salam,

saya ikut bersyukur mendengar bahwa institusi2 pemberdayaan rakyat kecil
sudah begitu tersebar dan memasyarakat. Mudah-mudahan ke depannya semakin maju.
Namun terus terang menyayangkan kalau sikap low profile menyebabkan
berita-berita menggembirakan seperti ini tidak banyak ter-expose secara luas. 
(atau mungkin saya saja yang kuper).
Orang luar baik yang suka atau tidak suka, bagaimanapun juga, perlu dikucuri
info2 semacam ini. Bagi yang suka tentunya akan tertarik atau makin bersemangat
untuk membantu atau berkiprah. Bagi yang tidak suka ini juga info ini juga akan
menjadi pertimbangan dalam melempar kritikannya. Tentunya publikasi yang saya
maksudkan adalah publikasi yang informatif dan bukan model-model golongan atau
partai politik yang sedang mengiklankan dirinya. Kalau memang ada pihak lain
yang terasa excessive dalam menggunakan media ya itu kan penilaian pribadi dan 
toh bukan alasan untuk surut dalam pemakaian media informasi. 
Barangkali dengan management informasi yang baik, semakin banyak orang tertarik
ikut terlibat baik langsung maupun tidak langsung dalam kebaikan. Orang butuh
info juga bagaimana bisa terlibat dan membantu sesuai dengan kapasitasnya.

Tentang sayap2 itu, saya melihat bahwa sayap pemikiran maupun sayap pergerakan 
adalah "cost center". Apakah ada juga usaha untuk bikin "profit center", badan 
usaha atau setidak-tidaknya kencleng kotak amal, disamping aliran dana dari 
luar negeri.

  

>
>
>Mas Nano,
>
>Kegelisahan mas Nano adalah kegelisahan kita semua.
>Cuman cara menyikapinya cenderung simplifikatif, sarat
>penyederhanaan. Melihat Islam Moderat seperti melihat
>bulan atau matahari. Hemat saya, disebabkan adanya
>penyampuradukan pembacaan atas struktur dan kultur. 
>
>Islam Moderat yang disampaikan Hasyim Muzadi, tentu
>saja berbeda dengan Islam Moderat yang disampaikan mas
>Ulil. Islam Moderat yang disampaikan Din Syamsuddin,
>itu berbeda dengan Islam Moderat yang disampaikan Zuly
>Qadir (baca: JIMM).
>
>Tentu saja, apa yang diberitakan media massa, atau apa
>yang diperdebatkan di milist ini, saya cermati jauh
>dari kenyataan. Mungkin juga bias. Karena faktanya,
>teman-teman JIL atau JIMM adalah mereka yang selama
>ini melakukan komunikasi diskursif dengan kalangan
>akademis di lingkungan masing-masing, baik NU maupun
>Muhammadiyah. Kita sadar betul, bahwa pemikiran adalah
>ranah akademis, dan tidak ada kaitannya dengan
>masyarakat akar rumput. Pilihan JIL dan JIMM adalah
>pilihan jangka panjang. Inilah kelemahan pemikiran
>sekaligus kelebihannnya.
>
>Tapi, selain itu masih banyak gerakan Islam Moderat
>yang bergerak di wilayah pemberdayaan masyarakat, yang
>memberikan penyadaran di tingkat akar rumput.
>LAKPESDAM, P3M, LKiS, Syarikat, FAHMINA, LAPAR,
>dll...Gerakan anak muda yang bergerak di wilayah
>mencapai ratusan mas....
>
>Atas dasar itu, Islam Moderat ada dua macam. Yang
>pertama adalah sayap pemikiran, kedua yaitu sayap
>pemberdayaan. Islam Moderat sebagai pemikiran dan
>gerakan tidak akan pernah surut, karena landasan dan
>dorongannya sama sekali bukan struktur, tapi
>pemberdayaan masyarakat itu sendiri.
>
>Pertanyaan saya, bagaimana teman-teman milist, yang
>sebagian besar adalah orang-orang perantauan mengambil
>peran, apakah masuk dalam komunitas Islam Moderat yang
>bergerak dalam pemikiran, atau Islam Moderat yang
>bergerak dalam gerakan? Ini pilihan-pilihan strategis
>bagi kita. Jangan cuman mengolok-olok dari
>luar..he....
>
>Inilah sesungguhnya keunikan NU dan Muhammadiyah,
>ketimbang PKS dan lain-lain. Saya sebagai salah satu
>bagian dari gerakan kultural itu menikmati betul
>dinamika yang terjadi di dalamnya. P3M sekarang sudah
>punya jaringan sebanyak 5000 kader muda di hampir
>seluruh kampus Islam di Jawa dan Luar Jawa. Mereka itu
>kader-kader menjanjikan untuk masa depan bangsa ini.
>Cuman ya itu tadi...mereka ini tidak pernah ditulis di
>media massa. Jaringan Lakpesdam dan LKiS itu jumlahnya
>jauh lebih besar, bisa mencapai ratusan ribu.
>
>Ini fakta mas Nano, yang tidak pernah kita sampaikan
>ke publik. Alasan utamanya, karena kita bukan partai
>politik, seperti PKS yang sering kali unjuk kekuatan.
>Kita juga bukan Aa Gym, atau Arifin Ilham yang gila
>sorotan media. Biarlah gerakan kita menjadi gerakan
>kultural yang jauh dari sorotan media, tapi dampaknya
>mengakar ke bawah. 
>
>Mudah-mudahan hal ini dapat menjelaskan tentang peta
>Islam Moderat di tanah air. Saya sangat berbahagia
>bila teman-teman juga tertarik dengan gerakan ini, dan
>tidak hanya menjadi "pengamat"..he...
>
>Zuhairi Misrawi 
>
>






------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
Make a clean sweep of pop-up ads. Yahoo! Companion Toolbar.
Now with Pop-Up Blocker. Get it for free!
http://us.click.yahoo.com/L5YrjA/eSIIAA/yQLSAA/.DlolB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

______________________________________________________________________
http://www.numesir.org untuk informasi tentang Cabang Istimewa NU Mesir dan 
KMNU2000, atau info-info seputar Cairo dan Timur Tengah.
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
Kami berharap Anda selalu bersama kami, tapi jika karena suatu hal Anda harus 
meninggalkan forum ini silakan kirim email ke: 
[EMAIL PROTECTED] 
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/kmnu2000/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 



Kirim email ke