ya karena ABBAS AMIN juga melembut dan telah saling memohon maaf...
maka saya sebagai manusia wajib memaafkan dan juga minta maaf...karena berbuat salah adalah MANUSIAWI. Maka saya pun hendak menerangkan dengan secara baik2 kepada beliau yang hendak mengerti meskipun tetap sebagai OUTSIDER

agama pribumi (asli) atau asli Nusantara seperti juga Sunda samasekali tidak atheis atau animisme seperti yang kerap disebut oleh para sarjana asing. Istilah tersebut semata karena keTIDAK mengertian atas hakekat yang disebut agama
. Istilah yang secara infinitif dan definitif hanya untuk menyebut sesuatu yang telah berjalan atau terjadi > a gama > berasal dari kata Snskrta [gam]
berjalan (GO dlm bahasa Inggris) ; dan [a] adalah aposisi yang berarti "yang sedang ... yang tengah ...." dalam pengertian seluas2nya agama berarti "sesuatu  yang tengah berjalan yang sedang berjalan atau yang dipeluk" (Monnier Monnier William ' The Sanskrit Dictionary, London: Oxford University Press)
 

Sunda Wiwitan > Data tekstual ajarannya terutama tersurat dan tersirat di Situs Kawali (Salah satu Warisan aktivitas Budaya kerajaan GALUH)

Mengapa saya menyebut SITUS KAWALI yang terutama, karena meskipun ajaran SUNDA juga dituliskan pada sejumah Karya Susastra Sunda Kuno dengan validitas yang tidak perlu diragukan karena telah diuji secara filologis oleh para sejarahwan Sunda. Namun Situs Kawali menampilkan sejumlah prasasti yang digoreskan pada 6 batu ...  yang kontemporer masanya. Karena itu sebagai data tesktual adalah tergolong Primary object (primary document) karena hanya raja atau pemerintah yang berdaulat yang mengeluarkan prasasti bukan rakyat biasa (big man or big community);  sementara karyasusastra merupakan produk little community (rahayat/masyarakat banyak)

demikianlah yang disebut agama adalah jikalau sesuatu unsur kepercayaan telah dipeluk oleh individu/kelompok masyarakat; sedangkan agama itu sendiri berada pada tataran iduk yang disebut SISTEM RELIGI yang berada dalam tiap2 kebudayaan di seluruh belahan dunia dan memilki perangkat universal yakni
sistem kepercayaan, sistem penganut, sistem peralatan ritual (ritus), sistem upacara dan emosi keagamaan. Dalam hal ini istilah SAMAWI dan tidak SAMAWI adalah sangat tidak mengena... karena sangat merugikan pihak2 yang beragama lainnya, dan yag paling parah adalah menimbukan diskriminasi antar umat beragama, akhirnya menjadikan pengertian yang ANAKRONISME.

Data tektual keagamaan (seperti ajaran Sunda Wiwitan di Kawali)  adalah juga
seperti Sanghiyang Kamahayanihan (Borobudur); dan Parwatarajadewa dalam SUTASOMA (Mpu Tan Tular). Semuanya berpangkal pada ajaran kebenaran yang 10 (disimbolkan dalam tingkatan 10 Borobudur) dalam perjalanan manusia di bhur loka (mulajadi) kemudian menjalani kehidupan di dunia (bhuwarloka) dan menuju sang pencipta - kembali ke asalnya - mulih ka jati mulang ka asal ka bali geusan ngajadi - mayang sagara pamulangan (swahloka)

cara2 yang ditempuh adalah menjalankan kehidupan sehari2 secara benar dan selalu memberikan keselamatan , tidak hanya pada diri kita sendiri tetapi juga kepada sesama dan lingkungan dimana manusia distuasikan dan mensituasi
sejaan pengetahuan dan pengalaman kebudayaanya.

maka meskpin tujuannya sama yakni SANG PINCIPTA kerap kita menemukan cara2 interpretasi yang berbeda (tujuan satu dan sama dengan karakteristiknya sendiri2).

Betapapun agungnya bangunan monumental borobudur tetapi prasasti yang menyertainya (prasasti Plaosan lor tahu 824 Saka dan prasasti Kayumwungan tahun 842 Saka > tambah k saja 78 untuk menjadi tahun MASEHI). Tetap saja the greatest monumental yang konon diinterpretasi BUDHA itu disebut KAMULAN i BHUMI SAMBHARA

Kamulan setara dengan Kabuyutan (SUNDA) dengan pokok kata dasar mula = asal, pokok, beuti > sama dengan nu asal, nu mimiti, nu wiwitan alam kata jadian KABUYUTAN pada SUNDA WIWITAN

pengertian ini diterapkan bahwa ajaran agama mereka diterima dari yang asal, sang mula2 yang menjadi beuti (kumbha) di tempat dan dimana mereka bersituasi (simbol2 kamulan dan kabuyutan ditemukan  di seluruh NUSANTARA
hanya saya tidak perlu menjelaskan semuanya)

kamulan atau kabuyutan ke alam pengertian SANG ASAL - SANG MULA - SANG BEUT itu adalah LELUHUR -RUMUHUN - KARUHUN > yang GAIB oleh karena tidak tampak pada mata telanjang tetapi hadir dalam segenap HATI dan JIWA PARA PEMELUKNYA dengan dasar KEYAKINAN. Sesuatu YANG GAIB  tersebut disebut dengan satu istilah hormat yakni HIYANG atau SANGHIYANG.

Tabe pun
AMBU   

 


   

 


________________________________


 




________________________________



    

Kirim email ke