Cing sugan aya baraya nu kungsi ngaprak ka Sumba, cing dongengkeun
pangalamanana.



Dipublikasikan pada *Radio Nederland Wereldomroep* (http://www.rnw.nl)

------------------------------
Pasola, Pesta Rakyat Sumba
Oleh *Alfons Lasedu*
Dibuat *2 Maret 2011 14:18*

*Sumba, pulau padang savana dengan kuda-kuda liar menjelajah pulau berbatu
warisan leluhur. Hewan unggulan standar mondial itu merambah maraknya perang
akbar Pasola, perang melempar lembing kayu sambil memacu kuda.*

Pasola adalah bagian dari serangkaian upacara tradisionil yang dilakukan
warga Sumba NTT yang masih menganut agama asli yang disebut Marapu. Setiap
bulan Februari - Maret serangkaian upacara adat dilakukan dalam rangka
memohon restu Yang Maha Kuasa agar supaya panen berhasil dengan baik. Puncak
dari serangkaian upacara adat yang dilakukan beberapa hari sebelumnya adalah
apa yang disebut Pasola.

Pasola adalah 'perang-perangan' yang dilakukan oleh dua kelompok berkuda.
Setiap kelompok berjumlah 100 pemuda bersenjakan tombak yang dibuat dari
kayu berdiameter kira-kira1,5 cm yang ujungnya dibiarkan tumpul. Walaupun
tombak tersebut tumpul, pasola kadang-kadang memakan korban bahkan korban
jiwa. Tidak ada dendam dalam pasola. Korban justru dipandang sebagai
'berkat'.

Nama Sumba atau Humba berasal dari nama ibu model Rambu Humba, istri kekasih
hati Umbu Mandoku, salah satu peletak landasan suku-suku atas kabisu-kabisu
Sumba. Dua pertiga penduduknya adalah pemeluk yang khusuk berbakti kepada
arwah para leluhurnya, khususnya kepada bapak besar bersama, sang pengasal
semua suku. Marapu menurut petunjuk dan perhitungan para Rato, Pemimpin Suku
dan Imam agung para Merapu. Altar megalik dan batu kuburan keramat yang
menghias setiap jantung kampung dan dusun (paraingu) adalah bukti pasti akan
kepercayaan animisme itu.

Pasola diselenggarakan di Sumba Barat bulan Februari di Kodi dan Lamboya dan
bulan Maret di Wanokaka. Pasola menjadi klimaks seluruh rangkaian kegiatan
upacara tradisional warga Sumba.

Bagaimana dalam prakteknya sekarang ? Ikuti rangkuman dialog interkatif
dengan bung Heinrich Dengi dari Radio MAX FM mitra Ranesi di Waingapu dan
bupati Sumba Barat Jubilate Pandango yang lebih akrab dipanggil pak Yubi.



   - [image: Bapak Bupati Sumba Barat Jubilate Pandango]
   - [image: Pasola]
   - [image: Radio MAX FM Waingapu]

<< >>
 ------------------------------
*URL sumber:* http://www.rnw.nl/article/pasola-pesta-rakyat-sumba
 *Links:*
 *Images:*
[i1]
http://www.rnw.nl/data/files/images/lead/article/2011/03/pasola-baru.jpg
[i2] Bapak Bupati Sumba Barat Jubilate Pandango --
http://www.rnw.nl/data/files/images/image/article/2011/03/jubilate-edit.jpg
[i3] Pasola --
http://www.rnw.nl/data/files/images/image/article/2011/03/pasola_3.jpg
[i4] Radio MAX FM Waingapu --
http://www.rnw.nl/data/files/images/image/article/2011/03/eadio_max_fm_waingapu.jpg

Kirim email ke