Artosna kanggo saha?

Baktos,
Pemuda Toloheor.
Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung Teruuusss...!

-----Original Message-----
From: mh <[email protected]>
Sender: [email protected]
Date: Mon, 24 Jan 2011 16:27:07 
To: <[email protected]>
Reply-To: [email protected]
Subject: Re: [kisunda] Situs - Candi Bojongmenje Bandung?

kumaha mun dijual we atuh kituh bah oza? hehehe

2011/1/24 Roza R. Mintaredja <[email protected]>

>
>
> jawab ti pamarentah anu langsung ngomong kauin.
> boro2 miara barang annu paeh, anu hirup ogen teu ka urus, kitu cnah.
>
> 2011/1/15 mh <[email protected]>
>
>
>>
>> Candi Bojongmenje tak Terawat, Pemugaran tak Terealisasi
>> Jumat, 14/01/2011 - 18:53
>>   [image: MIRADIN SYAHBANA/"PRLM"]
>> MIRADIN SYAHBANA/"PRLM"
>> Rohman (74), pengurus situs Candi Bojongmenje sedang bercerita mengenai
>> keberadaan serta sejarah Candi Bojongmenje. Candi Bojongmenje diyakini
>> merupakan salah satu candi berusia tua.*
>>
>> SOREANG, (PRLM).- Kondisi Situs Candi Bojongmenje yang terletak di Kampung
>> Bojongmenje RT 2 RW 2, Desa Cangkuang, Kec. Rancaekek, Kab. Bandung sangat
>> memprihatinkan dan tidak terawat. Bahkan, rencana penanganan untuk pemugaran
>> Candi Bojongmenje pada 2009 lalu, oleh beberapa dinas terkait tidak
>> terealisasi hingga sekarang.
>>
>> Selain itu, fasilitas yang ada di komplek penggalian candi tersebut sudah
>> tidak layak pakai. Seperti rumah tinggal petugas jaga yang sudah rusak serta
>> tempat penyimpanan bongkahan batu candi yang tidak sesuai kapasitasnya.
>>
>> Candi yang ditemukan pada 2002 tersebut sebenarnya belum selesai digali.
>> Sehingga banyak bagian candi yang masih terkubur. “Jangankan untuk
>> perawatan, Candi ini sebenarnya belum selesai digali, baru bagian kaki dan
>> badan candi yang sudah diangkat.” kata Rohman (74), pengurus situs Candi
>> Bojongmenje saat ditemui “PRLM”, Jumat, (14/1).
>>
>> Rohman mengungkapkan, saat ditemukan pada 18 Agustus 2002, proses
>> penggalian hanya berlangsung selama 20 hari dan hingga saat ini proses
>> penggalian Candi Bojongmenje tidak dilakukan kembali. “Setelah menjalani
>> proses penggalian walaupun belum selesai, tempat tersebut dibeton di sekitar
>> pinggirnya agar galian tersebut tidak longsor. Seluruh fasilitas tersebut
>> selesai dibangun januari 2004,” katanya.
>>
>> Namun, sejak saat itu tidak ada tindak lanjut dari pemerintah mengenai
>> penggalian dan perawatan Candi Bojongmenje tersebut. Hingga akhirnya kondisi
>> Candi saat ini kurang terawat. Sebenarnya di daerah tesebut terdapat empat
>> lokasi candi, namun tiga candi lainnya tergerus lahan pabrik, hingga tidak
>> bisa digali dan diselamatkan.
>>
>> Ketidakpedulian tidak hanya menimpa candi dan bangunannya saja, Rohman
>> sebagai penjaga situs pun merasa tidak diperhatikan. Hal ini disebabkan
>> tidak mencukupinya honor yang ia terima. Rohman hanya menerima honor sebesar
>> Rp300.000 setiap tiga bulan. Selain itu, ia juga menuturkan pengajuan yang
>> ia berikan terkait perawatan dan kerusakan candi tidak pernah ditanggapi
>> pemerintah. “bahkan, semua fasilitas yang ada disini perawatannya dibiayai
>> uang pribadi saya,” kata Rohman.
>>
>> Candi Bojongmenje diyakini merupakan salah satu candi berusia tua. Usia
>> Candi Bojongmenje diyakini lebih tua dari candi-candi yang ada di Jawa
>> Tengah dan Jawa Timur. Sehingga dengan ditemukannya candi Bojongmenje, fakta
>> sejarah bahwa penyebaran budaya terjadi dari timur ke barat akan
>> terbantahkan, dan menjadi sebaliknya. Yaitu dari barat ke timur.
>>
>> Hal ini tentu membaggakan masyarakat Sunda. Selain candi Bojongmenje yang
>> diperkirakan dibangun pada abad ke-7, Jawa Barat juga memiliki candi berusia
>> tua lainnya. Yaitu candi di situs Batujaya yang dibangun pada abad ke-2.
>> Penemuan Candi Bojongmenje akan mengangkat nama Sunda yang selama ini
>> perannya dalam panggung sejarah percandian kurang terperhatikan.
>> (A-194/Job/das)***
>>
>> http://www.pikiran-rakyat.com/node/132327
>>
>>
>>

Kirim email ke