Dear All, Seumangaaaaaaat pagiiiii n' Selamaaaaaaat hariiiii Pahlawan!! Mengheningkan cipta mulaiiiiii :). Merdekaaaaaaaaaaaaaa!!!
Adakah kiranya yang masih ingat dengan Perundingan Linggarjati? Sebuah peristiwa penting yang terjadi pada tahun 1946 yang seharusnya tidak dilupakan dalam sejarah perjuangan bangsa Indonesia. Perundingan Linggarjati merupakan perjuangan diplomasi yang cukup berani yang diambil oleh tokoh-tokoh pejuang kemerdekaan Indonesia. Karena dari sanalah awal pengakuan dunia internasional secara de facto terhadap kedaulatan Indonesia. Perundingan tersebut dinamakan Perundingan Linggarjati karena dilaksanakan di Desa Linggajati yang berada di kaki Gunung Ciremai Kabupaten Kuningan, Gunung Tertinggi di Jawa Barat. Desa Linggajati pada masa itu merupakan salah satu areal perkebunan kopi di Jawa Barat yang dikelola oleh Belanda, bahkan gedung yang dipakai perundingan pun merupakan rumah milik pengusaha perkebunan Belanda. Kopi pada jaman Belanda merupakan komoditas utama sehingga waktu itu Belanda dari Kopi “Indonesia” dapat menjadi negara yang sangat kaya di daratan Eropa. Java Coffe yang terkenal di Eropa pun diambil dari nama kopi dari Pulau Jawa, salah satunya dari Desa Linggajati Kabupaten Kuningan. Pada saat perundingan Linggarjati, Kopi dari Desa Linggajati menjadi menu yang ditunggu- tunggu untuk dinikmati pada saat coffee break. Berdasarkan informasi dari penduduk sekitar umumnya para peserta terutama dari Belanda tidak suka memakai gula karena dengan 100% kopi tanpa gula maka aroma kopinya akan sangat terasa. Seperti kita ketahui perundingan Linggarjati berlangsung sangat alot dan penuh dengan negosiasi dan dengan suasana Desa Linggajati yang sejuk dan nyaman dipadu dengan aroma Kopi Linggarjati akhirnya dapat mencairkan suasana sehingga perundingan pun dapat mencapai kesepakatan. Saat itulah Indonesia diakui pertama kali secara De-Facto oleh dunia internasional. Bung Karno, our founding father mengingatkan kita tentang “JAS MERAH”, jangan melupakan sejarah. Perusahaan Daerah Aneka Usaha Darma Putra Kertaraharja Kabupaten Kuningan bekerjasama dengan para petani kopi di Desa Linggajati dan sekitarnya berupaya untuk menumbuhkan ekonomi lokal dengan membangkitkan kembali Kopi Linggarjati yang merupakan simbol Kopi Perjuangan. Kopi Linggarjati telah menjadi Saksi Sejarah Perjuangan Bangsa Indonesia dalam meraih kemerdekaannya melalui jalan damai yaitu jalur negosiasi dan diplomasi di meja perundingan. Kopi Linggarjati diolah secara alami tanpa bahan pengawet dan aditif sehingga citra rasa dan aroma kopi khas Perundingan Linggarjati dapat tetap terjaga. Kopi Linggarjati diproduksi dalam dua jenis yaitu Kopi Original dan Kopi Luwak. Kopi Orginal diproduksi dari 100% kopi dari perkebunan Desa Linggajati Kabupaten Kuningan. Kopi Luwak merupakan kopi yang diolah melalui bantuan fermentasi Hewan Luwak yang ada di sekitar perkebunan Kopi di Desa Linggarjati. Untuk informasi lebih lanjut dan apabila ingin mencoba citra rasa Kopi Perjuangan Linggarjati dapat mengunjungi website: www.kopilinggarjati.com. Saat ini Kopi Linggarjati telah dinikmati oleh berbagai kalangan dari dalam dan luar negeri yaitu Belanda, Korea Selatan, Malaysia, dan Indonesia. Untuk informasi dan pemesanan silahkan hubungi : Slamet Rianto, STP Email. [email protected] Tel. +62 81314714313 PIN BB. 2268C2D4 Nuhuuuuuns, Mang Kabayan www.dkabayan.com ti urang, ku urang, keur balarea ------------------------------------ Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/kisunda/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/kisunda/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: [email protected] [email protected] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [email protected] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
