selamat pagi sdr flexi yang budiman,

saya khan bilang bahwa vihara dan kelenteng itu beda , di satu sisi, tapi
kelenteng juga tempat ibadah orang budhis juga khan untuk aliran mahayana.
ya jelas beda dong khan udah aku bilang.

tulisan anda:
'.......kalo diperbolehkan, saya dng bangga akan menulis "KHONGHUCU" pada
KTP saya,
bukan buddha...... karena saya khonghucu dan keterpaksaan politik sosial yg
membuat saya dng amat sangat terpaksa plus menyesal harus menulis buddha
pada
ktp, supaya bisa masuk pt dan kuliah......'

bagus klo gitu.  saya tunggu perjuangan anda. klo boleh tahu sekrg ditulis
apa KTP anda???? jangan mau perjuangakan penulisan Khonghucu di KTP anda.
saya juga risih koq klo ada orang spt anda yang menyesal menulis kata2
Buddha di KTP anda

tulisan anda:
'kamu berkata bahwa perjuangan agar ktp bisa ditulis khonghucu atau tao
adalah
salah lewat milis ini... dari mana pendapat itu? milis ini adalah salah satu
jalur perjuangan..... apakah kamu senang kalo perjuangan kaum khonghucu dan
tao tidak berhasil, sehingga tetap hanya ada buddha dan anda bisa dapat umat
gratisan seperti saya?'

koq anda menuduh gitu, jangan emosi deh. tanya deh sama sdr Khong liauw deh
yang lebih tahu saya daripada anda. meskipun dia sering berdebat dengan
saya, tapi saya menghormati keyakinan dan mendukung perjuangan sdr2
khonghucu untuk mendapat status di Indonesia dan juga sdr2 penganut Tao. klo
anda hanya berkoar2 di milis , percuma, wong yang berjuang secara nyata aja
masih di abaikan koq, malah saya senang klo anda berjuang secara nyata di
kehidupan nyata, bukan didunia maya yang pengaksesnya hanya orang yang kenal
internet. bagaimana dengan teman2 Tridharma di bali, kalimantan, sulawesi,
saya dapat info mereka terdesak oleh agama lain. mungkin sdr moderator tahu
nih soalnya org bali. tapi yang saya tahu mereka kesulitan dalam mengakses
info2 mengenai Tridharma. saya tunggu nih perjuangan anda ok!!!! koq saya
lihat teman2 tridharma agak cuek nih
saya tidak ada keinginan untuk memaksa sdr2 untuk masuk Buddha. curiga koq
macem2 jelek lagi  itu jelas sdh bertentangan dengan hati nurani saya ok!
sekalian saya tanya sdr khongliauw, jawab jujur ya, selama kita berteman
selama bertahun-tahun, apa pernah saya memaksa anda untuk ikut keyakinan
saya???? pernah melihat saya memaksa orang??? saya cuek koq sama keyakinan
orang. dia mau komunis kek mau isl..., krist..... mau hind........ it's
ok.malah saya simpati dengan perjuangan mereka, malah kita berdua sering
dijadikan sasaran penginjilan


tulisan anda:
'kamu bilang orang suruh baca sejarah, tapi sejarah yg kamu baca ngawur....
samkok dari mana merupakan buddha.. siapa? kwan kong? dari mana asal usul
kwan kong = buddha? pernah tanya tetangga kamu sendiri, mis buddha
tantrayana
atau theravada? apakah mereka mengenal dewa kwan kong?'

pernahkah saya bilang kwankong=buddha, heheheh anda keliru. klo kwankong
punya teman seorang Bikkhu yang menyelamatkan dia iya. terus klo masalah
lain, khan saya udah bilang klo akhirnya saya setuju pendapat sdr TDL khan
bahwa roman ya tetep roman buat apa 100% percaya ya khan. hehehe klo
akhirnya kwankong diberi gelar bodhisatva satya dharma punsaya tidak tahu
darimana asal usulnya mungkin ada sdr2 yang tahu


'.....kamu bilang orang lain katak dalam tempurung, klo saya blang kamu yg
katak dlm
tempurung.... berpendapat tapi tidak berdasar......

pusing? lalu apakah kamu akan ngambek lagi seperti waktu diskusi dengan
tdl?....'

gpp, anda mengatakan gitu gpp, saya anggap suatu kritik yang cukup baik dari
anda, dan akan saya introspeksi diri saya sendiri, toh nggak berkurang
kemampuan saya koq. saya harap anda juga begitu. saya katakan anda jangan
curiga macem2 nanti  yg rugi anda sendiri ok

pusing?? kagak malah senang ada yang mengkritik biar tambah maju dan
bahagia, karena tanpa kritik kita akan maju tanpa tahu kesalahan kita ya
khan
ngambek??? kapan??? bukankah saya pernah minta maaf saya TDL khan waktu itu,
klo saya salah dalam memuat roman yakhan. atau mungkin  anda tidak tahu???
ok sesuai dengan jiwa besar, saya akan ulangi lagi permintaan maaf saya yang
sebesar-besarnya kepada teman2 milis semua terutama TDL bahwa saya telah
salah dalam memuat suatu kisah. ngambek ??? tidak, inilah suatu tindakan
yang saya  tauladani  dari idola saya Kwankong  sebagai seorang Jenderal
besar yang mengakui kesalahan bila memang salah.



salam flexible


ronny


-------Original Message-------

From: [EMAIL PROTECTED]
Date: Monday, March 24, 2003 09:09:32
To: [EMAIL PROTECTED]
Subject: Re: [Kelenteng] Emosi yang tak tertahankan dari saya!!

ronny, apakah kamu tahu beda antara vihara dan kelenteng?
sebelum menyatakan apa itu vihara dan apa itu kelenteng, bedakan dahulu
keduanya....... kamu berkata bahwa leluhur kita membawa budaya campur2,
apakah kamu tahu asal usul adanya tridharma?

kalo diperbolehkan, saya dng bangga akan menulis "KHONGHUCU" pada KTP saya,
bukan buddha...... karena saya khonghucu dan keterpaksaan politik sosial yg
membuat saya dng amat sangat terpaksa plus menyesal harus menulis buddha
pada
ktp, supaya bisa masuk pt dan kuliah......

kamu berkata bahwa perjuangan agar ktp bisa ditulis khonghucu atau tao
adalah
salah lewat milis ini... dari mana pendapat itu? milis ini adalah salah satu
jalur perjuangan..... apakah kamu senang kalo perjuangan kaum khonghucu dan
tao tidak berhasil, sehingga tetap hanya ada buddha dan anda bisa dapat umat
gratisan seperti saya?

kamu bilang orang suruh baca sejarah, tapi sejarah yg kamu baca ngawur....
samkok dari mana merupakan buddha.. siapa? kwan kong? dari mana asal usul
kwan kong = buddha? pernah tanya tetangga kamu sendiri, mis buddha
tantrayana
atau theravada? apakah mereka mengenal dewa kwan kong?

kamu bilang orang lain katak dalam tempurung, klo saya blang kamu yg katak
dlm
tempurung.... berpendapat tapi tidak berdasar......

pusing? lalu apakah kamu akan ngambek lagi seperti waktu diskusi dengan tdl?


menyembahyangi ? apakah anda tidak pernah membaca sam kok? kalau belum ya
wajar karena anda penganut "buddha".......'

yang dimaksud sdr jeny adalah mereka semua sudah tidak ada sekrg tapi
dulunya ya ada. makanya baca ya baik2 tanggapan orang
apakah orang tidak membaca samkok berarti orang BUddha.sya aja samapai baca
berkali-kali koq, agama Buddha tidak pernah dan tidak melarang penganutnya
untuk tidak membaca atau mempelajari kitab atau buku suci agama lain. lain
dengan agama samawi, makanya baca sejarah dong, bagaimana raja Asoka
menuliskan prasasti yang sampai sekrg ada dimana disitu tertulis mengenai
toleransi, dimana di salah satu tulisannya tertulis bahwa toleransi itu
termasuk mau mempelajari yang lain, pernahkah anda tahu, mungkin nggak tahu
wong yang anda baca cuman budaya anda sendiri koq, main2 aja kermhku nanti
aku kasih tahu ok. saya pikir 2 lucu sekali pendapat anda ini. bagaimana
dengan orang2 barat yg menerapkan taktik samkok dalam perang mereka???.
harap diketahui, pernah saya berdebat di milis ini dengan sdr TDL (yg saya
anggap mengerti betul masalah agama TAO), yang mati-matian membela Kwankong
karena saya waktu itu memakai kisah sam kok untuk memberikan tanggapan ke
anggota lain. dia nggak terima klo Kwankong itu seperti yang ada di Buku
samkok krn dia berfikir bahwa buku itu adalah roman dan klo roman maka
banyak nggak benernya dibanding benernya. klo masalah baca membaca buku
jangan men 'cap' orang dari agamanya tapi orangnya. anda sendiri mungkin
nggak baca buku lain selain buku anda sendiri. saya rasa tidak makanya
pemikiran anda menjadi sempit dan tidak berkembang. anda mungkin berkilah
bahwa buku2 pengetahuan lain nggak penting tapi apa salahnya membaca dan
mengerti sehingga anda tidak seperti katak di bawah tempurung, yang tahunya
hanya budaya sendiri tapi budaya lain tidak tahu

tulisan anda;
'.....cobalah
untuk memaki leluhur anda dan saya berani menjamin kalau anda akan merasakan
akibatnya...."

hal ini tidak terlepas dari karma, bagaimana dengan orang krist.... yang
membakar dan menghancurkan sembahyang nenek moyang tapi koq tambah kaya.
anda orang sby pasti tahu besarnya graha bethany.

mereka semua nggak percaya leluhur dan menginjak-injak leluhurnya, tapi apa
hasilnya, tambah kaya dan tambah makmur aja.


ok itu tanggapan saya



ronny



---------------------------------------------------------------------
Jangan Lewatkan!
Pecinan.com - http://www.pecinan.com
Tionghoa dalam Budaya dan Tradisi

---------------------------------------------------------------------
Milis Kelenteng - Quan Shui
URL: http://lists.quanshui.org
Posting, email: [EMAIL PROTECTED]
Subscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED]
Unsubscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED]

---------------------------------------------------------------------
Jangan Lewatkan!
Pecinan.com - http://www.pecinan.com
Tionghoa dalam Budaya dan Tradisi

---------------------------------------------------------------------
Milis Kelenteng - Quan Shui
URL: http://lists.quanshui.org
Posting, email: [EMAIL PROTECTED]
Subscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED]
Unsubscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED]

Kirim email ke