Amerika jeung Barat arek ngabaikot minyak Iran gara-gara Iran cenah mah arek nyieun bom nuklir. Iran teu narima, ngalawan arek nutup selat Hormuz bari jeung ngancam ka nagara-nagara tatanggana, teu meunang ningkatkeun produksi minyaknya keur ngaganti minyak Iran nu diboikot. Nu disebut nagara-nagara tatangga Iran teh nagara-nagara Arab Teluk nu beunghar ku minyak, pro/ ngagantung ka Amerika jeung aliran Islamna ....Wahabbi. Nagara-nagara teluk ieu sacara tradisional "musuh bubuyutan" Iran anu Syiah jeung lain etnik Arab.
Harengheng ieu, duka dihaja duka henteu, nyebar ka sakuliah dunya, kaasup ka Indonesia nu teu puguh-puguh masalah Sunni jeung Syiah nu tadina "adem ayem wae" jadi rame, tepika menteri Agama nyebut sesat sagala ka Syiah. Kulantaran nu ngomong sakadang Menteri Republik Indonesia, Indonesia bisa dituduh geus mihak kana kapentingan Amerika jeung nagara-nagara Arab Teluk, sabab mentrina nyebut urang Iran nu mayoritas Syiah, sesat. Sedengkeun pamarentah Arab Saudi wae, nu wahabi jeung pro amerika teu wanieun, buktina jamaah Haji ti Iran masih meunang visa ka Arab Suadi (Nu dianggap sesat mah teu meunang nincak Tanah Suci). Padahal kontitusi nagara urang teh nganut "bebas jeung Aktif" keur katengtreman dunya. Tapi kacirina urang Indonesia mah masih sok resep "diperalat" keur kapentingan batur .... Salam, WALUYA --- In [email protected], Irpan Rispandi <mr.rispandi@...> wrote: > > Ulama se-Madura punya versi lain tentang catatan dakwah Syi'ah yang > dianggap meresahkan warga yang dibawa Tajul Muluk Ma'mun. Selanjutnya, > temuan ulama ini dirinci menjadi 22 jenis. > > Di bawah ini poin-poin temuan ulama Madura yang telah dikirim ke redaksi > hidayatullah > <http://hidayatullah.com/read/20495/03/01/2012/undefined>.com, Selasa > (03/02/2012). > > Temuan ini berdasrkan kajian dan temuan lebih dari 50 ulama yang telah > disampaikan dalam sebuah pernyataan sikap enam tahun lalu, tepatnya, > hari Senin 21 Muharram 1427 H atau bertepatan dengan tanggal 20 Februari > 2006. > > Di antara Dakwah kesesatan yang dituduhkan kepada Tajul Muluk Ma'mun dan > pengikutnya adalah sebagai berikut: > > 1. Mereka (ajaran Syi'ah Tajul Muluk Ma'mun, red) menganggap bahwa > Allah masih butuh kepada tho'at dan ibadah dari hambaNya dengan > berdalil Q.S.Al-Dzariyat:56 (??????? ???? ?????? ??? ???????). > 2. Mereka menganggap bahwa Allah hanya dapat menyembuhkan orang sakit, > tidak begitu dengan sebaliknya. Dengan berdalil Q.S. As-Syu'aro': 80 > (???? ???? ??? ?????). > 3. Mereka menganggap bahwa para imam mereka mengetahui ilmu ghaib dari > selain Allah. > 4. Mereka menganggap bahwa Kitab Suci Al-Qur'an yang ada pada tangan > Muslimin se-alam semesta tidak murni diturunkan Allah, akan tetapi > sudah terdapat penambahan, pengurangan dan perubahan dalam susunan > Ayat-ayatnya. > 5. Mereka menganggap bahwa semua ummat Islam -- selain kaum Syi'ah -- > mulai dari para Shahabat Nabi hingga hari qiamat -- termasuk > didalamnya tiga Khalifah Nabi (Abu Bakar, Umar, Utsman) dan imam > empat Madzhab (Abu Hanifah, Malik, Syafi'ie, Ahmad) termasuk pula > Bujuk Batu Ampar -- adalah orang-orang pendusta, bodoh lagi murtad > karena membenarkan tiga Khalifah tersebut didalam merebut > kekhalifaan Ali bin Abi Thalib. > 6. Mereka menganggap bahwa Imam Ghazali bukan Ulama' akan tetapi adalah > dukun. > 7. Dari Bab Wudlu', mereka menganggap: Cukup mengusap kaki dalam wudlu' > yang berhukum wajib dibasuh. Karena mereka menganggap bahwa kelakuan > dalam wudlu' ada dua macam: ?????? (dua usapan) dan ?????? (dua > basuhan) dengan berdalil ayat (??????? ?????? ???????). > 8. Dari Bab Shalat, mereka menambah dan mengurangi rukun-rukun Shalat > seperti mengangkat tangan disetiap naik dan turunnya anggota badan, > dan mengurangi bacaan Fatihah dalam Shalat Ruba'iyah dengan > menganggap cukup membaca fatihah dalam dua raka'at saja. > 9. Di dalam Shalat ketika sujud mereka bersujud diatas kertas yang > bertuliskan: Ali, Fathimah, Hasan, Husien. > 10. Menganggap bolehnya jama' Shalat dzuhur dan ashar, maghrib dan isya' > tanpa ada sebab safar atau hujan dengan berdalil Ayat ??? ?????? > "????? ??????" waktu untuk dzuhur dan ashar ??? ??? ????? waktu > untuk maghrib dan isya' ????? ????? waktu untuk shubuh. > 11. Menganggap Sholat Jum'at berhukum sunnah bagi ma'mum, dan fardlu > bagi imam. > 12. Menganggap bahwa shalat tarawih itu tidak ada di zaman Nabi SAW, > melainkan diadakan oleh Umar Ibn Khattab untuk mengumpulkan Muslimin. > 13. Mengharamkan jeroan ayam dan kelinci. > 14. Mengharamkan puasa Asyura' dengan dalih bahwa Ahlussunnah menuduh > Rasul belajar tatakrama kepada orang Yahudi. > 15. Membenci ajaran Ahlussunnah dan hanya menganggap benar ajaran Syi'ah. > 16. Menganggap Ahlu Sunnah wal-Jama'ah khususnya para Shahabat lancang > terhadap Nabi SAW. Karena mereka meriwayatkan Hadits-hadits yang > menyangkut rahasia Nabi SAW. Seperti Hadits yang menjelaskan bahwa > Nabi SAW berkencing sambil berdiri dengan dikelilingi para Shahabat. > 17. Menganggap curang terhadap Ahlu Sunnah. Karena mereka (Ahlu Sunnah) > membuang banyak riwayat dari Ali bin Abi Thalib ra. dan memasang > banyak riwayat Abi Hurairah ra. dengan menganggap Ali ra. sebagai > shahibul bait dan Abu Hurairah sebagai tamu, maka pasti shahibul > bait lebih mengetahui daripada tamu. > 18. Menganggap bahwa kitab Shahih Bukhari dan Shahih Muslim tidak shahih. > 19. Menganggap Abu Thalib termasuk dari Ahli Surga, dan ingkar terhadap > Hadits yang menjelaskan adanya Abu Thalib didalam siksaan ringan > dalam neraka. > 20. Mengungkit-ungkit tentang pembunuhan terhadap Husien ra. dan sangat > mencaci maki pelakunya dengan diatas namakan orang Sunni. > 21. Mereka menganggap "Sesudah masuk aliran tersebut lebih merasakan > khusyu' dalam Shalat daripada Shalat-shalat sebelumnya". > 22. Mereka menjamin masuk Syurga dan dijauhkan dari api nereka bagi > pengikutnya.* > > Rep: Panji Islam > > Red: Cholis Akbar > > Selasa, 03 Januari 2012 > > */Hidayatullah.com---/* > > http://nahimunkar.com/10517/ > > > On 01/27/2012 11:05 AM, Ahsa wrote: > > > > > > Sebut Syiah Sesat, Ikatan Jamaah Ahlul Bait Sesalkan Komentar > > Menteri Agama > > > > Jumat, 27 Januari 2012 08:24 WIB > > REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Ikatan Jamaah Ahlul Bait (IJAB) > > Indonesia menyesalkan pernyataan Menteri Agama Suryadharma Ali yang > > menyebut penganut Syiah itu sesat, pada Rabu (25/1). > > Ketua Dewan Syura IJAB Indonesia, KH Jalaluddin Rakhmat, mengatakan, > > pernyataan tersebut dikeluarkan ketika Negara Kesatuan Republik > > Indonesia?(NKRI) terancam karena ulah sekelompok orang yang > > mengatasnamakan perbedaan paham dalam agama untuk menyalakan > > permusuhan di antara kelompok umat beragama. > > > > Pejabat yang seharusnya melindungi semua kelompok agama, imbuh Kiai > > Jalaluddin, telah menaburkan bensin di atas bara yang mulai menyala. > > Menurutnya, Menteri Agama merujuk kepada Surat Edaran Menteri Agama > > Nomor D/BA.014865/1983 pada zaman Orde Baru, padahal surat Edaran itu > > telah batal demi hukum, karena bertentangan dengan Konstitusi RI , UUD > > 1945, Bab XI, Pasal 29. > > > > Untuk itu, papar dia, aturan tersebut dapat digugat secara hukum > > melalui mekanisme peraturan yang berlaku. Acuan Menteri Agama terhadap > > rekomendasi Rapat Kerja Nasional Majelis Ulama Indonesia (MUI) pada 7 > > Maret 1984, juga tidak menyatakan Syiah sesat atau bukan Islam. > > "Rujukan ini hanya menganjurkan umat Islam Indonesia untuk waspada," > > kata Djalaluddin dalam siaran pers kepada Republika.? > > > > Pada 1 Januari 2012, lanjutnya, Ketua MUI, KH Umar Shihab, menyatakan > > MUI berprinsip bahwa Syiah tidak sesat. Kiai Umar mengimbau umat Islam > > agar tidak terpecah belah dan menjaga ukhuwah Islamiah serta tidak > > melakukan tindak kekerasan terhadap golongan berbeda. Karena itu, > > pihaknya menyesalkan Menteri Agama yang mengacu kepada rekomendasi > > rakernas yang sudah kedaluwarsa dan mengabaikan pernyataan MUI yang > > mutakhir. > > > > Pada saat yang sama, kata Kiai Djalaluddin, Menteri Agama juga > > mengabaikan pernyataan Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Sirodj, pada 4 > > Januari 2012, yang menegaskan Syiah masih bagian dari ajaran Islam, > > bagian dari Al Firaq Al Islamiyyah. Sehingga, tutur dia, NU saja > > tidak gampang memberikan stigma sesat pada suatu aliran yang juga > > mengacu pada dasar pendirian NU oleh KH Hasyim Asyari, yaitu > > ukhuwahIslamiyah, Wathaniyyah dan Insaniyyah. > > > > "(Penilaian) Ini juga sesuai dengan sikap NU yang setia mengawal UUD > > 1945, tepatnya pasal dua puluh sembilan," terangnya. > > > > Menurut Djalaluddin, pada 3-4 April 2007, Presiden, Pemerintah dan > > Rakyat Republik Indonesia, PBNU, dan PP Muhammadiyah menyelenggarakan > > Konferensi Internasional Pemimpin Islam untuk Rekonsiliasi Irak dan > > melahirkan Deklarasi Bogor. Walaupun konferensi itu dimaksudkan secara > > khusus sebagai kontribusi rakyat Indonesia bagi rekonsiliasi > > Sunnah-Syiah di Irak, paparnya, deklarasi Bogor juga menyampaikan > > secara umum pesan-pesan perdamaian bagi Sunni-Syiah di seluruh dunia. > > > > Salah satunya upaya untuk meningkatkan saling menghormati keyakinan > > dan kepercayaan satu sama lain, menjadi arti penting penyelesaian > > konflik secara damai, dialog intra dan antariman, peran pemimpin agama > > dalam membangun perdamaian. > > > > Karena itu, pihaknya meminta dengan hormat kepada Menteri Agama untuk > > memfasilitasi dialog di antara Sunni dan Syiah untuk membangun suasana > > saling memahami, bukan saling menghakimi, saling menghormati bukan > > saling memaki. Dengan demikian, Menag akan meninggalkan kenangan indah > > (lisaana shidqin) bagi kaum Muslim khususnya dan umat beragama pada > > umumnya. n c13 > > *Redaktur:* Heri Ruslan > > *Reporter:* Erik Purnama Putra > > > > http://www.republika.co.id/berita/dunia-islam/islam-nusantara/12/01/27/lyfnwj-sebut-syiah-sesat-ikatan-jamaah-ahlul-bait-sesalkan-komentar-menteri-agama > > => http://albanduni.wordpress.com > > > ------------------------------------ Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/kisunda/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/kisunda/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: [email protected] [email protected] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [email protected] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
