Salam,
saya bertanggungjawab dengan melemparkan isu bahwa NU Mesir mendapat 
uang sebesar 25 juta--apapun bahasanya, tiket, sangur, dll. Karena 
aroma suap di muktamar NU kemaren benar-benar terasa. Berikut hasil 
investigasi saya--bukan kayak Aang, klaim investigasi, tapi bergelut 
dengan muqarror dan hanya kirim sms ama faiz :P

Pertama, saya meragukan manajemen keuangan hasyim muzadi. tidak 
adanya keterbukaan sumber dana--hasyim menyumbang 4 M lebih, 
bendaraha 3 M--sedangkan menurut bendahara umum sumber itu hasil 
donasi. apakah jumlah dari donatur itu sama dengan jumlah yang 
dilaporkan? wallahu a'lam. selain itu, saldo keuangan lpj kemaren 5 
m lebih, tapi menurut gus dur dan diperkuat oleh pak fachri pengurus 
gedung pbnu, nu memiliki hutang 4 m. lantas kenapa saldonya 5 m? 
kemudian, sejak bulan mei--bisa diliat di lampiran keuangan lpj--
hasyim tidak pernah menyetor uang listrik, sehingga listrik pernah 
diputus pada bulan juli, dan 1-3 desember kemaren. dan isu ini 
dibantah oleh hasyim. (bisa baca laporan saya di GATRA). kami 
wawancara langusung dengan hasyim, abdullah mahrus (bedum), fachri, 
dan gus dur. Jadi dari premis-premis tadi, dalam hal keuangan hasyim 
memang tidak bisa dipercaya.

kedua, soal isu suap. sebelum muktamar, saya mewawancarari 5 PCNU 
dari Kalimantan dan Sumatra, dan 2 PWNU. Mereka mengaku sempat 
ditawari oleh tim suksesnya hasyim sejumlah uang, banyak versi, ada 
yang ditawari 15 juta, ada yang 25 juta. Bisa jadi, yang mengaku itu 
pendukung GD, karena GD dalam pemilihan rais am, masid didukung oleh 
75 suara. dan setelah muktamar selesai, salah satu PCNU di Jawa 
Timur mengaku memang mendapat uang sejumlah 25 juta itu. Namun isu 
ini tidak bisa ditulis karena memang tidak ada data-data yang kuat. 
Ada pengakuan tapi, yang mengaku tidak siap ditulis, ataupun jika 
ada gugatan tidak bersedia memperpanjang. Bukti tertulis juga tidak 
ada--misalnya kwintasi--dan ini memang praktik suap tingkat tinggi. 
semakin canggih suap itu maka semakin susah untuk ditelusuri. Konon, 
wakil BIN juga menyuplai dana sebesar 400 juta untuk salah satu 
calon ketua umum, dan teman saya melihat sendiri, dia di hotel Lor 
In Solo. 

Ketiga, soal isu suap nu mesir. saya ketemu teman dari cairo juga. 
menurutnya, dia bertemu dengan hasyim muzadi, dan terlibat dialog, 
yang kira-kira seperti ini:
HM: loh dari nu mesir, kok belum pulang? masih ada urusan ya?
tema saya: iya pak
HM: sudah ketemu faiz? (faiz) ketua nu mesir
teman saya: belum, kenapa pak?
HM: ada sangu
kemudian, HM tidak sempat menjelaskan karena buru-buru pergi
teman saya itu bertanya ke salah satu pengikut HM,
Teman saya: memang ada apa mas, kok ketemu faiz?  
orang itu: iya ada sangu, 25 juta.

setelah mendengar isu itu, saya sempat meyakinkan teman saya itu, 
kalau kamu ditulis menjadi sumber ceritaku siap ngak? dia mengatakan 
siap dan bertanggungjawab. akhirnya saya lempar isu itu di milis 
ini. ribut! tak apalah, saya yakin kalau teman-teman pada tahu 
permainan uang HM, tapi pihak2 dan oknum NU mesir tidak terima kalau 
dibilang menerima suap. Wong dalam bahtsul masail difatwakan suap 
boleh asal tidak merugikan hahahaha...

Tiba2 saya mendapat sms dari faiz, mengklarifikasi tentang isu itu. 
Bisa jadi faiz menerima laporan orang yang membaca milis kmnu. saya 
juga tidak tahu faiz masih di indoneia. faiz mengaku dia tidak 
pernah menerima, mungkin saja orang lain? siapa abid? wallahu a'lam

kemudian penelusuran kembali dimulai, saya minta bantuan Zuhairi 
untuk mengecek kebenaran isu itu. Zuhairi kontak salah satu wakil 
sekjend nu, dan mengatakan, "benar ada uang tiket". 

Pertanyaannya, apakah nu mesir benar-benar menerima suap? sulit 
dijawab, karena maling kalau tidak digebukin tidak pernah ngaku 
hahaha, dan suap itu sendiri sulit dibuktikan. pengakuan secara 
resmi, bukti tertulis (kwitansi) tidak ada...

permasalahan yang cukup mendasar bagi saya adalah, komitmen HM 
dengan gerakan nasional antikorupsi itu. saya mendengar langsung 
dari teman saya di muhammadiyah, Pak Syafii Ma'arif kecewa dengan 
sikap hasyim, sejak menerima lamaran mega hingga trik-trik uang 
tersebut. Sehingga, menurut penuturan teman saya itu, kata pak 
syafii, "saya tidak mau jadi ketua muhammadiyah lagi, wong temannya 
(ketua pnnu) kayak pak hasyim." saya kira jika saat ini pak syafii 
tidak mau mencalonkan diri memang bukan karena faktor HM, tapi yang 
penting, pak syafii sebagai patner HM kecewa karena HM tidak 
komitmen.

saudara-saudara, sidang milis ini yang dimuliakan Allah..
itu saja klarifikasi dari saya, kalau memang ada pertanyaan, mari 
kita kembangkan, saya berjanji tidak akan meledak-ledak asal email 
saya tidak dimoderasi. sakit hati juga, nulis email panjang2 
ternyata dibanned.. hehehe..
saya adalah orang NU yang mencoba mengkritisi tingkat elit-elit 
NU.tidak ada maksud lain. 
Wassalam

-GuN-










------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
$4.98 domain names from Yahoo!. Register anything.
http://us.click.yahoo.com/Q7_YsB/neXJAA/yQLSAA/.DlolB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

______________________________________________________________________
http://www.numesir.org untuk informasi tentang Cabang Istimewa NU Mesir dan 
KMNU2000, atau info-info seputar Cairo dan Timur Tengah.
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
Kami berharap Anda selalu bersama kami, tapi jika karena suatu hal Anda harus 
meninggalkan forum ini silakan kirim email ke: 
[EMAIL PROTECTED] 
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/kmnu2000/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 



Kirim email ke