desa atau kota itu, kedua evangelist muda
itu melanjutkan perjalanan mereka ke desa yang lainnya.  Seringkali mereka
harus berteduh dibawah pohon-pohon atau tidur diudara terbuka kalau mereka
tidak mendapat tempat yang lebih baik.  Mereka menunjukkan kaki mereka yang
melepuh dan berdarah karena perjalanan mereka yang lalu yang berlangsung
selama 40 hari dimana mereka menyusur pinggiran kota yang tertentu.  Selama
jangka waktu itu mereka berhasil memperdirikan 18 jemaat dengan jumlah
anggota rata-rata 40 masing-masingnya.

Kedua evangelist muda itu juga membahagikan pengalaman mereka dimana banyak
mujizat telah terjadi pada waktu mereka berdoa.  Salah seorang diantara
mereka menyaksikan bagaimana Tuhan rindu untuk melihat pengikut-pengikutNya
mengkhotbahkan pekabaran Injil-Nya dan menyaksikan bagaimana Yesus dapat
kerjaan apabila mereka mempunyai iman untuk melakukannya. Dalam salah satu
perjalanan mereka minggu yang sebelumnya, mereka telah tiba di satu tepi
pantai dan setelah berkhotbah dialam terbuka, ada 10,000 orang yang menerima
Kristus.  Walaupun ada juga anak-anak lelaki yang berpartisipasi dalam
penginjilan, namun mereka biasanya mengirimkan lebih banyak anak-anak
perempuan kedaerah yang baru, karena orang-orang kampung lebih tidak curiga
melihat mereka daripada melihat sepasang anak lelaki memasuki desa atau kota
mereka. Walaupun laporan tentang mujizat-mujizat tetap bertambah, namun
tidak
ada seorangpun dari pemimpin-pemimpin gereja itu yang mengakui bahwa sukses
mereka itu adalah melalui usaha mereka sendiri.  Pempimpin-pemimpin gereja
itu hanya mengatakan bahwa mereka semua adalah bersaudara didalam Yesus, dan
mereka bekerja bersama-sama bergandengan tangan untu kemuliaan Tuhan.
Seorang
dianara mereka berkata, "Banyak diantara kami yang disebut pemimpin hanyalah
mempunyai pendidikan sekolah dasar.  Pendidikan kami sangat sedikit,
bagaimana mungkin kami dapat melakukan pekerjaan yang begitu besar?  Kami
semua percaya bahwa sukses ini semuanya telah terjadi semata-mata karena
pekerjaan dari Roh Suci."

Samuel Wang adalah seorang yang dahulunya adalah pemimpin gerakan Yoga dan
juga pemimpin dari Hari Krishna di Beijing.  Pada suatu hari dia mendengar
siaran acara dari Adventist World Radio dalam bahasa Mandarin yang sangat
menarik perhatiannya.  Setelah beberapa kali mendengarkan acara dari stasiun
radio itu, dia yakin bahwa Kristus adalah satu-satunya "TUHAN YANG
MENYELAMATKAN DUNIA" 救世主 (Jiushi Zhu)

Samuel Wang kemudian telah dibaptiskan oleh Pendeta David Lin di sebuah bak
mandi dalam kamar disalah satu hotel di Beijing. Sekarang dia sangat giat
bekerja sebagai penginjil awam dan telah melakukan banyak seminar dan KKR di
beberapa negara.  Dua tahun yang lalu bersama dengan Dr. Ethel Nelson, yang
telah menuliskan beberapa buku mengenai aksara Tionghoa mempunyai persamaan
yang mengagumkan dengan kisah Alkitab mengenai Penciptaan dan Rencana
Keselamatan, mereka telah mengadakan seminar di Baptist Church Auditorium
yang ada di Singapore. Mereka berdua telah mengarang buku yang berjudul "God
and the Ancient Chinese".   Mereka telah mengundang saya ke Singapore untuk
bertemu dengan mereka disana dan meyakinkan kepada saya untuk menyebarkan
berita yang luar biasa ini dan membagikannya  khusus kepada masyarakat
Tionghoa baik di Indonesia maupun di negara lainnya. Samuel Wang dan Dr.
Ethel Nelson telah membangkitkan semangat saya untuk menggali huruf-huruf
kuno Tiongkok lebih dalam dan melihat hubungannya dengan Injil Keselamatan.
Setelah melakukan beberapa seminar dan KKR di Indonesia, Singapore,  Macau
,Tiongkok, dan Australia.

 Perkara-perkara yang ajaib sedang terjadi di Tiongkok sekarang.  Injil
 sedang giat dikabarkan dan mujizat-mujizat sedang terjadi.  Ribuan
 dibaptiskan setiap harinya.  Roh Suci sedang bekerja dengan kuasa yang luar
 biasa bagaikan api yang menjalar dan tak dapat dipadamkan.  Dalam waktu
yang
 sangat dekat pekerjaan pengabaran Injil ini akan diselesaikan dan kita akan
 bersama-sama diangkat kedalam Kerajaan Tuhan kita Yesus Kristus,
 bersama-sama dengan mereka yang berada di Tiongkok yang telah diluputkan
 dari cengkeraman Iblis dengan segala macam cara dan daya upayanya untuk
 tetap membelenggu mereka.

Bila ada yang ingin saya ajarkan bahan-bahan ini digereja mereka, tidak
perduli aliran apapun, untuk dapat menggunakannya dalam menarik lebih banyak
jiwa-jiwa dari kalangan Tionghoa kepada Kristus, saya akan sangat senang
hati
untuk menerima panggilan saudara. Tetaplah berdoa dan bantu seberapa dapat
usaha pengabaran Injil terhadap jiwa-jiwa yang indah di negeri Sinim
(Tiongkok) itu, dan yang telah bermukim di negeri kita sendiri.  Kiranya
Tuhan melimpahkan berkatNya kepada anda sekalian.

Dari saudaramu di dalam Tuhan kita Yesus Kristus.


Samuel Lie

Pamphlet yang lain  sehubungan dengan ini yang sedang dipersiapkan adalah:
1.
"FAKTTA - Fenomena Aksara Kuno Tionghoa Teguhkan Alkitab."  2. "Nabi-nabi
Tiongkok Kuno Ramalkan Pengorbanan Kristus Untuk Menebus Umat Manusia".


---------------------------------------------------------------------

Milis Kelenteng - Quan Shui

URL: http://lists.quanshui.org

Posting, email: [EMAIL PROTECTED]

Subscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED]

Unsubscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED]




---------------------------------------------------------------------
Milis Kelenteng - Quan Shui
URL: http://lists.quanshui.org
Posting, email: [EMAIL PROTECTED]
Subscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED]
Unsubscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED]

Kirim email ke