ini bukan masalah bayi menikah,, tapi tujuan menikah  ... krn bayi di ceraikan 
umur 4 tahunkok gak nyambung ya ini yang ngejawab

--- Pada Sel, 4/11/08, LILIS <[EMAIL PROTECTED]> menulis:
Dari: LILIS <[EMAIL PROTECTED]>
Topik: Re: Re:[keluarga-islam] Bls: bukti bukti aisyah tidak menikah di usia 9 
thn
Kepada: [email protected]
Tanggal: Selasa, 4 November, 2008, 3:00 AM










 






    
            


Bayi diam berarti setuju?:
 
Secara fikih, saya fikir sudah sesuai kok dengan hadits yang 
ibu
maksudkan, boleh jadi Bayi tersebut sudah ditanya, tapi karena 
bayi
itu "diam" , kan berarti sudah "setuju" kan ?

Jadi ga 
bertentangan dengan hadits yang anda sampaikan. bahwa :

===="Ya 
Rasululullah bagaimana kami mengetahui bahwa ia memberi izin"
Beliau 
menjawab" diamnya perempuan menunjukkan persetujuannya" ====

Aku jadi gak mudeng..yang pinter siapa yang "kurang 
pinter " siapa? 
 
 

  ----- Original Message ----- 
  From: 
  Fani 
  Dhuha 
  To: keluarga-islam@ yahoogroups. com 
  
  Sent: Sunday, November 02, 2008 8:50 
  AM
  Subject: Re: Re:[keluarga- islam] Bls: 
  bukti bukti aisyah tidak menikah di usia 9 thn
  

  
  
  
  Sungguh nikmat menjadi pintar...

  

  
  
  From: Arland <[EMAIL PROTECTED] co.uk>
To: keluarga-islam@ yahoogroups. com
Sent: Sunday, 2 November 2008 
  5:13:26
Subject: Fw: 
  Re:[keluarga- islam] Bls: bukti bukti aisyah tidak menikah di usia 9 
  thn


  
  Asalamu'alaikum Wr, wb.

Soal Alasan orang lain untuk menikah itu 
  tidak bisa kita nilai dari
luar bu Sri.
(saya jadi bingung nih, yang 
  diajak diskusi ibu Sri kok yang jawab Ibu
Yatie ??? apa anda 2 Nick Name 
  tapi satu orang yang sama ?)

Ibu Sri boleh bilang bgtu, tapi semua NIAT 
  kembali kepada individu,
karena : Dalamnya LAUT dapat dihitung, dalamnya 
  HATI manusia, Siapa
yang Tahu...???

Secara fikih, saya fikir sudah 
  sesuai kok dengan hadits yang ibu
maksudkan, boleh jadi Bayi tersebut sudah 
  ditanya, tapi karena bayi
itu "diam" , kan berarti sudah "setuju" kan 
  ?

Jadi ga bertentangan dengan hadits yang anda sampaikan. bahwa 
  :

===="Ya Rasululullah bagaimana kami mengetahui bahwa ia memberi 
  izin"
Beliau menjawab" diamnya perempuan menunjukkan persetujuannya" 
  ====

Soal tekhnis bagaimana cara bertanyanya pada seorang bayi, 
  hadits
itupun tidak membahas tekhnis bertanyanya kan?
Disana hanya 
  dibahas bahwa "kode" tanda persetujuannya adalah "DIAM"

Disitulah 
  pentingnya pemahaman dari ilmu yang kita pelajari.
Bahwa : pernikahan itu 
  tidak bertentangan dengan hadits dan syariah.

Terima kasih bila sudah 
  tidak emosi lagi... :)

Wassalam,
Arland-Jkt.

--- In keluarga-islam@ yahoogroups. 
  com, wandy sulastra
<wandysulastra@ ...> wrote:
>
> 
  Mohon maaf, sekedar meneruskan.. .
> 
> --- On Sun, 11/2/08, Yatie 
  <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> 
> > From: Yatie 
  <[EMAIL PROTECTED]>
> > Subject: Fw: Re:[keluarga- islam] Bls: bukti 
  bukti aisyah tidak
menikah di usia 9 thn
> > To: wandysulastra@ 
  ...
> > Date: Sunday, November 2, 2008, 11:25 AM
> > 
  Assalamu'alaikum Pak Wandy, mohon bantuannya utk
> > meneruskan 
  postingan saya ke KI, karena sepertinya postingan
> > saya 
  tidak/belum lulus sensor tim moderator KI. Terimakasih
> > 
  sebelumnya, Wassalam.
> > 
> > --- On Sat, 11/1/08, Yatie 
  <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> > >
> > > Pak Arland, bukan 
  maksud saya membela perempuan. Kita
> > semua
> > > tahu 
  bahwa Pernikahan dalam Islam bertujuan untuk
> > > menciptakan 
  keluarga yang sakinah , mawaddah
> > warrahmah.
> > > 
  
> > > Saya yang bodoh ini terus berpikir, kalau ada
> > 
  seseorang
> > > menikah karena alasan supaya bisa leluasa tinggal 
  di
> > rumah
> > > orang apa dibenarkan ya? Lebih bingung 
  lagi ketika
> > > disebutkan perempuannya itu ternyata masih 
  bayi...
> > > 
> > > Ada satu hadits yang saya 
  catat:
> > > 
> > > Sesungguhnya Nabi Muhammad s.a.w 
  berkata : seorang
> > janda
> > > tidak
> > > 
  boleh dikawinkan tanpa diajak dahulu bermusyawarah dan
> > > 
  seorang gadis
> > > tidak boleh dikawinkan tanpa meminta 
  persetujuannya
> > > terlebih dahulu,
> > > 
  orang-orang kemudian bertanya "Ya Rasululullah
> > > bagaimana 
  kami
> > > mengetahui bahwa ia memberi izin" Beliau 
  menjawab
> > > " diamnya
> > > perempuan menunjukkan 
  persetujuannya" (HR
> > Bukhari)
> > > 
> > > 
  Aisyah ketika dinikahi oleh Rasulullah sudah dapat
> > 
  dimintai
> > > persetujuan walaupun belum baligh. Lah, kalau 
  sama
> > bayi gmn?
> > > Dan tujuan Rasulullah menikah 
  pun jelas untuk
> > membentuk
> > > sebuah rumah tangga. 
  Jadi jauh sekali perilaku
> > Rasulullah
> > > yang mulia 
  itu dengan Habib dari Jatim dalam masalah
> > ini.
> > > 
  Apalagi kalau membaca cerita di bawah, kok sepertinya
> > > 
  pernikahan yang pernah terjadi itu seperti tidak ada,
> > 
  bahkan
> > > seperti sesuatu yang dianggap lucu. APakah 
  sebuah
> > pernikahan
> > > itu bisa dianggap main2 
  seperti itu? 
> > > 
> > > Komentar ini muncul karena 
  saya yang bodoh dan tidak
> > faham
> > > agama, atau 
  karena ada orang yang merasa faham agama,
> > lantas
> > 
  > dengan mudahnya mencari pembenaran atas apa yang
> > > 
  dilakukannya. ..??
>



  
  Get 
  your new Email address! 
Grab the Email name you've always wanted 
  before someone else does!
  

      

    
    
        
         
        
        




        




        
        


        
        
        




      
___________________________________________________________________________
Nama baru untuk Anda! 
Dapatkan nama yang selalu Anda inginkan di domain baru @ymail dan @rocketmail. 
Cepat sebelum diambil orang lain!
http://mail.promotions.yahoo.com/newdomains/id/

Kirim email ke