Asw. Perkenalkan, saya Nuniek, baru bergabung di milis ini, moga bisa menjalin 
silaturahmi dengan semuanya..  trimakasih




________________________________
From: LILIS <[EMAIL PROTECTED]>
To: [email protected]
Sent: Tuesday, November 4, 2008 3:00:39
Subject: Re: Re:[keluarga-islam] Bls: bukti bukti aisyah tidak menikah di usia 
9 thn


 
Bayi diam berarti setuju?:
 
Secara fikih, saya fikir sudah sesuai kok dengan hadits yang 
ibu
maksudkan, boleh jadi Bayi tersebut sudah ditanya, tapi karena 
bayi
itu "diam" , kan berarti sudah "setuju" kan ?

Jadi ga 
bertentangan dengan hadits yang anda sampaikan. bahwa :

===="Ya 
Rasululullah bagaimana kami mengetahui bahwa ia memberi izin"
Beliau 
menjawab" diamnya perempuan menunjukkan persetujuannya" ====

Aku jadi gak mudeng..yang pinter siapa yang "kurang 
pinter " siapa? 
 
 
----- Original Message ----- 
From: Fani  Dhuha 
To: keluarga-islam@ yahoogroups. com 
Sent: Sunday, November 02, 2008 8:50  AM
Subject: Re: Re:[keluarga- islam] Bls:  bukti bukti aisyah tidak menikah di 
usia 9 thn

Sungguh nikmat menjadi pintar...




________________________________
 From: Arland <[EMAIL PROTECTED] co.uk>
To: keluarga-islam@ yahoogroups. com
Sent: Sunday, 2 November 2008  5:13:26
Subject: Fw:  Re:[keluarga- islam] Bls: bukti bukti aisyah tidak menikah di 
usia 9  thn


Asalamu'alaikum Wr, wb.

Soal Alasan orang lain untuk menikah itu  tidak bisa kita nilai dari
luar bu Sri.
(saya jadi bingung nih, yang  diajak diskusi ibu Sri kok yang jawab Ibu
Yatie ??? apa anda 2 Nick Name  tapi satu orang yang sama ?)

Ibu Sri boleh bilang bgtu, tapi semua NIAT  kembali kepada individu,
karena : Dalamnya LAUT dapat dihitung, dalamnya  HATI manusia, Siapa
yang Tahu...???

Secara fikih, saya fikir sudah  sesuai kok dengan hadits yang ibu
maksudkan, boleh jadi Bayi tersebut sudah  ditanya, tapi karena bayi
itu "diam" , kan berarti sudah "setuju" kan  ?

Jadi ga bertentangan dengan hadits yang anda sampaikan. bahwa  :

===="Ya Rasululullah bagaimana kami mengetahui bahwa ia memberi  izin"
Beliau menjawab" diamnya perempuan menunjukkan persetujuannya"  ====

Soal tekhnis bagaimana cara bertanyanya pada seorang bayi,  hadits
itupun tidak membahas tekhnis bertanyanya kan?
Disana hanya  dibahas bahwa "kode" tanda persetujuannya adalah "DIAM"

Disitulah  pentingnya pemahaman dari ilmu yang kita pelajari.
Bahwa : pernikahan itu  tidak bertentangan dengan hadits dan syariah.

Terima kasih bila sudah  tidak emosi lagi... :)

Wassalam,
Arland-Jkt.

--- In keluarga-islam@ yahoogroups.  com, wandy sulastra
<wandysulastra@ ...> wrote:
>
>  Mohon maaf, sekedar meneruskan.. .
> 
> --- On Sun, 11/2/08, Yatie  <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> 
> > From: Yatie  <[EMAIL PROTECTED]>
> > Subject: Fw: Re:[keluarga- islam] Bls: bukti  bukti aisyah tidak
menikah di usia 9 thn
> > To: wandysulastra@  ...
> > Date: Sunday, November 2, 2008, 11:25 AM
> >  Assalamu'alaikum Pak Wandy, mohon bantuannya utk
> > meneruskan  postingan saya ke KI, karena sepertinya postingan
> > saya  tidak/belum lulus sensor tim moderator KI. Terimakasih
> >  sebelumnya, Wassalam.
> > 
> > --- On Sat, 11/1/08, Yatie  <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> > >
> > > Pak Arland, bukan  maksud saya membela perempuan. Kita
> > semua
> > > tahu  bahwa Pernikahan dalam Islam bertujuan untuk
> > > menciptakan  keluarga yang sakinah , mawaddah
> > warrahmah.
> > > 
> > > Saya yang bodoh ini terus berpikir, kalau ada
> >  seseorang
> > > menikah karena alasan supaya bisa leluasa tinggal  di
> > rumah
> > > orang apa dibenarkan ya? Lebih bingung  lagi ketika
> > > disebutkan perempuannya itu ternyata masih  bayi...
> > > 
> > > Ada satu hadits yang saya  catat:
> > > 
> > > Sesungguhnya Nabi Muhammad s.a.w  berkata : seorang
> > janda
> > > tidak
> > >  boleh dikawinkan tanpa diajak dahulu bermusyawarah dan
> > >  seorang gadis
> > > tidak boleh dikawinkan tanpa meminta  persetujuannya
> > > terlebih dahulu,
> > >  orang-orang kemudian bertanya "Ya Rasululullah
> > > bagaimana  kami
> > > mengetahui bahwa ia memberi izin" Beliau  menjawab
> > > " diamnya
> > > perempuan menunjukkan  persetujuannya" (HR
> > Bukhari)
> > > 
> > >  Aisyah ketika dinikahi oleh Rasulullah sudah dapat
> >  dimintai
> > > persetujuan walaupun belum baligh. Lah, kalau  sama
> > bayi gmn?
> > > Dan tujuan Rasulullah menikah  pun jelas untuk
> > membentuk
> > > sebuah rumah tangga.  Jadi jauh sekali perilaku
> > Rasulullah
> > > yang mulia  itu dengan Habib dari Jatim dalam masalah
> > ini.
> > >  Apalagi kalau membaca cerita di bawah, kok sepertinya
> > >  pernikahan yang pernah terjadi itu seperti tidak ada,
> >  bahkan
> > > seperti sesuatu yang dianggap lucu. APakah  sebuah
> > pernikahan
> > > itu bisa dianggap main2  seperti itu? 
> > > 
> > > Komentar ini muncul karena  saya yang bodoh dan tidak
> > faham
> > > agama, atau  karena ada orang yang merasa faham agama,
> > lantas
> >  > dengan mudahnya mencari pembenaran atas apa yang
> > >  dilakukannya. ..??
>


________________________________
 Get  your new Email address! 
Grab the Email name you've always wanted  before someone else does!     


      New Email addresses available on Yahoo!
Get the Email name you&#39;ve always wanted on the new @ymail and @rocketmail. 
Hurry before someone else does!
http://mail.promotions.yahoo.com/newdomains/aa/

Kirim email ke