Heureuy saeutik ...

Basa aya SMS asup, Mang Ablo ngan pati kerung macana ge: "Nak, tlong krim plsa 
100rb. Mama lg di jln, plsa dkit lg mo hbis." 

Mang Ablo ngabales dibarung ku kesel: "Rek nipu aing sia? Iraha teuing aing 
nyebut Mama ka indung aing, biasana ge Emak." 

Teu lila aya SMS asup: "Jang, tlong krim plsa 100rb. Emak lg di jln kehbsan 
plsa."

Dibales deui ku Mang Ablo: "Istikomah atuh mke bhs teh, rek bhs Sunda / Ind!" 

SMS dibales: "Jang, punten kintun plsa 100rbu. Emak nju di jln seep plsa." 

Mang Ablo: "Hmpura, aing ge sarua cekak. Ieu ge 700 perak deui. Gara2 sia tuda 
tkang tipu!" 

Nu rek nipu sms deui: "Cik atuh ti tadi nya ngomong we teu boga plsa! Cape rek 
nipu ge nya." 

Mang Ablo: "Cucungik sia tuda! Jd plsa aing 350 perak deui." 

Dibales ku nu rek nipu: "Salah saha bet dibales?" 

Mang Ablo: "Sia nu ngamimitian tuda tkang tipu! Ieu SMS aing nu terakhir."

Nu rek nipu teu ngabales. Sarua beak pulsana!!! 

------
*mia
Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung Teruuusss...!

-----Original Message-----
From: [email protected]
Sender: [email protected]
Date: Mon, 24 Jan 2011 04:19:34 
To: <[email protected]>
Reply-To: [email protected]
Subject: Re: [kisunda] Situs - Candi Bojongmenje Bandung?

Borehkeun wae ka LSM atawa ka urang luar wae kitu, bah?ambeh rengse.
Atawa nu investor nu katarik potensi wisatana.
Kapan sanes tos aya anggaranana ti pamarentah? 

Abah Toloheor.

Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung Teruuusss...!

-----Original Message-----
From: "Roza R. Mintaredja" <[email protected]>
Sender: [email protected]
Date: Mon, 24 Jan 2011 11:12:15 
To: <[email protected]>
Reply-To: [email protected]
Subject: Re: [kisunda] Situs - Candi Bojongmenje Bandung?

jawab ti pamarentah anu langsung ngomong kauin.
boro2 miara barang annu paeh, anu hirup ogen teu ka urus, kitu cnah.

2011/1/15 mh <[email protected]>

>
>
> Candi Bojongmenje tak Terawat, Pemugaran tak Terealisasi
> Jumat, 14/01/2011 - 18:53
>   [image: MIRADIN SYAHBANA/"PRLM"]
> MIRADIN SYAHBANA/"PRLM"
> Rohman (74), pengurus situs Candi Bojongmenje sedang bercerita mengenai
> keberadaan serta sejarah Candi Bojongmenje. Candi Bojongmenje diyakini
> merupakan salah satu candi berusia tua.*
>
> SOREANG, (PRLM).- Kondisi Situs Candi Bojongmenje yang terletak di Kampung
> Bojongmenje RT 2 RW 2, Desa Cangkuang, Kec. Rancaekek, Kab. Bandung sangat
> memprihatinkan dan tidak terawat. Bahkan, rencana penanganan untuk pemugaran
> Candi Bojongmenje pada 2009 lalu, oleh beberapa dinas terkait tidak
> terealisasi hingga sekarang.
>
> Selain itu, fasilitas yang ada di komplek penggalian candi tersebut sudah
> tidak layak pakai. Seperti rumah tinggal petugas jaga yang sudah rusak serta
> tempat penyimpanan bongkahan batu candi yang tidak sesuai kapasitasnya.
>
> Candi yang ditemukan pada 2002 tersebut sebenarnya belum selesai digali.
> Sehingga banyak bagian candi yang masih terkubur. “Jangankan untuk
> perawatan, Candi ini sebenarnya belum selesai digali, baru bagian kaki dan
> badan candi yang sudah diangkat.” kata Rohman (74), pengurus situs Candi
> Bojongmenje saat ditemui “PRLM”, Jumat, (14/1).
>
> Rohman mengungkapkan, saat ditemukan pada 18 Agustus 2002, proses
> penggalian hanya berlangsung selama 20 hari dan hingga saat ini proses
> penggalian Candi Bojongmenje tidak dilakukan kembali. “Setelah menjalani
> proses penggalian walaupun belum selesai, tempat tersebut dibeton di sekitar
> pinggirnya agar galian tersebut tidak longsor. Seluruh fasilitas tersebut
> selesai dibangun januari 2004,” katanya.
>
> Namun, sejak saat itu tidak ada tindak lanjut dari pemerintah mengenai
> penggalian dan perawatan Candi Bojongmenje tersebut. Hingga akhirnya kondisi
> Candi saat ini kurang terawat. Sebenarnya di daerah tesebut terdapat empat
> lokasi candi, namun tiga candi lainnya tergerus lahan pabrik, hingga tidak
> bisa digali dan diselamatkan.
>
> Ketidakpedulian tidak hanya menimpa candi dan bangunannya saja, Rohman
> sebagai penjaga situs pun merasa tidak diperhatikan. Hal ini disebabkan
> tidak mencukupinya honor yang ia terima. Rohman hanya menerima honor sebesar
> Rp300.000 setiap tiga bulan. Selain itu, ia juga menuturkan pengajuan yang
> ia berikan terkait perawatan dan kerusakan candi tidak pernah ditanggapi
> pemerintah. “bahkan, semua fasilitas yang ada disini perawatannya dibiayai
> uang pribadi saya,” kata Rohman.
>
> Candi Bojongmenje diyakini merupakan salah satu candi berusia tua. Usia
> Candi Bojongmenje diyakini lebih tua dari candi-candi yang ada di Jawa
> Tengah dan Jawa Timur. Sehingga dengan ditemukannya candi Bojongmenje, fakta
> sejarah bahwa penyebaran budaya terjadi dari timur ke barat akan
> terbantahkan, dan menjadi sebaliknya. Yaitu dari barat ke timur.
>
> Hal ini tentu membaggakan masyarakat Sunda. Selain candi Bojongmenje yang
> diperkirakan dibangun pada abad ke-7, Jawa Barat juga memiliki candi berusia
> tua lainnya. Yaitu candi di situs Batujaya yang dibangun pada abad ke-2.
> Penemuan Candi Bojongmenje akan mengangkat nama Sunda yang selama ini
> perannya dalam panggung sejarah percandian kurang terperhatikan.
> (A-194/Job/das)***
>
> http://www.pikiran-rakyat.com/node/132327
>
>
>  
>

Kirim email ke