Saya membaca banyak sekali kliping maupun pertanyaan dari mailing list ini, tapi semakin dibaca semakin meningkat emosi saya. banyak hal yang saya tidak setuju, sebenarnya sayapun tidak ingin mengetik dan mengirimkannya ke mailing list ini. hari ini saya hanya ingin bertanya pada anda semuanya.
Kalian tentunya adalah orang-orang yang boleh dibilang sangat taat dan kuat imannya. Kalian setiap hari menyembah pada dewa dan Thian. Setiap hari kalian membaca Nama-Nama Buddha atau Keng, setiap bulan tanggal 1 dan 15 (tanggalan China) pasti ke Klenteng untuk menyembah. Semuanya untuk dewa-dewa dan Thian, TETAPI apakah kalian pernah dan sering menyembah untuk keluarga kalian yang sudah meninggal???. Kalian tentunya mengerti arti kata U-Hau dan U-Liong (berbakti pada orang yang lebih tua dan berbakti pada negara). Apakah menyembah dewa maupun Thian lebih penting daripada keluarga sendiri???. Apakah menyembah dewa maupun Thian lebih penting dari mencari makan 3 X sehari???. Itu sama saja dengan kehidupan sehari-hari anda yang memuji dan memuja orang yang kaya, kharismatik dan sebagainya tetapi sesampainya dirumah anda tidak pernah berbuat hal yang sama pada keluarga anda sendiri. Memang berbuat kebajikan itu penting, memang menyembah dewa dan Thian itu penting. Tapi lebih penting lagi untuk berbuat kebajikan pada yang kelihatan dan berada di dekat anda daripada sengaja pergi ke Tuban maupun daerah lain yang sangat jauh hanya untuk menyembah dewa maupun Thian dan beramal di sana. Cobalah pikirkan lebih dahulu.... baru anda mengritik saya. Terima kasih atas perhatiannya. Khongliauw
