Yth, rekan2 ;
Masih sehubungan dgn ngenesnya Sdr Tjing Wen, yg anaknya sudah menganggap
Altar dirumah sebagai tempat menyembah Berhala.

Perlu ditanyakan apa sih yg dimaksud "berhala" kepada anak tersebut.
Menurut "mereka" berhala adalah tuhan lain selain Tuhan yg mereka sembah.

Coba tanyakan kepada anak2. Siapakah Tuhan itu?
Jawabannya pasti kembali ke anak anda diindoktrinasi oleh siapa.
Menurut pengakuan sdr. Tjing Wen, anak beliau dicuci otak oleh Suster.
Kalau Suster, tentunya beragama Katolik. 
OK kita ambil contoh anak sdr. Tjing Wen (maaf pak, bukan sengaja - tapi
rasanya lebih afdol karena ada topiknya).
yang diindoktrinasi - kristensisasi - oleh Suster Katolik.

Siapa Tuhan umat Katolik, Yesus Kristus! jawab sang anak.
Yah sudah, kita juga boleh menamai TAO sebagai Yesus Kristus. 
Kemudian tanyakan bangsa apa Yesus itu?
Jawabnya pasti Yesus dari Nasaret orang Yahudi.

Jawaban2 itu jangan dilawan/dibantah. Menurut Lau Tze jangan keras lawan
keras.
Kemudian di MS pasang patung Yesus dan Maria, katakan pada anak2 bahwa
Yesus dan Maria adalah Orang2 Suci seperti Tay Sang Lau Cin, Kwan Kong,
Kwan Im. Cuma Yesus dan Maria berbangsa Yahudi. 
Pasang juga patung Sakyamuni, katakan bahwa Sidharta Gautama adalah orang
Suci seperti Yesus cuma berbangsa India. 
Dan katakan bahwa orang Tionghoa punya cara sendiri menghormati Para Suci,
lain dgn orang Yahudi. Tetaplah mereka disuruh "pai". Maka kesan BERHALA
hilang dalam ingatan anak-anak itu, sebab Yesus dan Maria juga ada dimeja
sembahyang.

Biarkan mereka tumbuh besar, sambil terus diindoktrinasi bahwa kita bangsa
Tionghoa punya nabi sendiri. Lau Tze lahir 600 tahun sebelum Yesus, bisa
saja kita menganggap bahwa Yesus itu adalah titisan Lau Tze. (He.he.he...
ini adalah cara "kontra" cuci otak, tapi kalau bung Tjing Wen gembar-gembor
diluar bisa dikriminilkan karena menghina agama lain).

Ada kesamaan Lau Tze dgn Yesus. Sama2 tidak punya orang tua, dan sama2
tidak punya kuburan. Yusup bukan ayah Yesus, sebab Maria diyakini
mengandung Yesus dalam keadaan perawan. Anak anda suruh cerita tentang
Yesus, anda cerita tentang Lau Tze... cari kesamaannya. Buat anak menjadi
bingung. Buat cerita Maria sana dgn Kwan Im. Ngarang aja, caranya dia suruh
cerita dulu, kemudian kita yg menampili cerita anak kita dgn cara membelokkan.

Lha nanti gimana kalau Nilai rapor anak jelek. Anda bisa protes ke Kepala
Sekolah. Senjata utama untuk para Suster/Pastor para guru agama Katolik
adalah Surat Konsili Vatika II, yg isinya berintikan bahwa "ada"
keselamatan diluar ajaran Katolik dan mereka menghormati ajaran2 itu. Maka
proteslah kalau ada suster yg menyatakan agama diluar kristiani adalah
kafir/menyembah berhala.

Yang penting kita sebagai bangsa beradab dan beragama yg juga beradab, kita
tidak boleh menghina agama lain sebagai penyembah setan atau menyembah
berhala.
Biarlah mereka menyebut kita menyembah berhala, nanti akan kita kembalikan
pada mereka bahwa sebenarnya mereka juga menyembah berhala.

Menurut Lau Tze, Pencipta Langit, bumi dan alam semesta dengan terpaksa
disebut TAO - TIDAK DAPAT DI IDENTIFIKASI. Kalau TAO bisa diidntifikasi
atau dipersonifikasi maka itu bukan TAO yang sebenarnya. 
Yesus juga mengatakan bahwa BAPA TERSEMBUNYI. Yesus tidak pernah
mengidntifikasi (ALLAH) BAPA sebagai apa dan siapa. Malah dalam banyak
kalimat (kata2) yg keluar dari Yesus, bahwa DIA diutus oleh BAPA.

Lho kok Yesus bisa dianggap Tuhan oleh mereka ? Ya biarkan saja, itu kan
hak mereka. Para Taois juga boleh menamai TAO dengan nama Yesus, 'cacing'
atau 'badut'. TAO tidak menjadi untung atau rugi karena sebuah
nama/sebuatan. TAO adalah TAO disebut/dinamai lain, bukan TAO yg sebenarnya
- Bab 1 Tao Tee Cing.

Sebenarnya Katolik mempunyai kepercayaan yg hampir sama dgn kaum kita.
Mereka juga percaya pada Para Suci Laki2 (Santo) yang Wanita (Santa), juga
mereka percaya Malaekat adalah suruhan Tuhan. Tanyakan anak2 yg dididik
agama katolik, apa nama Malaikat Perang ...?..., anda tinggal ngomong oh,
kalau di Tiongkok namanya Kwan Kong :-) Anggap saja Dewa seperti malaikat.

Nah kalau anak anda di indoktrinasi oleh kaum Kristen Protestan, caranya
hampir sama. Cuma Kristen tidak suka memasang gambar/patung Yesus. Mereka
lebih suka memasang Salib (polos). 
Kata mereka kalau ada gambar/patung akan membuat orang nyembah berhala.

Pernyataan mereka sih sah-sah saja. Cuma tanyakan apakah mereka pernah
berpikir atau menganggap gambar/patung "bisa menjadi" Tuhan? Pasti jawabnya
tidak! 
Kalau tidak mengapa mereka "takut" gambar dan patung menjadi Tuhan.
Seperti kita tidak takut menonton film drakula, karena kita percaya gambar
drakula tidak akan jadi drakula :-)

Saya pernah bertaruh dgn orang Kristen. Saya ajak mereka untuk saling
merusak alat2 kepercayaan dalam sembahyang. Mereka boleh merusak Patung Tay
Sang Lau Cin saya, asal mereka belikan baru yg sejenis. Demikian juga saya
akan merusak Alkitab mereka, nanti saya ganti Alkitab sejenis. Cara
merusak, boleh disobek, dikencingi, dilabur tokai, sesukanyalah... nyatanya
mereka gak berani. Maka saya mengatakan bahwa yg nyembah berhala itu mereka
bukan saya. Berhala mereka adalah KITAB SUCI.

Begitu juga tentang Salib, mengapa Salib mereka tidak dirubah menjadi
bentuk salib seperti 'Palang Merah' - he.he.he... mereka takut merubah
bentuk salib.
Saya mengatakan bahwa saya bisa menganggap batu yg ditemukan dipinggir
jalan sebagai Tay Sang Lau Cin. Bagi saya bukan bentuk atau batunya, tapi
semangat dan rohani Tay Sang Lau Cin bisa berada dimana-mana. Ini satu lagi
kenyataan bahwa mereka menyembah berhala berupa kayu salib.

Konon Yesus dihukum salib bersama 2 orang penjahat besar, tanyakan salib
mana yg disembah mereka... salib Yesus atau penjahat ? Kalau mereka
mengatakan salib Yesus, kita bilang aja bukan salib Yesus tapi salib penjahat.
Sebab dalam salib tersebut tidak ada patung Yesusnya. Sedangkan orang
Kristen Protestan paling anti dgn Salib yg ada patung Yesusnya.

OK, sekian dulu... kalau ada yg merasa keberatan dikristenkan, mari kita
diskusikan disini. Siapa tahu saya bisa membantu memecahkan. Kalau anda
senang menjadi Kristen/Katolik silahkan, tidak saya halangi.


Salam Tao,
analise.






---------------------------------------------------------------------
Jangan Lewatkan!

SiuTao.com - http://www.siutao.com
Jelajahi Tao dengan Suka Cita

Kelenteng.com - http://www.kelenteng.com
Jalankan Kebajikan dengan Penuh Kesadaran

---------------------------------------------------------------------
Milis Kelenteng - Quan Shui
URL: http://lists.quanshui.org
Posting, email: [EMAIL PROTECTED]
Subscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED]
Unsubscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED]

Kirim email ke