Hallo Sdr.Anton,

Salam kenal yah. Menyambung masalah aku-mengaku, untuk sementara ini memang
saya akui itu tidak benar. Karena saya kenal TAO baru kurang lebih dua
tahun belakangan ini, itupun kebetulan ada seorang teman kantor yang
memberitahu bahwa ada situs SIU TAO di internet dan sekarang saya sudah
sebagai Tao Yu.

Terus terang saja, pengetahuan saya tentang TAO belum apa-apa, kalau ada
orang yang bertanya mungkin sayapun tidak becus menjelaskannya dengan
benar. Dari pada nanti saya salah dalam memberikan penjelasan, lebih baik
tunda dulu. Memang ini suatu tantangan bagi saya dalam hal mengungkapkan
"Jati Diri" sebagai Penganut TAO. Sementara pada kenyataanya inikan masalah
"Politis", bahkan ada "Oknum Buddhis" yang mulai mempersoalkan
"Perkelentengan". Coba kamu mampir ke www.siutao.com/forums

Memang kelihatannya tidak ada unsur-unsur pemaksaan untuk masuk "Agama"
mereka, tapi disekolah anak saya yang lama. Anak-anak diwajibkan untuk
mengikuti Upacara peringatan Hari Raya "Agama" mereka, itu hukumnya wajib.
Anak-anak wajib mempelajari, menghafalkan dan mempraktekkan doa-doa mereka
dan itu juga masuk sebagai "Mata Pelajaran Wajib". Kamu bisa bayangkan anak
itu kalau sudah pulang dari "Sekolah Minggu", biasanya dia "Pai" ke Altar,
tapi suatu hari begitu dia pulang, anak sekecil itu bisa ngomong, Papa kata
Suster itu semua "Berhala", "Iblis". Apa kamu ngak ngenes, ini anak gua
diajarin apa disekolahnya.

Maaf kalau ada kata-kata yang kurang berkenan, terima kasih.


Salam Hangat TAO,
Tjing Wen

----- Forwarded by Nie Tjing Wen/Bank and Insurance/Fin & Acc/HO/Matahari
on 07/02/03 09:26 AM -----
                                                                                       
         
                    Kelenteng                                                          
         
                    <[EMAIL PROTECTED]        To:     [EMAIL PROTECTED]            
                    nshui.org>                  cc:                                    
         
                                                Subject:     Re: [Kelenteng] 
PENDIDIKAN TAO DAN 
                    06/30/03 10:32 PM           TRIDHARMA                              
         
                    Please respond to                                                  
         
                    kelenteng                                                          
         
                                                                                       
         
                                                                                       
         




Sdr Tjing Wen.

Dalam cerita saudara tidak menunjukkan bahwa bapak
diharuskan mengaku ngaku agama lain oleh kepala
sekolah tersebut. Namun sangat disayangkan bapak
mengaku ngaku sebagai penganut agama lain.

Kepala sekolah tersebut hanya menyatakan apabila bapak
keberatan dengan pendidikan agama tersebut bapak
dipersilahkan memilih sekolah lain. Hal ini biasanya
untuk menegaskan bahwa pelajaran agama yang dianut
oleh murid tertentu tidak disediakan oleh sekolah yang
bersangkutan.

Pada sekte kristen yang baru atau agama islam mungkin
mudah seseorang masuk dalam agama mereka. Cukup
dikenalkan sedikit tentang agama tersebut hari ini
juga anda siap di inisiasi. Tapi dalam aliran yang
lebih konservatif yang biasanya pengikutnya lebih
banyak lebih sulit karena ada standar pelajaran
tertentu yang harus ditempuh (diluar pengetahuan agama
yang diberikan di sekolah) baru bisa diterima.

Ada satu kasus aneh terjadi didekat rumah saya.
Sekitar 20 tahun yang lalu berdiri sebuah sekolah yang
mengklaim sebagai sekolah Katolik , padahal pemiliknya
beragama lain, sementara dilain pihak gereja katolik
memiliki standar tertentu agar suatu sekolah dapat
digolongkan sebagai lembaga pendidikan yang
menggunakan predikat sebagai sekolah katolik.

Bagi saya pendidikan agama apa saja tidak jadi masalah
(toh hanya sebatas pengetahuan), tapi jika diharuskan
beribadah dengan cara tertentu dari kepercayaan saya
itu baru masalah.

Mengenai penyediaan pengajar agama Tao/Tridarma
tampaknya masih jauh dari harapan. Kebanyakan sekolah
besar/bagus mensyaratkan pendidikan formal tertentu
untuk menjadi tenaga pengajar sesuai bidang masing
masing. Untuk pengajar agama Islam misalnya mampu
menyediakan 70.000 tenaga pengajar pada hari ini juga
karena mereka memiliki begitu banyak sarjana lulusan
IAIN yang masih menganggur. Tetapi ada berapa
banyakkah sarjana ilmu agama Tao yang siap mengajar
di Indonesia ?

Salam,
Anton W

--- Kelenteng <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> Maaf, bukan RUU Pendidikan, tapi sudah disahkan
> sebagai UU Pendidikan.
> Yang jadi masalah saat ini, Guru/Pendidik dari Agama
> TAO & Tridharma
> boleh dibilang belum ada. Yang ada paling dari
> Buddhis & itu pun belum
> memadai. Artinya di Sekolah-sekolah Kristen atau
> Katholik pun, wajib
> menyediakan Guru-Guru Agama yang sesuai dengan Agama
> yang dianut Anak
> Didiknya. Diharapkan tidak ada lagi "Kristenisasi"
> buat anak-anak
> Penganut TAO & Tridharma.
>
> Dilihat dari kenyataan yang ada, dengan
> diberlakukannya UU Pendidikan
> tersebut, ada kemungkinan anak-anak Penganut TAO &
> Tridharma jika
> bersekolah di Sekolah milik Yayasan suatu "Agama"
> tertentu, bukan hanya
> diwajibkan belajar dan mengikuti upacara-upacara
> agama tersebut, tapi
> pada akhirnya juga harus mengaku beragama sesuai
> agama yang diajarkan
> di sekolahnya. Atau keluar dari sekolah tersebut dan
> cari sekolah yang
> sesuai dengan "Agama"nya.
>
> Baru berselang beberapa minggu yang lalu saya pernah
> mengalaminya. Saya
> berencana untuk pindah tempat tinggal yang cukup
> jauh dari tempat tinggal
> saya yang sekarang. Untuk itu saya harus mencarikan
> terlebih dahulu sekolah
> yang dekat dengan tempat tinggal saya yang baru.
> Cari punya cari, saya
> akhirnya datang ke sekolah yang ada dalam lingkungan
> perumahan yang baru.
>
> Saya temui Kepala Sekolahnya, saya tanyakan mengenai
> prosedurnya harus beli
> formulir dulu, harus ikut test masuk lagi. Kepala
> Sekolah itu ada tanyakan
> "Bapak beragama apa ?" Saya bilang "Saya beragama
> Buddha (saya sebut
> Buddha,
> karena Agama itu sudah dikenal masyarakat, karena
> kalau saya sebut saya
> sebagai Penganut TAO, malah nanti banyak pertanyaan
> lagi). Terus saya
> katakan
> lagi "Kalau masalah anak saya mengikuti mata
> pelajaran agama Kristen, saya
> tidak masalah, toh kalau sudah besar dia bisa
> tentukan sendiri mau pilih
> yang mana."
>
> Saya tanyakan uang masuk dan uang sekolahnya, dia
> sebutkan angka yang
> tinggi
> menurut ukuran kantong saya. Pada saat saya sedang
> pikirin uang masuk yang
> besar itu. Ibu Kepala Sekolah itu langsung bilang,
> "Kalau Bapak
> berkeberatan
> dengan Agama yang diajarkan di sekolah ini, silahkan
> Bapak cari sekolah
> yang
> sesuai dengan Agama Bapak." Saya langsung berdiri
> dan menyalaminya, "Terima
> kasih atas waktunya" dan saya langsung keluar dari
> sekolah itu.
>
> Akhirnya, walaupun agak jauh dari tempat tinggal
> saya yang baru nanti, saya
> mendaftarkan anak saya di "Atisa Dipamkara (sekolah
> beragama Buddha)"
> -Karawaci.
> Hati saya sudah lebih lega, ngak perlu mengaku-aku
> sebagai beragama
> Kristen.
>
>
> Salam Hangat TAO,
> Tjing Wen
>
> --- Forwarded by Nie Tjing Wen/Bank and
> Insurance/Fin & Acc/HO/Matahari on
> 06/30/03 09:18 AM -----
>
>
>                     Kelenteng
>
>                     <[EMAIL PROTECTED]        To:
>    [EMAIL PROTECTED]
>                     nshui.org>                  cc:
>
>
> Subject:     Re: [Kelenteng] PENDIDIKAN TAO DAN
>                     06/27/03 04:20 PM
> TRIDHARMA
>                     Please respond to
>
>                     kelenteng
>
>
>
>
>
>
>
>
>
> Justru pendidikan Tao dan Tridharma harus diberikan
> sekurangnya dalam sekolah negeri. Itu kalau memang
> RUU
> tersebut dirancang untuk keadilan dan tidak ada
> agenda
> lain dibaliknya. tpi saya pesimis hal itu akan
> terjadi
> dalam 5 tahun mendatang.
>
> Salam,
> Anton W
>
>
> =====
> Salam,
> Anton Widjaja 84
> www.geocities.com/pempek_d9
> www.genealogy.com/users/w/i/d/Gerald-xavier-Widjaja/
>
> __________________________________
> Do you Yahoo!?
> SBC Yahoo! DSL - Now only $29.95 per month!
> http://sbc.yahoo.com
>
>
---------------------------------------------------------------------
> Jangan Lewatkan!
>
> SiuTao.com - http://www.siutao.com
> Jelajahi Tao dengan Suka Cita
>
> Kelenteng.com - http://www.kelenteng.com
> Jalankan Kebajikan dengan Penuh Kesadaran
>
>
---------------------------------------------------------------------
> Milis Kelenteng - Quan Shui
> URL: http://lists.quanshui.org
> Posting, email: [EMAIL PROTECTED]
> Subscribe, e-mail:
> [EMAIL PROTECTED]
> Unsubscribe, e-mail:
> [EMAIL PROTECTED]
>
>
>
>
>
>
---------------------------------------------------------------------
> Jangan Lewatkan!
>
> SiuTao.com - http://www.siutao.com
> Jelajahi Tao dengan Suka Cita
>
> Kelenteng.com - http://www.kelenteng.com
> Jalankan Kebajikan dengan Penuh Kesadaran
>
>
---------------------------------------------------------------------
> Milis Kelenteng - Quan Shui
> URL: http://lists.quanshui.org
> Posting, email: [EMAIL PROTECTED]
> Subscribe, e-mail:
> [EMAIL PROTECTED]
> Unsubscribe, e-mail:
> [EMAIL PROTECTED]
>


__________________________________
Do you Yahoo!?
SBC Yahoo! DSL - Now only $29.95 per month!
http://sbc.yahoo.com

---------------------------------------------------------------------
Jangan Lewatkan!

SiuTao.com - http://www.siutao.com
Jelajahi Tao dengan Suka Cita

Kelenteng.com - http://www.kelenteng.com
Jalankan Kebajikan dengan Penuh Kesadaran

---------------------------------------------------------------------
Milis Kelenteng - Quan Shui
URL: http://lists.quanshui.org
Posting, email: [EMAIL PROTECTED]
Subscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED]
Unsubscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED]





---------------------------------------------------------------------
Jangan Lewatkan!

SiuTao.com - http://www.siutao.com
Jelajahi Tao dengan Suka Cita

Kelenteng.com - http://www.kelenteng.com
Jalankan Kebajikan dengan Penuh Kesadaran

---------------------------------------------------------------------
Milis Kelenteng - Quan Shui
URL: http://lists.quanshui.org
Posting, email: [EMAIL PROTECTED]
Subscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED]
Unsubscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED]

Kirim email ke