Buruh di Jabar + Banten sekitar 140.000, jadi taun 2009 jumlah pangangguran
kirang langkung 13.300 jalmi!!!
Pengangguran Diperkirakan Bakal Jadi 9,5%
Wahyu Daniel - detikFinance
Jakarta - Tingkat pengangguran pada tahun 2009 diperkirakan meningkat menjadi
9,5% dari proyeksi akhir 2008 yang sebesar 8,7% seiring dengan terjadinya
gangguan terhadap stabilitas makro dan pelemahan pertumbuhan ekonomi.
Hal ini dikatakan oleh Pengamat INDEF M. Ikhsan Modjo dalam seminar INDEF
bertajuk "Krisis Finansial, Kontestasi Politik dan Prospek Ekonomi 2009" di
Hotel Atlet Century, Senayan, Jakarta, Rabu (26/11/2008).
"Gangguan terhadap stabilitas makro dan pelemahan pertumbuhan yang ada pada
gilirannya akan menyebabkan bertambahnya tingkat pengangguran dan kemiskinan,"
katanya.
Modjo mengatakan tidak fleksibelnya pasar tenaga kerja domestik akan
menyebabkan perusahaan menyerap penurunan permintaan melalui pengurangan jumlah
pekerja ketumbang penurunan upah.
"SKB 4 menteri tentang upah implisit sangat reaksioner dan pro pengusaha,
karena komponen upah pada total ongkos produksi hanya berkisar 2-30%. Jadi
kenaikkan upah minimum tidak berdampak signifikan terhadap profit karena adanya
cost past through," tuturnya.
Angka proyeksi Indef ini berbeda dengan data Badan Pusat Statistik. BPS
menuturkan pengangguran di Indonesia pada bulan Februari turun hingga 1,12 juta
orang atau sekitar 10,6% dalam kurun waktu setahun.
Jumlah pengangguran di Indonesia selama Februari 2008 tercatat turun menjadi
9,43 juta orang, dibandingkan angka pengangguran pada Februari 2007 yang
sebanyak 10,55 juta orang.
Angka Kemiskinan
Dia juga mengatakan, selain tingkat pengangguran, tingkat kemiskinan di 2009
juga akan meningkat menjadi 16,3% dari proyeksi sampai akhir 2008 yang
diperkirakan sebesar 15,7%.
"Konsekuensi dari peningkatan pengangguran ini tentu saja adalah peningkatan
angka kemiskinan. Kami memprediksikan terdapat peningkatan kemiskinan sebesar
0,6% pada 2009 sebagai akibat krisis global," katanya.
Kebijakan yang diambil pemerintah seperti Bantuan Langsung Tunai (BLT) akan
sulit menahan pelemahan perekonomian yang sudah bersifat struktural. Perlu satu
kebijakan yang lebih bersifat menyeluruh dan dilakukan dalam jangka panjang
untuk menanggulangi dampak dari krisis global kali ini pada masyarakat menengah
bawah.(dnl/ddn)
~ JP ~
New Email names for you!
Get the Email name you've always wanted on the new @ymail and @rocketmail.
Hurry before someone else does!
http://mail.promotions.yahoo.com/newdomains/aa/